Sampul Novel Perjalanan Cinta Si Cupu Yang Menjadi CEO

Perjalanan Cinta Si Cupu Yang Menjadi CEO

9.0 / 10.0
Demi meraih impiannya, Keyla justru harus bekerja sebagai sekretaris Dion Prakasa. Sang CEO dingin tersebut rupanya pria cupu yang dulu pernah ia tolak cintanya. Setelah lima tahun berlalu, Dion telah berubah menjadi pewaris sukses yang membenci wanita akibat patah hati masa lalu. Pertemuan tak terduga ini membangkitkan dendam sekaligus obsesi lama. Walau kini didekati banyak wanita, fokus Dion hanya tertuju pada Keyla, cinta pertamanya yang kini terpaksa menghadapi keangkuhannya.
Ringkasan Perjalanan Cinta Si Cupu Yang Menjadi CEO
Demi meraih impiannya, Keyla justru harus bekerja sebagai sekretaris Dion Prakasa. Sang CEO dingin tersebut rupanya pria cupu yang dulu pernah ia tolak cintanya. Setelah lima tahun berlalu, Dion telah berubah menjadi pewaris sukses yang membenci wanita akibat patah hati masa lalu. Pertemuan tak terduga ini membangkitkan dendam sekaligus obsesi lama. Walau kini didekati banyak wanita, fokus Dion hanya tertuju pada Keyla, cinta pertamanya yang kini terpaksa menghadapi keangkuhannya.
Baca Selengkapnya

Perjalanan Cinta Si Cupu Yang Menjadi CEO Bab 1

Keyla Alifa!" panggil HRD menggema dari dalam salah satu ruangan perusahaan ternama. Yaitu PT PERKASA GROUP. Seorang pria, berperawakan besar. Mengenakan setelan kantornya. Penuh wibawa, memanggil nama seorang wanita yang ada di luar ruangannya. Wanita itu melangkah dengan rasa percaya diri. Menuju ke ruangan HRD tersebut.

‘Aku yakin! Aku pasti akan di terima di perusahaan ini. Itu impianku sejak dulu!’

Cetus batinnya membuncah.

Ia begitu yakin dan percaya diri. Sebelumnya, ia sudah berlatih untuk menghadapi interviewnya hari ini. Keyla membenahi sedikit penampilannya. Ia tidak ingin ada sesuatu yang salah, atau ada hal lain yang menghalangi langkahnya dalam mewujudkan cita-citanya. Ia sudah memegang gagang pintu, untuk menuju ke dalam.

Pintu terbuka!

"Permisi, pagi, Pak!" sapa Keyla menurunkan setengah punggungnya. Melangkahkan kakinya masuk ke dalam. HRD itu menyambutnya hangat. Menatapnya tersenyum tipis. ‘Sepertinya, wanita ini yang di maksud Pak CEO!’ batinnya menduga.

Keyla mendekati kursi, yang ada di depan meja kerja pria tersebut.

"Silahkan duduk!" perintah HRD itu ramah. Ia terlihat ditemani asisten pribadinya atau sekretarisnya.

Seorang perempuan, dengan usia sekitar 35 tahun. Keyla mematuhinya, dan duduk di depan pria tersebut. Ia nampak sumringah. Dengan kehadiran Keyla.

"Bagaimana, apa kamu sudah siap untuk interview hari ini?" tanyanya memastikan.

Keyla mengangguk yakin, "Iya, Pak! Saya siap."

Sang HRD, menghela nafasnya. Mengamati CV yang Keyla kirimkan secara berulang. Untuk meyakinkan bahwa benar gadis ini yang Pak CEO maksud. Melihat tindakannya, membuat Keyla sedikit gugup. Mengakibatkan muncul keraguan dalam hatinya.

"Keyla Alifa!" sebut HRD mengulang. Sekaligus membaca lembaran CV yang di pegangnya. Ia menyatukan alisnya. Menatap Keyla seksama.

‘Wanita berusia 21 tahun. Lulusan sarjana informatika terbaik di kampusnya. Dia juga mengirimkan CV - nya secara berulang.’

Batin HRD mengingat.

"Kenapa, Pak?" tanya Keyla merasa aneh. Ia menyorot seksama raut wajah pria yang ada di hadapannya itu.

HRD menggeleng, "Oh tidak apa - apa!"

"Saya baru ingat, sesuai arahan pimpinan perusahaan ini, kamu akan di interview langsung olehnya," tambahnya lagi.

Pernyataan pria itu membuat Keyla terperangah. ‘Apa?! Aku akan di interview langsung oleh pimpinan perusahaan ini.’

pekik Keyla dalam hati.

"Kenapa, Pak?! Apa ada yang salah dengan CV yang saya kirimkan?” tanya Keyla panik.

“Sebenarnya tidak ada masalah. Tetapi atasan saya berpesan, untuk interview kamu bisa langsung menunjuk ke ruangannya,” ungkap HRD membeberkan.

"Maaf Pak! Ruangan sebesar ini, terlalu asing untuk saya. Saya tidak tahu di mana ruangan beliau," keluh Keyla keberatan.

"Tenanglah! Asisten saya akan mengantarmu menuju ke sana," cetus HRD itu memaparkan.

Wanita yang sedari tadi berdiri di samping HRD tersebut. Lantas melempar senyum ke arah Keyla.

"Mari saya antar!” ajaknya santun. Keyla segera beranjak dari kursi, dan berjalan melangkah keluar ruangan mengikuti Sekretaris, dari HRD itu.

Tiga menit berselang. Setelah melewati ruang demi ruangan, dan beberapa anakan lift. Akhirnya Keyla dan Sekretaris HRD telah sampai.

Mereka tepat berada di depan sebuah pintu yang bertuliskan ruangan Chief Eksekutif Officer atau ruangan CEO. Keyla menatap tulisan itu, dengan meneguk ludahnya.

‘Ah! Yang benar saja, kenapa bisa sejauh ini?!’ batinnya mulai gugup. Firasatnya mendadak tidak enak.

Sekretaris HRD tersebut, perlahan membuka gagang pintu ruangan tersebut. Ia menyuruh Keyla untuk menunggu sebentar di luar.

Keyla mengangguk patuh. Beberapa detik kemudian, setelah Sekretaris HRD itu menyampaikan kedatangan Keyla. Ia menyunggingkan senyum simpulnya ke arah Keyla, yang semakin resah tak karuan.

"Tadi saya sudah berbicara dengan Pak CEO, dan CV kamu sudah saya serahkan, pada dirinya. Dia menyuruhmu untuk masuk ke dalam!" perintahnya menjelaskan.

Mendengarnya, Keyla lumayan bisa bernafas lega. Tapi, ia masih merasa janggal dengan semua itu.

"Baik, terima kasih atas bantuan anda," sahut Keyla tersenyum ringkas.

"Sama - sama, semoga sukses!" ucap Sekretaris HRD memberikan semangat. Meninggalkan Keyla yang masih tercenung.

Keyla menarik nafasnya. Menepis keresahannya. Ia berupaya memunculkan kembali rasa percaya dirinya yang tadi sempat hilang. ‘Kamu pasti bisa Keyla!’

Dengan harapan besar Keyla menyentuh gagang pintu ruangan itu. Ia memutarnya perlahan. Terbuka!

Keyla mengamati ruangan dingin itu dari arah luar. Ia masih takut untuk masuk. Meski ruangan itu, cukup besar. Namun, suasananya terasa horor di mata Keyla.

Banyak lampu yang terlihat sengaja dimatikan, dan hanya ada beberapa lampu yang menerangi. Tidak seperti ruangan CEO yang sering ia lihat di televisi. Keyla jadi merinding ketika memasukinya.

Nampak dari jarak satu meter. Di mana kini Keyla sedang berdiri. Terlihat di bagian ruangan tersebut, seorang pria bertubuh tinggi tegap, atletis. Dengan setelan jas dan kemejanya.

Pria itu duduk, fokus dengan laptop yang ada di meja kerjanya. Dirinya membelakangi Keyla. Ia nampak sibuk mengamati lembaran kertas yang ada di tangannya. Keyla melangkah pelan sembari menahan saliva.

"Itukah pimpinan perusahaan

ini? Dia kah yang akan menginterview diriku?" celetuk Keyla berbisik cemas.

Ia sudah sampai di depan meja sang CEO misterius itu. Keyla memberanikan diri menyapa pria yang kini tengah duduk di hadapannya.

"Pagi, Pak! Saya Keyla Alifa yang akan melakukan interview hari ini," sapa Keyla memperkenalkan diri. Suaranya bergetar karena gugup yang menguasainya.

"Maaf, Pak! Saya di perintahkan untuk langsung menuju ke ruangan, Bapak. Saya tidak salah kan, Pak?!” tambah Keyla bimbang.

Mendengarnya, pria tampan berwajah oriental ini, melirikan matanya ke arah samping. Sorot matanya tegas dan tajam. ‘Keyla! Kamu sudah datang.’

Batinnya sembari tersenyum smirk.

Pria ini meletakkan semua lembaran kertas yang ada di tangannya ke atas meja. Posisinya masih membelakangi Keyla.

rik kursi yang ada di depannya lalu mendudukinya. Kerisauan masih terus menyergapnya.

Dengan gerak lamban, pria itu memutar kursi kerjanya ke arah Keyla. Mengiringi gerakan tubuhnya. Wajah maskulin itu, kini terpampang jelas di hadapan Keyla.

Keyla sempat terpaku menatapnya. Mereka saling menatap satu sama lain. Keyla merasa wajah itu tak asing baginya. Ia merasa pernah bertemu sebelumnya. Namun, Keyla lupa entah di mana mereka pernah bertemu.

CEO ini memandangi Keyla begitu sinis. Kedua matanya tak ingin berkedip. Ada rasa rindu, bercampur kebencian dari dalam sorot matanya.

"Apa kabar, Keyla?! Apa kamu masih mengingatku?" sapanya sekaligus melontarkan pertanyaan yang cukup mengejutkan.

Deg!

Bak petir di siang bolong. Ribuan pertanyaan pun bermunculan di dalam batin Keyla. ‘Mengapa dia berkata seperti itu. Seolah - olah telah lama mengenalku. Siapakah dirimu? Pria bermata tajam!’

Keyla tertegun.

"Sudah lama kita tidak bertemu, atau kamu sudah lupa? Aku Dion Prakasa, pria cupu, kutu buku, yang pernah menyatakan cinta padamu di waktu SMA. Kamu masih ingat bukan?!" jelas CEO itu menyatukan dua tangannya untuk menopang dagunya. Sembari mengangkat kedua alisnya. Dion terlihat santai, tetapi tampak angkuh.

Mendengar pernyataan Dion. Keyla semakin tercengang. Berupaya mengingat. Dia tidak percaya.

'Apa?! Dia si culun kutu buku?'

'Tidak mungkin, ini pasti cuma mimpi?!'

'Haruskah aku pura - pura amnesia atau kabur saja...'

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Perjalanan Cinta Si Cupu Yang Menjadi CEO

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly, siswi berprestasi, menyimpan rahasia medis yang memalukan. Ia mengidap galaktorea yang membuatnya memproduksi ASI tanpa pernah hamil. Saat rasa sakit akibat kondisi hormon ini tak lagi tertahankan di sekolah, ia terpaksa meminta tolong kepada gurunya di ruang guru. Kejadian tak terduga itu menjadi awal mula rahasia mereka. Hubungan guru dan murid ini pun perlahan berubah menjadi jalinan asmara rumit yang sangat berisiko bagi keduanya.
Sampul Novel CINTA DI MUSIM SEMI
8.0
Dalam kisah romansa modern ini, David dan Arina memulai perjalanan emosional yang menuntun mereka pada kebahagiaan sejati. Berlatar keindahan bunga musim semi yang bermekaran, keduanya belajar saling memahami dan mengisi kekosongan jiwa masing-masing. Seiring berjalannya waktu, hubungan mereka tumbuh dengan begitu indah. Momen singkat di musim ini berhasil menyatukan dua hati dalam sebuah ikatan cinta yang tulus, kuat, dan sangat mendalam bagi mereka berdua.
Sampul Novel Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
9.4
Nalula Diandra hancur setelah kesuciannya dirampas paksa akibat rencana jahat kakek pacarnya sendiri. Tragisnya, sang kekasih justru mencampakannya demi menikahi wanita lain. Di titik terendah, Lula diselamatkan oleh orang tua kandungnya yang ternyata konglomerat kaya raya. Didukung kekuatan keluarganya, ia pun menyusun rencana balas dendam demi menghancurkan mantan kekasih beserta keluarganya. Namun, akankah kehancuran mereka membawa kedamaian yang dicarinya?
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Jasmine Bintang, yang memiliki keterbatasan fisik sejak lahir, selalu dikecewakan oleh ibunya sendiri. Harapannya untuk bahagia sirna setelah menikah dengan Ardan Mahendra yang kaya raya. Alih-alih diterima, keluarga Ardan justru merendahkan fisiknya. Penderitaan Jasmine memuncak ketika Anindya, mantan kekasih suaminya, datang membongkar kepalsuan pernikahan mereka. Saat Jasmine menuntut cerai demi harga dirinya, Ardan menolak keras dan mengancam tidak akan membiarkannya pergi.
Sampul Novel Istri yang Dihancurkan Mereka
8.1
Bramantyo dan Bima tega menguji ketulusanku lewat obsesi kejam mereka pada Sandra. Puncaknya, demi menyelamatkan perempuan itu dalam sebuah kecelakaan, mereka membiarkan tanganku hancur hingga karier musikku hancur total. Reaksi diamku saat liontin peninggalan ibu dihancurkan Sandra membuat mereka heran. Namun di rumah sakit ini, cintaku telah mati. Aku sadar ini hanyalah sangkar penyiksaan. Kini, aku bersiap untuk pergi dan membalas semua kepedihan ini.
Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
9.0
Demi melindungi ayahnya, sang protagonis rela disiksa penculik hingga tewas. Tragisnya, sang ayah justru sibuk merayakan ulang tahun putri adopsinya dan mengabaikan telepon terakhir korban dengan sumpah serapah. Jasadnya kemudian ditemukan di dalam pot bunga depan kantor polisi. Sang ayah yang bertugas melakukan otopsi menyadari kekejaman luar biasa sang pelaku, tanpa pernah menyadari bahwa korban di hadapannya adalah anak kandung yang sangat ia benci.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED