Sampul Novel My Perfect Hero

My Perfect Hero

8.6 / 10.0
Demi menjaga nama baik keluarganya, Raline terpaksa menikah dengan Liam Bernardus Nelson, miliarder dingin nan kejam, menggantikan sang kakak yang kabur di hari pernikahan. Di balik penderitaan awal, Raline tak menyangka Liam selalu pasang badan melindunginya. Namun, pernikahan mereka kini di ujung tanduk saat sang kakak kembali untuk merebut Liam. Raline pun harus berjuang keras mempertahankan posisinya sebagai istri sah.
Ringkasan My Perfect Hero
Demi menjaga nama baik keluarganya, Raline terpaksa menikah dengan Liam Bernardus Nelson, miliarder dingin nan kejam, menggantikan sang kakak yang kabur di hari pernikahan. Di balik penderitaan awal, Raline tak menyangka Liam selalu pasang badan melindunginya. Namun, pernikahan mereka kini di ujung tanduk saat sang kakak kembali untuk merebut Liam. Raline pun harus berjuang keras mempertahankan posisinya sebagai istri sah.
Baca Selengkapnya

My Perfect Hero Bab 1

“Kakakmu kabur dari pernikahan ini, jadi kamu yang harus menggantikan dia.”

Raline, yang telah mengenakan kebaya, bagai tersambar petir saat mendengar perintah mutlak sang ayah, Pandu.

Sudah hampir tiga puluh menit ketiganya menunggu dalam situasi tegang. Mereka telah rapi dengan kebaya dan jas sejak dua jam lalu. Pandu Pramuditya Gabriel, memang berniat menikahkan Bora Adine Gabriel, dengan seorang pria kenalan temannya. Namun, sudah hampir satu jam, putri pertamanya tidak kunjung datang dan seseorang justru memberi kabar bahwa dia tidak ditemukan di kamarnya.

“Kamu juga sudah pakai kebaya rapi, kita langsung saja keluar menemui penghulu!” titah Pandu, kemudian menarik tangan Raline.

Gadis itu berhenti dan menggeleng. “Pah, Raline di sini cuma sebagai pendamping dan saksi, bukan pengantin!” tolaknya.

Wajah Pandu berubah galak mendengar jawaban putri keduanya. “Lalu, kamu mau nama baik keluarga kita tercoreng? Para tamu dan keluarga sudah berdatangan!” kecam pria itu.

Raline terhenyak. Wajahnya memucat. Seluruh energinya seakan menguap habis. Benar-benar tidak terpikirkan olehnya akan menjadi sosok yang menikah hari ini. Terlebih, dia memiliki seorang pacar. Tidak mungkin Raline mengkhianatinya begitu saja.

“Raline tidak mau, Pah!” jawabnya, kemudian menatap sang ibu dengan pandangan memohon. “Mah, tolong bilang ke Papah. Raline tidak siap. Raline punya Adikara, Mah,” katanya dengan sorot berkaca-kaca.

Sabrina, yang sejak tadi terlihat resah, berubah menjadi tajam saat menatap putri keduanya.

“Ikuti perintah Papamu,” titahnya, “Lagi pula, kamu yang bikin Bora melarikan diri, ‘kan?”

Raline menggeleng putus asa dengan pipi berlinang air mata. Tidak menyangka jika sang ibu justru ikut mendukung ide gila sang ayah.

Sejak awal, Raline memang ditugaskan untuk menemani Bora. Dari sejak penataan busana sampai merias, Raline harus selalu berada di sisi sang kakak sekaligus menjadi penjaga. Sebab, dari awal, perjodohan ini memang tidak disetujui oleh Bora.

Hingga kemudian, Bora meminta waktu sendiri untuk merenung. Raline membiarkannya, tetapi dia sama sekali tidak menduga jika kakaknya berencana untuk kabur.

“Kita bisa membatalkan pernikahan ini, Pah. Masih belum terlambat!” Raline bersikeras.

“Kamu gila!” Pandu mengecam dengan dahi yang tegang. “Keluarga Nelson bukan keluarga sembarangan! Kita akan mendapat malapetaka seumur hidup jika menghancurkan kehormatannya!”

Raline menggeleng, terlihat semakin putus asa.

“Menurut saja, Raline!” Sang ibu menambahkan. “Masa depan kamu akan cerah jika menikah dengannya daripada dengan Adikara yang tidak jelas itu,” ejeknya.

Raline tidak akan menolak jika sejak awal dijodohkan dengan pria seperti itu. Keluarga Nelson memang meminta satu putri dari keluarga Haqq, tetapi ayahnya langsung menunjuk Bora. Raline tidak pernah mendapat kesempatan. Dia selalu tersisihkan dari kakaknya.

Kini, mengapa kedua orang tuanya justru mendesak dia?

“Kenapa Mama sama Papa tega mengorbankan Raline?” isak gadis itu. Air mata meleleh di wajah cantiknya.

Namun, baik Pandu maupun Sabrina, seakan tidak tergerak oleh kesedihan putri mekea.

“Kamu tidak mau menikahi dia? Oke, mulai sekarang, kamu bukan bagian dari keluarga Haqq!” kecam sang ayah.

Bagai tersambar petir. Raline berhenti terisak dan menggeleng berulang kali. Terperangah oleh pengumuman mutlak sang ayah.

Secepat kilat, gadis itu menjatuhkan diri dan berlutut di kaki sang ayah. “Jangan, Pah! Raline mohon! Raline masih menyayangi Mama sama Papa,” jawabnya tersenguk-senguk.

Meski nama ‘Haqq’ tidak pernah terselip di belakang nama Raline, kasih sayang gadis itu kepada orang tuanya tidak terbendung. Namun, Pandu dan Sabrina tetap sering bersikap semena-mena terhadapnya. Seperti sekarang.

“Kalau begitu, nikahi putra keluarga Nelson,” perintah sang ayah dengan dingin.

Raline mengangguk dengan isakan tertahan. Gurat-gurat keseriusan timbul di wajahnya, membuat gadis itu terlihat lebih dewasa. “Tapi, aku punya satu syarat,” katanya, “Jika pria itu tidak menginginkanku, aku tidak akan menikah dengannya.”

Wajah Pandu kembali memerah padam. Tidak menyangka jika Raline berani bertindak lancang. Punya pilihan apa gadis itu, hingga berani mengajukan syarat?

Tetapi kemudian Pandu mengangguk satu kali. “Panggilkan Liam,” titahnya pada Sabrina.

Liam Bernardus Nelson. Itu adalah nama calon suami kakaknya yang sekarang menjadi nama calon suaminya.

Raline tidak pernah bertemu pria itu secara langsung, hanya pernah melihatnya melalui foto yang ditunjukkan ayahnya saat menawarkan lamaran itu kepada Bora.

Liam memang tidak pernah datang setiap kali pertemuan keluarga diadakan. Selalu saja ada alasannya, mulai dari sibuk hingga terkendala. Namun, ayah Liam terus meyakinkan jika sang putra pasti muncul pada hari pernikahan. Dan itu benar.

Ceklek.

Pintu terbuka, kemudian Sabrina berjalan masuk, diikuti seorang pria bertubuh tegap. Dan Raline seakan membeku di tempat begitu melihat sosoknya.

Liam Bernardus Nelson adalah seorang pria berbadan tegap. Usianya baru menginjak dua delapan. Wajahnya terlihat tegas dan bersih meski rambut-rambut tipis membingkai rahangnya. Tatapannya terlihat cerdas dan memancarkan aura hitam gelap yang memahitkan tenggorokan.

Raline sontak menjatuhkan pandangan saat tatapan mereka bertemu. Takluk oleh karisma kental pria itu.

“Mohon maafkan kami.” Pandu memulai. “Bora telah bertindak memalukan dengan melarikan diri dari pernikahan, tapi kami masih memiliki Raline! Dia bisa menggantikan Bora menjadi pengantinmu hari ini.”

Bahkan, pesona kental Liam berhasil membuat sang ayah berkata-kata dengan segan.

“Tapi, ada satu syarat.” Raline memberanikan diri bersuara meski kaki-kakinya terasa lemas. Sang ayah memberikan tatapan tajam terhadap tindakan lancang anak perempuannya. Seakan ingin memperingati Raline bahwa yang tengah ia hadapi bukan pria sembarangan.

Namun, Liam tetap menunjukkan raut tak beremosi ke arahnya.

“Katakan.”

Raline menelan saliva untuk membasahi tenggorokan yang tiba-tiba terasa kering. Ia merasa amat gugup, seakan ia dipaksa bicara, padahal ada senjata api yang menodong dahinya.

“Aku hanya akan menikah dengan Tuan jika Tuan menginginkannya,” ujar Raline, memaksakan diri untuk menatap iris cerdas menaklukan itu. “Apakah… Tuan mau menikah denganku yang bukan Bora?”

Liam tidak langsung menjawab. Bibir tegasnya terkatup rapat, menunjukkan bahwa ia sedang berpikir.

“Tidak mau. Kumohon, tidak mau,” batin Raline. Mereka tidak saling mengenal. Selama ini, Liam hanya mengenali Bora lewat satu-dua pertemuan. Tidak mungkin Liam ingin menikahi Raline begitu saja.

Jantung Raline seakan hampir meledak saat Liam kembali menatap ke arahnya dengan dingin. Rahang pria itu terlihat tajam dan mengintimidasi. Menunjukkan sosoknya yang tidak mudah dibaca pikirannya.

“Baik,” ujar Liam dengan suara baritone yang mampu menaklukan siapa pun. “Aku akan menikahimu.”

Bahu Raline menurun dengan putus asa. Dan, dunia wanita itu seakan runtuh seketika.

***

Haiii, selamat datang di karya terbaru dan perdana author di platform ini ^^ Semoga kalian suka dan terus dukung author dengan meninggalkan komentar atau tap tombol love yaa.. Jangan lupa masukkan buku ini ke rak kalian, supaya kalian dapat notif saat aku update nanti ^^

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi My Perfect Hero

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil tanpa sengaja menemukan patung beruang di jalan dan membawanya pulang untuk dirawat dengan tulus. Ia tidak pernah menduga bahwa benda mati tersebut sebenarnya adalah inkarnasi dari sosok dewa muda yang sangat kuat. Wujud beruang itu terus bertahan menemani Melinda hingga ia tumbuh dewasa menjadi wanita yang cantik. Namun, sebuah konflik menegangkan mendadak muncul dan menguji ikatan unik mereka. Akankah kisah cinta antara manusia dan dewa ini berujung pada kebahagiaan?
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya terjebak dalam neraka pernikahan. Alih-alih bahagia, ia justru menjadi sasaran kekejaman Adnan, suaminya yang menyimpan dendam membara kepada sang mertua. Setiap hari, Saschya harus bertahan menghadapi siksaan fisik dan mental yang keji. Namun, di tengah keputusasaan yang mendalam, sosok dari masa lalunya mendadak hadir kembali. Apakah kemunculan mereka akan menjadi penyelamat yang membebaskan Saschya, atau malah memicu prahara baru di hidupnya?
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Niat tulus Rheina menyelamatkan sahabatnya dari tuan tanah malah berujung petaka. Sang ayah justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat, menyeret Rheina ke pusaran konflik keluarga yang kelam dan merusak hidupnya. Di tengah kerasnya tekanan hidup yang dipenuhi makian dan adegan dewasa, gadis lugu ini terperangkap dalam cinta segitiga yang rumit bersama dua pria. Simak perjuangan emosional Rheina menghadapi takdirnya yang sarat liku.
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela nekat hamil diam-diam dari Jeremy, walau tahu dia hanya dimanfaatkan. Demi lepas dari cengkeraman pria kejam itu, Angela sengaja memicu kemarahannya agar diusir. Namun, pelariannya gagal setelah Jeremy menemukan tempat persembunyiannya. Saat Angela pasrah memohon dibebaskan, situasi justru berbalik karena kehadiran anak mereka. Jeremy yang semula begitu dingin kini berubah drastis, bahkan menawarkan diri untuk melayani Angela serta buah hati mereka.
Sampul Novel I Fall Endlessly
8.1
Kasih sayang mendalam sebagai ibu memaksa Neva Zetrix mengesampingkan harga dirinya demi melindungi sang anak yang tak berdosa. Setiap hari, ia harus tunduk dan bersikap rendah hati di hadapan Brian Anderson yang sangat dominan. Demi keselamatan buah hatinya, Neva rela bertahan melewati penderitaan batin dan tekanan konstan. Kisah perjuangan penuh pengorbanan ini memperlihatkan ketegaran seorang wanita dalam menghadapi peliknya dinamika hubungan yang menjerat hidupnya.
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Nadia Antika selalu sabar menghadapi cemoohan ibu mertua demi cintanya pada sang suami, Askara Brahma. Namun, biduk rumah tangga mereka yang berjalan dua tahun mulai retak saat Askara mendadak bersikap dingin dan penuh rahasia. Kecurigaan Nadia menuntunnya pada kenyataan pahit yang tak terbayangkan. Bagaimana ia menghadapi fakta bahwa suaminya diam-diam mengkhianatinya dengan menjalin hubungan gelap bersama adik iparnya sendiri di dalam rumah mereka?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED