💑💏💏💏💑
Hari ini Yuki bangun pagi sekali tidak seperti biasanya yang selalu bangun siang gadis itu sekarang sudah siap dengan pakaiannya yang rapih yaa hari ini dia akan meminta pada papah nya supaya meluluskan rencananya untuk bekerja di perusahaan Atmaja sebenarnya dari semalam Yuki sudah meminta pada papahnya tapi papah nya malah menghiraukannya dengan pergi kekamar alasannya katanya sudah mengantuk ah dasar papah pelit tinggal setuju aja apa susahnya ukkkhh sebel dia jadi keinget semalam padahal dia sudah ampe mewek-mewek.
#Plashback On
Karena Yuki yang tidak terima atas perjodohannya yang ditolak sama si Tua iya dia si Tua orang Umur nya saja dah 30 tahun so soan pake acara nolak segala emang nya dia pikir aku mau apa huhhh Yuki menghembuskan napasnya kasar pokonya aku harus memberi pelajaran peria tua itu ucap Yuki dalam hatinya sambil berpikir sejenak dan ketika ia mendapatkan idenya Ahah ujarnya sambil menjentikan jarinya di dekat telinganya lalu bibirnya yang sensual menyeringai karena puas mendapatkan ide yang briliant untuk memberi pelajaran pada pria Tua itu.
Orang tua Yuki yang sedari tadi berbincang tentang perjodohannya yang ditolak langsung melirik kepada anak semata wayang nya itu dengan tatapan horor mereka Yuki yang mendapati tatapan itu hanya mesam meseum..beuhh Lina mah tahu apa yang ada didalam otak anaknya sekarang pasti dia akan meminta sesuatu nih pasti ucapnya dalam hati.
Lalu Yuki duduk ditengah-tengah diantara papah jecky dan mamah Lina.
"euum anu pah"ujar Nindi. Lina yang tahu tingkah anaknya karena ada maunya hanya diam saja.
"iya sayang anak papah kenapa"ujar papah jecky
"itu Yuki mau ijin pengen kerja diperusahaan Atmaja"ujar Yuki Sambil mengaruk tengkuk nya yang tidak gatal.
Dan pak Jecky yang mendengar ucapan anak semata wayang nya itu langsung berdiri dan mengatakan.
"Tidak papah tidak mengijinkan kamu bekerja disana kamu masih sekolah masa sudah kerja bagaimana dengan sekolah kamu Yuki sayang."ujar pak Jencky dengan penuh kasih.
Yuki yang mendengar nya lansung kesal dan menunduk untuk berpikir.
"bagaimana ini pokonya aku harus bisa dapet ijin dari papahnya supaya dia bisa memberi pelajaran pada peria Tua itu" ucap Yuki dalam hatinya.tapi belum sempat Yuki protes Papahnya sudah mulai berdiri untuk meninggalkannya dengan alasan sudah malam tidur ngantuk. Heuuh ucap pak Jecki sambil menghempaskan napasnya kasar.
Seketika Yuki memanggil papah nya.
" Papah pokonya aku mau kerja pah sekolah mah bisa tunda dulu boleh iyah pah." Mohon Yuki sambil nangis bayawak. Mamah Lina yang melihat dari tadi perbincangan anak dan suami nya masih diam tidak memberi komentar apapun. Yuki yang menyadari kalau mamahnya hanya diam saja lansung minta dukungan mamahnya.
"iikkh mamah mah bukanya bantuin anaknya bujuk papah ini malah sura seuri(senyam senyum)ayo donk mah" ucap Nindi manja ia dia memang sangat dekat dengan mamahnya jadi mamah nya pasti akan ngbujukin papahnya. Papah Jecki sebenarnya dari tadi sudah pergi kekamarnya makanya Yuki minta mamahnya. Mamah Lina yang mendengar Nada manja itu langsung meng okeh kan keinginan anak yang sangat disayanginya itu.
"Oke lah mamah akan bujuk papah kamu tapi mamah punya satu permintaan" ucap mamah Lina dengan bahasa sundanya karena beliau memang orang sunda.
"apa itu Mah nanti Yuki kabulkan asalkan bukan minta dicariin suami baru hihihih" ucap Yuki asal sambil cengengesan mamah Lina yang mendengar itu langsung menyentil jidat anak."aduhh sakit mah" ujar Nindia sambil mengelus jidatnya yang terasa perih akibat sentilan mamahnya.
" Beuh ini anak satu lontong spesial papah kamu teh teu habis-habis ngapain mamah minta cariin pria lain nu belum tentu spesial." Mamah Lin menjawab sedikit sebal karena anaknya nya ini gak bisa apa omongannya di rem. Kalau bapak nya denger kan gaswat. Lanjut mamah Lin dalam hati.
" Yuki yang mendengar ucapan mamah nya hanya melongo tak mengerti ini emak-emak ngomong naon ceunah.! Ucap Yuki bingung.
" Ah mamah malah kamana uae atuh, sok apa atuh satu permintaan nya, tunduh yeuh." Ucap Yuki sambil mengulas senyum dibibir sensualnya.
" Euummhh heheh maaf, mamah cuman pengen kamu temenin mamah nonton Naruto sayang." Ujar mamah Lina tersenyum malu karena keceplosan. Semoga anak nya lupa dengan apa yang diucapkannya tadi. Bisa marah pak Jecky kalau kepolosan anak nya hampir terkontaminasi karena emaknya.
" Addeuuh kirain Yuki apaan itu mah sih gampang oke lah" ucap Yuki sambil menjentikan jarinya.
" Oke mamah kekamar dulu mamah mau bujuk papah"ucap mamah Lina sambil berdiri dan pergi dengan menganggkat kedua jempolnya"sudah sana anak mamah tidur besok harus bangun pagi..ucap mamahnya lagi.
#Plashback Off
💑💏💏💏💑
Dan begituhlah semalam kejadinnya yah sukur sukur mamahnya berhasil.
Dengan semangat 45 Yuki menuruni tangga nya karena memang kamarnya berada diatas. Begitu sampai dibawah dia langsung mendekati mamah papanya yang tengah sarapan dimeja makan.
"pagi pah mah" ucap Yuki sambil mengecup pipi kedua orang tuanya lalu ia duduk di sebelah pak Jecky,
Yuki mengambil satu pasang roti lalu mengolesinya dengan banyak slai coklat dia tidak takut gendut sama sekali. Yuki melirik ke arah mamahnya dan menendang kaki mamah nya yg berada di bawah meja makan.
"psstt pssttt mah mamah"panggil Yuki kepada mamah nya yang seperti lupa dengan perjanjiannya semalam. Karena adem ayem aja tidak ada pembahasan.
"apa sih Yuki jangan nendang kaki mami ini jempolnya lagi sesengaleun" protes mamah Lina
"iichhhh yang semalam mamah kumaha sih" ucap Yuki
"eukhhenmm mamah lina berdehem pelan. tapi sukses membuat papah Jecki memalingkan wajahnya dari koran yang sedang iya baca iya menoleh kepada istrinya yang cantik dan tambah sexynya.
" kenapa mamah sayang.?" Tanya papah jecky tersenyum sambil melihat istri tercintanya
"ish papah itu loh yang semalam" ucap mamah Lina manja sambil tersenyum dan jarinya berputar putar diatas paha Pak Jecky dan itu sukses mebuat little jecky menggeliat bangun dari tidurnya.papah Jecky yang mengingat permintaan istrinya semalam agar mengijinkan Yuki bekerja di perusahaan Atmaja menundukan wajahnya lalu menarik napas dan menghembuskannya perlahan.
"oke papah ijinin Yuki untuk bekerja"ucap pak jecky huhhf dari pada tidak dapat jatah lanjutnya dalam hati".setelah mendengar ijin papah nya Yuki langsung berdiri dengan riang dan memeluk papahnya.
" thanks pah " lalu mecium pipi papahnya.setelahnya ia beranjak mendekati mamahnya lalu memeluk mamah nya "thanks mah " ucap Yuki lalu berjalan kearah luar beberapa langkah.heuhhh tunggu aku pria Tua ucap Yuki didalam hatinya sambil mengangkat sedikit tangannya lalu mengepalkan jemarinya seolah memberi semangat untuk diri sendiri.
Sementara dimeja makan Mamah Lina sudah mula beranjak untuk membersikan meja makan langsung di tahan tangan nya oleh tangan kokoh pak jecky "eiitttss mamah mau kemana hauhm"ucap pak jecky sambil manaik turunkan kedua alisnya
"anu mamah mau itu"ucap mamah Lina mau kabur ia ingat apa yang di ucapkannya semalam.tapi dengan sigap pak Jecky mengangakat istrinya di bahunya yang kokoh.sementara mamah Lin yang kaget di perlakukan seperti itu mulai berteriak meminta pertolongan anaknya " ki Yuki sayang tolongin mamah, pah atuh pah turunin" ucap mah Lin akhirnya
"eittss mamah sudah janji loh semalam dan tadi mamah yang mancing mancing membuat little jecki menggeliat bangun"ucap pak Jecky membuat pipih mamah Lin memerah" Shirayukiii " teriak mamah Lin lagi yang sudah hampir tak nampak karena sudah mulai menghilang ditelan kamarnya sendiri tapi yang di teriakin cengar cengir masih asik dengan lamunnanya sendiri.
💑💏💏💏💑
Yuki yang tersadar dari lamunannya mulai beranjak memasuki rumah nya lagi, dia menuju kekamar nya dengan menaiki tangga selama menaiki tangga Yuki selalu mengukir senyum dibibir nya meskipun hati nya ada rasa ragu dan gelisah segera yuki enyah kan perasaan itu yang penting dia sudah mendapatkan ijin papahnya. dan Yuki yakin dia akan bisa memberikan pria tua itu pelajaran!!
Setelah yuki sampai di depan kamar nya Yuki langsung membuka pintu kamar nya dan menyambar tas slempang yang berada diatas kasur, lalu handphone nya yang tadi Yuki letakan di atas meja riasnya. setelah Yuki mengambil apa yang dia mau dia beranjak mendekati cermin nya yang besar agar bisa melihat pantulan tubuhnya di cermin setelah dilihat dan dirasa sudah cukup rapi ia langsung melenggang keluar dengan senyuman yang tidak pernah pudar dibibir nya yang sensual.
Sesampainya Yuki dibawah. Yuki beranjak mendekati kamar orang tua nya yang terletak tidak jauh dari tangga untuk meminta izin orang tuanya. Entah apa yang dilakukan orang tuanya orang mah pagi tuh olahraga ini malah di kamar hadddeuuh dasar emak-emak sama bapak-bapak ckkckckc yuki berdecak heran, sambil menggelengkan kepalanya.!!
"Mamahh" panggil Yuki setelah ia mengetuk pintu orang tuanya tapi didalam tidak ada sahutan.
" papahh " panggil Yuki lagi, namun kali ini yang ia panggil papah nya. Tapi tetap tidak ada sahutan. Apa mungkin tidur ya? akh tapi tidak mungkin?ujarnya lagi dalam hatinya.
" mamah papah "teriak yuki saking kesal nya dan akhirnya yang di teriaki langsung menyahut
" yaaahhh "teriak keduanya menyahut namun suaranya seperti habis lari puluhan mil.
" Yuki izin mau pergi ke mall Mah sama Kevin dan Feby boleh ya " Yuki menjawab sedikit nyaring.
" ohhh iya boleh, yang hati-hati yahhh sayang " jawab mamah Lina ngosngosan. Yuki yang heran mendengar napas mamah nya langsung bertanya.
" mamah ngapain sih ? kaya habis lari saja kalau olahraga diluar Mah biar kena cahaya matahari jangan dikamar, masa masih pagi di kamar. Hhuhhff papah juga mentang-mentang hari minggu" teriak Yuki didepan kamar orang tuanya sebelum mengucapkan salam dan beranjak keluar untuk menuju Mall karena teman-temannya mengatakan akan menunggunya di mall. Tapi yang didalam bukanya menjawab pertaannya yuki hanya mampu menjawab salam anaknya saja karena sibuk mencapai puncak kenikmatannya masing masing.
Yuki langsung masuk ke dalam taksi yang di pesan nya , dia pun menyebutkan tujuannya pada supir taksi tersebut.
" Baik neng,” kata supir taksi tersebut, yang langsung tancap gas menuju tempat yang Yuki sebutkan.
Sesampainya Yuki di depan mall yang dia tuju yuki langsung turun dari taksi yang dia tumpangi, karena dia sedang malas membawa mobil sendiri. semenjak yuki turun banyak mata pria yang meliriknya karena badanya yang indah dan wajahnya yang ke jepangan karena ayahnya dari jepang sedang mamah dari bandung. sebenarnya dia risih di tatap oleh kaum pria seperti itu seolah akan menerkam dirinya..hiihhhhh yuki bergidik ngeri!!
Setelah berjalan cukup jauh memasuki mall yuki melihat teman nya feby dan kevin sedang menunggunya ditempat yang biasanya mereka kalau mau janji bertemu.Yuki langsung berlari kecil sambil meneriaki nama temannya. yang di teriki langsung menoleh dan melambaikan tanngannya.
" heyy " tegur yuki pada temanya sambil ngongosan. " aduuh hauss " lanjutnya setelah mengambil napas dalam.
" makanya jangan lari lari lebay sih lo pake acara lari lari segala di mall lagi lo pikir ini hutan bikin malu aja " ucap feby yang sedikit kesal terhadap sahabatnya itu.tapi yang diomongin malah nyengir kuda." untung lo sahabat gue yuk " lanjut feby sambil menautkan kedua tangannya di depan dada dan memutar bola mata nya kesal.
" udah yu ach mulai kita dengan acara kita " ujar kevin yang sedari tadi hanya diam menatap kedua temannya.
" oke lah hayu atuh " jawab yuki sambil mengamit kedua temannya. feby disisi kanan sedang kevin di kiri sebenarnya mereka berdua tidak suka gandengan begini kaya keluarga aja. Feby emak nya kevin bapaknya padahal mereka seumuran tapi muka yuki yang imut menjadi terlihat lebih muda dari mereka berdua.
" ekkh bentar bentar " ucap feby sambil melepaskan tangannya dari yuki yang mengamitnya " kita sudah besar tidak usah gandengan oke " lanjut feby.
" oke lah " ucap keduanya.kevin dan feby sedikit kaget pasalnya dulu yuki keuekeuh pengennya gandengan terus kaya bayi siam. tapi setelah nya merekantersenyum mengerti mungkin yuki sudah mula untuk berpikir dewasa.
" jadi kita kemana dulu nih " tanya feby dan kevi barengan.
" euuhm " yuki seprti berpikir dulu.tapi bunyi di perutnya lah yang menjadi jawaban. yuki lansung menundukan muka nya karena malu " pastinya mukanya sudah memerah" batin yuki.sementara itu feby dan kevin saling bertukar pandang lalu tersenyum sambil mengeleng gelengkan kepala mereka heran dengan kelakuan sahabat mereka.
" oke fix berarti kita makan dulu " ucap feby. Yuki yang mendengar itu langsung mengangkat kepala nya lalu tersenyum bahagia dengan mata berbinar.
" akhh lo lebay banget kaya yang belum makan setahun aja " ucap kevin gemas sambil mencubit kedua pipi yuki yang menggemaskan.
" iiih kevin sakiitt " ucap yuki sambil memegangi kedua pipinya yang memerah akibat cubitan kevin. tapi sebelum yuki mau membalas kevin keburu kabur lebih dulu memasuki restaurant yang akan mereka datangi.
Sementara itu feby hanya bisa tersenyum menggelengkan kepala melihat kedekatan kedua temannya ia berharap semoga kebersamaan ini bisa bertahan Aamiin ucapnya dalam hati
Yuki yang berlari mau mengejar kevin tidak sengaja kaki nya tersandung entah dia kesandung apa badannya limbung mau jatuh " aaaaak "teriak yuki yang mau jatuh namun menabrak dada bidang dan kokoh entah siapa.?? sebelum ia mengangkat kepala untuk melihat tiba-tiba bruuuukk keduanya terjatuh karena lantai nya yang licin sehingga keduanya kehilangan keseimbangan.
💑💏💏💏💑
"Akhirya selesai juga" ujar pria tampan dan kharismatik itu sambil meregangkan tanggannya keatas, karena pekerjaanya yang menumpuk akibat dirinya sudah ia bereskan. Dan sekarang dia bersiap-siap untuk makan siang bersama sahabatnya, karena tadi sahabatnya menelpon mengajak dirnya untuk makan siang bersama.
Stefan menghembuskan napasnya sedikit kasar, lalu berdiri setelah mengambil kunci mobil dan jas nya yang dia simpan ditempat khusus jasnya, Stefan melenggang keluar melewati beberapa karyawan nya dan ruangan yang terlihat sudah kosong , di lihatnya jam ditangan kirinya. Pantas saja ternyata waktu memang sudah menunjukkan waktu makan.! pikirnya lalu melenggang keluar menuju parkiran mobil khusus para atasan yang memiliki jabatan tinggi.
Stefan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, sambil mendengarkan musik kesukaanya dilayar kecil .
Jalanan yang cukup padat karena memang di jam-jam seperti ini banyak orang-orang pegawai kantor, dan sebagainya pada cari makan di luaran, kalau bosan dengan makanan di kantin yang ada di kantor.
Tapi kalau untuk Stefan pribadi, dia akan memilih untuk makan siang di kantin yang ada di kantor nya, yah ketimbang kaya gini macet kan , sungguh membuang waktu , pikir Stefan.
setelah sampai Stefan turun dan memberikan kunci mobilnya kepada petugas valet, setelah itu dia memasuki mall yang cukup ramai siang ini , yapz Stefan bersama sahabatnya makan siang di mall, alasan sahabatnya sih agar tidak kena macet, biasalah jakarta. Padahal nyatanya ia sendiri masih kena macet. Sungguh teman yang jenius emang.
Sesaat kemudian Stefan sudah sampai di depan restoran tempat mereka biasa ketika sudah waktunya makan siang, tapi saat ia hendak melangkah masuk, tiba-tiba ada wanita yang menabrak tepat didadanya, belum sempat Stefan menegakan badannya yang sedikit limbung, untuk menahan agar dia, dan wanita itu tidak terjatuh bersama , karena lantai nya yang licin sesaat kemudian.
Brukkk
keduanya terjatuh dengan posisi Stefan dibawah dan Yuki diatas, keduanyapun mengaduh.
Yuki mengangkat wajahnya begitupun dengan Stefan menundukan sedikit kepalanya, pandangan mereka bertemu, beberapa detik mereka masih terdiam saling mengagumi memberikan pujian meskipun hanya didalam hati. Terhadap keindahan dari masing-masing.
Dapat Stefan rasakan benda kenyal itu menekan dadanya," ohh shiit " umpat Stefan dalam hati karena merasakan junior nya yang mulai bangun dari tidurnya, Stefan harap wanita yang masih berada diatas tubuhnya ini, tidak merasakan sesuatu yang sudah mulai membengkak diantara kedua pahanya.
Yuki yang lebih dulu tersadar dari keterpanaanya hendak bendiri tanpa sengaja lututnya menyenggol selangkangan pria yang berada dibawahnya, dan Yuki langsung cepat-cepat berdiri.
Yuki melihat pria itu seperti mengerang, apa lelaki itu marah pikir Yuki sedikit takut sambil memainkan jemari nya karena takut.
Melihat lelaki itu berdiri Yuki ingin melangkah pergi karena merasa takut, tapi tangganya ada yang menarik sampai punggungnya membentur dada bidang itu lagi, dada yang sempat membuat jantungnya berdebar sangat kencang.
" Kamu tahu kesalahan mu apa heuum " bisik Stefan sedikit mendesis ditelinga Yuki, tengkuk Yuki meremang karena hembusan napas pria itu ditelinganya.
" A a aku minta maaf Om karena aku ceroboh " ucap Yuki sedikit gagap.
" kau tau gara-gara lutut mu itu telur ku hampir pecah " ujar Stefan sedikit menekankan kalimatnya kesal.
Yuki yang sedari tadi membelakangi lelaki itu lalu ia memutar tubuhnya menatap lelaki itu dengan tatapan bingung.
" maksud om apa yah aku tidak mengerti " sahut Yuki sedikit menganggkat bahunya.
" maksud ku kau tadi hampir membuat telur ku pecah " Jawab Stefan kesal.
Tanpa Stefan duga Yuki malah menertawakannya, dan sukses membuat dirinya semakin kesal, untung dia masih sadar kalau ini di tempat umum, kalau bukan sudah ia seret ke hotel wanita dihadapannya kerena berani menertawakannya.
" Ahahhahha Om Om. ya ampun ini Mall Om ngapain pake bawa-bawa telor " ucap Yuki sambil memegang perutnya yang sedikit sakit akibat tertawa.
" kamu yah berani menertawakan saya " ucap Stefan sambil mengarahkan telunjuk nya tepat diwajah mungil itu.
" Laah ada yang lucu ya tertawa lah Om "
" maksud ku bukan telur itu tapi ini telur yang berbeda " ucap Stefan sedikikit pelan sehingga hanya dirinya dan Yuki yang hanya bisa mendengar ucapannya.
Namun bukannya mengerti apa yang di ucapkan Stefan, Yuki malah semakin kebingungan dengan telur, yang di sebut kan Stefan.
" Yuki " panggilan Feby mengehentikan , pembicaraannya antara Stefan dan Yuki.
" Ahh aku sudah di pannggil om, maaf karena sudah menabrak om . Oh yah lain kali jangan bawa telur ya om, ini mall banyak kok telur di sini hihih " ucap Yuki memberitahu Stefan sambil cekikikan. Lalu meninggalkan Stefan, tanpa mnunggu jawaban Stefan.
Stefan hanya bisa melihat puggung gadis itu menghilang di balik restaurant yang menjadi tujuannya juga , dengan pasrah.
Ada perasaan ingin lebih mengenal
Wanita tidak bukan wanita tapi gadis, karena serpertinya gadis itu masih 17 tahun usianya, tapi bentuk tubuh nya seperti sudah dewasa hehmhh benar-benar tubuh yang subur batin Stefan sampai bisa membuat Stefan kecil hendak bangun.
Sesaat sudah menetralkan sedikit kesal nya karena kejadian itu, Stefan beranjak memasuki restaurant tempat dia dan sahabat nya sudah janji.
Dilihatnya temannya ternyata sudah duduk dan memesan minum, mungkin aku terlalu lama pikirnya Stefan, sambil melangkah mendekati sahabatnya dari kecil.
Chika Esmeralda dan Aiden fujimura, sahabatnya yang selalu ada sampai sekarang, dan masih melajang biasa katanya daripada yang satu jomblo mending semuanya jomblo.
Sampai katanya kalau menikah pun harus sama-sama asal bukan malam pertamanya yang sama-sama emangnya mau balapan siapa yang sampai puncak duluan ucap mereka bebarengan mereka pun tertawa bersama.
Stefan hanya tersenyum karena mengingat janjinya dan sahabatnya itu yang terasa konyol tapi masih dia dan sahabatnya pegang teguh sampai sekarang.
Namun jika memikirkan kejadian tadi siapa tau jodoh nya duluan yang dateng. Bisa-bisa dia juga nih yang duluan belah duren . Pikir Stefan sampai senyum-senyum sendiri.
💑💏👩❤️💋👩💑