Sampul Novel Missing You Like Crazy

Missing You Like Crazy

8.0 / 10.0
Kehidupan indah Rania runtuh saat pesawat yang ditumpangi Adipati, suaminya, mengalami kecelakaan fatal. Di tengah kehamilan dan rasa duka yang mendalam, Adi dinyatakan hilang tanpa jejak. Berbulan-bulan berlalu, harapan Rania kembali muncul setelah ia tidak sengaja melihat seorang pria yang sangat mirip dengan Adi sedang bersama wanita lain. Kini, Rania harus mencari tahu kebenarannya: apakah itu suaminya yang berhasil selamat, atau justru orang asing berwajah sama?
Ringkasan Missing You Like Crazy
Kehidupan indah Rania runtuh saat pesawat yang ditumpangi Adipati, suaminya, mengalami kecelakaan fatal. Di tengah kehamilan dan rasa duka yang mendalam, Adi dinyatakan hilang tanpa jejak. Berbulan-bulan berlalu, harapan Rania kembali muncul setelah ia tidak sengaja melihat seorang pria yang sangat mirip dengan Adi sedang bersama wanita lain. Kini, Rania harus mencari tahu kebenarannya: apakah itu suaminya yang berhasil selamat, atau justru orang asing berwajah sama?
Baca Selengkapnya

Missing You Like Crazy Bab 1

Seorang wanita bernama Rania tengah bersiap untuk pergi, ia akan menjemput suaminya di bandara, satu minggu yang lalu suaminya melakukan perjalanan bisnis ke luar negeri. Ia membaca kembali pesan singkat yang dikirimkan oleh suaminya.

"Aku akan pulang hari ini. Apa kau mau menjemputku?" Begitulah isi pesan singkat yang di kirimkan suaminya, Adipati Zainuri.

Rania tersenyum mendapati pesan itu dari suaminya lantas langsung membalas, "Iya, aku akan menjemputmu. Aku juga punya sesuatu untukmu. Kembali lah dengan selamat," balas Rania. Tapi Adi tak lagi membalas karena terlanjur mematikan ponselnya karena harus segera masuk ke dalam pesawat dan lepas landas.

Dua jam sudah ia menunggu, wanita yang berprofesi sebagai seorang guru sekolah menengah atas itu pun berulang kali mencoba menghubungi nomor yang tertera di layar ponselnya yang ia beri nama 'suamiku', tapi tak dapat di hubungi. Ia pun berpikir jika suaminya masih belum menyalakan ponselnya, karena mungkin baru saja sampai di bandara.

Terlepas dari pekerjaannya sebagai seorang guru, ia juga tak jarang membantu suaminya mengurus perusahaan. Meski tak banyak yang bisa ia lakukan, tapi ia harus bisa ikut andil dalam kemajuan perusahaan yang telah dirintis oleh ayah mertuanya.

Wanita berusia 27 tahun itu berdandan secantik mungkin untuk menjemput suaminya, tak lupa ia membawa seikat bunga lily putih kesukaan suaminya dan alat pendeteksi kehamilan untuk memberikan Adi sebuah kejutan bahwa ia tengah mengandung anak pertama mereka.

Namun sebelum ia pergi, tiba-tiba sebuah bingkai foto pernikahannya terjatuh dan membuatnya pecah. Ibu mertuanya terkejut saat mendengar suara benda pecah dari dalam kamar Rania, ia pun segera berlari dan masuk ke kamar anaknya khawatir jika terjadi sesuatu pada menantunya.

"Rania, apa kau baik-baik saja?" tanya Sarah, ibu mertuanya dan memastikan jika Rania tak terluka.

"Aku tidak tahu kenapa, tapi tiba-tiba saja benda itu jatuh." Rania dan Sarah segera membersihkan pecahan kaca dari bingkai tersebut. Rania merasa tak enak hati, tapi ia berusaha menepis rasa itu.

"Apa Adi pulang hari ini?" tanya Sarah.

"Iya. Aku akan menjemputnya sekarang," jawab Rania yang terlihat tak sabar ingin bertemu dengan pria yang telah menikahinya 10 bulan yang lalu dan memberitahukan kehamilannya.

"Kau harus hati-hati. Kau sedang hamil. Apa perlu ibu menemanimu?"

"Tidak apa. Aku akan pergi sendiri. Kalau begitu aku pergi dulu." Rania berpamit pergi menuju bandara dengan memakai dress bermotif bunga berwarna merah muda yang semakin menambah kecantikannya.

Sarah lalu membantu Rania berdiri dan mengantarnya ke depan rumah. Sarah sangat menyayangi Rania, ia adalah menantu satu-satunya di keluarga Zainuri, karena Adipati Zainuri atau Adi terlahir sebagai anak tunggal.

***

Sepanjang perjalanan menuju bandara hari itu, sangat macet. Rania tampak sesekali melihat jam yang melingkar di tangannya, ia berpikir bahwa ia sudah sangat terlambat.

Setelah cukup lama dalam perjalanan, akhirnya Rania sampai, Rania pun sedikit berlari saat memasuki bandara, ia sudah tak sabar untuk memberikan kejutan tentang kehamilannya pada Adi, sang suami. Tapi sesampainya di sana, Rania kebingungan mendapati semua orang yang sedang menunggu penumpang pesawat dari Singapura yang sampai di bandara hari itu tengah menangis histeris dan beberapa dari mereka ada yang sampai tak sadarkan diri.

Rania hanya mematung melihat kehisterisan orang-orang yang berada di sana. Rania melihat siaran televisi di bandara yang menyiarkan berita tentang kecelakaan pesawat yang jatuh ke laut pun, hanya bisa terdiam. Rania pun menghampiri salah seorang pekerja bandara yang ada di sana.

"Maaf, ada apa ini?" tanya Rania yang terlihat kebingungan dengan situasi yang ia lihat sekarang.

"Pesawat dari Singapura mengalami kecelakaan."

"Singapura?" tanya Rania lirih. Rania berharap jika pesawat yang jatuh itu bukan pesawat yang membawa Adi dari Singapura.

"Benar. Pesawat yang jatuh hari ini adalah pesawat dari Singapura. Apa ada keluarga anda yang juga berangkat dari Singapura?" tanya petugas itu. Rania menjatuhkan bucket bunga yang ia bawa untuk Adi dan juga alat pendeteksi kehamilan yang akan ia tunjukkan pada suaminya itu.

"Ya...suamiku. Dia pasti selamat, kan?" Rania tak kuasa menahan tangisnya saat mendengar pesawat yang di tumpangi suaminya itu mengalami kecelakaan.

"Siapa nama suami anda? Kami akan beritahukan pada anda jika ada perkembangan yang lebih lanjut."

"Dia, Adipati Zainuri. Aku mohon pastikan dia selamat!" Rania berlutut di hadapan petugas bandara tersebut.

"Kami akan berusaha semaksimal mungkin mengembalikan para korban. Sebaiknya anda menghubungi keluarga yang lain. Saya permisi." Petugas itu bergegas pergi.

Rania terus menatap televisi yang menayangkan berita tentang para tim SAR yang tengah melakukan pencarian korban pesawat itu. Ia masih tak percaya jika suaminya mengalami kecelakaan. Padahal beberapa jam yang lalu Adi masih sempat mengiriminya pesan singkat.

Kini ia tak lagi berlutut, tapi terduduk lemas tak berdaya di lantai karena tak kuat untuk berdiri.

***

Sementara itu di kediaman Zainuri, Sarah mendapat telepon dari seseorang.

"Halo? Iya, Benar ini kediaman Adipati Zainuri," ujar Sarah saat mendengar seseorang berbicara dari balik sambungan teleponnya. "Apa?" Sarah tiba-tiba saja lemas, lalu menjatuhkan telepon yang berada di genggaman tangannya. Bersamaan dengan itu, ia melihat saluran televisi yang menayangkan siaran berita tentang kecelakaan pesawat GT300 yang ditumpangi oleh putera semata wayangnya itu, dengan segera Sarah pergi ke bandara.

Sarah yang juga mendatangi bandara saat mendengar berita kecelakaan Adi pun segera berlari menghampiri Rania yang sedang terduduk di lantai sambil menangis.

Sarah segera memeluk menantu kesayangan nya itu. Ia juga ikut menangis karena kenyataannya Adi adalah anak satu-satunya di keluarga Zainuri menjadi korban kecelakaan dan harus meninggalkannya secepat ini. Ia sangat sedih karena harus kehilangan suaminya 15 tahun yang lalu dan sekarang harus kehilangan putera tercintanya.

Rania hanya bisa menangis dalam pelukan mertuanya itu.

"Bu, Mas Adi akan kembali, kan?" tanyanya dengan nada lirih. Tangisnya kini telah membasahi pundak Sarah.

"Iya. Dia pasti kembali, Rania. Percayalah!" ucapan Sarah sama seperti dia sedang menenangkan dirinya sendiri. Dia sendiripun tak percaya jika anaknya itu akan kembali, tapi ia harus tetap menguatkan menantunya yang tengah mengandung buah cintanya bersama Adi.

***

Hari terus berganti,  seminggu sudah kepergian suaminya, namun Rania masih melakukan hal yang sama. Usai mengajar, ia pasti harus pergi ke bandara untuk menjemput Adi. Ia yakin, jika suaminya itu akan pulang.

Sovia, teman sekaligus rekan kerjanya yang sama-sama seorang guru pun menghampiri wanita dengan rambut panjang kecokelatan itu yang hendak pergi ke bandara usai memesan bunga Lily kesukaan suaminya.

"Kau pergi ke bandara lagi?"

"Ya, suamiku akan kembali. Aku pergi dulu."

Rania segera pergi, ia seolah terus menghindar dari orang-orang di sekitarnya. Ia tak ingin mendengar pertanyaan dan pernyataan mereka yang selalu mengatakan jika Adi masih belum di temukan.

Rania terlihat menyedihkan, tapi ia berusaha tegar dan tetap menunggu Adi kembali, ia yakin Adi pasti kembali padanya dan berkumpul bersama keluarga kecilnya yang telah menunggunya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Missing You Like Crazy

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali meminta cerai untuk ke-99 kalinya. Namun, Laurence Andrews justru menurunkannya di jalan demi menjawab telepon sang mantan, Rosalie Harris. Laurence terus meremehkan Josie dan yakin istrinya tidak akan berani pergi. Dia tidak sadar bahwa pengabaiannya kali ini telah melewati batas. Di sisi lain, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie agar segera menyelesaikan perceraiannya dan pergi meninggalkan negara ini untuk selamanya.
Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun membina rumah tangga, Jessica hanya mendapatkan kepedihan dari Aaron. Usai perceraian mereka, ia memilih mandiri dan sukses membangun karier sebagai desainer tersohor tanpa sokongan finansial keluarga. Namun, di tengah keberhasilan dan kebahagiaan barunya, Aaron muncul lagi dengan penyesalan mendalam. Sang mantan suami kini memohon dimaafkan dan meminta peluang kedua. Akankah Jessica luluh atau memilih menutup rapat pintu hatinya?
Sampul Novel Istri yang Dihancurkan Mereka
8.1
Bramantyo dan Bima tega menguji ketulusanku lewat obsesi kejam mereka pada Sandra. Puncaknya, demi menyelamatkan perempuan itu dalam sebuah kecelakaan, mereka membiarkan tanganku hancur hingga karier musikku hancur total. Reaksi diamku saat liontin peninggalan ibu dihancurkan Sandra membuat mereka heran. Namun di rumah sakit ini, cintaku telah mati. Aku sadar ini hanyalah sangkar penyiksaan. Kini, aku bersiap untuk pergi dan membalas semua kepedihan ini.
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Kehadiran Nadia membuat jalinan cinta Raka dan Cherry terancam kandas. Raka merasa tersisih karena kekasihnya itu selalu mendahulukan sang sahabat yang berkacamata tebal. Murka pun tak terbendung kala ia sadar posisinya telah tergeser menjadi nomor dua bagi Cherry. Namun, kecemburuan hebat ini justru menuntun Raka pada sebuah titik balik hidup yang sama sekali tak terduga. Mampukah hubungan mereka selamat saat prioritas Cherry tak lagi utuh untuknya?
Sampul Novel Misteri matinya teman-temanku
8.6
Satu per satu orang di sekitarku tewas secara mengerikan. Mulai dari sahabat, kerabat dekat, hingga musuh-musuh yang pernah berbuat jahat kepadaku, semua berakhir tragis. Sang pembunuh berdarah dingin beraksi sangat rapi tanpa meninggalkan bukti sedikit pun. Teror mencekam ini terus berlanjut, memakan korban baru tanpa bisa dihentikan. Kini, di tengah misteri yang tak terpecahkan, nyawaku sendiri pun terancam menjadi target berikutnya dari sosok misterius yang mengintai.
Sampul Novel Perceraian Aku dan Kakak Kembarku
9.7
Aku dan kakak kembarku menikah dengan saudara kembar, Sam sang dokter bedah dan Leo sang hakim. Nasib buruk menimpaku saat diculik perampok ketika menjaga janinku di rumah sakit. Panggilan tebusan diabaikan Sam demi menemani Annie. Akibatnya, aku disiksa hingga keguguran dan dibuang ke kolam. Kakakku datang menyelamatkan, tetapi suaminya, Leo, juga mengabaikannya demi Annie. Terjebak badai salju saat melarikan diri, kami beruntung diselamatkan patroli hutan. Begitu sadar di rumah sakit, kami berdua sepakat untuk bercerai.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED