Sampul Novel Satu-PD155

Satu-PD155

9.7 / 10.0
Sam tega menikahi Sinta hanya demi mendonorkan ginjal istrinya kepada Ayu, sahabat masa kecilnya. Begitu menyadari dirinya cuma dijadikan alat medis cadangan, Sinta yang patah hati memilih memalsukan kematiannya. Setelah Ayu pulih, penyesalan menghampiri Sam saat menyadari kebusukan Ayu dan besarnya cinta dia kepada Sinta. Lima tahun berselang, Sinta kembali sebagai sosok sukses. Meski Sam bersujud memohon maaf, semua terlambat. Ayu pun dipenjara, meninggalkan Sam dalam nestapa, sementara Sinta hidup bahagia.

Satu-PD155 Bab 1

Kamar tidur masih dipenuhi dengan suasana hangat penuh gairah.

Telepon Jeffrey Moss di meja samping berkilau dengan pesan yang tertera di layar kunci. "Jeffrey, Emma sedang mendorong lagi. Dokter bilang operasi harus segera dilakukan. Apakah kamu... sudah mengurus Amelia?"

Amelia Fuller bersandar di kepala tempat tidur dan secara spontan meraih telepon itu. Dia membuka kuncinya.

Dalam obrolan, kontak yang diberi nama Caiden Phillips ternyata adalah teman baik Jeffrey.

Mungkin karena sudah terlalu lama tidak ada balasan, pihak lain mengirim serangkaian pesan. "Emma tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Cepatlah, sobat. Amelia belum curiga, kan? Tapi jangan khawatir. Aku sudah mengatur semuanya di pusat transplantasi organ. Tinggal kamu yang harus membujuk dengan lembut agar mau menjalani operasi. Kecocokannya sangat tinggi, seperti jodoh. Seolah-olah alam semesta sedang membantu Emma."

Akhirnya, ada berkas PDF dengan tanda merah yang telah dikirim bolak-balik.

Laporan pemeriksaan fisik Amelia menunjukkan semua datanya cocok dengan seorang wanita bernama Emma Foster sebanyak 95 persen.

Pancuran air di kamar mandi berhenti. Amelia dengan mekanis menaruh kembali telepon itu di tempatnya dan berbaring.

Jeffrey muncul dengan aroma sabun mandi yang segar dan secara otomatis merangkulnya.

Amelia mulai menjauh, tetapi telepon berdering tepat pada waktunya. Jeffrey melepaskannya hampir seketika.

Beberapa detik kemudian, dia membungkuk untuk mencium puncak kepalanya dan berkata dengan lembut, "Ada darurat di kantor. Aku perlu mengurusnya. Tidurlah lebih awal. Jangan menunggu."

Amelia tetap menutup matanya rapat hingga mendengar pintu depan mengklik tertutup. Kemudian dia bangkit dan duduk di meja komputer Jeffrey.

Setelah lima tahun berpacaran, Jeffrey tidak pernah membawa teleponnya ke kamar mandi.

Amelia selalu mempercayainya. Dia tidak pernah mengintip, bahkan pada teleponnya.

Komputer itu memiliki aplikasi obrolan yang terbuka. Secara alami, dia lupa untuk keluar.

Jari-jari Amelia bergetar saat dia mengetuk trackpad. Obrolan dengan seseorang bernama Emma menatap kembali dari posisi yang disematkan.

Pesan terakhir dikirim sepuluh menit sebelumnya. "Tiba-tiba menginginkan kue dari gang di belakang distrik universitas. Kamu biasa menyelinap melewati tembok untuk membelinya untukku. Dadaku terasa sesak sekarang. Aku tidak bisa makan apa pun. Hanya memikirkan satu gigitan itu."

"Berhenti bercanda. Aku akan datang sekarang. Tidak ada kue. Makanlah sesuai pola makan yang dianjurkan dokter terlebih dahulu."

Yang disebut darurat ternyata adalah keinginan wanita lain akan kue.

Amelia merasa tangan dan kakinya seperti disiram air dingin. Jari-jarinya bergetar saat dia menggulirkan mouse.

Dia tidak curiga. Dia dengan sengaja menyakiti diri sendiri mencari bukti bahwa mereka pernah saling mencintai.

Dia mencari bahkan jejak terkecil yang bisa membuktikan lima tahun ketulusan ini bukanlah lelucon belaka.

Riwayat obrolan memanjang dengan pesan-pesan Emma yang bergantian antara rengekan manja menggoda dan keluhan tentang penyakitnya.

Jeffrey membalas dengan kesabaran dan kebijaksanaan yang belum pernah Amelia lihat. Dia peduli tentang setiap hasil tes dan mengingat kesukaannya sampai ke detail.

Di antara mereka tersebar potongan tentang Amelia sendiri.

"Kamu sering datang menemuiku. Pacarmu tidak marah, kan? Dia tampaknya cukup menyukaimu."

"Jangan khawatir. Dia mudah untuk ditenangkan. Dan kecocokan ginjalnya sangat tinggi. Begitu dia menyumbangkannya kepadamu, semuanya akan baik-baik saja."

Setiap kata tertoreh dalam hati Amelia.

Dia kehilangan jejak berapa lama dia menggulir hingga mengangkat tangan ke pipinya dan merasakannya basah.

Semua lima tahun cinta ini ternyata untuk dua ginjalnya yang cocok dengan Emma dengan sangat baik.

Tetapi Jeffrey tidak tahu, bertahun-tahun lalu, Amelia sudah mendonorkan ginjal kirinya kepada pasien uremia yang menunggu lama.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Satu-PD155

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan Bunga berbalik total setelah sebuah rahasia di kampusnya terungkap. Ezza, sosok suami yang dinikahinya melalui perjodohan orang tua, mendadak hadir sebagai dosen baru di tempatnya berkuliah. Kemunculan Ezza yang tiba-tiba di hadapannya memicu kecurigaan besar dalam benak Bunga. Ia pun mulai mempertanyakan tujuan sebenarnya dari sang suami. Apakah ada motif terselubung di balik keputusan Ezza, ataukah semua ini murni ketidaksengajaan?
Sampul Novel En-PD158
8.7
Demi menyembuhkan putra kandungnya dengan Lin Yanran yang terkena leukemia, Zhou Yu'an meminta cerai setelah tiga tahun pernikahan. Ia memohon kepada sang istri agar diizinkan memiliki anak lagi dengan mantan kekasihnya itu sebagai pendonor sel penyelamat. Di balik janji setianya untuk kembali setelah proses medis selesai, sang istri justru menemukan pesan provokatif dari Yanran yang telah menanti kedatangan Yu'an untuk menghamilinya malam itu juga.
Sampul Novel Jebakan Cinta SANG MANTAN
9.0
Menjebak Ivander dalam pernikahan paksa rupanya menjadi penyesalan terbesar bagi Nada. Meski begitu, cara ekstrem ini adalah satu-satunya jalan agar ia bisa mendampingi pria yang dahulu pernah ia hancurkan hidupnya. Terbelenggu rasa bersalah, Nada kini bertekad menebus dosa masa lalu lewat pengabdiannya sebagai istri. Namun, mampukah ketulusan Nada melunakkan dinginnya kebencian Ivander, ataukah perjuangannya meraih maaf justru berujung sia-sia?
Sampul Novel Membawa Kabur Benih Presdir
8.8
Kebahagiaan Aurora Winters sirna seketika saat mengetahui dirinya hamil. Sang suami, Julian Ryder, sejak awal sudah menegaskan enggan memiliki anak dalam pernikahan mereka. Berada di posisi sulit antara naluri keibuan dan sikap dingin suaminya, Aurora menolak keras untuk menggugurkan kandungannya. Demi melindungi sang buah hati, ia pun terpaksa menyusun rencana rahasia untuk melarikan diri dan menyembunyikan kehamilan ini dari suaminya.
Sampul Novel Penguasa Abadi Sepuluh Ribu Binatang
8.3
Puluhan ribu anak berusia di bawah sepuluh tahun berkumpul khidmat di Puncak Lundao, Pulau Sepuluh Ribu Binatang. Sebagai murid baru yang telah menemukan akar spiritual mereka, mereka menyimak kisah dari tetua berjubah hijau. Ia menceritakan sejarah sekte yang dirintis oleh sang pendiri legendaris, Wan Beast Immortal Li. Sebelum meraih keabadian, Li hanyalah seorang kultivator biasa dari Kerajaan Qin di Alam Qianyang.
Sampul Novel Song For Luna
8.9
Sebuah perjumpaan singkat di Bandung mempertemukan Luna dengan Alvino. Berawal dari bertukar nomor ponsel dan tawaran memandu wisata, Luna tak menduga hubungan ini akan menjungkirbalikkan dunianya. Sosok Vino membawa pasang surut emosi yang begitu hebat dalam hidupnya. Kini, di tengah badai permasalahan yang terus menerpa tanpa henti, Luna dihadapkan pada pilihan sulit: menyerah pada keadaan atau tetap bertahan memperjuangkan segalanya.

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED