Sampul Novel Virtual Love Story

Virtual Love Story

8.2 / 10.0
Kisah perjuangan seorang gadis remaja bertahan di tengah badai pandemi Covid-19. Hari-harinya diwarnai pasang surut hubungan keluarga, jalinan persahabatan, tantangan sekolah, hingga hadirnya asmara yang tak disangka. Saat asa hampir sirna, seorang pemuda hadir mengembalikan keyakinannya yang sempat hilang. Novel ini menjadi bentuk penghargaan atas keteguhan hati melewati duka dan bahagia, sebuah undangan hangat menuju dunia penuh makna yang siap menyentuh hati pembaca.

Virtual Love Story Bab 1

Ini hari terakhirnya mengikuti UN di SMK nya, dan katanya ini juga angkatan terakhir yang akan melaksanakan UN karna UN akan segera di hapuskan. Tidak terasa akhirnya dia akan segera lulus dan menjadi mahasiswa kemudian akan menjalankan hidup nya seperti yang sudah direncanakannya.

Berkuliah di luar kota, memiliki teman-teman baru yang berasal dari berbagai kota ahh dia tidak sabar rasanya untuk itu. Yahh walaupun saat ini ia sedang mengerjakan soal IPA yang selama dia bersekolah di SMK ini hanya dipelajari di tahun pertama saja dan sekarang sewaktu UN malah ada pelajaran IPA. Guru hanya bisa memberinya buku pelajaran dari kelas 10-12 yang ada di perpustakaan untuk dipelajari dalam waktu singkat.

"Huftttt." Hembusan nafasnya terasa berat melihat rumus-rumus kimia fisika atau apalah itu yang ada di komputer di hadapannya.  

"Stttt Deaa," Panggil temannya pelan takut ketahuan pengawas.  

Dea yang dipanggil hanya menolehkan kepalanya melihat temannya yang ada disebelah sambil memberikan gerakan seperti bertanya 'apa?kenapa?'    

Tangan temannya bergerak membentuk angka 15 pertanda dia ingin tahu jawaban Dea nomor 15.    

"Aku ngasal Dith." Jawabnya sambil memperlihatkan wajah letih nya dengan rumus-rumus yang ada didepannya.    

"Gapapa, aku udah pusing banget."  

"C."    

Edith mengacungkan jempolnya pada Dea dan segera menjawab soal di komputer miliknya.  

Maafkan dirinya jika nilai UN nya dalam IPA dibawah rata-rata karena 80% persen jawabannya adalah perolehan dari cap cip cup.    

Waktu terus berjalan, begitupun Dea yang sudah selesai mengerjakan UN nya di menit-menit terakhir juga teman-temannya, Edith dan Raina. Mereka bergegas mengambil tas nya yang di kumpulkan didepan kelas sebelum masuk tadi kemudian keluar dan langsung pergi ke kantin.

“Marilah pulang marilah pulang marilah pulangggg bersama-samaaaaaa.” Edith bernyanyi sambil keluar kelas dengan tingkahnya.  

“Makan dululah baru pulang.” Sanggah Raina,  Dea hanya tertawa.

Ini sudah pelajaran terakhir, kantin sebenarnya juga sudah tutup tapi mereka selalu membawa bekal dengan alasan agar lebih hemat, tentu juga agar uang saku mereka bisa menjadi tambahan untuk jalan-jalan. Terlalu malas makan pada jam istirahat karena tidak banyak waktu untuk istirahat saat UN, kedua karna mereka tau jika kantin akan full dan akan sulit mendapatkan tempat duduk. Maka dari itu mereka memilih untuk makan saat pulang, agar lebih leluasa.    

"Gila mumet banget anjir ngerjain soal begitu. Bayangin aja kita cuman dapet setahun pelajaran IPA trus UN di keluarin. Iya gapapa kalo materi cuman pas dikelas 10 doang lah ini." Oceh Edith yang begitu kesal.    

"Iyaya, trus angkatan kita juga katanya angkatan terakhir UN. Enak banget adek kelas ga kedapetan UN." Sahut Raina membenarkan.  

Sedangkan Dea sudah asik dengan bekal yang dibawanya dari rumah.    

"Hallo maniez maniez quhhh." Sapa Rahman the one and only laki-laki yang berteman dekat dengan mereka.    

"Baru keluar?" Tanya Raina.    

"Udah dari tadi tapi aku ngerundingin mau futsal dimana sama anak-anak."    

Yah, seperti yang terlihat dan seperti yang kalian tahu, jelas saja si Rahman ini mau berteman dengan mereka karena pacarnya, belahan jiwanya dan cintanya adalah teman Dea dan Edith.    

"Ini makan," Raina menyodorkan kotak bekal lain yang dibawa untuk Rahman makan, Raina tidak selalu membawakan Rahman bekal, kadang juga mereka bisa saja makan bekal sama-sama.    

"By the way, Man si Adam mana?" Tanya Dea sembari berdeham salah tingkah.    

"Gak cape apa mengagumi dia mulu. Dia juga udah ada cewek De." Jawab Rahman. Raina yang mendengar itu melotot kan matanya.    

"Lah aku kan cuman suka sama muka nya karna dia ganteng, jadi kalo liat dia buat cuci mata aja."    

Bohong, Rahman, Edith dan Raina juga tahu kalo Dea menyukai Adam sejak pertama melihat Adam duduk di lapangan bersama dengan Rahman dan teman-temannya yang lain.    

"Udah pulang kayaknya tadi sama anak-anak mau pada ke basecamp katanya."    

Dea hanya menganggukan kepalanya tanda paham.    

"Ntar dia ikut futsal kok kalo mau nonton aja sama Raina juga sekalian temanin dia habis magrib, tapi bakal ada ceweknya juga deh kayaknya De."    

"Mmm bisa sih, ntar liat aja deh, aku jadi apa engga." Jawab Dea.    

"Kalo jadi kabarin aja ya De kita berangkat sama-sama aja." Usul Raina.    

"Kok kalian gak ngajak aku ya?" Edith nyeletuk karena berasa tidak terlihat di sana.    

Mereka tertawa, "Ya kamu kalo aku ikut, kamu harus ikut jugalah." Ucap Dea    

Sudah menghabiskan makannya mereka bergegas menuju parkiran untuk pulang kerumah masing-masing karena dilihat-lihat sekolah juga sudah mulai lenggang.    

Parkiran sudah banyak kosong, bersyukurlah Rahman hari ini ia tidak perlu menjadi tukang parkir dadakan untuk mengeluarkan motor Dea dan Edith dari parkiran.    

"Dadahhh, hati-hati ya." Ucap semuanya sebagai perpisahan.    

✨✨✨    

Dea merebahkan tubuh lelahnya di kasur miliknya, memainkan handphonenya untuk me repost story instagram dari Raina dan Edith saat nonton futsal dan jalan-jalan tadi.    

Melihat foto bersama dengan tim futsal distory instagram Rahman, ahhh Adam sugguh tampan apalagi saat dia mencetak gol lalu merayakan dengan selebrasi khas Messi rasanya jatung Dea ingin meledak saking salah tingkahnya ia melihat ketampanan Adam.

"Arghhhh ini Mamah nya kira-kira ngidam apa ya bisa jadi secakep ini!!!" Erangnya

Rasanya Dea sedang euforia sekali hanya dengan melihat ketampanan Adam. Tapi tentu saja hal itu tidak bertahan lama karna setelah lama stuck di story Rahman untuk melihat Adam selanjutnya muncul story Adam. Sebuah foto, Adam merangkul pinggang kekasihnya sembari tersenyum lebar ke kamera.

Foto itu diambil tadi, tentu saja Dea melihatnya! Dan yaaa hatinya terasa seperti terbakar melihatnya mood nya langsung hancur berantakan maka dari itu Raina dan Edith mengusulkan untuk membawa Dea jalan-jalan terlebih dahulu sebelum pulang.

"Cantik sih, pantes Adam suka." Gumamnya menatap gadis yang berfoto dengan Adam.

Dia tau gadis itu, anak kelas 11 adik kelas mereka. Memang Dea akui cantik, hidung mancung, wajah simetris, bulu mata lentik. Yahhh seperti tipe-tipe kebanyakan laki-laki.

Malas, Dea menyudahi aktivitasnya. Jam sudah menunjukkan jam setengah sebelas, matanya sudah mulai mengantuk. Bangkit dari rebahan nyamannya ia berjalan keluar kamar menuju kamar mandi. Membersihkan dirinya lalu setelah itu dia tidur, besok dia masih harus ke sekolah class meeting agenda rutin sekolahnya sehabis ulangan atau ujian pasti mengadakan class meeting.

Yah walaupun sebenarnya dia malas karna pasti membosankan menonton futsal lagi futsal lagi atau tidak peragaan busana dari jurusan tata busana. Tapi tetap saja absensi jalan, jadi dia harus tetap hadir setidaknya biar tidak ada alpa nanti di rapotnya.

Dea hanya berharap besok harinya baik-baik saja atau jika bisa dia tidak melihat Adam bersama dengan pacarnya sudah cukup kemarin saja yang membuat hati Dea panas walaupun dia tahu dia bukan siapa-siapa tidak berhak cemburu pada gadis yang notabenenya pacar Adam.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Virtual Love Story

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Cinta & Pengorbanan Alya
8.5
Demi menyelamatkan nyawa Kartika yang butuh biaya medis besar dan donor langka, Alya terpaksa menerima tawaran Niko. Pengusaha kaya yang mendambakan keturunan itu mengajukan perjanjian ibu pengganti. Meski awalnya ragu, Alya menyetujuinya demi sang ibu. Tak disangka, benih asmara justru tumbuh di antara mereka hingga memicu pergolakan batin. Ketika sebuah rahasia besar akhirnya terungkap, pandangan mereka tentang arti cinta dan keluarga pun berubah selamanya.
Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan Bunga berbalik total setelah sebuah rahasia di kampusnya terungkap. Ezza, sosok suami yang dinikahinya melalui perjodohan orang tua, mendadak hadir sebagai dosen baru di tempatnya berkuliah. Kemunculan Ezza yang tiba-tiba di hadapannya memicu kecurigaan besar dalam benak Bunga. Ia pun mulai mempertanyakan tujuan sebenarnya dari sang suami. Apakah ada motif terselubung di balik keputusan Ezza, ataukah semua ini murni ketidaksengajaan?
Sampul Novel En-PD158
8.7
Demi menyembuhkan putra kandungnya dengan Lin Yanran yang terkena leukemia, Zhou Yu'an meminta cerai setelah tiga tahun pernikahan. Ia memohon kepada sang istri agar diizinkan memiliki anak lagi dengan mantan kekasihnya itu sebagai pendonor sel penyelamat. Di balik janji setianya untuk kembali setelah proses medis selesai, sang istri justru menemukan pesan provokatif dari Yanran yang telah menanti kedatangan Yu'an untuk menghamilinya malam itu juga.
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota, pemuda malas berumur dua puluh tahun, lebih memilih menganggur dan bermain gawai meski otaknya sangat licik. Tabiat buruk ini membuat ibunya, Artisa, merasa sangat khawatir. Sebagai pekerja keras yang juga punya sisi licik, Artisa bertekad merombak total kepribadian putranya. Ia pun memilih cara ekstrem dengan mengubah wujud fisik Sota. Akankah rencana drastis sang ibu berhasil mengubah jati diri Sota melalui transformasi tubuh tersebut?
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Demi menghapus duka setelah kepergian Rizal, Sonia memboyong kedua buah hatinya, Alif dan Hana, ke sebuah apartemen sederhana. Tak disangka, di sana ia bertetangga dengan Yudha, duda menawan yang juga mengasuh putri tunggalnya, Mira, seorang diri akibat tragedi masa lalu. Pertemuan tak sengaja di lorong apartemen perlahan menumbuhkan getaran tak biasa di hati mereka. Kini, keduanya dihadapkan pada pilihan sulit: terus meratapi kesedihan lama atau berani membuka hati demi cinta yang baru.
Sampul Novel Membawa Kabur Benih Presdir
8.8
Kebahagiaan Aurora Winters sirna seketika saat mengetahui dirinya hamil. Sang suami, Julian Ryder, sejak awal sudah menegaskan enggan memiliki anak dalam pernikahan mereka. Berada di posisi sulit antara naluri keibuan dan sikap dingin suaminya, Aurora menolak keras untuk menggugurkan kandungannya. Demi melindungi sang buah hati, ia pun terpaksa menyusun rencana rahasia untuk melarikan diri dan menyembunyikan kehamilan ini dari suaminya.

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED