Sampul Novel Bangkit dari Kematian Palsuku

Bangkit dari Kematian Palsuku

8.7 / 10.0
Dikhianati setelah sepuluh tahun menikah, aku disiksa hingga cacat oleh Mahendra dan selingkuhannya, Kiana. Usai dibiarkan sekarat dalam kecelakaan tragis, aku memalsukan kematian lewat insiden kebakaran dengan bantuan Prakoso. Aku pun bangkit menjadi pelatih balap legendaris yang sukses di luar negeri. Tiga tahun berlalu di puncak karier, Mahendra mendadak muncul kembali. Dengan penuh penyesalan, kini ia memohon kesempatan kedua dariku.

Bangkit dari Kematian Palsuku Bab 1

Pernikahan sepuluh tahunku ternyata palsu. Aku menemukan suamiku, Mahendra, berselingkuh dengan adik angkatnya, Kiana, dan mereka bahkan sudah punya anak.

Dia memaksaku menerima pernikahan palsu mereka, mengurungku, dan menyiksaku. Saat aku mencoba kabur, Kiana dengan sengaja menabrakku hingga kakiku cacat permanen.

Mahendra bahkan membelanya, "Jika kamu tidak mencoba merebut kemudi, kecelakaan itu mungkin tidak akan terjadi."

Aku ditinggalkan sekarat di dalam mobil yang hancur, sementara dia membawa Kiana pergi. Rasa sakit di hatiku jauh lebih parah daripada luka di kakiku. Aku tahu, aku harus pergi dari neraka ini.

Dengan bantuan seniorku, Prakoso, aku memalsukan kematianku dalam sebuah kebakaran dan menghilang tanpa jejak, memulai hidup baru sebagai pelatih balap legendaris di luar negeri.

Tiga tahun kemudian, di puncak karierku, seorang pria kurus dengan mata penuh penyesalan muncul di hadapanku, memohon kesempatan untuk menebus dosanya. Dia adalah Mahendra.

Bab 1

Adelia POV:

Ponselku terlepas dari genggaman, jatuh ke lantai dengan bunyi gedebuk pelan. Layarnya masih menyala, menampilkan foto seorang pria yang kukenal begitu dekat. Pria itu adalah Mahendra, suamiku. Dia memeluk seorang wanita yang tersenyum manis, memegang bayi di gendongannya. Bayi itu mirip Mahendra.

Dunia seolah berhenti berputar. Udara di sekitarku menipis. Aku berusaha menarik napas, tapi paru-paruku terasa kosong. Foto itu, senyum mereka, bayi itu. Semua berputar di kepalaku, membentuk labirin yang menyesakkan.

Wanita itu. Kiana. Adik angkat Mahendra. Kenapa dia ada di foto itu? Kenapa mereka terlihat begitu akrab? Kenapa ada bayi? Pertanyaan-pertanyaan itu seperti ribuan jarum, menusuk-nusuk otakku.

Aku merasakan mual, perutku bergejolak. Aku mencengkeram kepalaku, mencoba mengusir gambar itu, tapi gagal. Foto Kiana, Mahendra, dan bayi itu terus muncul, berulang-ulang, menghancurkan kewarasanku.

Aku harus tahu. Aku harus tahu apa ini semua. Aku harus mendengar penjelasannya. Kakiku bergerak sendiri, melangkah keluar ruangan. Tujuan utamaku adalah lantai dasar, tempat aku tahu Mahendra sering bertemu dengan Kiana.

Aku menaiki lift, membenamkan diriku di sudut, mencoba tidak menarik perhatian. Aku mengenakan topi dan kacamata hitam. Aku hanya ingin menjadi bayangan.

Lift berdenting ketika berhenti di lantai tiga. Pintu terbuka. Aku mendengar dua suara yang sangat kukenal. Suara Mahendra, dan suara Kiana. Perasaanku mencelos.

"Kenapa kamu bersikeras meminta Adelia pergi duluan, Mas?" Suara Kiana terdengar manja, tapi ada nada ketidakpuasan di dalamnya.

Mahendra menjawab dengan dingin, "Bukan urusanmu. Jangan banyak bicara."

"Tapi, Mas..." Kiana merajuk. "Aku kan sudah menunggumu sejak kecil. Dari dulu, dia yang dijodohkan denganmu. Tapi kenapa kamu tidak melihatku?"

Dunia seolah terhenti. Jantungku berdetak kencang, memukul-mukul dadaku. Aku mendengar kata 'dijodohkan'.

"Apa kamu benar-benar mencintainya?" tanya Kiana, suaranya pelan dan penuh keraguan.

Ada keheningan panjang. Aku menunggu. Setiap detik terasa seperti berjam-jam.

Akhirnya, Mahendra menjawab. Suaranya terdengar berat, "Aku mencintai kalian berdua."

Aku terkesiap, tapi tidak ada yang menyadarinya.

"Adelia adalah istriku, yang memberiku status di depan publik. Sedangkan kamu..." Mahendra melanjutkan, "...kamu adalah ibu dari anakku. Kamu memberiku masa depan."

Kata-kata itu menghantamku seperti godam. Aku adalah orang ketiga. Tanpa sepengetahuanku. Sepuluh tahun pernikahan ini, akta nikah palsu. Aku tersentak. Semua yang selama ini kupercayai, hancur berkeping-keping.

"Bagaimana jika nanti Adelia punya anak, Mas?" Kiana bertanya, suaranya sedikit mencibir.

Tepat saat itu, lift berdenting, mengumumkan bahwa kami telah tiba di lantai dasar.

"Tidak akan," jawab Mahendra, suaranya datar.

Aku mengerti. Aku mengerti segalanya sekarang. Aku mengerti mengapa Mahendra selalu memberiku pil KB, mengapa dia selalu mengatakan dia tidak siap punya anak. Aku mengerti mengapa dia selalu bersikeras bahwa kita tidak perlu terburu-buru.

Kakiku terasa dingin, seolah aku jatuh ke dalam sumur es yang tak berdasar. Aku merasakan seluruh tubuhku mati rasa.

Lift terbuka. Aku merasa seperti tenggelam, tapi aku harus bernapas. Aku terbatuk-batuk, seperti orang yang hampir mati lemas.

Ponselku bergetar. Sebuah notifikasi dari Mahendra. Dia mengirimiku tangkapan layar tiket pesawat ke Bali. "Sayang, istirahatlah di sana. Kamu butuh waktu sendiri."

Aku tertawa, tapi yang keluar adalah isak tangis. Air mataku mengalir deras. Mengapa? Mengapa dia begitu baik padaku? Mengapa dia begitu perhatian?

Aku mengingat kembali semua kebaikan Mahendra. Dia selalu mendukungku, selalu ada di sisiku. Bahkan ketika aku memulai bisnis desain interior, dia yang pertama mendukungku. Dia memanjakanku di depan semua orang.

Bagaimana bisa seorang pria yang begitu penuh kasih, melakukan hal keji ini padaku? Bagaimana bisa dia membangun kehidupan ganda, dengan anak dan istri rahasia, sementara aku hidup dalam kebohongan selama sepuluh tahun?

Semua potongan teka-teki mulai menyatu. Mahendra yang sering menghilang tiba-tiba. Ponselnya yang selalu terkunci. Perubahan suasana hatinya yang drastis. Aku tidak menyadarinya. Aku terlalu mencintainya untuk melihat kebenaran.

Aku bukan istrinya. Aku adalah orang ketiga. Aku.

Ponselku bergetar lagi. Pesan dari Kiana. "Adelia, kamu tidak pantas untuk Mas Mahendra. Tinggalkan dia."

Dia mengirimiku beberapa foto. Foto-foto Mahendra, Kiana, dan bayi mereka. Mereka semua tertawa. Mereka semua bahagia. Aku adalah penghalang. Aku adalah orang ketiga.

Aku harus pergi. Aku tidak bisa tinggal di sini lagi. Tapi Mahendra tidak akan melepaskanku begitu saja. Dia terlalu terikat padaku, mungkin karena dia merasa bersalah.

Aku membuka daftar kontak di ponselku. Aku melihat sebuah nama. Prakoso Hutasoit. Senior kampusku. Orang yang selalu ada untukku.

Aku mengirim pesan singkat. "Prakoso, apakah tawaranmu dulu masih berlaku?"

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Bangkit dari Kematian Palsuku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Cinta & Pengorbanan Alya
8.5
Demi menyelamatkan nyawa Kartika yang butuh biaya medis besar dan donor langka, Alya terpaksa menerima tawaran Niko. Pengusaha kaya yang mendambakan keturunan itu mengajukan perjanjian ibu pengganti. Meski awalnya ragu, Alya menyetujuinya demi sang ibu. Tak disangka, benih asmara justru tumbuh di antara mereka hingga memicu pergolakan batin. Ketika sebuah rahasia besar akhirnya terungkap, pandangan mereka tentang arti cinta dan keluarga pun berubah selamanya.
Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Cinta matiku pada sang tunangan, Bima Wijoyo, berakhir tragis saat ia membiarkanku terpanggang api di studio seni demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Namun, takdir memberiku kesempatan kedua. Terbangun di masa lalu tepat sebelum rapat keluarga besar dimulai, aku membawa memori pahit tentang kobaran api itu. Kali ini, aku berdiri kokoh untuk membatalkan pertunangan kami di hadapan semua orang. Aku bersumpah tidak akan mati konyol untuk kedua kalinya.
Sampul Novel En-PD154
9.0
Kemenangan sepuluh kali beruntun di arena tak menghalangi Roderick untuk mengkhianatiku. Tunanganku itu justru asyik bermesraan dengan cinta pertamanya, bahkan membiarkan perempuan itu menghinaku sebagai sosok kasar tak berkelas. Kelembutan Roderick lenyap, digantikan pernyataan cinta untuk wanita lain di depanku. Dengan hati dingin, kuhubungi ayahku yang merupakan bos mafia. Aku meminta pertunangan ini dibatalkan demi mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel En-PD158
8.7
Demi menyembuhkan putra kandungnya dengan Lin Yanran yang terkena leukemia, Zhou Yu'an meminta cerai setelah tiga tahun pernikahan. Ia memohon kepada sang istri agar diizinkan memiliki anak lagi dengan mantan kekasihnya itu sebagai pendonor sel penyelamat. Di balik janji setianya untuk kembali setelah proses medis selesai, sang istri justru menemukan pesan provokatif dari Yanran yang telah menanti kedatangan Yu'an untuk menghamilinya malam itu juga.
Sampul Novel Gadis 100 juta (fatamorgana)
9.6
Demi menebus adiknya yang diculik, Daiva Gayatri Maheswari rela menjual kesuciannya pada Keyko Khayang Gumelar seharga 100 juta rupiah. Di tengah kemalangan itu, ia tanpa sengaja bertemu dengan duda tampan bernama Damian di supermarket. Kini, Daiva berada di persimpangan jalan ketika Keyko dan Damian sama-sama berjuang memenangkan hatinya. Siapa pria yang akan dipilih Daiva untuk menemani masa depannya dan melepaskannya dari bayang-bayang masa lalu?
Sampul Novel Hijrah Cinta Sang Casanova
8.0
Sejak pandangan pertama, Bobby terpikat oleh Claudia. Namun, masa lalunya sebagai casanova membuat Claudia enggan membuka diri. Walau ramah karena Bobby pernah menolong menantunya, Claudia tetap merasa terganggu. Sebaliknya, sang mertua, Sultan, mendukung Bobby agar Claudia segera mengakhiri masa jandanya. Saat hati Claudia akhirnya luluh dan bersedia menikah, badai masa lalu serta kehadiran sosok misterius datang menguji kesetiaan cinta mereka.

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED