Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku

Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku

9.0 / 10.0
Demi melindungi ayahnya, sang protagonis rela disiksa penculik hingga tewas. Tragisnya, sang ayah justru sibuk merayakan ulang tahun putri adopsinya dan mengabaikan telepon terakhir korban dengan sumpah serapah. Jasadnya kemudian ditemukan di dalam pot bunga depan kantor polisi. Sang ayah yang bertugas melakukan otopsi menyadari kekejaman luar biasa sang pelaku, tanpa pernah menyadari bahwa korban di hadapannya adalah anak kandung yang sangat ia benci.
Ringkasan Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
Demi melindungi ayahnya, sang protagonis rela disiksa penculik hingga tewas. Tragisnya, sang ayah justru sibuk merayakan ulang tahun putri adopsinya dan mengabaikan telepon terakhir korban dengan sumpah serapah. Jasadnya kemudian ditemukan di dalam pot bunga depan kantor polisi. Sang ayah yang bertugas melakukan otopsi menyadari kekejaman luar biasa sang pelaku, tanpa pernah menyadari bahwa korban di hadapannya adalah anak kandung yang sangat ia benci.
Baca Selengkapnya

Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku Bab 1

Demi melindungi Ayah, aku disiksa oleh penculik selama sejam. Namun, Ayah malah sibuk merayakan ulang tahun putri adopsinya yang ke-18.

Sebelum meninggal, aku menelepon Ayah. "Tapi, Ayah, hari ini juga ulang tahunku. Ini terakhir kalinya, Ayah. Bisa nggak Ayah mengucapkan selamat ulang tahun untukku?"

"Kamu benar-benar nggak punya hati! Karena ulang tahun, kamu membunuh ibumu! Kamu masih mau merayakan ulang tahun? Kenapa kamu nggak mati saja?"

Usai berbicara, dia langsung mematikan panggilan.

Keesokan hari, jenazahku ditempatkan di pot bunga depan kantor polisi.

Ayah bertanggung jawab atas otopsi. Dia bisa melihat bahwa pembunuhnya sangat kejam dan tidak takut pada polisi. Namun, dia sama sekali tidak tahu bahwa korban adalah putri yang paling dibencinya.

Setelah dibunuh dan dimutilasi, potongan tubuhku dimasukkan ke beberapa pot bunga. Malam harinya, penculik menaruh pot bunga di depan kantor polisi.

Ketika seorang polisi muda mengambil pot pertama, dia langsung berlari ke samping untuk muntah, lalu berteriak histeris.

Setelah dilakukan pengujian, dipastikan bahwa yang ada di dalam pot itu adalah potongan tubuh manusia. Tony segera menelepon ayahku, Dani.

Dani adalah dokter forensik paling hebat di kota ini. Dia telah membantu polisi memecahkan banyak kasus sulit.

Dani datang dengan terburu-buru. Wajahnya bahkan masih ada krim kue karena tidak sempat dibersihkan. Sambil memakai sarung tangan, dia bertatapan dengan Tony.

Tony berkata, "CCTV sudah diperiksa. Sayangnya, cuaca buruk membuat CCTV rusak. Kita malah melewatkan petunjuk paling penting. Pelaku menaruh potongan tubuh di depan kantor polisi. Ini adalah penghinaan untuk para polisi!"

Keangkuhan penjahat membuat para polisi gusar. Wajah mereka sangat murung sekarang.

"Aku tahu kamu cuti karena Candice ulang tahun. Tapi, kasus ini sangat penting. Kalau bukan kamu, kita harus cari siapa lagi?"

Ketika mendengar namaku, ekspresi ayahku menjadi sangat suram. Dia menyahut, "Mana mungkin aku merayakan ulang tahun untuk anak itu. Dia nggak pantas."

Hatiku sungguh getir mendengarnya. Sejak ibuku meninggal, aku menjadi anak yatim piatu. Ayahku tidak menginginkanku lagi, bahkan mengadopsi anak yang hari ulang tahunnya sama denganku.

Dia melarangku memanggilnya ayah, hanya anak itu yang boleh memanggilnya ayah. Kamarku juga menjadi milik anak itu. Aku hanya diizinkan tidur di ruang bawah tanah.

Jelas-jelas kami sama-sama berusia 18 tahun, tetapi ayahku hanya merayakan ulang tahun untuknya. Sementara itu, aku disiksa dan dibunuh dengan kejam.

Aku rasa saat aku menderita, Ayah pasti sedang memasang mahkota untuk anak itu. Meskipun demikian, aku sama sekali tidak membenci ayahku. Aku hanya berharap dia bisa memaafkanku sebelum aku mati. Sayangnya, aku gagal.

Demi tidak merusak petunjuk yang ada, mereka memutuskan untuk tidak memindahkan jenazah ke ruang otopsi dan langsung memeriksa di tempat.

Rohku melayang di sekitar ayahku. Ketika melihat potongan tubuhku, rasa sakit kembali meliputiku.

Supaya ayahku bisa memeriksa dengan tenang, Tony mengosongkan seluruh aula. Sepanjang malam, Tony membantu ayahku. Mereka memang sangat kompak.

Ayahku tidak beristirahat. Dia sampai diinfus supaya imunnya tidak turun. Pada akhirnya, tubuhku berhasil disatukan.

Ayahku menyeka keringat di dahi, lalu menghela napas. "Ada bekas ikatan pada pergelangan tangan dan pergelangan kaki korban. Tubuhnya penuh luka. Kepalanya dipukul beberapa kali dengan benda tumpul. Tengkoraknya sampai pecah dan berubah bentuk. Dia pasti disiksa habis-habisan sebelum mati."

Begitu mendengarnya, para polisi kriminal di sekitar tampak murka. Tony pun mengumpat, "Sialan! Pelakunya benar-benar binatang buas!"

Ayahku menambahkan, "Selain itu, korban dalam keadaan sadar. Beberapa luka disebabkan karena korban nggak tahan dengan rasa sakitnya."

Suasana menjadi sunyi senyap. Para polisi kriminal mengepalkan tangan mereka dengan geram.

"Entah ada perselisihan apa, sampai pelaku tega sekejam ini. Benar-benar nggak punya hati nurani!"

"Pembunuhan kali ini kejam sekali!"

Tatapan Tony dipenuhi amarah. Yang mereka bilang benar, ini adalah pembunuhan dan pembalasan dendam yang sangat sadis.

Jika dipikir kembali, rasa sakit yang tajam itu masih membuatku ketakutan hingga gemetaran. Aku masih ingat orang itu membuka perutku dengan pisau. Aku kesakitan sampai mengejang.

Sayangnya, aku tidak bisa berteriak karena orang itu telah memotong lidahku. Mulutku sangat perih dan nyeri, seolah-olah disiram minyak panas.

Selain itu, agar aku tidak kehilangan kesadaran, orang itu selalu berjeda setelah memotong tubuhku. Aku seperti hewan percobaan yang hanya bisa melihat perutku dibelah. Pada akhirnya, orang itu mengambil tongkat dan terus memukul kepalaku. Aku sampai bisa mendengar suara retakan tulang.

Untungnya pada pukulan ketiga, aku tidak bisa merasakan sakit apa pun lagi karena sudah mati.

Saat ini, ayahku mengernyit dan memeriksa telingaku. Jantungku sontak berdetak kencang. Apa dia akan mengetahui sesuatu?

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Cinta & Pengorbanan Alya
8.5
Demi menyelamatkan nyawa Kartika yang butuh biaya medis besar dan donor langka, Alya terpaksa menerima tawaran Niko. Pengusaha kaya yang mendambakan keturunan itu mengajukan perjanjian ibu pengganti. Meski awalnya ragu, Alya menyetujuinya demi sang ibu. Tak disangka, benih asmara justru tumbuh di antara mereka hingga memicu pergolakan batin. Ketika sebuah rahasia besar akhirnya terungkap, pandangan mereka tentang arti cinta dan keluarga pun berubah selamanya.
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Dunia dokterku hancur saat merawat Evelyn Santoso, pasien VIP yang menangisi tunangannya. Pria di foto itu adalah Bima, suamiku, yang ternyata bernama asli Brama Wijaya, seorang taipan kejam. Saat Brama datang, ia sama sekali tidak mengenaliku. Ia justru memeluk Evelyn dan mengucap janji setia yang biasa ia katakan padaku. Lewat tatapan dinginnya, ia menegaskan bahwa pernikahan kami saat ia amnesia hanyalah aib rahasia yang kini harus ia lenyapkan selamanya.
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Perpisahan yang terjadi menyisakan penyesalan mendalam dan duka yang tak bisa diubah oleh air mata. Kehadiranmu dahulu telah memberi warna, mengajarkan arti kesetiaan, serta pengorbanan tulus. Walau mengenalmu membawa kesedihan dan rasa sakit, bersamamu pula kebahagiaan sejati berhasil kutemukan. Kini, saat kesadaran terlambat itu datang, andai saja waktu dapat diputar kembali, aku hanya ingin mengulang setiap detik berharga bersamamu.
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Alena Adriani Quensyah harus menghadapi kenyataan pahit setelah orang tuanya tega menjadikannya jaminan utang kepada gembong mafia yang sangat kejam. Kini, hidupnya bagai di balik jeruji besi, ditambah dengan bayang-bayang trauma masa lalu yang terus menyiksa batinnya. Di tengah situasi pelik ini, Alena bertekad mencari tahu alasan keluarganya tega menelantarkannya. Mampukah ia bertahan hidup dan menemukan kembali orang tuanya?
Sampul Novel Penguasa Abadi Sepuluh Ribu Binatang
8.3
Puluhan ribu anak berusia di bawah sepuluh tahun berkumpul khidmat di Puncak Lundao, Pulau Sepuluh Ribu Binatang. Sebagai murid baru yang telah menemukan akar spiritual mereka, mereka menyimak kisah dari tetua berjubah hijau. Ia menceritakan sejarah sekte yang dirintis oleh sang pendiri legendaris, Wan Beast Immortal Li. Sebelum meraih keabadian, Li hanyalah seorang kultivator biasa dari Kerajaan Qin di Alam Qianyang.
Sampul Novel Rahasia Keluarga dan Pengkhianatan
9.5
Nadia terpaksa menyetujui kesepakatan rahasia dengan Satria, ibu dari miliarder Reza Azhar, demi membiayai pengobatan sang adik. Ia bersedia menjadi ibu pengganti bagi pasangan kaya tersebut. Namun, kematian adiknya mengubah segalanya. Nadia memutuskan melarikan diri dalam keadaan mengandung anak Reza. Di bawah ancaman kejaran Satria, ia harus bertahan hidup melindungi bayinya dari pusaran intrik kekuasaan keluarga Azhar yang sangat berbahaya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED