Sampul Novel Pernikahan Kilat dengan Sang Miliarder

Pernikahan Kilat dengan Sang Miliarder

8.3 / 10.0
Dikhianati kekasih yang ia nafkahi demi sahabat sendiri membuat Riani terluka. Dalam keputusasaan, ia nekat menikahi Rizky, pria asing yang berjanji memenuhi semua kebutuhannya. Keraguan Riani sirna saat Rizky terbukti menjadi suami protektif dan suportif yang mendongkrak kariernya. Namun, misteri menyelimuti sang suami yang selalu punya solusi ajaib, hingga akhirnya Riani terkejut melihat wajah Rizky di sampul majalah bisnis dunia sebagai miliarder.

Pernikahan Kilat dengan Sang Miliarder Bab 1

Di suatu hari di musim kemarau dengan matahari yang begitu terik di langit, Riani Kurniawan sedang membagikan selebaran di pintu masuk sebuah pusat perbelanjaan.

Saat itu, dia melihat pasangan muda-mudi bergandengan tangan memasuki pusat perbelanjaan itu.

Riani membelalakkan matanya saat menyadari bahwa kedua orang itu adalah pacarnya, Ferry Triono, dan sahabatnya, Sintia Budiman.

Ferry mengatakan padanya bahwa dia akan pergi untuk wawancara kerja hari ini, jadi dia bertanya-tanya sedang apa pacarnya di sini.

Dadanya terasa sesak. Dia buru-buru mengikuti mereka.

Akan tetapi, dia kehilangan jejak mereka saat memasuki mal.

Riani berlari ke sana kemari dengan panik. Tepat pada saat itu, ponselnya berdering karena ada pesan masuk. Pesan itu menunjukkan notifikasi transaksi kartu kreditnya.

Ferry sudah membeli sebuah perhiasan senilai hampir 100 juta rupiah.

Riani terkesiap kaget. Itu hampir mencapai total dari setengah gajinya dalam setahun.

Dia segera melesat ke konter perhiasan dan melihat seorang pramuniaga menyelipkan cincin berlian mencolok di jari manis Sintia yang ramping. Berlian di cincin itu besar dan indah, sama dengan cincin yang sudah lama dia impikan.

Pikirannya menjadi kosong saat melihat senyum puas di wajah Sintia.

Ferry telah dipecat dari pekerjaannya sejak enam bulan yang lalu. Selama itu pula dia tinggal di tempat Riani dan menggunakan uang Riani untuk memenuhi kebutuhannya.

Ubun-ubun Riani terasa mendidih. Beraninya Ferry memakai uangnya untuk membelikan wanita lain sebuah cincin berlian?

Dia bukan orang yang bisa dipermainkan seperti ini.

Dia berlari mendekat, meraih cincin itu dari tangan Sintia, dan menyerahkannya kepada si pramuniaga.

"Maaf. Aku ingin mengembalikan cincin ini."

"Apa yang kamu lakukan, Riani? Aku baru saja membeli cincin ini. Apa hakmu mengembalikannya?" seru Sintia.

Riani kehabisan kesabarannya. Dia memelototi wanita itu dan langsung menampar wajahnya.

"Apa yang kamu lakukan?"

Sementara itu, Ferry baru kembali dari kasir. Dia memeluk Sintia untuk melindunginya dan berteriak pada Riani.

"Ada apa denganmu? Aku hanya menghabiskan sedikit uang dari rekeningmu. Memangnya kamu tidak malu karena bersikap pelit seperti itu? Masih berani memukul orang lagi!" Ferry menatapnya dengan rasa jijik yang tidak ditutup-tutupi, dan Riani balas menatapnya dengan sorot tidak percaya. Pengkhianatan, kemarahan, dan rasa terhina melonjak di dalam dirinya.

"Kamu mengkhianatiku dan punya hubungan tidak pantas dengan temanku. Sekarang kamu bertanya padaku apakah aku tidak malu pada diriku sendiri?"

"Ya, aku memang menggunakannya untuk menghidupi Sintia. Kamu bisa apa? Coba lihat dirimu." Ferry mengerutkan hidungnya dengan jijik. "Tidak ada laki-laki yang akan mencintaimu!"

Riani sudah menabung setiap peser uang yang dia hasilkan selama enam bulan terakhir untuk menghidupi Ferry. Dia berhenti membeli baju baru dan produk perawatan kulit. Kini pakaiannya sudah usang, dan kulitnya tidak lagi cerah. Namun, semua pengorbanan itu hanya dibalas dengan pengkhianatan.

Kerumunan orang-orang berkumpul di sekitar mereka. Ferry dengan marah melemparkan kartu kredit dan kwitansi ke wajah Riani.

"Ini! Ambil! Jelas kamu hanya peduli soal uang. Aku sudah muak denganmu!"

Wajah Riani terasa sakit saat kartu itu mengenai wajahnya, tetapi itu tidak seberapa dibandingkan rasa sakit di hatinya.

"Riani, wanita sepertimu hanya akan mati sendirian. Tidak ada pria yang tahan denganmu." Setelah berkata demikian, Ferry menarik tangan Sintia dan pergi meninggalkan mal.

Riani mengambil kartu dan kwitansi di lantai, menyelesaikan prosedur pengembalian uang, dan langsung kembali ke apartemen tempat dia dan Ferry tinggal.

Apartemen ini memiliki dua kamar tidur. Dia dan Ferry selama ini tidur di kamar yang berbeda. Dia selalu mengira bahwa Ferry adalah pria baik-baik yang menghormatinya. Jika dipikirkan lagi, semuanya terasa konyol.

Begitu dia kembali ke apartemen, dia mulai mengemas barang-barang Ferry. Dia bertekad untuk mengusirnya hari ini.

Dia menarik seprai dengan marah. Saat itu, tatapannya tertuju pada dua kondom bekas di atas tempat tidur. Sepertinya kondom itu baru saja digunakan. Sedikit cinta dan kekaguman yang dia miliki untuk Ferry langsung sirna dalam sekejap.

Dia mengemas barang Ferry dan melemparkannya ke luar pintu satu per satu.

Tak lama, Ferry kembali dengan Sintia.

Dia marah saat melihat barang-barangnya menumpuk di lantai.

"Riani, apa kamu gila? Beraninya kamu menyentuh barang-barangku?"

Riani mengabaikannya dan duduk dengan tenang di sofa di ruang tamu. Di masa lalu, dia berpikir bahwa Ferry adalah pria paling tampan di dunia, tetapi sekarang, melihatnya saja sudah membuatnya muak.

"Kamu pulang tepat waktu. Kembalikan kunci pintu ini padaku, dan jangan injakkan kaki kotormu di tempatku lagi!"

"Riani, apa kamu sudah gila? Aku yang membayar sewa apartemen ini sebelumnya. Atas dasar apa kamu memintaku untuk pindah?" raung Ferry.

"Ya, kamu benar. Kamu pernah membayar sewa sebelumnya!" bentak Riani seraya memberi penekanan pada kata 'sebelumnya'. "Bagaimana dengan sewa selama enam bulan terakhir dan biaya hidupmu selama dua setengah tahun terakhir? Apakah kamu membayar semua itu?"

Riani memelototinya, dan akhirnya menarik napas dalam-dalam untuk menenangkan diri.

Melihat banyak tetangga yang berkumpul dan bergosip tentangnya, Ferry merasa malu. Dia ingin menangani situasi ini terlebih dahulu.

"Riani, yang kamu inginkan hanyalah uang! Harga sewa selama enam bulan hampir 40 hingga 60 juta rupiah. Itu setara dengan penghasilanku selama satu setengah bulan. Setelah aku mendapatkan pekerjaan, aku akan membayar kembali uang sewamu."

"Kita tidak perlu menunggu sampai kamu mendapatkan pekerjaan. Kita bisa memberinya uang itu sekarang juga." Sintia mengeluarkan ponselnya dan berjalan ke arah Riani. "Mari kita buat kesepakatan. Aku akan membayarkan uang sewanya selama enam bulan terakhir, dan kamu harus pindah hari ini."

Dia menghitung bahwa jumlah uang sewa itu jauh lebih kecil daripada uang yang sudah dihabiskan Riani untuk Ferry selama bertahun-tahun. Dia yakin Ferry akan berterima kasih padanya seumur hidup jika dia membayar uangnya sekarang.

Ferry lulus dari universitas ternama dan memiliki masa depan yang menjanjikan. Di masa lalu, dia pernah memiliki gaji 90 juta rupiah sebulan.

Melihat Riani mengangguk dengan senang hati, Sintia mentransfer uang kepadanya melalui pembayaran online. Kemudian, dia menunjuk dengan puas ke arah pintu. "Cepat! Kemasi barang-barangmu dan pergi dari sini!"

"Tidak usah buru-buru." Riani berbalik dan mengeluarkan surat kepemilikan rumah.

"Baca ini baik-baik." Riani menunjukkan sertifikat kepemilikan rumah itu pada Sintia. Di sana jelas tertulis bahwa Riani Kurniawan adalah satu-satunya pemilik properti ini.

"Aku pemilik apartemen ini. Aku tidak ingin menyewakannya pada kalian sekarang."

"Riani, kamu menipuku!" Ferry menjadi sangat marah. "Kamu pemilik apartemen ini, tapi kamu membuatku membayar sewa selama ini!"

"Kamu tinggal di tempatku. Bukankah sudah sepantasnya kamu membayar sewa?" Riani mengangkat bahu dengan wajah polos.

"Riani, kamu benar-benar licik! Aku sudah meremehkanmu," geram Ferry sambil menunjuk ke arahnya.

"Kamu wanita tercela!" Sintia merasa sedih. Dia menyesal sudah menghabiskan uangnya dengan sia-sia. Terlebih lagi, sekarang Ferry tidak punya tempat tinggal!

"Oh, ayolah! Aku tidak ada apa-apanya dibandingkan kalian!"

Riani menunjuk ke arah pintu. "Sekarang ambil barang-barangmu dan keluar dari sini!"

Sintia tidak mau mengakui kekalahannya. Menyadari bahwa semakin banyak tetangga yang berkumpul untuk menyaksikan apa yang terjadi, Ferry buru-buru menyeretnya pergi dari sana.

Sebelum pergi, dia melihat kembali ke arah Riani dan memikirkan bagaimana cara merebut apartemen itu darinya.

Setelah berhasil mengusir kedua orang itu, Riani bersandar ke dinding dan menghela napas lelah.

Satu-satunya pikiran di benaknya saat ini adalah bahwa dia tidak perlu lagi melakukan pekerjaan paruh waktu yang membosankan hanya untuk menghidupi pacarnya itu di masa depan.

Saat itu, ponsel Riani berdering. Dia mengeluarkannya dan melihat bahwa itu adalah panggilan dari adik laki-lakinya.

"Kak, Nenek didiagnosis menderita kanker. Biaya operasinya satu miliar rupiah. Aku tidak punya banyak uang. Aku …." Adiknya tersedak menahan isak tangis.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Pernikahan Kilat dengan Sang Miliarder

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa untuk pembaca usia 21 tahun ke atas ini menguak sisi kehidupan tersembunyi yang jarang dibahas. Di balik topeng kesucian, terdapat luka mendalam, dilema, serta kerinduan emosional yang rumit. Melalui penyampaian yang realistis dan eksplisit, Anda diajak merenungkan jati diri di tengah kegelapan demi meraih titik terang. Sebuah bacaan penuh makna tentang pencarian hakikat hidup dan cinta yang berliku, siap memberikan sudut pandang baru yang mendalam bagi pembacanya.
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Divonis kanker rahim stadium lanjut membuat Fatma harus mengubur mimpinya memiliki keturunan. Demi membahagiakan Satria, ia bahkan rela memohon sambil menangis agar sang suami bersedia menikah lagi. Satria sempat menolak rencana itu karena tidak ingin melukai perasaannya. Namun, di balik pengorbanan tulus Fatma sebagai bukti cinta terakhirnya, sebuah kenyataan pahit justru terungkap. Fatma harus menerima fakta menyakitkan bahwa suaminya ternyata tidak pernah mencintainya.
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Alena Adriani Quensyah harus menghadapi kenyataan pahit setelah orang tuanya tega menjadikannya jaminan utang kepada gembong mafia yang sangat kejam. Kini, hidupnya bagai di balik jeruji besi, ditambah dengan bayang-bayang trauma masa lalu yang terus menyiksa batinnya. Di tengah situasi pelik ini, Alena bertekad mencari tahu alasan keluarganya tega menelantarkannya. Mampukah ia bertahan hidup dan menemukan kembali orang tuanya?
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
8.5
Seorang penjelajah tersesat di Hutan Gondoriyo dan mengalami teror mistis saat kendaraannya hilang secara gaib. Di sebuah gubuk sunyi, pasangan lansia misterius sempat memperingatkannya. Meski sempat kembali dengan selamat, rasa penasaran justru menyeretnya kembali ke sana, namun hutan itu seolah menguap. Misteri pun kian kelam saat ia menemukan kaitan erat antara kecelakaan bus di jurang dan hutan tersebut, hingga ia harus bertaruh nyawa demi kebenaran.
Sampul Novel Secret Wife
9.1
Sepuluh tahun menikah, Sinta dan Bram belum memiliki anak. Bram bersama ibunya langsung menuduh Sinta mandul tanpa bukti medis. Demi cucu, sang ibu mendesak Bram hingga ia nekat berpoligami secara rahasia. Padahal, ada kenyataan pahit yang disembunyikan: Bram yang sebenarnya tidak bisa menghasilkan keturunan. Saat kebohongan dan pengkhianatan ini akhirnya terbongkar, apakah Sinta akan tetap tinggal diam menerima perlakuan suaminya?
Sampul Novel SETETES DARAH SUCI
8.6
Legenda masa lalu mengabarkan lahirnya seorang gadis dengan darah suci yang sangat berharga. Hanya dengan setetes darahnya, keabadian, kekuatan tak tertandingi, dan kemudaan abadi bisa diraih, bahkan mampu menyelamatkan klan dari kepunahan. Kemunculannya di dunia ditandai oleh langit malam yang gelap gulita serta suhu dingin yang menusuk. Kini, saat seluruh makhluk merayakan kehadirannya, sang gadis harus menghadapi ancaman besar karena nyawanya menjadi target buruan semua pihak.

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED