Sampul Novel Cinta Untuk Farisa

Cinta Untuk Farisa

8.1 / 10.0
Demi amanah terakhir sang ibu, Farisa, gadis desa yang tangguh, nekat pergi ke kota untuk melacak keberadaan ayahnya. Di tengah jalan, seorang lelaki berhati mulia datang menolongnya. Farisa memang berhasil menjumpai sang ayah, namun ia mendapati kenyataan pahit bahwa posisinya telah digantikan oleh sosok lain yang mengaku anak kandung. Kini, ia dihadapkan pada pilihan sulit: mundur atau terus berjuang merebut kembali hak serta pengakuan yang sah.

Cinta Untuk Farisa Bab 1

Farisa atania, seorang gadis penjual kue. Setiap hari berangkat pagi pulang sore, demi mendapat sesuap nasi. Tak seperti waktu sebelumnya, Farisa selalu bersama ibunya untuk menjajakan kue di sebuah terminal, sejak ibunya sering sakit-sakitan, Farisa tak mengijinkan ibunya berjualan lagi, Farisa menyuruhnya, untuk istirahat saja.

Farisa terlahir sebagai anak orang tak punya, tak punya harta juga tak punya saudara, yang lebih sedih tak punya ayah, seperti anak anak lainnya. Pernah suatu ketika, Farisa bertanya pada ibunya tentang ayahnya, namun ibunya hanya mengatakan, kalau ayah Farisa sudah tiada. Sejak saat itu Farisa tak pernah bertanya lagi perihal ayahnya.

Seperti biasanya, pagi pagi sekali Farisa sudah bersiap hendak berangkat ke terminal. Sebelum berangkat Farisa sudah menyiapkan segala keperluan ibunya, termasuk obat yang harus di minum ibunya. Farisa tak tahu pasti penyakit apa yang di derita ibunya, karena selama ini Farisa belum pernah membawanya ke dokter, Farisa baru bisa membawanya berobat ke puskesmas. Sebenarnya Farisa ingin sekali mengajak ibunya ke dokter, tapi dirinya belum memiliki cukup uang, sehingga Farisa harus menundanya.

"Bu, Risa berangkat dulu ya, nanti diminum obatnya ya?" ucap Farisa sambil mencium pipi ibunya.

Ibunya hanya mengangguk pelan, sembari menatap Farisa.

hari ini lumayan ramai. Banyak penumpang yang turun dari bus langsung membeli kue kue nya, hingga tinggal tersisa sedikit. Sebenarnya, Farisa ingin segera pulang karena sangat mencemaskan ibunya, namun mengingat kue nya belum habis, Farisa pun menundanya sebentar, siapa tahu ada yang minat membeli kuenya lagi. Itu semua, karena Farisa ingin cepat cepat uangnya terkumpul, dan segera membawa ibunya ke dokter.

"Risa.. Risaaa!"

Seseorang memanggilnya, seorang yang sangat di kenalnya, yaitu Mak Ijah, orang yang begitu baik terhadapnya juga ibunya, bahkan Farisa sudah menganggapnya sebagai neneknya.

"Ada apa Mak?"

Jawab Farisa panik.

"Ibumu Risa," ucap mak Ijah.

"Ibu kenapa Mak?" tanyanya.

"Ibumu tadi pingsan Sa, tapi sekarang sudah siuman, dia minta kamu cepat pulang Sa." ucap Mak Ijah.

Farisa segera berlari pulang, dia sangat mengkhawatirkan ibunya.

Sampainya di depan rumah, Farisa semakin panik karna melihat ada banyak orang di rumahnya, pikirannya tak menentu, segera Farisa berlari ke kamar ibunya.

"Ibu, Ibu kenapa Bu? tanya Farisa.

Ibunya kelihatan nampak sangat pucat dan lemah.

"Rissa...maafkan..ibu naaak! ucap ibunya dengan nafas yang tersengal.

"Ibu kenapa Bu, kita kedokter ya? ucap Farisa sembari memeluk ibunya.

"Risa...jaga dirimu naak!"

Terdengar suara ibunya semakin pelan, Farisa makin erat memeluknya, namun semakin lama tak terdengar desah nafas ibunya, Farisa semakin panik. Farisa menggoncang goncang tubuh ibunya, namun tak ada reaksi apapun darinya.

"Bu, Ibu kenapa, Bu jangan tinggalin Risa,"

Ucapnya sambil menangis dan terus menggoncang goncang tubuh ibunya.

"Inalillahi wainnailaihi raji'un!"

"Ikhlaskan ibumu Risa, dia sudah pergi meninggalkan kita,"

Ucap mak Ijah sambil memeluk gadis itu, yang menangis histeris karna kepergian ibunya, perasaanya pun sama seperti Farisa, sakit sangat sakit karena harus kehilangan Diana ibu Farisa.

Mak Ijah sudah menganggap Diana, seperti anak kandungnya.

Bermula dari datangnya Diana ke desanya, yang mencari neneknya. Nenek Aminah, namun yang di carinya sudah tiada. Nenek Aminah sudah meninggal setahun yang lalu.

Setelah mengetahui nenek Aminah sudah tiada, Diana menangis tersedu, tak tahu harus ke mana.

Mak Ijah yang kala itu melihat Diana sedang hamil tua, pun jadi iba dan memeluk Diana seraya bertanya.

"Suamimu mana neng? kenapa pergi sendiri, apa dia tak mengkhawatirkanmu?" Tanya mak Ijah.

"Saya sudah tak punya suami Mak, tujuan saya datang kesini, ingin tinggal bersama nenek, namun kini nenek juga sudah tiada, saya sudah tak punya siapa siapa lagi Mak, hidup saya sudah hancur." ucap Diana.

Diana kemudian menceritakan semua kejadian yang dialaminya, dari kecelakaan yang menimpa suaminya, dia harus rela meninggalkan suaminya demi kesembuhannya.

Suaminya koma setelah terjatuh saat mengendarai sepeda motornya, karna benturan yang sangat keras menyebabkan pembekuan darah di otaknya, dan harus segera di operasi. Karena tak punya biaya Diana bingung! ingin menghubungi orang tua Yuda, tapi Diana tak tahu nomor teleponnya.

Yuda pun tak pernah memberi tahu padanya. Mungkin bagi Yuda percuma menyimpannya, toh, orang tuanya sudah tak perduli lagi dengannya.

Sejak Yuda menikahi diana, orangtuanya sudah membuangnya, sudah tak menganggap lagi Yuda anaknya, karna menikah dengannya gadis yang miskin bahkan tak punya siapa siapa, karna kedua orang tuanya sudah tiada. Tinggal ada neneknya, tapi tinggal jauh darinya. Sebenarnya Yuda sudah di jodohkan dengan gadis lain, tapi Yuda lebih memilih Diana, dan Yuda rela meninggalkan orang tuanya yang kaya raya dan hidup sederhana dengan Diana.

Saat Diana telah memikirkan nasib suaminya, datang seorang wanita yang mengaku bernama Anita, Anita mengatakan jika dirinya sanggup membiayai operasi Yuda, namun dengan satu syarat. endengar itu, Diana sangat senang apapun syaratnya Diana akan memenuhi.

Hingga Diana tak menyangka ternyata syarat yang di ajukan wanita itu adalah, Diana harus meninggalkan suaminya selamanya. Bagai tersayat sembilu hati Diana, mendengar penuturan wanita itu, rupanya Anita adalah gadis yang di ceritakan Yuda, gadis yang dulu ingin di jodohkan dengannya.

Dengan berat hati Diana menyetujui syarat dari Anita, namun Diana akan benar benar pergi setelah Yuda berhasil di operasi dan memastikan Yuda akan baik baik saja. Anita pun menyetujuinya. Tetapi Diana hanya boleh melihatnya dari jauh, tak boleh menemuinya, sekalipun setelah Yuda nanti sadar.

Setelah mengetahui keadaan Yuda baik baik saja setelah di operasi, dan melihatnya sudah sadar Diana pun segera pergi, tujuannya hanya satu, kerumah neneknya.

Mendengar cerita Diana, Mak ijah jadi terharu, kok ada ya orang yang seperti itu, benar benar jahat tak punya hati, pikirnya dalam hati.

Lantas Mak Ijah pun memberitahu, kalau nenek Aminah masih punya rumah, dan itu bisa di tempati diana, kebetulan rumahnya juga di sebelah Mak Ijah, jadi kalau butuh apa apa tinggal bilang saja.

Kenangan itu membekas di hati Mak Ijah, dirinya tak menyangka, kalau Diana akan pergi secepat itu, Diana menderita Maag akut, namun Diana merahasiakannya pada Farisa, hanya Mak Ijah yang tau penyakitnya itu.

Sebelum Diana meninggal, Diana telah menitipkan sebuah amplop berisikan sebuah foto dan sebuah buku nikah untuk di berikan pada Farisa, kalau nanti terjadi sesuatu dengan dirinya.

"Mak kalau nanti ada apa apa denganku, tolong kasih ini ke Farisa." ucap Diana sambil menyodorkan sebuah amplop berwarna coklat kepada Mak Ijah.

"Farisa harus tau kebenaranya Mak, aku ingin Farisa bisa berkumpul dengan ayahnya. Selama ini Farisa sudah hidup menderita, aku yakin Farisa akan bahagia bersama ayahnya nanti." ucap Diana.

Setelah dua Minggu kepergian Diana, Mak Ijah pun memberi tahu Farisa. "Semoga hati Farisa sudah sedikit membaik," gumamnya.

"Risa, ada pesan dari ibumu, yang harus Mak sampaikan!" ucap Mak Ijah.

"Pesan apa mak?" tanya Farisa bingung.

"Ambilah ini!"

Mak Ijah menyerahkan amplop pada Farisa.

"Apa ini Mak? Tanya Farisa sedikit heran ,dengan amplop yang baru saja di pegangnya.

"Bukalah, nanti kamu akan tau!" ujar Mak Ijah.

"Namun sebelum itu Mak akan memberitahumu, kalau sebenarnya ayahmu masih hidup, dan ibumu ingin kamu mencari ayahmu," ucap Mak Ijah.

"Apa Mak? Bagaimana mungkin ayah masih hidup? ibu selalu bilang, kalau ayah sudah meninggal." ucapnya serasa tak percaya.

"Bukalah! Nanti kamu akan tau jawabannya. Mak pergi dulu, ada yang harus Mak kerjakan." Pamit Mak Ijah sambil melangkah pergi meninggalkan Farisa.

Farisa membuka amplop itu, ketika melihat isinya, Farisa sangat terkejut. Ada sebuah foto, foto ibunya di kala muda dengan seorang pria, apa mungkin itu ayahnya? pikirnya. Ada buku nikah bertuliskan nama Yuda Anggara, dan Diana, dan ada sepucuk surat, Farisa pun segera membaca isi surat itu.

[ Risa anakku, ketika kamu baca surat ini, mungkin ibu sudah pergi jauh darimu, maafkan ibu Nak, yang selama ini telah berbohong tentang ayahmu. Sebenarnya, ayahmu masih hidup, ibu ingin kamu menemui ayahmu. Dia orang yang baik, ibu yang pergi darinya. Karena suatu alasan ibu pergi meninggalkannya, saat ibu sedang mengandungmu. Ibu mohon temuilah ayahmu, ini ada alamatnya.

JALAN KENANGA.....

Dengan semua bukti yang ada semoga kamu bisa bersama dengan ayahmu, sampaikan salam ibu, untuknya ya Nak.)

Setelah selesai membacanya Farisa menangis terisak, sekuat ini ibu merahasiakan semua ini dari dirinya.

Farisa pun berjanji dalam hatinya akan mencari ayahnya, semua demi keinginan terakhir ibunya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Cinta Untuk Farisa

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Cinta matiku pada sang tunangan, Bima Wijoyo, berakhir tragis saat ia membiarkanku terpanggang api di studio seni demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Namun, takdir memberiku kesempatan kedua. Terbangun di masa lalu tepat sebelum rapat keluarga besar dimulai, aku membawa memori pahit tentang kobaran api itu. Kali ini, aku berdiri kokoh untuk membatalkan pertunangan kami di hadapan semua orang. Aku bersumpah tidak akan mati konyol untuk kedua kalinya.
Sampul Novel En-PD153
8.9
Kekasih lama yang kusangka sudah mati tiba-tiba kembali dengan membawa wanita hamil yang katanya telah menolongnya. Dengan lancang, dia menyuruhku tinggal bersama mereka dan menawarkan janji pernikahan palsu demi menikahi perempuan itu. Sebagai putri bangsawan sekaligus menantu dari dinasti konglomerat, aku menolak menjadi simpanan. Jika dia memilih melepaskan kemewahan ini, aku akan memastikan dia jatuh miskin tanpa sisa.
Sampul Novel Jebakan Cinta SANG MANTAN
9.0
Menjebak Ivander dalam pernikahan paksa rupanya menjadi penyesalan terbesar bagi Nada. Meski begitu, cara ekstrem ini adalah satu-satunya jalan agar ia bisa mendampingi pria yang dahulu pernah ia hancurkan hidupnya. Terbelenggu rasa bersalah, Nada kini bertekad menebus dosa masa lalu lewat pengabdiannya sebagai istri. Namun, mampukah ketulusan Nada melunakkan dinginnya kebencian Ivander, ataukah perjuangannya meraih maaf justru berujung sia-sia?
Sampul Novel Menyusui Bayi Mafia
9.7
Pelajar muda bernama Lea dikejutkan oleh tawaran gila dari bos mafia, El Zibrano Elemanus. El bersedia memberikan kekayaan melimpah asalkan Lea mau menyusui putranya. Tentu saja Lea menolak mentah-mentah karena merasa permintaan itu sangat tidak masuk akal. Namun, sang mafia tidak mengenal kata menyerah dan siap memakai caranya sendiri. Kini, Lea terjebak dalam situasi intim yang mengancam harga diri serta masa depannya akibat ambisi El.
Sampul Novel Pengorbanannya, Kebencian Butanya
8.0
Demi Rania, tunangannya, Baskara tega memaksaku mendonorkan sumsum tulang. Kedekatan masa kecil kami kini musnah, berganti kebencian buta darinya setelah fitnah keji Rania menghancurkanku. Akibat rekaman asusila palsu itu, Baskara menyiksaku dan menculik orang tuaku, memaksaku melihat mereka jatuh dari gedung tinggi hingga tewas. Di tengah penyakit parah yang kusembunyikan, dia justru menyuruhku mati. Tanpa ragu, aku menuruti keinginannya dan melompat ke jurang maut.
Sampul Novel Satu-PD155
9.7
Sam tega menikahi Sinta hanya demi mendonorkan ginjal istrinya kepada Ayu, sahabat masa kecilnya. Begitu menyadari dirinya cuma dijadikan alat medis cadangan, Sinta yang patah hati memilih memalsukan kematiannya. Setelah Ayu pulih, penyesalan menghampiri Sam saat menyadari kebusukan Ayu dan besarnya cinta dia kepada Sinta. Lima tahun berselang, Sinta kembali sebagai sosok sukses. Meski Sam bersujud memohon maaf, semua terlambat. Ayu pun dipenjara, meninggalkan Sam dalam nestapa, sementara Sinta hidup bahagia.

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED