Sampul Novel Roh Jiwa Putri yang Teraniaya

Roh Jiwa Putri yang Teraniaya

8.5 / 10.0
Dua bulan setelah kematiannya, sebuah keluarga baru menyadari bahwa putri mereka tertinggal dalam perjalanan wisata. Sang ayah mengira ia hanya merajuk karena disuruh berjalan kaki pulang, sementara saudaranya mengirim pesan ejekan demi menguasai harta warisan. Sang ibu bahkan menuntut kehadirannya di pesta ulang tahun nenek sebagai penebus kesalahan masa lalu. Mereka tidak pernah menduga bahwa korban tidak pernah berhasil keluar dari hutan pegunungan. Pencarian intensif akhirnya dilakukan, hanya untuk menemukan sisa-sisa tulang belulangnya yang terkubur di sana.
Ringkasan Roh Jiwa Putri yang Teraniaya
Dua bulan setelah kematiannya, sebuah keluarga baru menyadari bahwa putri mereka tertinggal dalam perjalanan wisata. Sang ayah mengira ia hanya merajuk karena disuruh berjalan kaki pulang, sementara saudaranya mengirim pesan ejekan demi menguasai harta warisan. Sang ibu bahkan menuntut kehadirannya di pesta ulang tahun nenek sebagai penebus kesalahan masa lalu. Mereka tidak pernah menduga bahwa korban tidak pernah berhasil keluar dari hutan pegunungan. Pencarian intensif akhirnya dilakukan, hanya untuk menemukan sisa-sisa tulang belulangnya yang terkubur di sana.
Baca Selengkapnya

Roh Jiwa Putri yang Teraniaya Bab 1

Dua bulan setelah kematianku, akhirnya Ayah dan Ibu menyadari bahwa mereka lupa membawaku pulang dari perjalanan wisata. Ayah mengerutkan kening dengan jengkel, "Bukankah kita hanya menyuruhnya berjalan kaki pulang? Apa harus sampai berlarut-larut begini?"

Adikku membuka percakapan lama kami dan mengirimkan sebuah stiker penuh ejekan, disertai pesan. [ Lebih baik kamu mati di luar sana, jadi seluruh harta Nenek jatuh ke tangan aku dan Kak Sierra. ]

Namun, tak ada balasan dariku.

Dengan ekspresi dingin, Ibu berkata, "Katakan padanya, kalau dia datang tepat waktu ke pesta ulang tahun neneknya, aku nggak akan permasalahkan soal dia sengaja mendorong Sierra ke air."

Mereka tidak pernah mengira bahwa aku tak pernah berhasil keluar dari hutan itu.

Akhirnya setelah melalui pencarian yang intens, mereka menggali setiap jengkal tanah hingga di tengah hutan pegunungan dan menemukan sisa-sisa tulang belulangku.

Lantaran tidak bisa menghubungiku dan didesak oleh nenek, keluargaku akhirnya mendatangi rumah kontrakan yang bobrok di desa dengan perasaan enggan.

Ferdy menutup hidungnya. "Kenapa si pembawa sial itu tinggal di tempat begini? Ayah, Ibu, aku nggak mau masuk!"

"Oke, kalian berdua pulang saja dulu, biar Ayah dan Ibu saja yang masuk."

Sierra memeluk tangan ibunya dengan manja, lalu berkata dengan wajah yang penuh perhatian, "Adikku ini benar-benar nggak tahu sopan santun. Telepon nggak diangkat, pesan nggak dibalas, sampai kalian berdua harus datang ke sini."

"Kalau ketemu nanti pasti kuberi pelajaran!" Mata Ibu menyiratkan kebencian. Kemudian, dia menggandeng Ayah untuk masuk ke dalam.

Setelah menaiki empat lantai tangga, mereka terengah-engah berdiri di depan pintu kamar 401. Begitu mengetuk pintu, seorang pria paruh baya bertelanjang dada membuka pintu. "Cari siapa?" tanyanya.

Melihatnya, Ayah langsung marah besar, "Apa hubunganmu sama putriku? Kenapa kamu tinggal di sini?"

Sambil marah-marah, Ibu menerobos masuk ke dalam dan berteriak kesal, "Shelly, keluar kamu! Berani-beraninya kamu menghindari orang tua dan tinggal sama orang lain?"

Tak lama kemudian, seorang wanita berperut besar keluar. "Kalian salah alamat, ya? Kami sekeluarga baru pindah ke sini dua bulan lalu."

Ibu menyergah dengan kesal, "Putriku yang ngasih alamat ini, mana mungkin salah?"

Melihat bahwa Ibu begitu keras kepala, pria paruh baya itu mengusir mereka keluar, "Keluar, keluar! Kalian bahkan nggak tahu putri kalian sendiri di mana, apa kalian pantas jadi orang tua?"

Seolah-olah teringat akan sesuatu, wanita hamil itu buru-buru menambahkan, "Shelly itu penyewa sebelumnya ya? Pemilik rumah bilang dia menunggak sewa sebulan dan nggak bisa dihubungi, jadi rumahnya kami kontrak."

Mendengar hal itu, Ibu marah besar, "Sudah pindah malah nggak bilang-bilang! Sia-sia saja kami ke sini, dasar anak durhaka!"

Saat mereka berdua hendak pergi, pemilik rumah kebetulan datang. Begitu mengetahui identitas Ayah dan Ibu, dia langsung meminta uang sewa. "Cepat bayar uang sewanya dan bawa pergi barang-barang yang ditinggalkannya. Jangan kotori tempatku!"

Ayah dan Ibu tidak percaya. Mereka kemudian dibawa oleh pemilik rumah ke gudang tempat barang-barangku disimpan. Barang-barang itu sudah tidak terurus dan berdebu setelah dua bulan tidak ada yang membersihkan.

Ayah mengenali beberapa pakaian yang sering kupakai, "Ini memang bajunya."

Ibu mendengarnya dan mengerutkan kening dengan dingin, "Anak durhaka itu sengaja ya? Setelah pindah rumah, dia ninggalin tumpukan sampah ini supaya kita datang untuk beresin?"

Pemilik rumah itu tidak tahan lagi mendengarnya. Dia pun berbaik hati mengingatkan, "Ini bukan sampah, semuanya barang yang sering dia pakai. Ada album foto dan juga beberapa dokumen. Gadis ini orang baik, jadi aku bantu dia nyimpan semuanya."

Ibu tidak peduli. Gudang itu berbau lembap. Dia menutup hidung dan keluar, lalu langsung meneleponku. Karena tidak ada jawaban, dia pun meninggalkan pesan.

[ Shelly, kamu sudah cukup belum dengan tingkahmu? Aku dan ayahmu sekarang ada di rumah kontrakanmu, cepat pulang! ]

Nada angkuhnya tak berubah dan kebencian di matanya tidak bisa disembunyikan. Ibu tidak merasa heran jika aku tidak membalas pesan Ferdy. Bagaimanapun, kami berdua telah menjadi musuh setelah diadu domba oleh Sierra.

Namun, Ibu tidak bisa menerima jika aku tidak membalas pesannya. Ibu semakin tidak sabar. Dia berkata pada Ayah dengan nada dingin, "Biarkan saja dia, ayo kita pulang. Tempat ini bukan tempat yang layak untuk manusia!"

Mendengar kata-katanya, pemilik rumah memandang mereka dengan marah, "Eh, apa-apaan cara bicara Anda ini? Barang-barang anak Anda ini, mau diambil atau nggak? Kalau nggak, saya buang saja."

Menyadari tidak bisa mengharapkan mereka membayar sewa, pemilik rumah akhirnya menyerah. Namun, Ibu tetap pergi tanpa menoleh sedikit pun.

Pemilik rumah yang marah besar, akhirnya berteriak, "Kalian ini nggak punya hati ya? Anak kalian sudah dua bulan nggak bisa dihubungi, kalian nggak khawatir terjadi sesuatu padanya?"

Ibu tertawa sinis, "Anak pembawa sial itu hidupnya keras, mana mungkin akan terjadi sesuatu padanya!"

Setelah pulang, Ibu menelepon Nenek.

"Bu, untuk apa Ibu masih terus merindukan Shelly si anak durhaka itu? Warisan Ibu nanti kasih ke Ferdy dan Sierra saja. Untuk apa peduli sama dia lagi?"

Rohku melayang di samping mereka sambil tersenyum getir.

Ibu, aku adalah satu-satunya putri kandungmu, kenapa kamu begitu membenciku ....

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Roh Jiwa Putri yang Teraniaya

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4 Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania, pengacara pemberani yang mempertaruhkan nyawa demi keadilan, kerap berseteru dengan rival masa kecilnya yang dingin, Yudi. Walau menentang perjodohan, takdir mengikat mereka dalam pertunangan rahasia yang diatur orang tua. Di tengah konflik perasaan benci dan cinta, bahaya besar mengintai saat Tania nekat melawan Wijaya, konglomerat kejam dalang kasus perdagangan manusia. Akankah benih cinta tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali meminta cerai untuk ke-99 kalinya. Namun, Laurence Andrews justru menurunkannya di jalan demi menjawab telepon sang mantan, Rosalie Harris. Laurence terus meremehkan Josie dan yakin istrinya tidak akan berani pergi. Dia tidak sadar bahwa pengabaiannya kali ini telah melewati batas. Di sisi lain, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie agar segera menyelesaikan perceraiannya dan pergi meninggalkan negara ini untuk selamanya.
Sampul Novel Menaklukkan Duda Dingin
8.7
Amber Lim, sosialita kontroversial yang kerap dicap perusak hubungan, bertekad mengubah hidupnya. Demi belajar dari desainer legendaris Adam Smith, ia nekat menerjang musim dingin utara yang ekstrem. Sialnya, Amber dirampok hingga tersesat di tengah hutan beku. Harapan hidupnya kini bergantung pada Tuan Dingin, duda misterius pembenci wanita yang dirumorkan sebagai kanibal. Bisakah Amber menaklukkan hati pria tersebut, atau ia justru akan menjadi korban dari kebenciannya?
Sampul Novel Menjadi Orang Ketiga Dipernikahan
7.9
Pernikahan Mira Aditya dan Rafiq Jaya yang didasari perjodohan orang tua berujung duka. Mira harus menelan pil pahit setelah tahu suaminya telah menikahi cinta lamanya, Elena Faris, secara sembunyi-sembunyi. Tersisih dan terabaikan di rumahnya sendiri, Mira merasakan kepedihan yang luar biasa. Di tengah keputusasaan yang terus menyiksa batinnya, kini ia harus menentukan sikap: tetap bertahan dalam hubungan toxic ini atau melangkah pergi demi meraih kebahagiaannya sendiri.
Sampul Novel Misteri Ular Xaver
8.3
Sekembalinya dari Kota Xaver, ibu membawa patung dewa ular yang dipercaya bisa memberi keawetan muda jika disembah dengan darah menstruasi perawan. Aku dipaksa menyerahkan darahku dan rambutku dipotong untuk dililitkan di patung itu. Namun, aku menyembunyikan rahasia bahwa aku pernah menginap dengan pacarku saat kuliah. Dua bulan kemudian, konsekuensi mengerikan muncul ketika kulit ibu mulai ditumbuhi bercak biru bersisik dan dia mulai berganti kulit layaknya seekor ular.
Sampul Novel Pengorbanannya, Kebencian Butanya
8.0
Demi Rania, tunangannya, Baskara tega memaksaku mendonorkan sumsum tulang. Kedekatan masa kecil kami kini musnah, berganti kebencian buta darinya setelah fitnah keji Rania menghancurkanku. Akibat rekaman asusila palsu itu, Baskara menyiksaku dan menculik orang tuaku, memaksaku melihat mereka jatuh dari gedung tinggi hingga tewas. Di tengah penyakit parah yang kusembunyikan, dia justru menyuruhku mati. Tanpa ragu, aku menuruti keinginannya dan melompat ke jurang maut.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED