Sampul Novel Tante, mau kan jadi Mamaku?

Tante, mau kan jadi Mamaku?

9.7 / 10.0
Kehidupan damai Intan, seorang mahasiswi, terusik sejak kedatangan Mahardika, duda tampan yang menjadi tetangga barunya. Alih-alih terpikat pesona pria itu, Intan justru dibuat pusing oleh Bella, putri Mahardika yang nakal dan usil. Bella sangat terobsesi menjadikan Intan sebagai ibu tirinya. Meski ditolak mentah-mentah, bocah itu tidak menyerah, bahkan nekat menyuruh ayahnya memakai pelet. Mampukah Intan bertahan menghindari takdir konyol ini?

Tante, mau kan jadi Mamaku? Bab 1

*Happy Reading*

"Bohong, Om! Tante Intan banyak pacarnya. Jangan mau di jadiin cadangan!!"

Aku langsung mendengkus sebal. Ketika suara cempreng itu tiba-tiba saja menggelegar dari samping rumahku.

Sialan!!

Dasar bocah tengik!!

Badan seupil aja, reseknya minta ampun. Awas aja kamu, bocah sialan!!

"Anak itu, yang sering kamu ceritain?" tanya Guntur. Cowok yang baru saja akan pulang dari rumahku.

Guntur ini tuh gebetan aku di kampus. Dia itu ganteng, pinter, humble dan ... pokoknya paket komplit di mata aku. 

Makanya, aku seneng banget pas akhirnya dia mau respon aku. Udah ke tahap mau anter jemput lagi. Kan, gimana aku gak jejingkrakan, coba?

Namun aku lupa, kalo aku tuh punya tetangga reseknya naudzubillah. Ah, ralat. Anaknya doang yang resek. Karna Bapak dan kakek neneknya justru baik banget. Cuma dia doang nih sebiji, Demen banget cari ribut sama aku. Entah karena apa?

Siapa lagi kalo bukan, Ratu Isabella.

"Iya. Itu bocahnya. Nyebelin banget, kan? Bikin aku jomblo terus gara-gara mulut lemesnya. Ih ... pengen aku cubit aja ginjalnya!" jawabku menggebu-gebu. Tak menutupi sedikit pun kekesalanku pada anak tetangga itu.

Guntur pun hanya terbahak saja menanggapiku. Kemudian mengusap rambutku dengan lembut. Sambil bilang, " Sabar, namanya juga anak-anak," ucapnya lembut. Membuat jantungku langsung kelojotan di buatnya.

Aduh! Hati anteng dikit, dong. Kan, mau kalo sampai Guntur denger kamu.

"Ingat dosa, Om! Bukan mahram!"

Setan!!!

Nih, bocah beneran ngerusak momen aja!!

"Bell, diam, gak? Nanti Tante cubit pantatnya, ya?" Omelku akhirnya. Yang sudah terpancing emosi.

"Cubit aja, nih!" 

Namun, dasar emang si Bella anak setan! Dia malah nantangin aku. Sambil menunjukan bokong mungilnya di balik gerbang rumahnya. Membuat aku makin pengen bunuh tuh anak saja.

Berbeda denganku, Guntur malah kembali tertawa ngakak melihat tingkah si Bella. Sampai matanya menyipit sempurna.

Dih! Apa-apan itu? Lucunya di mana, coba?

"Anak itu gemesin, ya?"

Hah?!

Apaan? Gemesin? 

"Gemesin pengen nyekek!" ceplosku. Karna memang bagiku, Si Bella itu gak ada lucu-lucunya. Yang ada malah nyebelinnya minta ampun.

"Jangan gitu. Anak itu cuma pengen becanda aja kok, sama kamu. Namanya juga gak punya ibu. Pasti dia pengen cari perhatian doang."

Ah iya, lupa kasih tau. Si Bella ini memang gak punya Ibu. Tapi, tolong jangan tanyakan ibunya di mana, padaku ya? 

Karena aku juga gak tau! 

Soalnya dari awal mereka tinggal di sini, kira-kira lima bulan yang lalu. Aku memang tak pernah melihat keberadaan wanita lain di rumah itu, selain neneknya, dan dirinya sendiri tentunya.

Namun, kalo tidak salah. Mama ku pernah bilang, Kalo orang tuanya si Bella ini sudah bercerai lama. Sejak Bella masih bayi. Karna selingkuh.

Entah itu benar atau tidak? Namanya gosip tetangga. Yang jelas, gara-gara gosip itu pula. Papanya Si Bella di nobatkan jadi Duren sawit paling hits. 

Soalnya ... ya, memang ganteng sih orangnya. Aku aja tadinya naksir. Tapi berhubung tuh duren punya anak macem iblis cilik cem Si Bella. Aku pun mundur teratur. Karna gak mau mati muda akibat ulah tuh bocah.

Makasih banget!!

Mending aku gebet Guntur aja yang ketauan single. Yee kan? 

"Aku juga tau kalo soal itu. Tapi ... gak gitu juga kali caranya nyari perhatian," balasku tak mau mengerti.

"Tante, cemen! Beraninya di mulut doang. Sini kalo berani. Nih, cubit pantat bella!" Si Bocah setan itupun kembali bersuara. Sambil menggoyang-goyangkan pantatnya. Membuat aku makin meradang.

Baru saja aku mau membalas teriakannya. Pak Dika, atau Bapaknya Bella sudah terlebih dahulu muncul dan menegur anaknya.

"Bella, masuk!" titahnya. Yang membuat tuh bocah langsung memberengut kesal sambil menghentakan kakinya.

Mamam, tuh!

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Tante, mau kan jadi Mamaku?

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Jasmine Bintang, yang memiliki keterbatasan fisik sejak lahir, selalu dikecewakan oleh ibunya sendiri. Harapannya untuk bahagia sirna setelah menikah dengan Ardan Mahendra yang kaya raya. Alih-alih diterima, keluarga Ardan justru merendahkan fisiknya. Penderitaan Jasmine memuncak ketika Anindya, mantan kekasih suaminya, datang membongkar kepalsuan pernikahan mereka. Saat Jasmine menuntut cerai demi harga dirinya, Ardan menolak keras dan mengancam tidak akan membiarkannya pergi.
Sampul Novel En-PD154
9.0
Kemenangan sepuluh kali beruntun di arena tak menghalangi Roderick untuk mengkhianatiku. Tunanganku itu justru asyik bermesraan dengan cinta pertamanya, bahkan membiarkan perempuan itu menghinaku sebagai sosok kasar tak berkelas. Kelembutan Roderick lenyap, digantikan pernyataan cinta untuk wanita lain di depanku. Dengan hati dingin, kuhubungi ayahku yang merupakan bos mafia. Aku meminta pertunangan ini dibatalkan demi mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel Membawa Kabur Benih Presdir
8.8
Kebahagiaan Aurora Winters sirna seketika saat mengetahui dirinya hamil. Sang suami, Julian Ryder, sejak awal sudah menegaskan enggan memiliki anak dalam pernikahan mereka. Berada di posisi sulit antara naluri keibuan dan sikap dingin suaminya, Aurora menolak keras untuk menggugurkan kandungannya. Demi melindungi sang buah hati, ia pun terpaksa menyusun rencana rahasia untuk melarikan diri dan menyembunyikan kehamilan ini dari suaminya.
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
8.5
Seorang penjelajah tersesat di Hutan Gondoriyo dan mengalami teror mistis saat kendaraannya hilang secara gaib. Di sebuah gubuk sunyi, pasangan lansia misterius sempat memperingatkannya. Meski sempat kembali dengan selamat, rasa penasaran justru menyeretnya kembali ke sana, namun hutan itu seolah menguap. Misteri pun kian kelam saat ia menemukan kaitan erat antara kecelakaan bus di jurang dan hutan tersebut, hingga ia harus bertaruh nyawa demi kebenaran.
Sampul Novel Pengorbanannya, Kebencian Butanya
8.0
Demi Rania, tunangannya, Baskara tega memaksaku mendonorkan sumsum tulang. Kedekatan masa kecil kami kini musnah, berganti kebencian buta darinya setelah fitnah keji Rania menghancurkanku. Akibat rekaman asusila palsu itu, Baskara menyiksaku dan menculik orang tuaku, memaksaku melihat mereka jatuh dari gedung tinggi hingga tewas. Di tengah penyakit parah yang kusembunyikan, dia justru menyuruhku mati. Tanpa ragu, aku menuruti keinginannya dan melompat ke jurang maut.
Sampul Novel SEPENGGAL KISAH TANPA JUDUL
8.9
Jeany, gadis Minang yang tertutup, dirundung duka beruntun. Usai dikhianati kekasih, ia menyaksikan keluarganya hancur. Sang papa pergi dengan wanita lain, yang juga mengirimkan video asusila hingga membuat mama Jeany depresi berat. Kejadian ini menyisakan trauma mendalam akan pernikahan. Bersama saudara perempuannya, Jeje, Jeany kini harus berjuang menghadapi teror dari selingkuhan papanya dan cobaan hidup yang tiada henti. Mampukah ia bertahan?

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED