Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU

IPARKU, CANDU SUAMIKU

9.8 / 10.0
Nadia Antika selalu sabar menghadapi cemoohan ibu mertua demi cintanya pada sang suami, Askara Brahma. Namun, biduk rumah tangga mereka yang berjalan dua tahun mulai retak saat Askara mendadak bersikap dingin dan penuh rahasia. Kecurigaan Nadia menuntunnya pada kenyataan pahit yang tak terbayangkan. Bagaimana ia menghadapi fakta bahwa suaminya diam-diam mengkhianatinya dengan menjalin hubungan gelap bersama adik iparnya sendiri di dalam rumah mereka?

IPARKU, CANDU SUAMIKU Bab 1

Plakkk

"Dasar wanita j*lang."

Sebuah tamparan keras mendarat di pipi mulus Silvi Ananda. Seorang gadis berusia 19 tahun yang merupakan istri dari adik ipar Nadia Antika. Amarah Nadia tidak bisa dibendung saat melihat kelakuan adik ipar dan suaminya di kamar tamu sedang bercumbu.

Amarah Nadia tidak bisa ditahan lagi. Kepercayaannya selama ini dipatahkan begitu saja oleh Askara. Kesetiaan yang selama ini Nadia jaga, dibalas dengan pengkhianatan yang sangat menyakitkan.

"Aww, sakit Mbak," pekik Silvi sambil memegangi pipinya yang merah.

"Sakit? Lebih sakit terkhianati atau sakit karena ditampar?" tanya Nadia masih dengan napas terengah-engah karena emosi.

"Sudah lah Nadia, ayo sekarang kita keluar," ajak Askara dengan lembut.

"Mas," ucap Silvi manja.

"Apa Alden kurang membuatmu puas, sehingga kamu juga bermain dengan suamiku?" tanya Nadia geram.

"Nadia sudah. Ayo kita keluar," ajak Askara menuntun Nadia.

Nadia Antika, wanita pekerja keras berusia 20 tahun. Setiap hari, bekerja pergi pagi pulang malam untuk menutup mulut ibu mertua yang sering menghina karena miskin dan yatim piatu. Saking sibuknya Nadia, sampai-sampai tidak tahu jika suaminya berselingkuh dengan adik iparnya sendiri. Perselingkuhan terungkap saat Nadia baru saja pulang dari kantor hingga larut malam.

Rasa lelahnya seharian bekerja, dibayar tunai dengan melihat suaminya bermesraan dengan adik iparnya sendiri. Rasa kecewa, hancur, marah, dan sakit hati melebur menjadi satu. Ternyata lelaki yang diperjuangkan selama ini menggoreskan luka yang amat dalam di lubuk hatinya.

"Yang tidak puas itu pelayananmu Mbak," ejek Silvi membuat Nadia kembali melayangkan tamparan untuk Silvi. Tidak hanya tamparan, tetapi Nadia juga menarik rambut Silvi dengan kuat.

Askara berusaha melepaskan tangan Nadia yang menjambak rambut Silvi. Semakin Silvi meringis kesakitan, semakin kuat Nadia menjambaknya. Askara sedikit kewalahan mencegah Nadia. Silvi merengek agar Nadia berhenti menyiksanya. Setelah Nadia puas membuat Silvi kesakitan. Barulah Nadia mendorong Silvi hingga jatuh.

"Kita bicarakan baik-baik." Askara menarik lengan Nadia untuk keluar dari kamar itu.

"Lepaskan!" Nadia berusaha melepaskan tangannya.

"Ini tidak seperti yang kamu lihat Nadia, aku hanya ...."

"Hanya mencumbui adik iparmu sendiri. Begitu, 'kan maksudnya! Dasar b*jing*n!" Nadia menampar Askara dengan keras.

"Dengarkan penjelasan aku dulu Nadia," pinta Askara dengan wajah melasnya.

"Semuanya sudah jelas, Mas. Aku tidak habis pikir jika kamu akan setega ini. Bahkan, kamu menancapkan belati dalam rumah tangga kita," ucap Nadia begitu kecewa.

Askara Brahma pria berusia 25 tahun. Askara menikahi Nadia Antika sejak dua tahun yang lalu. Kedatangan Silvi setengah tahun belakangan ini, mampu membuat Askara yang butuh perhatian dan pelayan dari seorang istri. Silvi mampu memenuhinya, hingga Askara jatuh hati pada Silvi.

Tidak hanya pelayanan Silvi saja. Namun, kemolekan tubuh Silvi mampu menggoda iman Askara untuk menggaulinya. Perselingkuhan mereka tidak diketahui oleh siapa pun selama ini. Perselingkuhan mereka benar-benar tertutup rapat.

"Ini semua bukan hanya salahku Mbak. Tetapi Mbak ikut andil dalam hal ini," ucap Silvi saat dia sudah keluar dari kamar.

"Diam kamu!" teriak Nadia, "harusnya kamu itu sadar diri Silvi, dia ini kakak ipar kamu." Nadia menunjuk ke arah Askara.

"Aku tahu itu Mbak, tapi aku nyaman saat bersama dengannya," jawab Silvi terang-terangan.

Tangan Nadia kembali mulai mengepal mendengar pernyataan Silvi. Saat tangan Nadia mulai terangkat dan akan menampar Silvi kembali. Askara segera mencegahnya.

Melihat perhatian Askara terhadap Silvi, membuat Nadia semakin sakit hati. Ternyata Silvi benar-benar membuat Askara berubah. Dulu saat Nadia sering dihina oleh Mayang, Askara selalu melindunginya dan kali ini Askara melakukan itu untuk Silvi.

"Lepaskan!" Nadia berontak.

"Aku akan lepaskan jika kamu berjanji tidak akan memukul Silvi lagi," ucap Askara menatap tajam Nadia.

"Hah! Apa kamu mencintainya, Mas?" Nadia membalas tatapan Askara dengan tajam.

"A-aku ...." Askara menoleh ke arah Silvi.

"Tanpa kamu jawab pun aku sudah tahu," tungkas Nadia beralih menatap Silvi.

"Hei! Kamu, apakah suamimu tahu kelakuanmu saat ini?" tanya Nadia diiringi senyum kecut. "Aku harap Alden juga akan segera tahu kelakuan istri liarnya itu." Nadia melangkah mendekati Silvi.

Tangan Nadia memegang tubuh Silvi dengan kuat hingga Silvi meringis kesakitan. Askara langsung menghampiri mereka berdua. Askara menarik tubuh Nadia agar menjauh dari tubuh Silvi.

Malam sudah semakin larut. Askara takut jika membuat Mayang dan Alden terbangun dan bisa menimbulkan masalah besar. Sekaligus Askara takut jika kandungan Silvi kenapa-napa.

"Stop, Nadia!" Askara menggenggam tangan Nadia dengan kuat.

"Kamu selalu saja melindunginya Mas, segitu besarnya cintamu terhadapnya," ucap Nadia kecewa.

"Silvi itu sedang hamil, Nadia. Kamu jangan terlalu kasar terhadapnya," ucap Askara masih menggenggam erat tangan Nadia.

"Hamil anakmu atau anak Alden? Mengapa kamu begitu perhatian terhadap Silvi?" Nadia menyudutkan Askara.

"A-anak Alden lah, masak anakku," jawab Askara terbata.

"Mas!" teriak Silvi seakan tidak mau jika anak yang dikandung itu anak Alden.

Askara mengedipkan sebelah mata agar Silvi tidak membuka rahasia mereka selama ini. Jika anak yang dikandungnya itu adalah anak Askara. Karena Silvi hamil setelah melakukan hubungan bersama Askara tiga bulan yang lalu. Silvi merasa kesal dengan Askara saat meminta dirinya agar tetap diam.

Mayang yang merasa haus keluar dari kamar menuju dapur. Mendengar suara berisik di ruang tamu membuatnya mengurungkan niatnya pergi ke dapur. Dengan mata yang masih mengantuk Mayang datang menghampiri mereka bertiga.

"Ada apa ini?" tanya Mayang sambil mengucek matanya.

"Tidak apa-apa kok, Bu. Hanya saja Nadia lelah seharian bekerja," jawab Askara berbohong.

"Ah Nadia lagi, Nadia lagi. Memang dasar orang miskin ya begitu, capek sedikit saja sudah mengeluh," hina Mayang dengan ketus.

"Kalian berdua itu jujur saja, toh itu lebih baik," ujar Nadia merasa kesal karena dikambinghitamkan.

"Apanya yang jujur Nadia? Kamu itu jadi wanita jangan sering mengeluh. Tuh lihat Silvi, dia setiap hari harus melayani ibu, Alden dan juga Askara saja tetap diam. Tidak berisik sepertimu," ucap Mayang dengan wajah mengejek Nadia dan tersenyum ke arah Silvi sebagai sanjungan.

Nadia sudah biasa mendengar Mayang memuji Silvi. Apalagi setelah mendengar Silvi hamil, Mayang semakin memojokkan Nadia karena tidak kunjung hamil. Bahkan kadang dibilang mandul oleh Mayang.

Namun, Nadia hanya diam dan tidak pernah menjawab. Karena Nadia yakin jika dirinya itu bisa hamil. Rencananya Nadia akan mengajak Askara program hamil satu bulan lagi, sayangnya Askara terlebih dulu mengkhianatinya.

"Ohh, pantas saja Mas Askara nyaman berduaan di kamar bersama Silvi," sindir Nadia menatap Askara dan Silvi bergantian.

"Sudah kuduga," ucap seseorang sambil bertepuk tangan dari balik pintu.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi IPARKU, CANDU SUAMIKU

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Perjodohan dengan pria yang dulu pernah ditolaknya memicu dilema mendalam. Apakah pernikahan ini berjalan atas sisa cinta, atau justru menjadi ajang pembalasan dendam atas sakit hati masa lalu? Kini, sebagai suami istri, keduanya harus berkomitmen meski bayang-bayang masa lalu terus mengusik. Di dunia Chronophile yang sangat menghargai waktu, berbagai rahasia dan konflik pun mulai bermunculan, menguji kesetiaan serta keutuhan rumah tangga mereka.
Sampul Novel Light Of Love
8.1
Kayla Pratama, seorang yatim piatu, terpaksa menjadi istri kedua miliarder Raga Dirgantara demi membalas utang budi masa lalu. Kehidupan pernikahan ini terasa sangat pahit bagi Kayla, sebab ia hanya dimanfaatkan sebagai alat untuk memberikan keturunan bagi sang pengusaha sukses tersebut. Tanpa memiliki posisi nyata di mata suaminya, Kayla kini harus berjuang keras menghadapi kenyataan pahit bahwa dirinya sama sekali tidak dihargai dalam rumah tangga itu.
Sampul Novel Menaklukkan Duda Dingin
8.7
Amber Lim, sosialita kontroversial yang kerap dicap perusak hubungan, bertekad mengubah hidupnya. Demi belajar dari desainer legendaris Adam Smith, ia nekat menerjang musim dingin utara yang ekstrem. Sialnya, Amber dirampok hingga tersesat di tengah hutan beku. Harapan hidupnya kini bergantung pada Tuan Dingin, duda misterius pembenci wanita yang dirumorkan sebagai kanibal. Bisakah Amber menaklukkan hati pria tersebut, atau ia justru akan menjadi korban dari kebenciannya?
Sampul Novel My Bad Boss
8.6
Xavier Narendra Maximilian selalu menganggap wanita sebatas teman tidur dan bertekad menghindari pernikahan. Namun, keyakinan sang miliarder goyah setelah bertemu Adeeva Adelia Albert, sekretaris baru yang acuh dan tak berniat memikatnya. Sempat dipandang Adeeva sebagai kesialan terbesar dalam hidupnya, sosok Xavier kini justru menjadi anugerah terindah. Hubungan yang semula dipenuhi kebencian itu kini telah bertransformasi menjadi hari-hari romantis yang indah bagi mereka berdua.
Sampul Novel MY LOVELY LITTLE WIFE
8.9
Yuki sangat geram karena ditolak mentah-mentah oleh pria yang dijodohkan dengannya. Alasan klasik bahwa mereka tidak saling kenal membuat Yuki berang hingga mengatai calon suaminya itu sebagai lelaki tua yang menjengkelkan. Namun, kekesalan tersebut tidak bertahan lama. Sebuah senyum licik merekah di wajah Yuki saat sebuah ide brilian muncul di benaknya. Ia pun menyusun rencana cerdik untuk memberi pelajaran bagi pria yang telah menolaknya tersebut.
Sampul Novel Pengorbanannya, Kebencian Butanya
8.0
Demi Rania, tunangannya, Baskara tega memaksaku mendonorkan sumsum tulang. Kedekatan masa kecil kami kini musnah, berganti kebencian buta darinya setelah fitnah keji Rania menghancurkanku. Akibat rekaman asusila palsu itu, Baskara menyiksaku dan menculik orang tuaku, memaksaku melihat mereka jatuh dari gedung tinggi hingga tewas. Di tengah penyakit parah yang kusembunyikan, dia justru menyuruhku mati. Tanpa ragu, aku menuruti keinginannya dan melompat ke jurang maut.

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED