Alam Semesta Heaven Celestial, satu dari sekian banyak Alam Semesta yang ada di Void Star. Alam Semesta ini memiliki ribuan dunia kecil dan ratusan dunia besar yang menyimpan banyak keindahan didalamnya.
Namun, Alam Semesta Heaven Celestial sedang diambang kehancuran saat ini.
Sekelompok Ras Demon yang berasal dari Alam Semesta lain menyerang dan hampir menghancurkan sebagian Alam Semesta dengan tujuan menguasai seluruh isi Alam Semesta ini. Ras Demon ini adalah ras yang sangat kejam dan memiliki kekuatan yang tirani.
Tetapi untungnya, Para Guardian dari Alam Semesta Heaven Celestial berhasil menyegel mereka meskipun dengan mengorbankan nyawa.
Namun, mereka dibuat gemetar ketika mendengar kata-kata terakhir dari Pemimpin Ras Demon sebelum tersegel.
"Kalian akan menyesal telah menentang Ras Demon-ku! Ratusan atau ribuan tahun kemudian, kami akan bangkit kembali! Satu hal yang lebih penting, kami hanya sedikit dari seluruh pasukan Ras Demon dari Alam Semesta Arch Demon! Hahahah... Alam Semesta-mu ini akan dihancurkan dan dikuasai oleh Ras Demon-ku!"
****
Di sebuah dunia kecil yang baru berkembang, ada hutan yang luas dan tidak berujung mengelilingi benua di dunia kecil itu. Hutan itu dipenuhi oleh monster yang mereka sebut sebagai Demonic Beast. Penduduk dunia ini masih sedikit primitif, jadi mereka hanya bisa memburu Demonic Beast sebagai makanan mereka.
Untungnya daging Demonic Beast itu tidaklah berbahaya. Bukan hanya tidak berbahaya, daging Demonic Beast juga ternyata bisa memperkuat tubuh dan perlahan membuat mereka memiliki akal sehat yang juga membuat mereka semakin pintar dan cerdas. Lama kelamaan mereka pun terbiasa menggunakan daging Demonic Beast sebagai makanan utama mereka dan itupun membuat ke-primitif-an mereka perlahan menghilang. Digantikan oleh akal sehat layaknya manusia dan kekuatan tubuh yang setara Demonic Beast.
Pada suatu hari, penduduk dunia kecil ini melihat ratusan cahaya yang turun ke dunia mereka. Cahaya itu memberi mereka perasaan yang mendalam dan tak terjangkau. Salah satu cahaya itu turun ke arah pemimpin dari penduduk dunia itu.
Di dalam cahaya itu, terdapat seorang pria tua yang memakai jubah sarjana dengan kipas bulu Phoenix ditangannya. Meskipun dibilang tua, dia memiliki kulit sehalus bayi tanpa keriput dan rambut putihnya terlihat seperti bersinar. Aura yang diberikan oleh pria tua itu membuat pemimpin dan penduduk dunia kecil ini merasa rendah dan tanpa kekuatan. Mereka cukup lama menatap cahaya-cahaya itu dalam keheningan.
Orang yang pertama sadar adalah pemimpinnya, tetapi entah kenapa pemimpin itu langsung menundukkan kepalanya, berlutut kemudian bersujud.
"Salam kepada Para Dewa!" Ucap Pemimpin itu dengan lantang. Insting dan akal sehatnya memberitahunya bahwa mereka ini adalah sosok yang diagungkan oleh semua orang, seorang Dewa.
"Salam kepada Para Dewa!"
"Salam kepada Para Dewa!"
"Salam kepada Para Dewa!"
Penduduk dunia itu yang tidak lebih dari 1000 orang ikut bersujud dan berkata dengan lantang. Hal ini membuat pria tua yang dipanggil Dewa itu tersenyum.
"Bisa membangkitkan kecerdasan hanya dengan memakan Demonic Beast, dunia kecil ini cukup menarik. Kurasa tempat ini memang cocok" Pria tua itu mengulurkan tangannya. Cahaya yang tipis keluar dari jari telunjuknya, mengalir ke arah pemimpin itu dan masuk ke titik diantara kedua alisnya.
Pemimpin itu tersentak ketika menyadari sesuatu masuk ke pikirannya. Begitu memeriksanya, dia langsung terkejut. "Terima kasih atas pemberiannya, Tuan Dewa! Hamba ini akan memanfaatkannya sebaik mungkin!"
Beberapa saat kemudian, pemimpin dan penduduk dunia itu mengangkat kepalanya dan melihat bahwa ratusan cahaya itu telah tiada. Penduduk dunia itu masih bingung dengan apa yang terjadi sebelumnya tapi pemimpin mereka tahu apa yang terjadi dengan jelas. Kejadian hari ini akan merubah mereka dan dunia kecil itu selamanya.
****
Di sebuah ruangan di kedalaman hutan yang memenuhi sebagian besar dunia kecil itu, terdapat ratusan cahaya yang menyinari gelapnya gua tersebut. Dibawah masing-masing cahaya terdapat patung besar yang menyerupai bentuk asli cahaya-cahaya itu.
"Apa kau yakin akan melakukan ini, Dewa Ruang & Waktu?" Ucap salah satu cahaya kepada pria tua yang sebelumnya mendatangi pemimpin dunia kecil ini.
"Aku sangat yakin! Lagipula apalagi yang bisa kita lakukan? Kita hanyalah Jejak Jiwa yang tidak bisa masuk ke Lingkaran Reinkarnasi, jadi kita hanya bisa melakukan ini. Meskipun ini akan bekerja ribuan tahun setelahnya, tapi hanya ini satu-satunya harapan kita agar ada yang bisa melawan Ras Demon nanti dan menggagalkan kehancuran Alam Semesta" Ucap Dewa Ruang & Waktu dengan serius.
"Tapi apa yang terjadi jika orang yang kita panggil tidak bisa menggagalkan kehancuran Alam Semesta? Bukannya ini hanya akan membuat semuanya percuma?" Ucap cahaya lain yang memiliki tubuh seorang pemuda.
"Jangan hanya banyak bicara, jika kau memiliki rencana lain, maka katakanlah!" Teriakan keras keluar dari cahaya merah yang berapi-api membuat pemuda tadi dan yang lain terdiam.
"Kau berapi-api seperti biasa. Layak dijuluki sebagai Dewa Api" Ucap orang didalam cahaya yang menyerupai gelembung air.
"Berisik kau, Dewa Air! Jangan sampai aku menguapkanmu dengan apiku!" Balas orang didalam cahaya merah yang berapi-api.
"Cukup! Kita ini hanya Jejak Jiwa yang hanya memiliki ingatan dan beberapa persen sisa kekuatan. Tapi dengan ini kita bisa memberikan jalan bagi orang yang akan kita panggil dan memberikan lebih banyak harapan untuk masa depan Alam Semesta kita" Ucap cahaya lain yang terlihat cukup mendominasi.
Dewa Ruang & Waktu memandang ratusan cahaya satu persatu. Setelah semuanya mengangguk, dia berkata, "Kalau begitu, mari kita mulai!"
Selanjutnya, masing-masing dari mereka mengulurkan tangannya dan mengirimkan cahaya berbagai warna ke ruang di tengah-tengah ratusan patung besar. Cahaya-cahaya itu perlahan membentuk susunan formasi yang menutupi seluruh patung besar dengan ruang kosong itu sebagai intinya.
Patung-patung besar itu menyala dengan cahaya yang menyilaukan mata dan energi yang misterius. Patung itu menyala sekitar beberapa menit sebelum cahaya diatasnya memutus energi yang mereka kirim ke titik tengah. Kemudian ratusan cahaya di atas patung-patung besar terhisap kedalam patung-patung dibawahnya.
Setelah semua cahaya terhisap, susunan formasi itu perlahan memudar kemudian menghilang. Hanya tersisa ratusan patung besar yang melingkar dan ukiran yang memenuhi tanah diseluruh ruangan.
****
Beberapa ribu tahun kemudian. Di sebuah dunia kecil yang tersembunyi dan terisolasi, retakan sebesar 2 meter terlihat di atmosfer dunia kecil itu. Semburan energi dengan lingkar 1 meter masuk ke retakan itu.
Tidak lama setelahnya, ada sosok yang ikut mengalir keluar dari retakan, mengikuti semburan energi itu. Sosok itu berupa bentuk tubuh manusia yang transparan. Beberapa saat selanjutnya, cahaya dan sosok transparan itu mulai menghilang dari retakan yang ada di atmosfer dunia kecil itu.
Namun, tidak ada yang mengetahui kalau ada sesuatu yang juga masuk ke dunia kecil itu melalui retakan seukuran 2 meter di atmosfer. Itu akan masuk terus menerus mulai sekarang dan itu akan merubah semua hal yang ada didalam dunia kecil itu.
Para Dewa tidak akan menyangka perbuatan mereka akan sangat memberikan perubahan kepada dunia kecil yang terisolasi. Bukan hanya membuat dunia kecil ini tidak lagi terisolasi bahkan suatu hari dunia kecil ini akan berkembang menjadi salah satu dunia yang memiliki kemajuan paling pesat di Alam Semesta.
Xiao Long membuka matanya dan terpana dengan apa yang dilihatnya. Di hadapannya ada ratusan patung yang menyerupai Dewa mengelilinya dan seakan menatapnya.
"Tunggu dulu... Bukankah aku sudah mati tertusuk oleh preman sialan itu?! K-kenapa aku masih hidup?!" Xiao Long mengangkat kedua tangannya dan merasa bahwa dia masih hidup, meskipun dia memiliki pertanyaan kenapa kedua tangannya terlihat seperti transparan tapi dia hanya bisa menyalahkan penglihatannya yang sedikit buram.
Dia yakin bahwa dia telah mati karena ditusuk oleh seorang preman yang akan menculik anak kecil. Tapi merasa bahwa dia sekarang benar-benar masih hidup itu sangat sulit diterima akal sehatnya. Meskipun dia sering membaca novel yang tokoh utamanya di reinkarnasikan, dia tidak percaya bahwa dia sendiri yang akan mengalaminya saat ini.
"Apa aku benar-benar di reinkarnasikan?" Xiao Long belum bisa menerima kenyataan yang aneh ini. Kebingungannya akan bertambah jika ia mengetahui bahwa tubuhnya memang transparan dan tidak bisa dilihat oleh orang lain.
Sementara Xiao Long berpikir keras tentang apa yang dialaminya, tiba-tiba tanah yang ada dibawahnya bergetar dengan hebat sampai menyadarkan Xiao Long dari lamunannya. Patung-patung itu bersinar dan sosok yang mungkin bentuk asli dari patung-patung itu terbang keluar. Xiao Long hanya bisa terpana dengan pemandangan yang ada dihadapannya.
"Akhirnya penantian selama ribuan tahun telah terbayarkan! Anak muda, jadilah orang yang kuat dan hancurkan Ras Demon yang menyerang! Aku percayakan semuanya padamu!" Suara yang keras terdengar di seluruh ruangan itu. Setelahnya, ratusan sosok cahaya itu memasuki tubuhnya satu-persatu.
Xiao Long hanya merasakan tubuhnya menjadi hangat dan nyaman setelah dimasuki sosok-sosok itu, karena itulah dia hanya pasrah menerimanya.
Kejadian itu hanya berlangsung selama beberapa saat. Setelah semua sosok itu masuk ke tubuh Xiao Long, dia tersentak karena perasaan hangat dan nyaman sebelumnya digantikan dengan sakit yang tak tertahankan di seluruh bagian tubuhnya.
Arrgghhh!!
Xiao Long hanya bisa meraung keras dan berguling sambil memegangi kepala dengan kedua tangannya ketika merasakan sakit yang luar biasa. Dia merasa seperti ribuan pedang yang tajam ditusukkan ke tubuhnya.
Beruntung Xiao Long memiliki tekad yang kuat, kalau tidak dia mungkin sudah kehilangan akalnya karena merasakan rasa sakit yang berlebih. Selama proses penyiksaan itu, tubuhnya atau lebih tepatnya jiwanya mulai dilapisi oleh tulang, daging, kulit dan organ lainnya, membentuk tubuh yang sebenarnya.
Penderitaan itu hanya berlangsung selama beberapa jam, tapi itu sudah cukup untuk membuat Xiao Long merasa bahwa dia beberapa kali dekat dengan Gerbang Neraka. Xiao Long yang sudah sadar duduk bersila menenangkan fikirannya lalu menutup matanya. Sekarang dia tahu bahwa ratusan sosok yang memasukinya adalah potongan terakhir dari jiwa dan ingatan Para Dewa.
Setelah proses menyakitkan itu, tubuh baru Xiao Long sangat berbeda jauh dengan yang sebelumnya. Dia juga sudah tahu bahwa dia sebelumnya memang sudah mati dan yang tadi dia rasakan bukanlah tubuh fisiknya melainkan jiwanya. Dan sekarang gabungan sisa jiwa dari Para Dewa telah membentuk tubuh yang sangat kuat untuk menopang jiwanya.
"Pantas saja aku merasa kekuatan itu seperti tersedot ke dalam Lubang Hitam. Bahkan meski sudah menyedot habis kekuatan itu, tubuhku belum benar-benar sempurna. Begitu sempurna, tubuh ini pasti bisa setara dengan fisik Para Dewa. Tapi mengingat bahkan Para Dewa merasakan rasa sakit juga..." Xiao Long merenungkan apa yang di alaminya sebelumnya.
Saat menerima ingatan Para Dewa, Xiao Long juga merasakan semua rasa sakit yang dialami mereka. Karena Para Dewa itu tidak dilahirkan sebagai Dewa, melainkan makhluk fana yang berkultivasi secara bertahap dan melalui rasa sakit yang tak terhitung yang akhirnya sampai ke puncaknya. Karena itulah, meskipun Xiao Long bisa dikatakan memiliki tubuh kuat dan ingatan yang didapat dengan instan, tapi itu hanya apa yang dilihat diluar.
Dalam beberapa jam dia menahan rasa sakit sebelumnya, dia seakan menjadi Para Dewa itu sendiri. Mengalami dan menikmati berbagai rasa kehidupan dalam perjalanan yang dialami oleh mereka. Tapi Xiao Long melihat sesuatu yang lebih mengerikan daripada kematian, yaitu peperangan besar yang hampir menghancurkan Alam Semesta.
Ketika melihat kehancuran itu, dia tersadar dengan suara yang sebelumnya terdengar ketika cahaya keluar dari patung-patung besar. Dia mengatakan sesuatu tentang Ras Demon yang menghancurkan dan memercayakan hal ini padanya.
Xiao Long hanya bisa menghela nafas tanpa ingin mengetahui masalah sebenarnya. Dia cukup khawatir jika melihat ingatan Para Dewa sekarang karena belum stabil dan takutnya akan terjadi sesuatu yang fatal pada jiwanya. Tapi tentu saja ada beberapa ingatan yang mudah dijangkau.
Xiao Long berdiri dan melihat ke sekeliling. Patung-patung Dewa itu masih utuh, sepertinya bahan yang digunakan sangat luar biasa berharga. Setelah melihat tempat itu secara seksama, dia baru menyadari bahwa tempat itu terlihat seperti Reruntuhan Kuno yang mungkin secara khusus untuk ritual pemanggilannya.
Beberapa saat kemudian, dia menemukan susunan roh teleportasi kuno dengan ukuran satu orang yang sepertinya mengarah keluar.
Xiao Long mencoba membentuk segel tangan yang ada di ingatan Para Dewa itu, tentu saja itu yang mudah dijangkau olehnya. Xiao Long berhasil membentuk segel dalam percobaan ketiga, dia berfikir sepertinya dia cukup berbakat. Kemudian susunan itu mengeluarkan cahaya yang mengelilingi Xiao Long.
Sekejap kemudian, Xiao Long benar-benar dipindahkan kedalam sebuah gua. Tapi dia langsung loncat karena terkejut melihat kerangka tulang utuh di depan susunan roh teleportasi.
Sepertinya dia mencoba mematahkan susunan roh ini, tetapi karena tidak cukup kekuatan dan pengetahuan, dia mati karena kehabisan energi vitalnya.
"Hmm? Cincin Ruang!" Xiao Long melepaskan cincin yang ada di tulang jarinya dan melihat kedalamnya. Hanya ada sedikit barang didalamnya, mungkin sebagian sudah digunakan oleh orang ini untuk menopang hidupnya.
Meskipun benda-benda itu sangatlah berharga, dengan kekuatan Xiao Long yang sekarang, dia belum bisa menggunakannya. Jadi dia hanya menggunakan cincin itu untuk penyimpanan sementara benda di dalamnya tetap dibiarkan.
Karena ruang di dalam Cincin Ruang tidak memiliki waktu, maka benda-benda itu tidak akan hancur meski disimpan selama ribuan tahun, kecuali jika cincinnya hancur, maka apa yang ada didalamnya pun akan hancur.
Xiao Long memberi hormat dengan menundukkan kepalanya pada kerangka tulang itu dan menguburkannya, bagaimanapun dia telah mengambil barang miliknya. Setelah keluar dari gua itu, dia hanya dapat melihat hutan dan gunung sejauh mata memandang, bahkan dia merasakan banyak aura kuat disekelilingnya.
"Bagaimana caraku melewati hutan yang dalam ini?.." Xiao Long mengerutkan alisnya. Jika dia bahkan tidak bisa keluar dari hutan ini, apa tujuannya untuk dihidupkan kembali?
Kyaakkk!!
Mata Xiao Long terbelalak ketika mendengar suara yang terdengar menyenangkan. Suara itu berasal dari seekor burung berwarna merah menyala yang hampir sebesar pesawat terbang di kehidupan sebelumnya, terbang ke arah pintu gua dimana Xiao Long berada.
Anehnya, dia merasa burung itu tidak berniat jahat, bahkan ada perasaan familiar antara Xiao Long dan burung api itu.
Ketika burung api itu mendarat tepat di depan Xiao Long, tubuhnya perlahan mengecil sampai seukuran seekor harimau dan langsung menundukan kepalanya. Hal ini cukup membuat Xiao Long bingung.
"Hamba memberi hormat kepada Tuan" Suara seorang gadis kecil terdengar di kepala Xiao Long, dia tahu bahwa itu semacam Telepati jika di dunia sebelumnya dan disebut Komunikasi Spiritual jika disini.
"Kenapa kau memanggilku Tuan?" Meskipun Xiao Long sudah memiliki dugaannya sendiri, lebih baik bertanya.
"Aku adalah Firebird yang diberkahi oleh Para Dewa dan diperintahkan untuk menemani perjalanan Penerus Para Dewa" Ucap burung api itu.
"Bagaimana kau tahu jika aku adalah Penerus Para Dewa?" Ini adalah sesuatu yang tidak bisa dia pikirkan alasannya.
Setelah itu, Firebird menceritakan bahwa ribuan tahun lalu Para Dewa datang ke dunia kecil ini. Waktu itu salah satu Dewa membawa telur dari Dunia Para Dewa dan menaruhnya di bagian hutan yang dekat dengan gua tempat ritual pemanggilan. Telur itu diberi berkat oleh Dewa tersebut dan diberi tugas untuk menemani dan melayani Penerus Para Dewa begitu dilahirkan. Telur ini akan menetas pada 1 bulan sebelum Penerus Para Dewa dipanggil dan Firebird-lah isi telur tersebut.
Ada satu hal yang membuat Xiao Long terkejut, yaitu Firebird yang mempunyai ukuran besar itu hanya memiliki umur 1 bulan. Meskipun sudah berdiam di telur selama ribuan tahun, tapi tetap saja ukurannya ini tidak masuk akal untuk makhluk yang baru dilahirkan selama 1 bulan.
"Baiklah, aku sudah cukup mengerti kondisimu. Sekarang, bawa aku ke kota terdekat. Kita lihat seperti apa dunia kultivasi itu" Pinta Xiao Long sambil mengelus leher Firebird yang terasa hangat. Dia tidak sabar ingin melihat dunia yang sebelumnya hanya ada di imajinasi dan novel yang ia baca saja saja.
Firebird mengangguk dan mempersilahkan Xiao Long untuk menaiki punggungnya. Ketika Xiao Long sudah menaikinya, tubuh Firebird membesar kembali dan membentangkan sayap apinya, terbang dengan sangat cepat.
Di perjalanan, ada beberapa Demonic Beast tipe burung yang menyerang ke arahnya, tapi mereka semua terbakar hingga menjadi abu oleh api dari Firebird. Xiao Long sekarang mengerti akan kekuatan yang dimiliki oleh Firebird yang berasal dari Dunia Para Dewa.
Beberapa hari berikutnya, perjalanan mereka sangat aman, karena Firebird memilih jalur rahasia yang tidak terdapat Demonic Beast kuat. Sebulan kemudian, Firebird berhasil melewati hutan yang lebat dan Xiao Long pun sudah melihat kota pertama yang akan ia kunjungi di dunia ini.
Kota itu tidak terlalu ramai, mungkin karena posisinya yang berdekatan dengan hutan. Biasanya, kota seperti ini akan dijadikan benteng pertahanan pertama jika ada Demonic Beast yang menyerang ke kota. Karena itulah kota ini sangat sepi dan kebanyakan diisi oleh para petualang yang ingin pergi ke hutan untuk berburu.
Ketika Xiao Long dan Firebird yang sudah mengecil sampai seukuran burung pipit sedang mencari rumah makan, ada kereta kuda mewah yang dikawal oleh beberapa prajurit datang ke arahnya.
"Hei, menyingkirlah dari jalan ini! Apa kau tahu siapa yang kau halangi!?" Teriak prajurit yang terlihat memimpin rombongan itu.
Xiao Long tidak menanggapinya, tetapi malah menatapnya dengan jijik. Setelah menerima ingatan Para Dewa, dia bukan lagi orang yang sama seperti di kehidupan sebelumnya, sekarang dia memiliki mental dan kepribadian yang sangat berbeda dan benar-benar seperti orang yang baru.
Ketika melihat prajurit itu, dia merasa seperti melihat semut yang mudah diinjak, mungkin ini adalah mental Dewa, yang melihat semua makhluk fana seperti semut. Sebenarnya Xiao Long cukup khawatir dengan ini, jadi dia berpikir untuk berusaha merubahnya.
"Bajingan mana yang berani sekali tidak hormat ketika melihat kereta Tuan Muda ini!" Seorang pemuda yang tampan dengan baju mewahnya mendatangi Xiao Long dengan memasang wajah sombong dan tatapan jijik.
Xiao Long tercengang melihat pemuda ini, dia adalah tipe orang yang selalu ingin dia temui, tokoh Tuan Muda kaya yang sombong dan menjengkelkan. Orang se-tipe ini sering dia jumpai di novel yang ia baca dan seringkali membuatnya emosi dan merasa jengkel. Sekarang dia sangat bahagia ketika melihat orang itu kini ada di depannya, bersiap untuk dihajar.
Meski begitu, Xiao Long menunggu orang itu mengatakan sesuatu lagi, karena dia hanya mengucapkan satu kalimat saja tadi. Xiao Long menunggu kejengkelannya mencapai klimaks.
"Kenapa aku harus menghormatimu? Apa kau orang tuaku atau kakekku?" Xiao Long tersenyum ketika menantikan apa yang akan selanjutnya pemuda itu katakan.
"Bajingan miskin yang sombong ini benar-benar berani. Apa kau tidak tahu bahwa aku adalah anak dari Penguasa Kota ini? Orang yang tidak hormat kepadaku sama saja dengan tidak hormat pada Penguasa Kota. Meski sekalipun dia adalah seorang Dewa, jika berada dikota ini maka dia harus berlutut dan meminta maaf jika tidak hormat padaku, apalagi kau yang hanya seorang bajingan miskin!" Pemuda itu mengucapkannya dengan lancar, seakan itu adalah keahliannya.
Xiao Long benar-benar jengkel mendengarnya, dia sudah tidak tahan lagi. Akhirnya, Xiao Long melesat dan sekejap kemudian dia berada dihadapan pemuda itu.
"Orang sepertimu benar-benar mengerikan bagiku" Xiao Long mengulurkan tinjunya dan...
Bughh!
Pemuda itu terpental karena pukulan dari Xiao Long dan mendarat di antara para prajurit yang mengawalnya. Mereka tercengang melihat Tuan Muda mereka terpental oleh pemuda asing itu. Meskipun Tuan Muda ini sangat sombong, dia adalah Kultivator muda yang berbakat di kota ini. Dia sudah mencapai Ranah Body Tempering tingkat 9 di usia 18 tahun.
"Huu... Tubuh ini benar-benar nyaman sampai-sampai aku bisa menguasainya dengan mudah seakan tubuh lamaku. Berfikir kekuatan fisikku setara dengan Kultivator Body Tempering Tingkat 9, benar-benar tubuh yang kuat" Xiao Long tersenyum merasakan kekuatan di tubuhnya. Selain tubuh yang kuat, Xiao Long juga menguasai beberapa seni bela diri di dunianya, jadi mudah saja untuknya mengalahkan seseorang di Ranah Body Tempering.
Menurut ingatan dan pengalaman Para Dewa, Ranah Kultivasi ini memiliki penyebutan yang bermacam-macam.
Namun di dunia ini, Ranah Kultivasi dibagi menjadi beberapa tahap. Mulai dari Ranah Body Tempering, Earth Foundation, Core Formation, Spirit Initiate, Spirit Manifestation, dan Nascent Soul. Masing-masing Ranah memiliki 9 tingkatan kecil, mulai dari Tingkat 1 yang terendah sampai Tingkat 9 yang tertinggi.
Meskipun Xiao Long belum mulai berkultivasi, tubuhnya yang dibentuk oleh sisa kekuatan dan jiwa Para Dewa bisa menghempaskan Kultivator Body Tempering dengan mudah, bahkan orang di Ranah Earth Foundation saja akan sulit menyamai fisiknya.
"Be-berani sekali kau melukai Tuan Muda kami! Semuanya, serang!" Para prajurit itu mengangkat pedangnya dan menyerbu ke arah Xiao Long.
Xiao Long tersenyum dan mulai menggerak-gerakkan tubuhnya sebagai pemanasan. Meskipun ini adalah pertarungan pertamanya setelah datang ke dunia ini, dia sebenarnya langsung terbiasa dengan segala situasi begitu dia memiliki ingatan Para Dewa.
Para prajurit itu memiliki kekuatan di Ranah Earth Foundation tingkat 1 dan 2 dengan pemimpinnya yang ada di tingkat 3. Meski Xiao Long memiliki tubuh yang kuat, dia tidak akan meremehkannya. Tapi tetap saja mereka dihempaskan dalam satu serangan dan ditumbangkan di serangan berikutnya, begitu juga pemimpinnya.
Kultivator di Ranah Earth Foundation bukanlah lawan yang bisa menyulitkan Xiao Long. Seperti namanya, Ranah Body Tempering dan Earth Foundation itu menempa tubuh dan membangun fondasi. Sedikit sisa kekuatan dan jiwa Para Dewa itu telah menempa tubuh sekaligus membangun fondasi yang sangat kuat untuk Xiao Long. Jadi, Kultivator di kedua Ranah itu hampir mustahil untuk mengalahkannya jika hanya menggunakan kekuatan fisik.
Para penduduk kota yang dari tadi menonton mulai berbisik, mengatakan bahwa ada seseorang yang berani tidak menghormati anak dari Penguasa Kota. Tentu saja Xiao Long tidak peduli dengan mereka. Karena begitulah sifat manusia, menonton sesuatu yang menarik dan membicarakannya. Bahkan terkadang mereka tidak peduli jika harus bermasalah demi menonton hal seperti ini.
Hooaaam~
Xiao Long menguap dengan panjang, yang membuat orang-orang bingung. Dia menguap setelah menumbangkan beberapa prajurit Penguasa Kota, pemuda macam apa ini!
"Sudah hampir malam, aku harus mencari penginapan, tapi aku tidak memiliki uang... Ah! Kenapa aku tidak 'merampok' saja?" Tiba-tiba Xiao Long memiliki ide yang cemerlang.
Dia menghampiri Tuan Muda yang sudah pingsan di kereta itu dan membangunkannya. Untungnya, Xiao Long tidak terlalu keras saat memukulnya, jadi dia langsung bangun setelah sedikit di guncang.
"Ja-jangan bunuh aku!...ayahku pasti akan mencarimu kalau kau membunuhku!" Teriak Tuan Muda itu setelah melihat tatapan mematikan Xiao Long.
"Kau tenang saja, aku tidak akan membunuhmu, tapi sebagai gantinya, aku punya satu pertanyaan yang harus kau jawab." Senyuman Xiao Long membuat Tuan Muda itu merinding, jadi dia hanya bisa mengangguk, lagipula itu hanya pertanyaan.
"Siapa orang terkuat di Kediaman Penguasa Kota? Dan seberapa kuat dia?" Tanya Xiao Long. Sebenarnya Xiao Long sudah menebak seberapa kuat Penguasa Kota itu. Karena Demonic Beast di sekitar kota paling kuat hanya setara dengan kultivator Ranah Core Formation tahap awal, maka kekuatan Penguasa Kota juga tidak akan melebihi Ranah Core Formation.
"Di permukaan, ayahku adalah yang terkuat dengan kekuatannya di Ranah Core Formation tingkat 3 tapi sebenarnya, kakekku lah yang terkuat karena sudah mencapai Ranah Core Formation tingkat 5" Meskipun Tuan Muda itu mengatakannya dengan terpaksa, dia dipenuhi rasa bangga ketika membicarakan ayah dan kakeknya, karena merekalah dia bisa mendapatkan kehormatan dan kekuasaan di kota ini. Xiao Long tersenyum ketika mendengarnya. Dengan begini, rencananya akan berjalan lancar.
"Saatnya menjalankan rencana, 'merampok' Kediaman Penguasa Kota" Xiao Long tersenyum jahat, ini benar-benar akan menyenangkan.
Melihat anak dari Penguasa Kota memiliki sifat yang menakjubkan, ayahnya pun pasti tidak akan jauh. inilah alasan yang membuatnya ingin 'merampok' Kediaman Penguasa Kota. Jika ternyata Penguasa Kota tidak seperti anaknya, maka dia akan mengundurkan niatnya untuk 'merampok' Kediaman Penguasa Kota. Tapi itu benar-benar tidak mungkin, karena Xiao Long mendengar beberapa orang membicarakan keburukan yang dilakukan oleh Penguasa Kota.
Dengan kekuatan yang dimiliki Firebird, dia bisa pergi ke Kediaman Penguasa Kota dengan percaya diri sambil membawa Tuan Muda itu di punggung Firebird yang sudah membesar kembali. Sesaat kemudian, Kediaman Penguasa Kota terlihat, itu sangat besar dan mewah, berbeda jauh dengan rumah-rumah disekitarnya yang tampak sangat sederhana.
Firebird turun dilapangan yang luas di dalam kediaman tersebut. Kemudian, beberapa prajurit menghampiri Firebird dengan hati-hati.
"Apa tujuanmu datang kesini?" Kata salah satu prajurit dengan hati-hati, dia merasakan kekuatan Firebird berada jauh di atasnya, ditambah Firebird adalah Demonic Beast yang belum pernah dia lihat di daerah ini.
"Panggil Tuan-mu kesini, ada hal yang harus aku bicarakan" Pinta Xiao Long sambil menyuruh Firebird menekannya.
"Ba-baik, Tuan." Prajurit yang hanya Kultivator Ranah Earth Foundation itu gemetar merasakan tekanan dari Firebird, burung ini memiliki kekuatan yang melebihi Ranah Earth Foundation.
Tidak lama setelah prajurit memasuki istana, dia kembali bersama dengan seorang pria paruh baya yang terlihat mirip dengan Tuan Muda itu. Xiao Long memeriksa pria itu dan dia tahu bahwa pria itu adalah ayah dari Tuan Muda, Sang Penguasa Kota ini. Apa yang dikatakan Tuan Muda itu memang benar, Penguasa Kota ini ada di Tingkat 3 Ranah Core Formation.
"Berani sekali kau memasuki Kediaman Penguasa Kota ini dengan sombong, kau pikir kau itu siapa berani lancang di Kediaman-ku!" Teriak Penguasa Kota itu dengan dingin, dia tidak peduli dengan Firebird yang merupakan Demonic Beast tingkat 3 yang setara Kultivator Core Formation. Mungkin itu karena ayahnya, yang merupakan kakek yang disebutkan Tuan Muda itu sebelumnya.
Xiao Long tersenyum mendengar apa yang dikatakan pria itu, dia sangat mirip dengan anaknya. Pepatah memang benar, buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Ini akan menyenangkan, pikir Xiao Long.