Sampul Novel Janji yang Hancur, Cinta yang Tak Terucap

Janji yang Hancur, Cinta yang Tak Terucap

9.5 / 10.0
Bara tulus mengabdi enam tahun demi Isabella, bahkan merawat ibu mertuanya saat sang istri meniti karier. Namun, Isabella mengkhianatinya dan menyebut pernikahan mereka sebatas utang budi. Saat ibunya wafat, Isabella justru bersama sang mantan hingga hamil. Tragedi berujung keguguran dan perceraian. Saat Bara hampir tertabrak, Isabella mengorbankan nyawa demi melindunginya. Di akhir hayatnya, terungkap rahasia bahwa janin gugur itu adalah anak kandung Bara.

Janji yang Hancur, Cinta yang Tak Terucap Bab 1

Selama enam tahun, aku mendedikasikan hidupku untuk istriku, CEO teknologi Isabella Prameswari. Setelah aku menyelamatkannya dari kebakaran, aku menjadi satu-satunya orang yang merawat ibunya yang koma, mengesampingkan hidupku sendiri agar dia bisa membangun kerajaannya.

Lalu dia muncul di televisi nasional dan mengatakan pada dunia bahwa pernikahan kami hanyalah utang budi. Dia tidak pernah mencintaiku.

Malam itu juga, ibunya meninggal. Aku mencoba meneleponnya, tetapi mantan tunangannya—pria yang meninggalkannya dalam kebakaran itu—yang menjawab telepon.

Dia bersama pria itu, mengandung anaknya, sementara ibunya meninggal sendirian di rumah sakit.

Di pemakaman, dia pingsan dan keguguran. Kekasihnya berteriak bahwa itu salahku, dan dia hanya berdiri di sisinya, membiarkan pria itu menyalahkanku.

Aku menceraikannya. Kukira semuanya sudah berakhir.

Tetapi saat kami meninggalkan kantor pengacara, kekasihnya mencoba menabrakku. Isabella mendorongku menyingkir, menerima tabrakan itu untukku. Dengan napas terakhirnya, dia mengakui kebenarannya.

"Anak itu... dia anakmu, Bara. Dia selalu jadi anakmu."

Bab 1

Judul berita itu menyala di layar ponsel Bara Wijaya. "Sang Raksasa Teknologi dan Rahasia Enam Tahun: Perjalanan Isabella Prameswari Kembali ke Puncak."

Dia menonton video itu, ibu jarinya melayang di atas layar. Isabella, istrinya, tampak percaya diri dan anggun dalam setelan bisnis yang tajam, sangat berbeda dari wanita hancur yang dinikahinya.

Seorang reporter tersenyum. "Isabella, kesuksesan Anda adalah inspirasi. Tapi pembaca kami penasaran dengan suami Anda, Bara Wijaya. Dia menyelamatkan Anda dari kebakaran pusat data yang mengerikan enam tahun lalu. Apakah ini sebuah kisah cinta yang hebat?"

Tawa Isabella terdengar ringan, tetapi matanya dingin. "Bara adalah pria yang baik. Aku berterima kasih, dan dia ada untukku saat aku berada di titik terendah. Aku berutang banyak padanya."

Dia berhenti sejenak, membiarkan kata-katanya menggantung di udara. "Tapi rasa terima kasih bukanlah cinta. Kurasa kami berdua memahami itu."

Kata-kata itu menghantam Bara dengan kekuatan pukulan fisik. Enam tahun. Enam tahun pengabdian, merawat bukan hanya dia, tetapi juga ibunya yang koma, Haryati. Semua itu, direduksi menjadi sebuah utang yang telah dibayar.

Dia merasakan tawa pahit dan hampa membuncah di dadanya. Bodoh. Dia benar-benar bodoh.

Kolom komentar di bawah video itu meledak.

"Gila, dia baru saja menyebut suaminya kasus amal di TV nasional."

"Enam tahun utang budi? Itu kartu ucapan terima kasih yang panjang sekali."

"Kasihan suaminya, mungkin dia masih berpikir istrinya mencintainya."

Tangan Bara menegang di ponselnya sampai buku-buku jarinya memutih. Dia tidak perlu membaca lebih lanjut. Penghinaan publik ini hanyalah garam di atas luka yang telah membusuk selama bertahun-tahun.

Dia berdiri, gerakannya kaku. Ilusi itu hancur. Tidak ada lagi yang tersisa untuk dipura-purakan. Dia berjalan ke jendela, lampu kota kabur oleh air mata yang tiba-tiba menggenang.

Semuanya sudah berakhir.

Dia mengeluarkan ponselnya lagi, jari-jarinya bergerak dengan tujuan baru yang dingin. Dia tidak menelepon Isabella. Dia menelepon pengacaranya.

"Darma, ini Bara."

"Bara, ada apa? Kamu lihat wawancara Isabella? Dia hebat sekali."

"Ya, aku lihat," kata Bara, suaranya datar. "Aku mau kamu siapkan surat cerai."

Hening sejenak di seberang sana. "Tunggu, tunggu. Apa yang terjadi?"

"Lakukan saja, Darma. Aku mau surat itu selesai besok pagi."

"Bara, kamu yakin? Ini langkah besar."

"Aku tidak pernah seyakin ini seumur hidupku," katanya, lalu menutup telepon.

Dia memejamkan mata, menarik napas dalam-dalam sebelum berbalik dan berjalan menyusuri lorong. Dia mendorong pintu kamar tidur utama, yang sudah lama diubah menjadi ruang perawatan medis.

Haryati Prameswari terbaring diam di ranjang rumah sakit, satu-satunya suara di ruangan itu adalah bunyi bip mesin penunjang kehidupannya yang pelan dan berirama. Selama enam tahun, ruangan ini telah menjadi pusat dunia Bara. Dia telah belajar mengganti kantong infus, memantau tanda-tanda vital, membalikkan tubuh Haryati setiap dua jam untuk mencegah luka baring.

Dia menarik kursi ke samping tempat tidur, gerakannya lembut dan terlatih. Dia menggenggam tangan Haryati yang rapuh dan tak bergerak.

"Hai, Bu Haryati," bisiknya, suaranya serak. "Kurasa Ibu dengar. Atau mungkin tidak. Putrimu... dia sudah jadi bintang besar sekarang."

Dia menatap ekspresi damai dan kosong di wajah ibu mertuanya. Hanya Haryati satu-satunya tempatnya bicara, satu-satunya saksi bisu pernikahannya yang sepihak.

"Dia mengatakannya pada dunia hari ini, Bu. Dia bilang pada semua orang bahwa dia tidak pernah mencintaiku. Itu hanya... rasa terima kasih."

Dia menghela napas gemetar. "Dan yang bodohnya, kurasa aku selalu tahu. Aku hanya tidak mau percaya. Aku pikir, kalau saja aku mencintainya dengan porsi untuk kami berdua, mungkin suatu hari nanti..."

Ucapannya terhenti, dia menggelengkan kepala. Betapa menyedihkannya pemikiran itu.

"Aku akan pergi, Bu Haryati. Aku harus pergi. Aku tidak bisa melakukan ini lagi."

Dia meremas tangan Haryati dengan lembut. "Aku akan pastikan Ibu dirawat dengan baik. Aku janji. Tapi aku tidak bisa menjadi suaminya lagi. Ini membunuhku."

Satu-satunya jawaban adalah dengungan stabil dari ventilator. Untuk sesaat, keheningan itu terasa seperti penghakiman. Dia telah membangun seluruh hidupnya di sekitar dua wanita ini, dan sekarang, dia pergi. Tapi dia tidak benar-benar meninggalkan mereka. Dia meninggalkan kebohongan yang selama ini dia jalani.

Kenyataannya, dia sudah lama sendirian dalam pernikahan ini. Satu-satunya perbedaan adalah sekarang, seluruh dunia juga mengetahuinya.

Dia menatap Haryati lagi, secercah ingatan melintas di benaknya. Ingatan tentang waktu yang berbeda, sebelum kebakaran, sebelum utang budi. Saat dia pertama kali melihat Isabella Prameswari dan berpikir dia adalah gadis tercantik di dunia.

Rasanya seperti seumur hidup yang lalu.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Janji yang Hancur, Cinta yang Tak Terucap

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel CINTA DI MUSIM SEMI
8.0
Dalam kisah romansa modern ini, David dan Arina memulai perjalanan emosional yang menuntun mereka pada kebahagiaan sejati. Berlatar keindahan bunga musim semi yang bermekaran, keduanya belajar saling memahami dan mengisi kekosongan jiwa masing-masing. Seiring berjalannya waktu, hubungan mereka tumbuh dengan begitu indah. Momen singkat di musim ini berhasil menyatukan dua hati dalam sebuah ikatan cinta yang tulus, kuat, dan sangat mendalam bagi mereka berdua.
Sampul Novel Hijrah Cinta Sang Casanova
8.0
Sejak pandangan pertama, Bobby terpikat oleh Claudia. Namun, masa lalunya sebagai casanova membuat Claudia enggan membuka diri. Walau ramah karena Bobby pernah menolong menantunya, Claudia tetap merasa terganggu. Sebaliknya, sang mertua, Sultan, mendukung Bobby agar Claudia segera mengakhiri masa jandanya. Saat hati Claudia akhirnya luluh dan bersedia menikah, badai masa lalu serta kehadiran sosok misterius datang menguji kesetiaan cinta mereka.
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Kehadiran Nadia membuat jalinan cinta Raka dan Cherry terancam kandas. Raka merasa tersisih karena kekasihnya itu selalu mendahulukan sang sahabat yang berkacamata tebal. Murka pun tak terbendung kala ia sadar posisinya telah tergeser menjadi nomor dua bagi Cherry. Namun, kecemburuan hebat ini justru menuntun Raka pada sebuah titik balik hidup yang sama sekali tak terduga. Mampukah hubungan mereka selamat saat prioritas Cherry tak lagi utuh untuknya?
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
8.5
Seorang penjelajah tersesat di Hutan Gondoriyo dan mengalami teror mistis saat kendaraannya hilang secara gaib. Di sebuah gubuk sunyi, pasangan lansia misterius sempat memperingatkannya. Meski sempat kembali dengan selamat, rasa penasaran justru menyeretnya kembali ke sana, namun hutan itu seolah menguap. Misteri pun kian kelam saat ia menemukan kaitan erat antara kecelakaan bus di jurang dan hutan tersebut, hingga ia harus bertaruh nyawa demi kebenaran.
Sampul Novel Rahasia Kelam Seorang Istri
9.4
Kehidupan pernikahan Alina dan Arya kini terancam oleh bayang-bayang masa lalu Alina yang kelam. Di satu sisi, Alina sangat mencintai suaminya, namun di sisi lain ia takut rahasia lamanya akan merusak segalanya. Arya, seorang duda yang menjunjung tinggi kejujuran, mulai menaruh curiga pada kesucian masa lalu sang istri. Alina pun terjebak dalam pilihan sulit: terus bungkam atau berterus terang meski kejujuran itu bisa dianggap sebagai pengkhianatan besar bagi Arya.
Sampul Novel SRTJC
7.9
Selamat menikmati kompilasi kisah unik tentang lika-liku dunia remaja masa kini. Di buku ini, akal sehat sering kali diabaikan demi tindakan spontan yang penuh kejutan tak terduga. Setiap babnya memotret secara autentik berbagai perilaku absurd serta kelakuan nyeleneh anak muda di zaman modern. Simak petualangan seru mereka yang diwarnai tawa dan kegilaan saat menjalani keseharian. Saksikan bagaimana momen-momen paling mustahil pun dapat benar-benar terjadi di sini.

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED