Sampul Novel Alexandra Mata-mata sang CEO

Alexandra Mata-mata sang CEO

9.1 / 10.0
Alexandra Johnson terjebak kontrak rumit yang memaksanya menjadi mata-mata untuk mengawasi seorang CEO ternama. Namun, insiden tak terduga mengubah segalanya. Kini nasib Alexa terjepit di antara dominasi dua CEO berkuasa sekaligus. Terperangkap dalam situasi berisiko tinggi, ia harus menghadapi kendali kedua pria tersebut sambil menavigasi intrik dunia bisnis yang berbahaya dan penuh tekanan emosional.

Alexandra Mata-mata sang CEO Bab 1

"Pria itu?" Alexa menundukkan kepalanya, setelah tak sengaja bertemu pandangan dengan netra berwarna abu muda, milik lelaki yang baru saja turun dari mobil.

"Kau benar-benar datang menepati janjimu, bocah kecil," ucap lelaki itu.

Ya. Alexandra menepati janjinya, setelah 2 tahun lalu, lelaki yang berada di hadapannya saat ini pernah menolongnya. Memberikan bantuan, untuk membantu perusahaan daddy-nya kembali bangkit.

Alexa sempat berpikir untuk menjual diri, demi mendapatkan uang dengan jumlah yang sangat besar, dalam waktu singkat. Untuk menolong perusahaan sang daddy, yang hampir saja disita oleh bank. Namun, dia sadar jika perbuatannya diketahui oleh media, bukan tidak mungkin perusahaan dan keluarganya akan tercoreng.

"Ya, aku datang. Terima kasih, sudah menolongku saat itu. Aku benar-benar tidak tahu jika saat itu tidak bertemu denganmu, Tuan Ef," kata Alexa.

Lelaki yang dipanggil Tuan Ef itu, menarik satu sudut bibirnya dan menatap Alexandra penuh maksud.

"Aku sudah yakin, kau adalah gadis yang bisa dipercaya," imbuh Ef.

Dua tahun yang lalu. Alexandra sangat frustasi, dia tidak ingin perusahaan keluarganya yang sudah dibangun jauh sebelum dirinya lahir, kolaps begitu saja akibat ditipu rekan bisnis daddy-nya. Saat itu juga, dia bertemu dengan lelaki yang usianya 15 tahun di atasnya, Ef.

Tanpa banyak pertanyaan, Ef langsung menawarkan bantuan apa pun yang sedang Alexa butuhkan.

"Apa dia benar-benar ingin membantuku?" batin Alexa.

Di dunia ini tidak boleh ada yang Alexa percaya. Begitulah pesan sang mommy, tetapi saat ini, Alexa sangat membutuhkan bantuan itu, Alexa pun memberitahu jumlah uang yang dia butuhkan.

"Itu sangat kecil untukku, aku akan memberikan cek untukmu," ujar Ef tanpa ragu.

"Sebelum itu, tanda tangan dulu di sini," kata Ef, memberikan selembar kertas kosong pada Alexa.

Alexa menerimanya, membolak-balikkan kertas kosong tersebut. Setelahnya dia menatap Ef, dengan keheranan.

"I-ini tidak salah, Tuan? Untuk apa aku tanda tangan di kertas yang kosong?" tanya Alexa.

"Tanda tangan saja atau aku tidak akan membantumu," kata Ef, membuat Alexa takut untuk menolaknya.

"Kau tidak perlu takut, saat ini aku belum memikirkan imbalan apa yang aku inginkan darimu," kata Ef.

"Imbalan?"

Ef tersenyum smirk, membuat Alexa sedikit tak nyaman. "Kau pikir, semua itu gratis? Jangan naif, di dunia ini tidak ada yang gratis, Alexa."

Alexa tidak tahu harus berbuat apa setelah mendengar ucapan Ef. Dia tidak bisa menolak, dia membutuhkan cek tersebut, untuk membantu perusahaan sang daddy agar tidak gulung tikar.

"Baiklah, aku akan tanda tangan," ucap Alexa, kemudian membubuhkan tanda tangannya di sana.

"Good girl. Sampai bertemu dua tahun lagi, di tempat ini, jam yang sama, bulan dan tanggal yang sama. Kau mengerti Alexa?" tanya Ef, yang dengan cepat Alexa angguki.

****

Saat ini, Alexa sudah berada di apartemen Ef, sesuai permintaan Ef.

"Kau benar-benar sangat penurut, Alexa. Duduklah!" pinta Ef, yang sejak kedatangan Alexa, Ef sudah duduk di sofa ruang tamu, dengan kedua kakinya yang berada di atas meja.

Alexa pun duduk di sebrang Ef, jantungnya berdegup kencang karena rasa takutnya. Dia belum pernah melakukan kerjasama apa pun dengan lelaki, apalagi usianya 15 tahun di atas Alexa.

"Sebenarnya ada apa, Tuan memintaku untuk datang ke sini?" tanya Alexa.

Ef menyerahkan satu lembar kertas yang sudah terisi dengan huruf. Memang tak banyak yang tertulis di dalam kertas tersebut, tetapi tetap membuat Alexa terkejut.

"Baca ini, ini adalah perjanjian kerjasama kita, yang pernah kamu tandatangani dua tahun yang lalu," ucap Ef.

Alexa mulai membaca lembar kertas tersebut.

"Pihak Pertama adalah Ef dan pihak kedua adalah Alexandra Johnson. Pihak kedua bersedia bekerjasama dengan pihak pertama, dan menuruti apa saja yang diperintahkan pihak pertama. Termasuk menjadi mata-mata dari Ef." Membaca perjanjian tersebut, sukses membuat kedua bola matanya membulat sempurna.

"Kapan aku menandatangani perjanjian ini?" Alexa tak merasa pernah menandatangani itu.

"Dua tahun yang lalu saat kau menandatangani kertas kosong ... dan inilah kontrak kerjasama kita," ucap Ef.

"Aku akan memberi tahu tugas awalmu. Kau sudah menyiapkan berkas-berkas yang aku minta?" tanya Ef.

Alexa mengangguk, kemudian menyerahkan berkas yang Ef minta. "Ini, Tuan."

Ef mengambil dan memeriksa berkas tersebut. Lelaki itu mengangguk senang.

"Mulai besok, bawa berkas ini dan melamarlah di perusahaan Williams Group. Sebagai asisten pribadi Arley Williams," ucap Ef.

"W-Williams Group, apa aku tidak salah mendengar? Itu perusahaannya yang—"

"Yang menipu perusahaan daddy-mu," sela Ef.

Alexa membekap mulutnya sendiri, Ef banyak mengetahui tentang dia dan keluarganya. Alexa menggeleng, dia tidak mungkin melamar pekerjaan di sana, orang tuanya pasti akan marah jika mengetahuinya.

"Untuk apa aku bekerja di sana? Aku sedang tidak ingin bekerja," kata Alexa.

"Ini adalah pekerjaan untukmu Alexa. Pekerjaanmu saat ini adalah menjadi mata-mataku, untuk memata-matai Arley Williams dan perusahaannya," kata Ef.

"Ingat, kamu sudah menandatangani kertas tersebut."

Lagi-lagi dia tidak bisa berkutik saat Ef mengingatkannya mengenai kontrak perjanjian mereka.

"Saat ini, CEO dari Williams Group. Sedang mencari seorang asisten pribadi dan ini kesempatan untukmu, agar bisa masuk ke dalam perusahaan itu, Alexa," kata Ef.

Apa-apaan ini? Bagaimana bisa, dia seceroboh itu menandatangani kertas yang bahkan dia sendiri tidak tahu, apa yang akan menjadi kerjasama antara mereka.

"Jika aku menolak, apa yang akan terjadi?" tanya Alexa.

Ef terkekeh.

"Ada banyak kerugian yang akan kamu terima." Ef membalikan kertas tersebut dan di sana sudah jelas tertulis, mengenai kerugian yang Alexa dapatkan jika mencoba memutuskan kerjasamanya.

"Namun, untuk saat ini kamu tidak perlu tahu apa kerugian itu," ucap Ef.

Alexa hanya menghela napasnya, mendengar ucapan Ef. Dia benar-benar terjebak, memang benar apa yang diucapkan mommy-nya. Tidak ada satu pun orang di dunia ini, yang bisa dipercaya. Termasuk Ef, bantuan yang Ef tawarkan, membuat Alexa terjebak di dalamnya.

"Sampai berapa lama, aku bekerja denganmu, Tuan?"

"Belum bisa kupastikan," jawab Ef, "ah iya, panggil saja aku Ef," kata Ef.

"Sebenarnya terdengar tidak sopan, tetapi aku akan pikirkan lagi. Kalau begitu aku permisi," ucap Alexa.

***

Pagi ini, Alexandra sudah berada di Williams Group, dia diantar oleh Ef untuk sampai di sana.

"Jangan tegang seperti itu," ucap Ef.

Mudah sekali Ef mengatakan itu, sementara kening Alexa sudah berkeringat, menahan segala ketakutannya.

"Apa yang kau pikirkan? Ayo cepat keluar dan datang ke front office. Katakan, kau akan melamar pekerjaan sebagai asisten pribadi CEO!" perintah Ef.

"Aku belum siap, kita undur besok saja ya, Tuan," kata Alexa.

"Keluar." Suara itu terdengar sangat datar dengan tatapan yang tertuju pada Alexa.

____

Alexa baru saja sampai di front office, sesampainya di sana dia melakukan apa yang diperintahkan Ef tadi.

"Anda bisa tunggu sebentar, aku akan menghubungi ruangan Tuan Arley," kata staf di sana.

Sementara staf itu menghubungi ruangan Arley, tatapan Alexa terfokus pada seorang wanita yang menangis, berjalan ke arahnya.

"Nona, Anda kenapa?" tanya Alexa.

"Aku ditolak, CEO di sini sangat kejam."

Alexa menelan kasar air liurnya. Bagaimana jika dia juga ditolak, dia sama sekali tidak memiliki pengalaman apapun. Alexa segera membawa langkahnya menjauh dari sana.

Dia tidak peduli jika Ef akan memarahinya.

"Nona Alexa! Anda sudah diminta datang ke ruangan CEO!" teriak staf tadi.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Alexandra Mata-mata sang CEO

Ch. 1
Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly, siswi berprestasi, menyimpan rahasia medis yang memalukan. Ia mengidap galaktorea yang membuatnya memproduksi ASI tanpa pernah hamil. Saat rasa sakit akibat kondisi hormon ini tak lagi tertahankan di sekolah, ia terpaksa meminta tolong kepada gurunya di ruang guru. Kejadian tak terduga itu menjadi awal mula rahasia mereka. Hubungan guru dan murid ini pun perlahan berubah menjadi jalinan asmara rumit yang sangat berisiko bagi keduanya.
Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Cinta matiku pada sang tunangan, Bima Wijoyo, berakhir tragis saat ia membiarkanku terpanggang api di studio seni demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Namun, takdir memberiku kesempatan kedua. Terbangun di masa lalu tepat sebelum rapat keluarga besar dimulai, aku membawa memori pahit tentang kobaran api itu. Kali ini, aku berdiri kokoh untuk membatalkan pertunangan kami di hadapan semua orang. Aku bersumpah tidak akan mati konyol untuk kedua kalinya.
Sampul Novel Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
9.4
Nalula Diandra hancur setelah kesuciannya dirampas paksa akibat rencana jahat kakek pacarnya sendiri. Tragisnya, sang kekasih justru mencampakannya demi menikahi wanita lain. Di titik terendah, Lula diselamatkan oleh orang tua kandungnya yang ternyata konglomerat kaya raya. Didukung kekuatan keluarganya, ia pun menyusun rencana balas dendam demi menghancurkan mantan kekasih beserta keluarganya. Namun, akankah kehancuran mereka membawa kedamaian yang dicarinya?
Sampul Novel En-PD158
8.7
Demi menyembuhkan putra kandungnya dengan Lin Yanran yang terkena leukemia, Zhou Yu'an meminta cerai setelah tiga tahun pernikahan. Ia memohon kepada sang istri agar diizinkan memiliki anak lagi dengan mantan kekasihnya itu sebagai pendonor sel penyelamat. Di balik janji setianya untuk kembali setelah proses medis selesai, sang istri justru menemukan pesan provokatif dari Yanran yang telah menanti kedatangan Yu'an untuk menghamilinya malam itu juga.
Sampul Novel Gadis 100 juta (fatamorgana)
9.6
Demi menebus adiknya yang diculik, Daiva Gayatri Maheswari rela menjual kesuciannya pada Keyko Khayang Gumelar seharga 100 juta rupiah. Di tengah kemalangan itu, ia tanpa sengaja bertemu dengan duda tampan bernama Damian di supermarket. Kini, Daiva berada di persimpangan jalan ketika Keyko dan Damian sama-sama berjuang memenangkan hatinya. Siapa pria yang akan dipilih Daiva untuk menemani masa depannya dan melepaskannya dari bayang-bayang masa lalu?
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Nadia Antika selalu sabar menghadapi cemoohan ibu mertua demi cintanya pada sang suami, Askara Brahma. Namun, biduk rumah tangga mereka yang berjalan dua tahun mulai retak saat Askara mendadak bersikap dingin dan penuh rahasia. Kecurigaan Nadia menuntunnya pada kenyataan pahit yang tak terbayangkan. Bagaimana ia menghadapi fakta bahwa suaminya diam-diam mengkhianatinya dengan menjalin hubungan gelap bersama adik iparnya sendiri di dalam rumah mereka?

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED