Bab 1

-Chapter Prologue-

Tahun 2028 , Bumi telah berubah sepenuhnya menjadi sebuah neraka yang membuat manusia bersedih , sengsara , dan tersiksa ........

Sebuah virus muncul dengan cepatnya menyebar ke seluruh dunia , para manusia berusaha mengantisipasi hal tersebut namun mereka tidak bisa .....

Karena ada sebuah hal mengerikan yang telah di perbuat oleh virus tersebut , virus faust telah membuat manusia dan hewan menjadi agresif dan mulai memakan dan menginfeksi para manusia dan hewan dengan menggigit satu sama lain layaknya sebuah monster yang lapar dan terus lapar sehingga membuat mereka terus memakan dan menginfeksi semua manusia dan hewan

.........

Dua Undead ini di sebut dalam nama yang berbeda , Manusia yang mati lalu hidup lagi dan bermutasi terus menerus bila menerima virus jauh lebih banyak kami menyebutnya dengan nama Infected

Lalu, untuk hewan mereka sama dengan manusia , mereka terus dan terus ber mutasi berubah menjadi monster yang jauh lebih menyeramkan dari sebelumnya bahkan manusia pun merinding melihatnya , mereka bernama Reated sebuah hewan yang terinfeksi virus oleh virus faust

........disaat dunia yang seperti ini , sepertinya akan ada secerah cahaya untuk manusia kembali bangkit dan mulai lagi peradaban seperti semula yang damai nan normal , dua cahaya itu akan menyelamatkan umat manusia dari siksaan neraka yang dibuat oleh entah siapa , alam? , Manusia? Atau hal lain ? Dengan cahaya dan bayangan yang sejajar seakan akan mereka dahulunya jahat , namun berubah menjadi baik karena dorongan seseorang yang mereka cintai

.........Prof.Plague seorang pemuda berumur 24 tahun , dia akan memulai perjalanannya untuk menjadi sang penyelamat dari dunia ini , .......

.

.

.

.

Prof. Plague terbangun di sebuah tempat , yang sepertinya adalah tempat laboratorium yang sudah hancur dan berubah menjadi ruins

" Ugh , dimana aku? Mengapa aku ada disini" plague terbangun di tumpukan batu , dan mengecek keadaan sekitar

" sepertinya , aku sudah pingsan disini cukup lama aku harus pergi dari sini , agh " plague terjatuh karena kakinya terluka " agh , kaki ku !! Ahh nampaknya aku harus menyembuhkan luka ini , aku tau ini luka kecil tapi " plague berusaha bangun dengan sekuat tenaga " akan berbahaya bila aku bertemu dengan sesuatu yang membahayakan diriku sendiri " plague menghela nafas melihat sekitar

" Nampaknya ini sebuah laboratorium , baiklah saatnya mencari , ugh .... Obat atau medkit untuk menyembukan kaki ku" cetus nya demi menyembuhkan kakinya

plague terus mencari hingga dia sampai ke sebuah ruangan dimana cukup banyak obat untuk menyembuhkan kakinya

" Ini dia, aku menemukannya " plague membuka lemari , dan menemukan sebuah medkit

" Dengan ini luka ku akan sembuh dalam beberapa minggu , meskipun lama namun ini jauh lebih baik" ucap Plague

Dia pun langsung memasang obat yang ada di dalam medkit , setelah beberapa menit Plague memasang obat dikakinya plague akhirnya lega dan bisa mulai berjalan

" Baiklah , sudah selesai ...... Tempat ini , sepertinya aku pernah kesini , ugh" kepala plague mulai pusing dan mulai mengingat apa yang terjadi sebelum dia pingsan

" Ah jadi , seperti itu ...... Sebelum aku pingsan terjadi ledakan besar , banyak orang orang yang terinfeksi aku ingat semuanya ..... Tapi seperti nya aku tau hal apa yang harus ku lakukan ...." Plague melentangkan tangannya dengan gaya yang seperti menyambut sesuatu

" World recovery , aku harus melakukan itu demi umat manusia dan juga demi klan ku , aku harus pergi " plague memasang topengnya , dan mulai perjalanannya untuk Recovery The world dari virus yang berbahaya tersebut

-Bersambung-

Bab 2

Plague akhirnya melanjutkan perjalananya , dia berjalan di sebuah tempat perkotaan yang keliatan cukup besar , kanan ... Dan kiri di penuhi dengan gedung yang hancur akibat kiamat yang mengerikan ini

" ....... Tempat ini berubah menjadi neraka , cukup menyedihkan " ucap plague

Plague merasakan bahwa tempat ini cukup berbahaya , meskipun siang hari banyak sekali mata mata yang mengawasi pergerakan plague seakan akan ingin menyerang dan menerkam plague

" Aku tidak punya senjata , apakah disini ada alat atau bahan untuk membuat sickle ?" Plague bergumam

Plague pun berhenti sejenak mencari bahan untuk membuat senjata , ada sebuah toko yang menjual perkakas dan senjata serta alat dapur , Plague pun masuk ke toko atau gedung itu karena tempat itulah yang cocok untuk mencari senjata

" ...... Baiklah saatnya mencari senjata yang cocok untuk ku " ucap Plague sambil masuk ke dalam toko

Pintu pun terbuka , di dalamnya masih ada senjata , perkakas , dan alat dapur serta bahan bahan lain yang sudah hancur akibat kiamat ini , setelah mencari cari senjata yang cocok selama 5 menit akhirnya plague menemukan sickle lebih tepatnya dual sickle

" Ah , perfecto dual sickle ...... Bila disini ada rantai mungkin akan coc-- ah aku menemukanya "

Plague pun menemukan rantai dan di sambungkan lah kedua sickle tersebut dan dia buat dual sickle with chain , senjata yang cukup berbahaya dan kuat

" ..... Baiklah , saatnya mencari tempat berlindung , sebelum aku bertemu dengan para mutant itu akan repot bila bertemu apalagi malam hari "

Setelah menemukan rantai dan dua sickle , plague pun melanjutkan perjalanannya , perjalanan yang dia tempuh ini cukup membingungkan karena dia juga tidak tau harus mulai dari mana

" ........Aku , harus mulai dari mana dulu ? sepertinya hal pertama yang harus ku lakukan adalah menemukan shelter atau tempat para survivor , dengan begitu misi ku akan dimulai "

Plague pun sudah menentukan pilihan nya , yaitu menemukan shelter atau tempat para survivor tinggal dan bertahan dari kiamat ini, plague terus mencari dan mencari hingga waktu pun gelap

" Hm? ..... Sudah mulai gelap ya? Baiklah , aku akan menyalakan api unggun , sepertinya tempat yang tepat adalah..... Ah itu dia "

Plague pun menemukan sebuah pagar besi yang rusak dan keluar dari kota yang cukup kelihatan berbahaya , hanya dari hawa dan feel nya saja sudah merinding , plague pun menemukan tempat yang pas untuk menyalakan api unggun , Plague pun selesai memnyalakan api unggun , dan mulai membuat tenda dari ranting , batang kayu , dan juga dedaunan sekita hutan waktu pun sudah malam disinilah waktu dimana para Infected dan Reated mulai bergerak dan liar layaknya hewan

" ........ Para monster itu mulai bergerak , ahh bahaya " plague bergumam

Tiba tiba terdengar suara ledakan dari arah kiri plague beristirahat , plague pun bangun

" Sepertinya ada ledakan , mungkin ..... Itu tidak bisa saja itu para monster itu ....... Tch baiklah aku akan menghampiri suara itu "

Plague pun yakin untuk menghampiri suara ledakan tersebut , dan setelah sampai di suara ledakan tersebut Plague melihat seorang wanita sendirian melawan reated beruang

" ..... Dia melawan reated seperti itu ? , Seingat ku reated memiliki level dan sepertinya yang ini adalah lv B " ucap plague

Plague pun membantu wanita itu , dan dia tidak lupa juga membawa senjatanya

Chapter 1 : The one step to better world

Plague akhirnya melanjutkan perjalananya , dia berjalan di sebuah tempat perkotaan yang keliatan cukup besar , kanan ... Dan kiri di penuhi dengan gedung yang hancur akibat kiamat yang mengerikan ini

" ....... Tempat ini berubah menjadi neraka , cukup menyedihkan " ucap plague

Plague merasakan bahwa tempat ini cukup berbahaya , meskipun siang hari banyak sekali mata mata yang mengawasi pergerakan plague seakan akan ingin menyerang dan menerkam plague

" Aku tidak punya senjata , apakah disini ada alat atau bahan untuk membuat sickle ?" Plague bergumam

Plague pun berhenti sejenak mencari bahan untuk membuat senjata , ada sebuah toko yang menjual perkakas dan senjata serta alat dapur , Plague pun masuk ke toko atau gedung itu karena tempat itulah yang cocok untuk mencari senjata

" ...... Baiklah saatnya mencari senjata yang cocok untuk ku " ucap Plague sambil masuk ke dalam toko

Pintu pun terbuka , di dalamnya masih ada senjata , perkakas , dan alat dapur serta bahan bahan lain yang sudah hancur akibat kiamat ini , setelah mencari cari senjata yang cocok selama 5 menit akhirnya plague menemukan sickle lebih tepatnya dual sickle

" Ah , perfecto dual sickle ...... Bila disini ada rantai mungkin akan coc-- ah aku menemukanya "

Plague pun menemukan rantai dan di sambungkan lah kedua sickle tersebut dan dia buat dual sickle with chain , senjata yang cukup berbahaya dan kuat

" ..... Baiklah , saatnya mencari tempat berlindung , sebelum aku bertemu dengan para mutant itu akan repot bila bertemu apalagi malam hari "

Setelah menemukan rantai dan dua sickle , plague pun melanjutkan perjalanannya , perjalanan yang dia tempuh ini cukup membingungkan karena dia juga tidak tau harus mulai dari mana

" ........Aku , harus mulai dari mana dulu ? sepertinya hal pertama yang harus ku lakukan adalah menemukan shelter atau tempat para survivor , dengan begitu misi ku akan dimulai "

Plague pun sudah menentukan pilihan nya , yaitu menemukan shelter atau tempat para survivor tinggal dan bertahan dari kiamat ini, plague terus mencari dan mencari hingga waktu pun gelap

" Hm? ..... Sudah mulai gelap ya? Baiklah , aku akan menyalakan api unggun , sepertinya tempat yang tepat adalah..... Ah itu dia "

Plague pun menemukan sebuah pagar besi yang rusak dan keluar dari kota yang cukup kelihatan berbahaya , hanya dari hawa dan feel nya saja sudah merinding , plague pun menemukan tempat yang pas untuk menyalakan api unggun , Plague pun selesai memnyalakan api unggun , dan mulai membuat tenda dari ranting , batang kayu , dan juga dedaunan sekita hutan waktu pun sudah malam disinilah waktu dimana para Infected dan Reated mulai bergerak dan liar layaknya hewan

" ........ Para monster itu mulai bergerak , ahh bahaya " plague bergumam

Tiba tiba terdengar suara ledakan dari arah kiri plague beristirahat , plague pun bangun

" Sepertinya ada ledakan , mungkin ..... Itu tidak bisa saja itu para monster itu ....... Tch baiklah aku akan menghampiri suara itu "

Plague pun yakin untuk menghampiri suara ledakan tersebut , dan setelah sampai di suara ledakan tersebut Plague melihat seorang wanita sendirian melawan reated beruang

" ..... Dia melawan reated seperti itu ? , Seingat ku reated memiliki level dan sepertinya yang ini adalah lv B " ucap plague

Plague pun membantu wanita itu , dan dia tidak lupa juga membawa senjatanya

Plague loncat dan melukai bagian leher dari beruang reated itu dan membuat beruang tersebut bergerak mundur

" Hey .... Aku akan membantu mu melawan beruang mutant itu " ucap plague membelakangi wanita tersebut

" Eh?!! kamu siapa?! " Tanya wanita itu dengan kebingungan serta kaget

" Aku akan menjelaskan itu nanti setelah kita berhasil membunuh beruang itu " ucap plague dan plague pun maju menyerang beruang itu

Dia terus menyerang dengan kecepatan yang kencang , dia terus berusaha mencari kelemahan dari reated itu

" Ha ha ... Ha .... seperti nya aku tau dimana kelemahan para reated tapi , bagian mana? " Tanya plague sambil terengah-engah

Tiba tiba beruang tersebut berdiri seolah olah mau membuat serangan gelombang tanah dengan menghentakan kakinya ke tanah , dan saat itulah plague melihat titik cerah untuk membunuh beruang reated itu

" Ah ... Dada nya itu dia saatnya !!! " Ucap plague lalu maju dengan cepat

" Hey apa yang mau kau lakukan?!! , Itu berbahaya?!" Perempuan itu kaget dan memperingatkan plague

Plague pun mengambil kesempatan tersebut dengan menendang jatuh beruang tersebut hingga telentang dan saat itulah dia menarik jantung reated tersebut

" Hiah!!!! " Plague menendang beruang itu dengan kencang dan berhasil membuatnya tumbang

" Hehehe , saatnya melakukan operasi " gumamnya dalam hati

Plague pun menaiki dada dari beruang tersebut dengan cepat dia menancap kan sickle dia , lalu menarik jantung nya .....

" Graah!!!! Matilah kau beruang madu , ini bukan lah waktu yang tepat untuk mencari madu!!! " Plague menarik jantung beruang tersebut

"Aaargh!!!!!!!!! " Beruang tersebut berteriak kesakitan

Dan plague pun berhasil mengalahkan beruang reated tersebut dengan mudah , dia pun memegang jantung tersebut dengan rasa yang puas serta lega , meskipun badannya sedikit terkena ciptratan darah dari reated tersebut

" Haaah , akhirnya aku berhasil .....ha ha hahaha kekuatan fisik ku kuat juga , ku tak menyangka hal itu " ucap plague dengan kagum pada dirinya

" Woah! , kau berhasil membunuh monster ..... Terima kasih telah membantu ku " wanita itu menunduk dan berterimakasih

" Sama sama, ayo mari ke camp ku aku akan mengenal kan siapa aku disana .....kau pasti lapar dan haus " plague mengajak wanita itu

" Ah iya " wanita tersebut mengangguk

Plague pun pulang bersama wanita misterius itu serta membawa jantung hasil melawan monster beruang mutant tersebut ......

.

.

.

.

.

.

-Bersambung-

Bab 3

Chapter 3: strange girl

Malam itu plague pun membawa wanita misterius itu ke camp yang di dirikan oleh plague , dan mereka berdua mulai mengisi energi mereka dengan makan dan minum karena mereka lelah setelah melawan mutant itu

" Ahh ..... Cukup melelahkan juga " plague meminum air mineral

" ....... Slurp , slurp" wanita misterius itu memakan mie yang diberi oleh plague dengan lahap

" ....jadi , nama mu siapa? " Tanya plague pada wanita itu

" Gulp.... Ah , seharusnya aku yang bertanya seperti itu ke kamu , nama mu siapa? " Wanita itu bertanya balik

" Baiklah , nama ku Profesor Plague aku adalah seorang yang ahli dalam bidang sains , mulai dari biologi , fisika , dll ....dan salam kenal " Plague mengenal kan dirinya dan menjelaskan siapa dirinya

" Namamu itu cukup aneh , kamu tidak punya nama asli ? " Tanya wanita itu karena nama plague yang aneh

" Tidak , aku terlahir tidak punya nama jadi daripada bingung untuk memberi nama , aku jauh lebih suka menamai diri kusendiri dengan juluk kan ku sendiri " ucap plague

" Jadi begitu , ..... Aku tak pernah melihat mu dimana pun , bahkan sebelum kiamat ini dimulai ......oh ya perkenalkan nama ku Sophia " ucap sophia mengenalkan dirinya kepada plague

" Salam kenal juga sophia , ...jadi apa yang kamu lakukan malam malam seperti ini bukan kah berbahaya? " Tanya plague karena ia bingung mengapa wanita sendirian keluar malam malam di saat kiamat ini

" Uhh soal itu ...... Aku terpisah dari team raid ku , aku dan teman teman ku sedang mencari supply namun aku tersesat dan malah terarah kesini " ucap sophia menjelaskan apa yang terjadi

" ..... Begitu , lalu apakah pada saat kamu terpisah ada sesuatu yang terjadi?" Tanya plague

" ....... Iya , kami dikejar mahluk seperti kelelawar yang besar , kami lari dan lari dan akhirnya terpisah karena ..... Aku dikejar oleh satu monster lagi" ucap sophia

" ...... Hmm beruang itu ya? " Tanya plague

" Bukan ini , jauh lebih menakutkan ..... Dia berbentuk kadal yang bisa berkamuflase " ucap sophia

" Bunglon? Hmmm .... Bisa saja , bunglon memiliki ability untuk bisa berkamuflase dengan tempat sekitar "

" Mungkin , aku sangking paniknya tidak ingin melihat kebelakang"

" Ahh baiklah" Plague berdiri dari posisi duduknya " ayo kita tidur , aku tidur diluar kamu tidur di dalam camp yang kubuat saja "

Ucap plague

" Lah , kalo kamu gimana? " Tanya sophia bingung

" Tenang aku bisa tidur dimana pun , baiklah saatnya istirahat " ucap plague dengan tenang

" Baiklah ....." Sophia pun berdiri dan pergi ke camp untuk tidur " umm sekali lagi makasih telah menyelamatkan ku " ucap sophia

" Hah , sama sama " ucap plague

Sophia duluan tidur dan plague diam di luar memandangi langit , dia terpukau dengan pemandangan langit " .....jadi akhirnya aku bisa melihat sisi yang jauh lebih indah dari malam, hm aku harus berterimakasih atas kiamat yang terjadi ini , baiklah saatnya tidur " plague pun duduk di pohon dan siap untuk tidur

Akhirnya mereka berdua tidur , malam pun pergi dan pagi pun tiba , Plague bangun pas sekali disaat matahari sudah mau naik

" Hoaam...... , Sudah pagi nampaknya " plague menguap dan melihat ke langit

" Hm ? , Dia tertidur dengan lelap sekali .... Saatnya ku bangun kan " plague berdiri dan menghampiri sophia yang tertidur untuk membangunkan " Sophia , ...hey bangun sudah pagi " plague berusaha membangunkan sophia

" Hmm? ...... Ah Plague " dia pun langsung bangun dan kaget karena di bangunkan oleh plague

" Ini sudah pagi hari , bangun lah" ucap plague

" Ah okay ...... Hoam.... Masih subuh ternyata namun cahaya matahari sudah keliatan , nampaknya sekarang jam 6" ucap sophia dan dia pun bangun dengan menggosok matanya

" Hmmm kau benar , nampaknya ini jam 6 baiklah mari kita mandi " ucap plague mengambil sebuah kain seperti handuk

" Eh?!! Mandi?! Bareng gitu? " Tanya sophia dengan muka memerah kaget

" Engga lah , jika kamu gak mau mandi tidak apa ....aku tidak suka badan ku kotor seperti ini aku harus tetap menjaga kehigienisan badan ku apalagi kemaren aku terkena cipratan darah " ucap Plague

" Oh ya jantung nya kamu kemana kan plague? " Tanya sophia

" Hmm aku taruh di situ didalam plastik kresek yang ku temukan dijalan " ucap plague

" Sejak kapan kamu menyimpan nya , perasaan aku gak lihat? " Tanya sophia

" Sejak di perjalanan menuju camp " ucap plague

" Ohh , ..... Pantas tadi kamu tiba tiba menghilang " ucap sophia

" Baiklah aku harus membersihkan diri ku , dah ! " Ucap plague dan dia pergi meninggalkan Sophia sendirian

Plague pun berjalan mencari sumber air seperti sungai , atau danau yang tidak dalam supaya tidak membahayakan dirinya , setelah berjalan cukup lama dia menemukan sungai yang arusnya tenang

" .....haah , akhirnya mandi saatnya menyegarkan diriku " ucap plague sambil membuka baju dan topeng nya dan menggantung baju nya di pohon

" Haaah .... Segarnya aku akan berendam disini tidak cukup lama " ucap plague sambil berendam dengan tenang

Setelah berapa menit plague berendam dia pun akhirnya naik ke permukaan untuk mengenakan baju dan topengnya , dan kembali ke camp

Setelah berjalan akhirnya plague sampai camp , disitu sophia sedang duduk dan menunggu plague

" Ah Plague akhirnya kau selesai juga " ucap sophia

" ..... Iya ,baiklah ayo kita bergerak mari kita cari teman mu , kamu tau terakhir kali kamu bertemu atau berpisah dengan teman mu , mungkin kita bisa bertemu dengan mereka disana " ucap plague

" Pasti mereka mencari ku .....ayo kesana aku masih ingat tempatnya dimana " ucap sophia dan bangun dari duduknya

" Okay ayo , kau tunjukkan jalannya lady " ucap plague

Plague pergi bersama sophia ke tempat dimana dia terakhir kali berpisah dengan teman temannya , mereka berjalan dan berjalan akhirnya sophia menemukan tempat dimana ia terakhir kali berpisah dengan teman temannya

" Disini , seingat ku disink aku ingat sekali dan tidak mungkin salah " ucap sophia meyakinkan plague

" Disini , auranya ...... Agak aneh ... seperti ada ..... Bentar , kenapa aku bisa merasakan keberadaan mereka dari aura bahkan bau nya " plague bergumam dan kebingungan karena hidden ability yang dia miliki

" Plague..... Plague!! " Sophia berusaha menyadarkan plague yang sedang melamun

" Ah iya , maaf aku melamun " plague pun tersadar dari lamunanya

" Kamu ..... kenapa dari tadi aneh melamun saja ada yang aneh kah? " Tanya sophia kebingungan karena tingkah nya Plague

" Ah sebenarnya, aku merasakan aura yang aneh di daerah sini ..... Seperti ada dua monster yang sedang tinggal disini " ucap plague sembari melihat sekitar

" Hmmmm , apa jangan jangan itu reated yang mengejar teman teman ku dan aku ? " Tanya sophia

" Hmmm sepertinya karena aku merasakan aura seperti bukan manusia ........bentar ada yang datang ..... Sial dia cepat sophia kebelakang " ucap plague dengan panik karena kaget ada pergerakan yang cepat

" Hm? Dia berhenti ........wait ......dia invisible , sophia hati hati belakang mu" ucap plague memperingati sophia

" Ah iya " sophia memgangguk

" ...... Mereka sepertinya merasakan kita baiklah saatnya mulai battle " ucap plague

Mereka pun harus dihadapkan dengan Reated yang punya kekuatan invisible mereka berdua berjaga di tempatnya agar tidak terjadi hal yang merepotkan bahkan membahayakan mereka berdua

.

.

.

.

.

.

.

.

.

-Bersambung-

Lanjut Membaca
Dukung penulis dan beri inspirasi untuk cerita luar biasa lainnya Moboreader
Buka Semua Bab
Bab
Kustomisasi
Bab Berikutnya
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED