Sampul Novel Dituduh Mandul

Dituduh Mandul

9.5 / 10.0
Hidup Amel hancur setelah memergoki suaminya, Yuda, berselingkuh dengan Rania. Naasnya, ia justru difitnah mandul serta tidak setia, lalu diusir dan diceraikan sepihak. Demi bertahan hidup, Amel terpaksa bekerja menjadi pelayan pribadi bagi Zack Lee, pengusaha muda sukses yang eksentrik. Kini, ia harus menuruti kebiasaan aneh Zack yang gemar menyusu dan menuntut kehadiran Amel untuk menemaninya tidur setiap malam.
Ringkasan Dituduh Mandul
Hidup Amel hancur setelah memergoki suaminya, Yuda, berselingkuh dengan Rania. Naasnya, ia justru difitnah mandul serta tidak setia, lalu diusir dan diceraikan sepihak. Demi bertahan hidup, Amel terpaksa bekerja menjadi pelayan pribadi bagi Zack Lee, pengusaha muda sukses yang eksentrik. Kini, ia harus menuruti kebiasaan aneh Zack yang gemar menyusu dan menuntut kehadiran Amel untuk menemaninya tidur setiap malam.
Baca Selengkapnya

Dituduh Mandul Bab 1

Sore ini aku berdandan nggak seperti biasanya. Ada hal yang harus aku lakukan untuk merayakan dua tahun pernikahanku.

"Ahh, Mas hmm enak Mas ahh terus Mas ... disitu enak banget, Mas!"

Suara desahan dari seorang wanita, dia sedang menikmati luapan emosi saat seorang laki-laki membuka kakinya lebar dan kepalanya sedang mengaduk-aduk belahan bibir bawahnya yang sudah merekah, basah, ber len dir juga licin.

"Ah Rania, kenapa ini begitu enak, kamu benar-benar yang paling hot dan terbaik," puja puji laki-laki itu diberikan agar gelora mereka semakin tinggi dan membara.

"Umm Ah Mas juga sangat pintar memanjakan aku, ah Mas ... aku udah nggak tahan, masukin sekarang aja Mas," suara wanita itu semakin manja- benar-benar membuat buluk kuduk meremang, siapapun yang mendengarnya.

"Dasar wanita penggoda suami orang, kamu benar-benar nakal," si laki-laki juga sepertinya sudah terlena dan sudah nggak akan mundur lagi dengan tindakannya.

"Emm ahh ahh siapa suruh pedang kamu begitu enak Mas, aku sekali coba malah ketagihan pengen berkali-kali, ahh umm, Mbak Amel pasti sangat seneng banget setiap hari mendapatkan ini dari kamu ya Mas, ah umm, Mas lebih kencang Mas ahh aku pengen lebih kencang dan dalam lagi, Mas ...," suara wanita itu makin serak dengan semua gelora berbahaya, dia benar-benar menikmati pedang pusaka milik suami orang.

"Itu kamu juga enak banget Rania aagh si Amel mana bisa kasih service seperti kamu, dia mah lewat nggak ada apa-apa nya. Pokoknya, aku lebih berselera bersama dengan kamu ketimbang dia. Apalagi setelah aku tahu kenyataan itu, huh ahh sia-sia saja selama ini aku usaha, ternyata dia wanita yang nggak ada isinya," keluh laki-laki itu sambil dia membalikkan tubuh wanita itu lalu memompanya makin kencang dari belakang.

"Ah ah Mas bisa aja ngerayu aku ump Maaas Ah terus Mas ahh aku mau keluar Mas UMM ahhh!" wanita tadi makin menggeliat saat pedang pusaka laki-laki itu dipercepat dan sama–sama ingin mengeluarkan cairan mereka.

"Ahh Rania kamu memang sangat hebat ah umm kamu benar benar bisa memuaskan aku aah aku juga mau keluar, Ran," laki-laki itu makin memompa lebih dalam hingga mereka benar benar sudah berada pada titik langit ke tujuh.

Surga dunia yang nggak mungkin ditolak siapapun. Titik kenikmatan yang nggak mungkin mereka ragukan dan hindari. Mereka benar benar mengeluarkan suara-suara yang bergelora. Kamar itu seolah menjadi saksi kenikmatan gairah mereka.

Tanpa mereka sadari, sepasang mata membeku menatap adegan panas tersebut. Bukan hanya wajahnya yang panas, hatinya pun ikutan terbakar.

Aku baru saja pulang dari membeli kue. Aku ingat, hari ini adalah hari perayaan pernikahan kami yang kedua. Mas Yuda memintaku keluar rumah dan jangan pulang ke rumah sebelum jam 9 malam.

Aku nggak tahu apa yang Mas Yuda rencanakan, tapi pastinya aku memang mengharapkan sesuatu yang bahagia juga spesial untuk perayaan pernikahan kami.

Di Luar cuaca sedang tak bersahabat. Bahkan sejak sore tadi langit sudah mulai gelap dan rintikan air hujan mulai membasahi bumi. Aku tetap keluar rumah sejak sore karena Mas Yuda yang meminta dan berpesan seperti itu.

Aku yakin, Mas Yuda sedang mempersiapkan kejutan untukku. Kejutan yang benar-benar aku harapkan, nggak lain dan bukan adalah hari dimana yang selalu aku tunggu ketika Mas Yuda lebih memanjakan diriku.

Mas Yuda belakang ini sering sekali sibuk dan keluar rumah padahal itu hari liburnya bekerja. Aku nggak punya alasan menahan Mas Yuda karena setiap kali aku tanya dia selalu bilang ada urusan kantor yang mendesak. Tentu saja aku percaya, karena dia adalah suamiku yang nggak pernah berbohong.

Meski dingin menyapu seluruh kulitku dan rintikan hujan sampai membuat bajuku basah, aku tetap nggak peduli karena aku membayangkan saat pulang nanti Mas Yuda akan memeluk tubuhku dengan erat. Harapan itu adalah pemicu agar aku bisa menghilangkan rasa dingin yang menjalar di seluruh tubuhku.

Aku nggak percaya dengan apa yang aku lihat. Mas Yuda sepertinya baru saja selesai dengan adegan panas mereka dan tubuhnya masih terlihat penuh dengan keringat. Wajahnya bahkan biasa saja saat melihatku di hadapannya.

Hingga kue yang ada di kedua tanganku, yang sudah dibuka dari boxnya begitu saja terjatuh di lantai.

"Oh, rupanya kamu sudah pulang, Amel!" kata Mas Yuda, wajahnya bahkan nggak menunjukkan rasa bersalah padaku. Sepertinya, itu memang benar-benar sudah direncanakan.

"Apa maksudnya ini, Mas? Ke-–Kenapa kamu dengan Rania ada di ranjang kita?" tentu saja aku mengenal siapa wanita yang sedang bertelanjang bulat di samping tubuh suamiku dan duduk di tepi ranjang sambil membenahi rambutnya yang masih basah karena keringat pertempuran nya tadi.

Mungkin itu adalah pertanyaan bodoh, jelas sekali aku tahu kalau suamiku sedang ena ena dengan anak dari teman ibu mertuaku. Aku mengenal Rania, dia pernah datang pada arisan keluarga beberapa bulan lalu. Aku nggak pernah menyangka kalau hari seperti ini akan terjadi pada diriku.

Layaknya seperti sinetron unggulan televisi yang tayang istri yang teraniaya oleh anak arisan teman ibu mertuaku.

Mas Yuda tiba-tiba saja mendekat dan satu tamparan keras langsung menyapa pipiku. Aku nggak tahu kenapa Mas Yuda menamparku.

"A–ada apa Mas? Apa salahku?" suaraku bergetar dan leherku tercekik saking kagetnya. Harusnya aku yang marah, kenapa ini malah Mas Yuda.

Apa yang sebenarnya terjadi? Apa ini kejutan yang mas Yuda rencanakan untukku?

"Pikir saja pakai otakmu, Amel? Apa yang kamu lakukan? Hah! Kamu benar-benar menikmati waktu yang aku berikan dengan laki-laki itu kan?" tudung mas Yuda membuat tubuhku bergetar.

Aku bingung dengan apa yang diucapkan Mas Yuda. Kenapa dia mengatakan hal seperti itu?

"Aku? Aku kenapa, Mas? Memangnya aku kenapa?" Mas Yuda nggak menjawab, dia hanya berjalan ke dekat ranjang kami dan kembali dia melemparkan sesuatu ke wajahku.

Aku semakin bingung? Aku merasa nggak melakukan satu kesalahan dan aku yakin pagi tadi kami masih baik baik saja. Apa yang sebenarnya terjadi?

Aku melihat beberapa lembar foto yang berserakan dekat kakiku. Aku berjongkok dan memungutnya. Melihat apa yang berada dalam foto tersebut.

Mataku membulat nggak percaya dengan apa yang ada di dalam foto tersebut. Aku berada di dalam foto tersebut dalam kondisi nggak mengenakan pakaian dan dalam dekapan seorang laki-laki. Aku sendiri bahkan nggak sadar kalau pernah ada kejadian seperti itu.

"Seharusnya kamu sudah tahu dong kenapa aku bersikap seperti ini. Ibarat kata, mata dibayar dengan mata dan kamu selingkuh dengan laki-laki lain, aku nggak salah dong kalau aku juga bersama dengan wanita lain. Toh, kamu itu juga nggak bisa memberikan yang aku mau," suara Mas Yuda lantang penuh dengan kemarahan. Sepertinya, dia benar-benar serius dengan ucapannya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Dituduh Mandul

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Pasca panggilan video terakhir, suami Kayra lenyap tanpa jejak, meruntuhkan dunianya dan memaksanya menghidupi kedua buah hati sendirian. Di masa sulit ini, Damar hadir. Sang ipar menaruh dendam akibat skandal masa lalu yang melibatkan rahasia saudara kembar Kayra. Sempat menolak mengakui darah daging dari relasi itu, Damar akhirnya luluh melihat kemiripan sang bayi. Akankah takdir baru bersama Damar ini menjadi akhir dari penderitaan panjang Kayra?
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Nadia Antika selalu sabar menghadapi cemoohan ibu mertua demi cintanya pada sang suami, Askara Brahma. Namun, biduk rumah tangga mereka yang berjalan dua tahun mulai retak saat Askara mendadak bersikap dingin dan penuh rahasia. Kecurigaan Nadia menuntunnya pada kenyataan pahit yang tak terbayangkan. Bagaimana ia menghadapi fakta bahwa suaminya diam-diam mengkhianatinya dengan menjalin hubungan gelap bersama adik iparnya sendiri di dalam rumah mereka?
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Perpisahan yang terjadi menyisakan penyesalan mendalam dan duka yang tak bisa diubah oleh air mata. Kehadiranmu dahulu telah memberi warna, mengajarkan arti kesetiaan, serta pengorbanan tulus. Walau mengenalmu membawa kesedihan dan rasa sakit, bersamamu pula kebahagiaan sejati berhasil kutemukan. Kini, saat kesadaran terlambat itu datang, andai saja waktu dapat diputar kembali, aku hanya ingin mengulang setiap detik berharga bersamamu.
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Kehadiran Nadia membuat jalinan cinta Raka dan Cherry terancam kandas. Raka merasa tersisih karena kekasihnya itu selalu mendahulukan sang sahabat yang berkacamata tebal. Murka pun tak terbendung kala ia sadar posisinya telah tergeser menjadi nomor dua bagi Cherry. Namun, kecemburuan hebat ini justru menuntun Raka pada sebuah titik balik hidup yang sama sekali tak terduga. Mampukah hubungan mereka selamat saat prioritas Cherry tak lagi utuh untuknya?
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
8.5
Seorang penjelajah tersesat di Hutan Gondoriyo dan mengalami teror mistis saat kendaraannya hilang secara gaib. Di sebuah gubuk sunyi, pasangan lansia misterius sempat memperingatkannya. Meski sempat kembali dengan selamat, rasa penasaran justru menyeretnya kembali ke sana, namun hutan itu seolah menguap. Misteri pun kian kelam saat ia menemukan kaitan erat antara kecelakaan bus di jurang dan hutan tersebut, hingga ia harus bertaruh nyawa demi kebenaran.
Sampul Novel Nafsu Kakak Tiriku
9.6
Nando diam-diam terobsesi pada adik tirinya, Laily, yang dikenal anggun. Suatu malam, ia mencoba melecehkan Laily saat gadis itu bersiap ibadah. Beruntung, Abdi yang sedang mabuk datang menolong. Sialnya, keadaan justru berbalik hingga Abdi difitnah sebagai pelaku asusila. Akibat tuduhan keji tersebut, Abdi terpaksa menikahi Laily guna mempertanggungjawabkan kesalahpahaman yang merusak nama baiknya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED