Sampul Novel Penerus Para Dewa

Penerus Para Dewa

8.7 / 10.0
Xiao Long tewas bersimbah darah setelah menyelamatkan seorang anak dari penculik. Di ambang kematiannya, sesosok misterius berjubah cahaya memberikan kesempatan hidup kedua. Ia pun terlahir kembali di dunia baru dengan bekal ingatan dan pengetahuan para dewa. Kini, Xiao Long memulai petualangan hebat demi menjadi sosok abadi, siap menaklukkan para dewa sekaligus menundukkan kaum demon di bawah kakinya.
Ringkasan Penerus Para Dewa
Xiao Long tewas bersimbah darah setelah menyelamatkan seorang anak dari penculik. Di ambang kematiannya, sesosok misterius berjubah cahaya memberikan kesempatan hidup kedua. Ia pun terlahir kembali di dunia baru dengan bekal ingatan dan pengetahuan para dewa. Kini, Xiao Long memulai petualangan hebat demi menjadi sosok abadi, siap menaklukkan para dewa sekaligus menundukkan kaum demon di bawah kakinya.
Baca Selengkapnya

Penerus Para Dewa Bab 1

Alam Semesta Heaven Celestial, satu dari sekian banyak Alam Semesta yang ada di Void Star. Alam Semesta ini memiliki ribuan dunia kecil dan ratusan dunia besar yang menyimpan banyak keindahan didalamnya.

Namun, Alam Semesta Heaven Celestial sedang diambang kehancuran saat ini.

Sekelompok Ras Demon yang berasal dari Alam Semesta lain menyerang dan hampir menghancurkan sebagian Alam Semesta dengan tujuan menguasai seluruh isi Alam Semesta ini. Ras Demon ini adalah ras yang sangat kejam dan memiliki kekuatan yang tirani.

Tetapi untungnya, Para Guardian dari Alam Semesta Heaven Celestial berhasil menyegel mereka meskipun dengan mengorbankan nyawa.

Namun, mereka dibuat gemetar ketika mendengar kata-kata terakhir dari Pemimpin Ras Demon sebelum tersegel.

"Kalian akan menyesal telah menentang Ras Demon-ku! Ratusan atau ribuan tahun kemudian, kami akan bangkit kembali! Satu hal yang lebih penting, kami hanya sedikit dari seluruh pasukan Ras Demon dari Alam Semesta Arch Demon! Hahahah... Alam Semesta-mu ini akan dihancurkan dan dikuasai oleh Ras Demon-ku!"

****

Di sebuah dunia kecil yang baru berkembang, ada hutan yang luas dan tidak berujung mengelilingi benua di dunia kecil itu. Hutan itu dipenuhi oleh monster yang mereka sebut sebagai Demonic Beast. Penduduk dunia ini masih sedikit primitif, jadi mereka hanya bisa memburu Demonic Beast sebagai makanan mereka.

Untungnya daging Demonic Beast itu tidaklah berbahaya. Bukan hanya tidak berbahaya, daging Demonic Beast juga ternyata bisa memperkuat tubuh dan perlahan membuat mereka memiliki akal sehat yang juga membuat mereka semakin pintar dan cerdas. Lama kelamaan mereka pun terbiasa menggunakan daging Demonic Beast sebagai makanan utama mereka dan itupun membuat ke-primitif-an mereka perlahan menghilang. Digantikan oleh akal sehat layaknya manusia dan kekuatan tubuh yang setara Demonic Beast.

Pada suatu hari, penduduk dunia kecil ini melihat ratusan cahaya yang turun ke dunia mereka. Cahaya itu memberi mereka perasaan yang mendalam dan tak terjangkau. Salah satu cahaya itu turun ke arah pemimpin dari penduduk dunia itu.

Di dalam cahaya itu, terdapat seorang pria tua yang memakai jubah sarjana dengan kipas bulu Phoenix ditangannya. Meskipun dibilang tua, dia memiliki kulit sehalus bayi tanpa keriput dan rambut putihnya terlihat seperti bersinar. Aura yang diberikan oleh pria tua itu membuat pemimpin dan penduduk dunia kecil ini merasa rendah dan tanpa kekuatan. Mereka cukup lama menatap cahaya-cahaya itu dalam keheningan.

Orang yang pertama sadar adalah pemimpinnya, tetapi entah kenapa pemimpin itu langsung menundukkan kepalanya, berlutut kemudian bersujud.

"Salam kepada Para Dewa!" Ucap Pemimpin itu dengan lantang. Insting dan akal sehatnya memberitahunya bahwa mereka ini adalah sosok yang diagungkan oleh semua orang, seorang Dewa.

"Salam kepada Para Dewa!"

"Salam kepada Para Dewa!"

"Salam kepada Para Dewa!"

Penduduk dunia itu yang tidak lebih dari 1000 orang ikut bersujud dan berkata dengan lantang. Hal ini membuat pria tua yang dipanggil Dewa itu tersenyum.

"Bisa membangkitkan kecerdasan hanya dengan memakan Demonic Beast, dunia kecil ini cukup menarik. Kurasa tempat ini memang cocok" Pria tua itu mengulurkan tangannya. Cahaya yang tipis keluar dari jari telunjuknya, mengalir ke arah pemimpin itu dan masuk ke titik diantara kedua alisnya.

Pemimpin itu tersentak ketika menyadari sesuatu masuk ke pikirannya. Begitu memeriksanya, dia langsung terkejut. "Terima kasih atas pemberiannya, Tuan Dewa! Hamba ini akan memanfaatkannya sebaik mungkin!"

Beberapa saat kemudian, pemimpin dan penduduk dunia itu mengangkat kepalanya dan melihat bahwa ratusan cahaya itu telah tiada. Penduduk dunia itu masih bingung dengan apa yang terjadi sebelumnya tapi pemimpin mereka tahu apa yang terjadi dengan jelas. Kejadian hari ini akan merubah mereka dan dunia kecil itu selamanya.

****

Di sebuah ruangan di kedalaman hutan yang memenuhi sebagian besar dunia kecil itu, terdapat ratusan cahaya yang menyinari gelapnya gua tersebut. Dibawah masing-masing cahaya terdapat patung besar yang menyerupai bentuk asli cahaya-cahaya itu.

"Apa kau yakin akan melakukan ini, Dewa Ruang & Waktu?" Ucap salah satu cahaya kepada pria tua yang sebelumnya mendatangi pemimpin dunia kecil ini.

"Aku sangat yakin! Lagipula apalagi yang bisa kita lakukan? Kita hanyalah Jejak Jiwa yang tidak bisa masuk ke Lingkaran Reinkarnasi, jadi kita hanya bisa melakukan ini. Meskipun ini akan bekerja ribuan tahun setelahnya, tapi hanya ini satu-satunya harapan kita agar ada yang bisa melawan Ras Demon nanti dan menggagalkan kehancuran Alam Semesta" Ucap Dewa Ruang & Waktu dengan serius.

"Tapi apa yang terjadi jika orang yang kita panggil tidak bisa menggagalkan kehancuran Alam Semesta? Bukannya ini hanya akan membuat semuanya percuma?" Ucap cahaya lain yang memiliki tubuh seorang pemuda.

"Jangan hanya banyak bicara, jika kau memiliki rencana lain, maka katakanlah!" Teriakan keras keluar dari cahaya merah yang berapi-api membuat pemuda tadi dan yang lain terdiam.

"Kau berapi-api seperti biasa. Layak dijuluki sebagai Dewa Api" Ucap orang didalam cahaya yang menyerupai gelembung air.

"Berisik kau, Dewa Air! Jangan sampai aku menguapkanmu dengan apiku!" Balas orang didalam cahaya merah yang berapi-api.

"Cukup! Kita ini hanya Jejak Jiwa yang hanya memiliki ingatan dan beberapa persen sisa kekuatan. Tapi dengan ini kita bisa memberikan jalan bagi orang yang akan kita panggil dan memberikan lebih banyak harapan untuk masa depan Alam Semesta kita" Ucap cahaya lain yang terlihat cukup mendominasi.

Dewa Ruang & Waktu memandang ratusan cahaya satu persatu. Setelah semuanya mengangguk, dia berkata, "Kalau begitu, mari kita mulai!"

Selanjutnya, masing-masing dari mereka mengulurkan tangannya dan mengirimkan cahaya berbagai warna ke ruang di tengah-tengah ratusan patung besar. Cahaya-cahaya itu perlahan membentuk susunan formasi yang menutupi seluruh patung besar dengan ruang kosong itu sebagai intinya.

Patung-patung besar itu menyala dengan cahaya yang menyilaukan mata dan energi yang misterius. Patung itu menyala sekitar beberapa menit sebelum cahaya diatasnya memutus energi yang mereka kirim ke titik tengah. Kemudian ratusan cahaya di atas patung-patung besar terhisap kedalam patung-patung dibawahnya.

Setelah semua cahaya terhisap, susunan formasi itu perlahan memudar kemudian menghilang. Hanya tersisa ratusan patung besar yang melingkar dan ukiran yang memenuhi tanah diseluruh ruangan.

****

Beberapa ribu tahun kemudian. Di sebuah dunia kecil yang tersembunyi dan terisolasi, retakan sebesar 2 meter terlihat di atmosfer dunia kecil itu. Semburan energi dengan lingkar 1 meter masuk ke retakan itu.

Tidak lama setelahnya, ada sosok yang ikut mengalir keluar dari retakan, mengikuti semburan energi itu. Sosok itu berupa bentuk tubuh manusia yang transparan. Beberapa saat selanjutnya, cahaya dan sosok transparan itu mulai menghilang dari retakan yang ada di atmosfer dunia kecil itu.

Namun, tidak ada yang mengetahui kalau ada sesuatu yang juga masuk ke dunia kecil itu melalui retakan seukuran 2 meter di atmosfer. Itu akan masuk terus menerus mulai sekarang dan itu akan merubah semua hal yang ada didalam dunia kecil itu.

Para Dewa tidak akan menyangka perbuatan mereka akan sangat memberikan perubahan kepada dunia kecil yang terisolasi. Bukan hanya membuat dunia kecil ini tidak lagi terisolasi bahkan suatu hari dunia kecil ini akan berkembang menjadi salah satu dunia yang memiliki kemajuan paling pesat di Alam Semesta.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Penerus Para Dewa

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Cinta & Pengorbanan Alya
8.5
Demi menyelamatkan nyawa Kartika yang butuh biaya medis besar dan donor langka, Alya terpaksa menerima tawaran Niko. Pengusaha kaya yang mendambakan keturunan itu mengajukan perjanjian ibu pengganti. Meski awalnya ragu, Alya menyetujuinya demi sang ibu. Tak disangka, benih asmara justru tumbuh di antara mereka hingga memicu pergolakan batin. Ketika sebuah rahasia besar akhirnya terungkap, pandangan mereka tentang arti cinta dan keluarga pun berubah selamanya.
Sampul Novel Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan
8.4
Delapan tahun membina rumah tangga, Jessica harus menelan pil pahit di hari ulang tahun pernikahannya. Alih-alih merayakan momen spesial, dia tidak sengaja mendengar pengakuan kejam suaminya, Rio Aditya. Rio ternyata berselingkuh dengan Nadia dan berniat menceraikannya. Di saat yang sama, Jessica didiagnosis mengidap kanker ovarium stadium akhir. Tanpa rasa cinta yang tersisa dan waktu yang kian menipis, Jessica memutuskan untuk merelakan semuanya, bersiap pergi selamanya demi kedamaiannya sendiri.
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Kehidupan baru Anisa Rahma dimulai setelah ia menikah dengan Seno Bagaskara, seorang pria kaya raya. Di kediaman megah keluarga suaminya, ia harus beradaptasi tinggal bersama para ipar. Namun, di balik kemewahan itu, bahaya mengintai. Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno serta suami dari iparnya memendam hasrat terlarang padanya. Kini, ia terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah tersebut. Mampukah Anisa bertahan menghadapi situasi rumit ini?
Sampul Novel Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
9.4
Di hari pernikahannya, seorang wanita dipaksa mengalah demi kakaknya yang sakit parah agar bisa menikahi James, sang tunangan. Karena menolak mentah-mentah rencana tersebut, orang tuanya tega mengikatnya di rumah sebelum pergi ke acara pernikahan. Malang, saat ditinggalkan sendirian dalam kondisi terikat, seorang penyusup masuk dan membunuhnya dengan kejam. Ketika keluarganya akhirnya kembali untuk membebaskannya, mereka hanya mendapati jasadnya yang telah membusuk tanpa nyawa.
Sampul Novel Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
9.3
Pasca dikhianati saudara angkat dan tunangannya sekembalinya dari desa, Sabrina memilih membalas dendam lewat Charles, paman sang mantan. Walau Charles sempat menolak perasaan setelah malam intim mereka, Sabrina berhasil memicu harga diri pria itu hingga terikat selamanya. Kini berstatus sebagai bibi mantannya, Sabrina yang kerap diremehkan ternyata menyimpan kekayaan miliaran dolar. Ia membuktikan diri bukan pemburu harta, melainkan pemilik takhta yang sesungguhnya.
Sampul Novel Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan
9.3
Hari pernikahan Cherish hancur seketika saat Diego pergi demi menolong Zoey, membuat nenek Cherish syok hingga meninggal dunia tanpa ada yang membantu. Di tengah kedukaan di kamar mayat, Diego justru menghubungi Cherish untuk meminta donor darah bagi Zoey. Merasa dikhianati, Cherish tegas mengakhiri hubungan mereka. Kini, Diego bersujud di bawah guyuran hujan, memohon kesempatan kedua dan bersedia memberikan apa saja, bahkan nyawanya, demi mendapatkan kembali cinta Cherish yang telah pergi.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED