Sampul Novel Permainan Rahasia Istriku

Permainan Rahasia Istriku

8.8 / 10.0
Rumah tangga Cassandra kini terancam hancur setelah Randa mengancam akan membeberkan perselingkuhan serta kehamilan hasil hubungan gelap mereka. Di bawah bayang-bayang intimidasi yang menakutkan, posisi Cassandra kian tersudut demi melindungi pernikahannya. Di sisi lain, sang suami, Alfian, dihadapkan pada ujian berat. Sanggupkah ia memaafkan pengkhianatan menyakitkan sang istri setelah semua rahasia ini terungkap? Ikuti konflik pelik pernikahan penuh dusta ini.
Ringkasan Permainan Rahasia Istriku
Rumah tangga Cassandra kini terancam hancur setelah Randa mengancam akan membeberkan perselingkuhan serta kehamilan hasil hubungan gelap mereka. Di bawah bayang-bayang intimidasi yang menakutkan, posisi Cassandra kian tersudut demi melindungi pernikahannya. Di sisi lain, sang suami, Alfian, dihadapkan pada ujian berat. Sanggupkah ia memaafkan pengkhianatan menyakitkan sang istri setelah semua rahasia ini terungkap? Ikuti konflik pelik pernikahan penuh dusta ini.
Baca Selengkapnya

Permainan Rahasia Istriku Bab 1

Seorang lelaki terlihat menghembuskan napas lega setelah selesai mengucap kalimat ijab qobul dengan satu tarikan napas.

"Bagaimana para saksi? Sah?" tanya penghulu pada para saksi nikah yang duduk di samping kedua mempelai.

"Saahhhh."

"Saaahhhh."

Terdengar sorakan dari beberapa tamu undangan dan saksi yang menghadiri acara akad nikah Alfian dan Cassandra. Wanita cantik, berkulit putih dan berhidung bangir itu langsung mencium punggung tangan lelaki yang baru saja sah menjadi suaminya beberapa menit yang lalu dan dibalas Alfian dengan sebuah kecupan mesra di kening Cassandra.

Usai saling memasangkan cincin di jari manis, kedua sejoli itu naik ke pelaminan untuk menyalami para tamu undangan yang hendak memberikan ucapan selamat untuk kedua mempelai. Hanya Bu Yuni yang berdiri di samping keduanya sebagai orang tua karena Cassandra yang hanya hidup sebatang kara sedangkan ayah Alfian juga sudah meninggal beberapa tahun yang lalu.

Senyum kebahagiaan terus tersungging dari bibir keduanya. Sungguh Alfian tak pernah menyangka jika jodohnya adalah seorang gadis cantik nan polos yang ia kenal melalui aplikasi media sosial beberapa bulan lalu. Lelaki itu merasa sangat beruntung dapat menjadi suami dari seorang wanita bernama Cassandra Amalia, selain polos, wanita itu juga begitu lembut dan perhatian pada Bu Yuni.

Hari kian terik, para tamu undangan juga tinggal beberapa orang yang masih tersisa. Namun, wajah Alfian nampak begitu gelisah karena menunggu sang sahabat sekaligus bosnya yang tak kunjung datang.

"Mas Alfian, kok kamu kayak gelisah begitu? Apa ada masalah?" bisik lembut Cassandra di telinga sang suami.

Alfian mengulas senyum tipis menatap gadis cantik yang baru saja sah menjadi istrinya beberapa jam lalu.

"Mas lagi menunggu sahabat. Sudah jam segini kok dia masih belum datang juga, apa jangan-jangan dia nggak bisa datang ya," jawab Alfian kemudian.

Sejurus kemudian, dari kejauhan nampak seorang wanita cantik bersurai coklat yang mengenakan dress selutut berwarna soft pink. Wajah orientalnya nampak begitu cantik paripurna terpoles dengan make up natural, bibirnya yang tipis nan ranum diberi sentuhan lipstik berwarna nude, menambah kesempurnaan kecantikan seorang Dira Anindita. Seketika senyum bahagia mengembang di bibir Alfian.

"Nah itu, dia sahabat Mas, Sayang." Jari telunjuk Alfian terarah pada sosok gadis cantik yang semakin mendekat ke arah pelaminan.

Sedangkan wajah Cassandra yang sedari tadi dipenuhi binar bahagia kini berubah pias ketika melihat sosok yang tengah ditunjuk oleh sang suami. Wanita itu menundukkan kepala saat gadis bernama Dira telah naik ke pelaminan dan menyalami Bu Yuni, ibunda Alfian.

"Ya ampun Dira, kamu cantik sekali sayang," puji Bu Yuni merangkul dan mencium kedua pipi gadis itu.

"Makasih Bu, maaf ya Dira datangnya telat jadi nggak bisa lihat akad nikahnya Alfian deh," sesal Dira dengan wajah bersalah.

"Jangan bilang kamu telat datang gara-gara kelamaan dandan ya, Dira," goda Alfian pada wanita yang sudah menjadi sahabatnya sejak duduk di bangku sekolah menengah atas.

"Hehe, tau aja sih kamu. Tadi aku bingung mau pakai baju apa, oh ya istri kamu mana? Saking sibuknya aku belum sempat kenalan sama istri kamu." 

"Hampir aja lupa. Sayang, kenalkan ini Dira sahabat aku. Dan Dira, kenalkan ini istriku." Alfian mengenalkan kedua wanita itu.

"Hai kenalin, aku Dira," ucap Dira sembari mengulurkan tanganya.

"Cassandra." Wanita itu menjabat tangan Dira sekilas tanpa menatap wajahnya, jatungnya berdegup kencang. Takut jika sampai Dira mengacaukan hari bahagianya ini.

"Ca-ssandra, kamu Cassandra Amelia kan?" kaget Dira saat menyadari siapa sebenarnya istri Alfian tersebut, mata wanita itu memincing memastikan jika sosok di hadapanya adalah Cassandra yang sama dengan yang ia kenal.

Dahi Alfian mengernyit, lelaki itu menatap Dira dengan wajah bingung karena nampaknya sang sahabat begitu mengenal sosok wanita yang beberapa jam lalu baru saja sah menyangdang status sebagai istrinya.

"Al, kamu kenal wanita ini di mana? Gimana bisa kamu nikah sama perempuan murahan macam dia?" Nada bicara Dira tiba-tiba berubah meninggi, beruntung sudah tak ada tamu lagi selain gadis itu di sana.

"Dira, apa maksud kamu, Nak? Kenapa sepertinya kamu kenal sekali dengan Cassandra? Apa kalian sudah pernah bertemu sebenarnya?" tanya Bu Yuni seraya mengelus punggung Dira dengan lembut.

"Bu, dia ini bukan wanita baik-baik. Dia ini wanita murahan, perusak hubungan orang. Dia sudah menghancurkan kebahagiaan Dira," histeris Dira, jari telunjuknya menunjuk-nunjuk wajah Cassandra yang hanya bisa diam membisu karena takut jika ia ikut bicara, maka semuanya akan semakin runyam.

"Dira, aku kenal Cassandra ini dari facebook beberapa bulan lalu. Tapi aku tahu banget kalau dia ini wanita baik-baik, nggak seperti yang kamu ucapkan barusan," kesal Alfian mendengar sahabatnya berbicara yang tidak-tidak tentang sang istri.

"Terserah kalau kamu nggak percaya sama aku, tapi suatu saat nanti kamu pasti akan menyesal. Bu, maaf Dira harus pergi sekarang." Gadis itu langsung turun dari pelaminan dan meninggalkan kediaman Alfian begitu saja.

Tangis Cassandra pecah setelah kepergian Dira, Air mata menganak sungai dari netra indahnya. Bu Yuni dan Alfian segera membawa wanita itu masuk ke dalam rumah untuk mendapatkan penjelasan tentang apa yang sebenarnya terjadi antara Cassandra dan Dira.

"Cassandra, ada apa sebenarnya, Nak? Kenapa Dira seolah sangat membencimu? Apa kamu ada masalah sama dia?" tanya Bu Yuni dengan lembut, tangan wanita paruh baya itu terulur membelai lembut punggung sang menantu.

"Iya Cassandra, ayo jelaskan ada apa sebenarnya. Aku sudah lama mengenal Dira, dia tak mungkin membenci seseorang tanpa sebab," desak Alfian tak sabar untuk segera mendengar penjelasan dari sang istri.

Perlahan Cassandra mengangkat kepalanya, menatap suami dan ibu mertuanya secara bergantian. Air mata masih belum berhenti mengalir dari kedua netra gadis itu.

"Iya aku mengenal Dira, dan dia membenciku karena sebuah kesalahpahaman. Dira mengira aku sudah merebut Dion darinya. Padahal Dion sendiri yang menggodaku meskipun aku selalu menolak lelaki itu," jelas Cassandra diselingi isak tangis.

"Jadi kamu yang menyebabkan Dira dan Dion putus, padahal rencananya sebentar lagi Dion akan melamar Dira?" Mata Alfian memincing manatap wajah sendu sang istri.

"Aku sudah menolak Dion, Mas. Karena aku tahu kalau dia punya kekasih dan aku juga nggak tahu kenapa Dion tetap mutusin Dira meskipun aku udah nolak dia." Air mata kian deras mengalir dari netra Cassandra, Alfian segera merengkuh wanitanya ke dalam pelukan untuk memberi ketenangan.

"Berarti semua ini hanya salah paham, dan Cassandra di sini nggak salah. Jadi nggak usah dipikirin, lebih baik sekarang kalian istirahat saja ya. Nanti kita kumpul untuk makan malam, Ibu juga capek sekali," ujar Bu Yuni bijaksana, Alfian mengangguk dan membawa Cassandra masuk ke dalam kamarnya. Beryntung pernikahan mereka hanya dilakukan secara sederhana dan saudara-saudara Bu Yuni juga langsung pulang karena jarak rumah mereka memang cukup dekat.

Setibanya di kamar, Alfian langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Membiarkan Cassandra yang masih sibuk membersihkan make up yang menempel di wajahnya. Beberapa menit kemudian Alfian keluar hanya dengan mengenakan handuk yang melilit di pinggangnya. Wajah Cassandra seketika bersemu merah melihat pemandangan itu. Buru-buru wanita itu memalingkan wajahnya ke arah lain dan masuk ke dalam kamar mandi. Alfian hanya bisa tersenyum gemas melihat tingkah istrinya yang polos itu.

Sembari menunggu Cassandra selesai membersihkan diri, Alfian memilih merebahkan diri di ranjang sembari memainkan game online di gawai miliknya. Lima belas menit kemudian pintu kamar mandi terbuka, aroma harum menguar di indera penciuman Alfian. Mata lelaki itu tak berkedip karena terpanah melihat penampilan sang istri yang hanya mengenakan lingerie hitam berbahan satin. Alfian menepuk sisi ranjang sebelahnya agar sang istri ikut merebahkan diri di sana.

Dengan malu-malu, Cassandra membaringkan diri di samping sang suami. Alfian begitu terpesona melihat kecantikan sang istri, jemari tanganya membelai lembut pipi Cassandra yang telah merona karena tatapan Alfian.

"Masih ada beberapa jam sebelum makan malam, boleh kalau aku ingin minta hakku sekarang?" bisik Alfian lembut di telinga sang istri, hangat hembusan napasnya begitu terasa di leher Cassandra hingga membuat bulu kuduknya meremang. Wanita itu mengangguk kecil mengiyakan permintaan sang suami.

Perlahan, Alfian mengecup mesra bibir ranum berwarna pink alami milik Cassandra. Entah siapa yang memulai terlebih dahulu. Kini pakaian mereka telah jatuh bertebaran di lantai. Jejak kemerahan telah terukir indah di leher jenjang dan dada putih milik Cassandra. Mata wanita itu berubah menjadi sayu terbakar gairah, seolah meminta Alfian untuk segera menuju ke inti permainan.

"Boleh aku lakukan sekarang?" Lagi-lagi Alfian meminta persetujuan yang langsung mendapat sebuah anggukan dari sang istri.

"Ini akan sedikit sakit, tapi aku janji akan melakukannya selembut mungkin," lirih Alfian memulai penyatuan mereka.

Mata Alfian melotot kala merasakan sesuatu yang tak pernah ia duga selama ini.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Permainan Rahasia Istriku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Aku Tak Punya Siapapun Lagi
9.3
Divonis hanya memiliki sisa tiga hari akibat gagal hati akut, seorang istri harus menghadapi kenyataan pahit saat suaminya, David, memberikan kuota uji klinis terakhir kepada Emma, sang adik angkat. Alih-alih melawan, ia memilih menghentikan pengobatan, menyetujui perceraian, serta merelakan anak dan bisnis perhiasannya diambil alih oleh Emma. Di saat seluruh keluarganya memuji keputusan tersebut tanpa rasa curiga, ia menanti reaksi mereka saat ajal akhirnya menjemputnya.
Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan Bunga berbalik total setelah sebuah rahasia di kampusnya terungkap. Ezza, sosok suami yang dinikahinya melalui perjodohan orang tua, mendadak hadir sebagai dosen baru di tempatnya berkuliah. Kemunculan Ezza yang tiba-tiba di hadapannya memicu kecurigaan besar dalam benak Bunga. Ia pun mulai mempertanyakan tujuan sebenarnya dari sang suami. Apakah ada motif terselubung di balik keputusan Ezza, ataukah semua ini murni ketidaksengajaan?
Sampul Novel Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
9.4
Di hari pernikahannya, seorang wanita dipaksa mengalah demi kakaknya yang sakit parah agar bisa menikahi James, sang tunangan. Karena menolak mentah-mentah rencana tersebut, orang tuanya tega mengikatnya di rumah sebelum pergi ke acara pernikahan. Malang, saat ditinggalkan sendirian dalam kondisi terikat, seorang penyusup masuk dan membunuhnya dengan kejam. Ketika keluarganya akhirnya kembali untuk membebaskannya, mereka hanya mendapati jasadnya yang telah membusuk tanpa nyawa.
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Nadia Antika selalu sabar menghadapi cemoohan ibu mertua demi cintanya pada sang suami, Askara Brahma. Namun, biduk rumah tangga mereka yang berjalan dua tahun mulai retak saat Askara mendadak bersikap dingin dan penuh rahasia. Kecurigaan Nadia menuntunnya pada kenyataan pahit yang tak terbayangkan. Bagaimana ia menghadapi fakta bahwa suaminya diam-diam mengkhianatinya dengan menjalin hubungan gelap bersama adik iparnya sendiri di dalam rumah mereka?
Sampul Novel KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
8.6
Randika mengurus ekspansi bisnis keluarga Baskoro di Bali bersama mentornya, Charli. Di sana, ia terpikat oleh Andini Wijaya, pemilik sekolah yang mandiri. Namun, hubungan mereka diuji saat mantan kekasih Andini, Junot, tiba-tiba kembali. Masalah kian rumit karena Lily, adik Andini, bertekad merebut Randika demi mendapat pengakuan dari ayah mereka, Sigit Wijaya. Di tengah bayang-bayang masa lalu dan ambisi keluarga Wijaya, akankah cinta Randika dan Andini tetap bertahan?
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Rencana kejutan ulang tahunku hancur saat memergoki kekasihku berselingkuh dengan pria kaya. Setelah dihina karena miskin, takdirku berbalik ketika pelayan keluarga terkaya mengungkap bahwa aku adalah pewaris sah Grup Nelson. Kini, berbekal kekayaan tanpa batas, aku siap membalas dendam. Saat mantan kekasihku bersujud memohon maaf, aku mengabaikannya dan melangkah ke dunia mewah. Bagiku, uang melimpah hanyalah deretan angka yang siap kuhabiskan.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED