Sampul Novel Suami Tampan Istri Tak Rupawan

Suami Tampan Istri Tak Rupawan

9.5 / 10.0
Akibat ulah kakak iparnya yang menyebarkan foto pernikahan mereka, Naila mendadak jadi sasaran rundungan netizen. Fisiknya dihujat karena dinilai tidak serasi dengan ketampanan Riko, suaminya. Guna melindunginya, Riko pun mengubah penampilan Naila hingga menjadi wanita yang sangat memikat. Sayangnya, perubahan ini memicu obsesi berlebih pada diri Riko. Ia menjadi sangat protektif, membuat Naila merasa terpenjara dalam sangkar emas. Kini, pernikahan mereka diuji oleh rasa terkekang.
Ringkasan Suami Tampan Istri Tak Rupawan
Akibat ulah kakak iparnya yang menyebarkan foto pernikahan mereka, Naila mendadak jadi sasaran rundungan netizen. Fisiknya dihujat karena dinilai tidak serasi dengan ketampanan Riko, suaminya. Guna melindunginya, Riko pun mengubah penampilan Naila hingga menjadi wanita yang sangat memikat. Sayangnya, perubahan ini memicu obsesi berlebih pada diri Riko. Ia menjadi sangat protektif, membuat Naila merasa terpenjara dalam sangkar emas. Kini, pernikahan mereka diuji oleh rasa terkekang.
Baca Selengkapnya

Suami Tampan Istri Tak Rupawan Bab 1

"Kamu itu nggak pantas tahu nggak jadi istrinya Pak Riko! Lihat saja wajahmu, nggak ada cantik-cantiknya! Ngaca sana!"

"Iya, nggak pantas. Lebih pantasan kita-kita. Lebih modis dan nggak kampungan kayak kamu!"

Naila hanya diam menundukkan wajahnya. Dia tak menjawab bahkan tak terlihat marah mendengar wanita yang baru dikenal menghinanya. Beberapa minggu ini sudah seringkali orang berkata demikian padanya. Naila berusaha kebal dengan ucapan mereka semua.

"Heii, sudah jelek, budeg lagi! Apa kamu bisu juga?"

Naila pun melangkah pergi meninggalkan dua wanita yang masih terlihat marah dengannya. Dibiarkan wanita itu berteriak padanya. Bahkan sudah banyak orang yang berkerumun melihat tontonan gratis akibat teriakannya. Naila tak mau dirinya menjadi bagian dari drama yang dibuat wanita yang sama sekali tak dikenalnya.

Menelusuri jalan pertokoan, Naila tak menghiraukan tatapan mereka. Naila pun menuju tempat parkir, melajukan motor maticnya pulang ke rumah.

Membuka pintu, langsung ke belakang menuju kamar mandi lalu membersihkan diri. Menuju kamar tidur, merebahkan badan, memejamkan matanya yang mengantuk dan lelah. Naila berusaha tidur siang menghilangkan rasa sakit di kepalanya.

Namun, matanya ternyata tak mau diajak kompromi. Pikirannya pun kembali mengingat kejadian beberapa minggu yang lalu. Alasan banyak orang tak dikenal menghinanya. Bahkan terkesan mencaci-maki dirinya. Sebuah foto dirinya dan suami di saat berdua di sebuah tempat wisata di-upload seseorang yang sama sekali tak dikenalnya. Foto-foto yang memperlihatkan jelas wajah Riko dan Naila, dengan caption yang sangat menyakitkan hatinya.

"Riko dan Naila. Pasangan yang tak serasi. Istrinya sangat tak pantas berdampingan dengan suaminya yang tampan. Dapat ilmu pelet dari mana kira-kira, ya? Hahaha ...."

Begitulah caption dari status yang beredar di media sosial. Bahkan dibuat versi youtube juga. Lengkap dan seakan niat ingin menjatuhkan harga dirinya. Dan para netizen pun berkomentar tanpa menggunakan perasaan. Komentar yang melecehkan dan menjadikannya sebagai bahan guyonan.

Dan tak lama kemudian, semua unggahan dihapus oleh pelakunya. Namun, foto-foto dan video yang sudah diunggah beberapa jam, sudah terlanjur mendapatkan ribuan komentar yang menyakitkan. Belum lagi wajahnya sudah tersebar di media sosial.

Malam harinya ....

"Maaf, ya, Naila. Aku pulang terlambat. Tadi ada acara syukuran di kantor. Kamu sudah makan, Sayang?"

Riko mendekati Naila yang sedang duduk di depan meja rias. Memeluk istrinya dari belakang, mencium pucuk kepalanya. Riko tahu, istrinya sedang sedih. Terlihat dari butiran air mata yang membasahi pipi.

"Kenapa kamu memilihku? Bukankah banyak wanita lain yang lebih pantas jadi istrimu? Kenapa, Mas? Bahkan aku sering dimaki orang karena tak pantas berdampingan denganmu. Aku sedih, aku lelah ...."

Naila berbicara tanpa merubah posisi duduknya. Dia lebih memilih tak memandang wajah suaminya. Naila tahu, Riko akan marah dengan pertanyaannya. Pertanyaan yang selalu diulang entah sudah ke berapa kalinya.

Riko memutar tubuh Naila agar menghadapnya. Laki-laki itu kemudian berlutut mensejajarkan tubuhnya dengan wanita yang sangat dicintainya. Naila hanya diam, dengan suara isak tangis yang tertahan.

"Sayang, dengarkan aku, pandang wajahku! Aku mencintaimu bukan karena fisikmu. Aku memilihmu manjadi istriku karena kecantikan hatimu. Aku butuh seseorang yang baik untuk melahirkan anak-anakku. Bukan wanita yang tak punya adab yang hanya bisa berdandan, shopping dan memamerkan wajah dan tubuhnya dengan baju seksi dan tas mewah. Tolong, Sayang, jangan dengarkan mereka. Aku tahu kamu sedih, aku tahu kamu terluka. Aku masih berusaha mencari siapa yang meng-upload foto-foto kita berdua. Aku akan mencarinya dan membawanya ke hadapanmu agar meminta maaf padamu."

Riko mencoba menghibur Naila, kali ini dia tak lagi marah seperti biasanya. Riko yakin ada kejadian yang belum diceritakan Naila pada dirinya. Tak biasanya istrinya sampai menangis seperti sekarang. Meskipun biasanya Naila sering menanyakan hal yang sama, tetapi kali ini istrinya terlihat sangat menyedihkan.

Naila pun memandang wajah Riko. Suaminya memang laki-laki yang sangat tampan. Berbadan tinggi dan tegap dengan kulit yang bersih. Sementara Naila sendiri berwajah sangat sederhana, mata, hidung, bibir, semuanya tak ada yang istimewa, warna kulitnya pun tak seputih Riko, bertubuh mungil dan juga tak tinggi. Jika berjalan berdua dengan suaminya, Naila merasa sangat tak nyaman dengan orang-orang yang memandang ke arah mereka.

"Nggak usah, Mas. Biarkan saja, nggak usah membuang waktu dan materi mencari pelakunya. Toh yang mereka katakan juga benar semuanya."

Riko merengkuh tubuh istri tercintanya. Menggendongnya dan merebahkan tubuh Naila ke ranjang mereka. Naila pun hanya diam, suaminya selalu bisa menghiburnya saat hatinya merasa menderita. Riko akan menyenangkan hati istrinya dengan permainan yang istimewa.

***

Dengkuran halus terdengar, pertanda Riko sudah tertidur pulas. Berbeda dengan Naila, matanya masih tak mau terpejam. Pikirannya masih saja mengingat kejadian tadi siang.

Malu, marah, nelangsa, bercampur jadi satu. Begitu burukkah wajahnya? Tak pantaskah dia bersanding dengan Riko? Bahkan kita tak tahu dengan siapa kita berjodoh. Bukankah semuanya Allah yang sudah menggariskannya? Begitu banyak pertanyaan yang ada di kepalanya. Membuat pusing semakin melanda.

Naila berusaha berteman dengan keadaan. Mencoba mengabaikan semua peristiwa yang membuat beban berat di pikirannya. Memejamkan mata, menenangkan hati, mencoba menjaga kewarasan jiwanya.

***

"Sayang, apakah kamu sakit?" Riko melihat Naila yang masih tidur dengan selimut yang menutupi seluruh tubuhnya. Riko baru saja membuka mata dan biasanya sebelum subuh, Naila sudah mandi terlebih dahulu.

"Nggak tahu, Mas. Kepalaku pusing sekali, sepertinya aku demam. Tadi aku sudah minum obat. Mas berangkat sholat saja dulu, aku istirahat sebentar sebelum mandi."

Riko pun mencium kening istrinya yang terasa hangat. Melangkahkan kakinya ke kamar mandi, membersihkan badan, berangkat ke mushola dekat rumah untuk melaksanakan sholat subuh berjama'ah.

Naila berjalan perlahan menuju kamar mandi, hawa dingin terasa menusuk sampai tulang-tulang di tubuhnya. Namun dirinya harus mandi besar, menyucikan diri. Dipaksa dirinya mandi dan keramas di pagi buta. Demi menjalankan kewajibannya kepada Yang Maha Pencipta.

Setelah sholat subuh, Naila kembali menyelimuti seluruh tubuhnya. Kepalanya sangat pusing, dan tubuhnya terasa lemah. Riko yang baru pulang dari mushola, mendekati istrinya yang berbalut selimut.

"Sayang, sudah mandi ternyata. Ingin makan apa? Biar aku belikan setelah ini." Riko memandang wajah istrinya, pipinya kembali basah karena air mata. Riko menduga istrinya masih sedih, sakitnya pun karena depresi.

Riko berbaring di samping Naila, memeluk erat tubuh mungil istrinya. Dikecupnya kening Naila, dengan penuh cinta. Riko mengecup bibir tipis istrinya.

"Sudahlah, Sayang. Jangan dipikirkan lagi. Kalau hatimu terus menerus merasakan sakit, fisikmu juga ikut sakit. Aku sedih melihatmu seperti ini, tolong jangan biarkan hatimu terluka terlalu dalam."

Naila diam, terdengar helaan napas panjangnya. Dengan suara lirih, Naila bertanya, "Mas, apakah kita sebaiknya bercerai saja?"

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Suami Tampan Istri Tak Rupawan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania, pengacara pemberani yang mempertaruhkan nyawa demi keadilan, kerap berseteru dengan rival masa kecilnya yang dingin, Yudi. Walau menentang perjodohan, takdir mengikat mereka dalam pertunangan rahasia yang diatur orang tua. Di tengah konflik perasaan benci dan cinta, bahaya besar mengintai saat Tania nekat melawan Wijaya, konglomerat kejam dalang kasus perdagangan manusia. Akankah benih cinta tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Cinta & Pengorbanan Alya
8.5
Demi menyelamatkan nyawa Kartika yang butuh biaya medis besar dan donor langka, Alya terpaksa menerima tawaran Niko. Pengusaha kaya yang mendambakan keturunan itu mengajukan perjanjian ibu pengganti. Meski awalnya ragu, Alya menyetujuinya demi sang ibu. Tak disangka, benih asmara justru tumbuh di antara mereka hingga memicu pergolakan batin. Ketika sebuah rahasia besar akhirnya terungkap, pandangan mereka tentang arti cinta dan keluarga pun berubah selamanya.
Sampul Novel Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan
8.4
Delapan tahun membina rumah tangga, Jessica harus menelan pil pahit di hari ulang tahun pernikahannya. Alih-alih merayakan momen spesial, dia tidak sengaja mendengar pengakuan kejam suaminya, Rio Aditya. Rio ternyata berselingkuh dengan Nadia dan berniat menceraikannya. Di saat yang sama, Jessica didiagnosis mengidap kanker ovarium stadium akhir. Tanpa rasa cinta yang tersisa dan waktu yang kian menipis, Jessica memutuskan untuk merelakan semuanya, bersiap pergi selamanya demi kedamaiannya sendiri.
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela nekat hamil diam-diam dari Jeremy, walau tahu dia hanya dimanfaatkan. Demi lepas dari cengkeraman pria kejam itu, Angela sengaja memicu kemarahannya agar diusir. Namun, pelariannya gagal setelah Jeremy menemukan tempat persembunyiannya. Saat Angela pasrah memohon dibebaskan, situasi justru berbalik karena kehadiran anak mereka. Jeremy yang semula begitu dingin kini berubah drastis, bahkan menawarkan diri untuk melayani Angela serta buah hati mereka.
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Nadia Antika selalu sabar menghadapi cemoohan ibu mertua demi cintanya pada sang suami, Askara Brahma. Namun, biduk rumah tangga mereka yang berjalan dua tahun mulai retak saat Askara mendadak bersikap dingin dan penuh rahasia. Kecurigaan Nadia menuntunnya pada kenyataan pahit yang tak terbayangkan. Bagaimana ia menghadapi fakta bahwa suaminya diam-diam mengkhianatinya dengan menjalin hubungan gelap bersama adik iparnya sendiri di dalam rumah mereka?
Sampul Novel Jangan bermain-main dengan saya
8.9
Nasib malang menimpa seorang gadis setelah dikhianati dan dijual oleh ayah kandungnya sendiri. Begitu beranjak dewasa, ia dipaksa menghadapi kenyataan pahit tanpa ada celah untuk menghindar. Takdir menyeretnya menjadi istri seorang bandar narkoba yang sangat kejam. Kini, seluruh kehidupannya sepenuhnya terjebak di tengah lingkaran hitam dunia kriminal yang penuh intrik mematikan serta ancaman bahaya yang terus mengintai setiap saat.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED