Sampul Novel OLD VIRGIN (WHEN I LOVED YOU)

OLD VIRGIN (WHEN I LOVED YOU)

7.9 / 10.0
Shereen Edwarida, wanita karier yang sukses, memilih menutup hatinya rapat-rapat akibat trauma masa lalu. Kegagalan pernikahan karena dikhianati kekasihnya demi wanita lain menyisakan luka mendalam. Meski didukung keluarga dan sahabat, ia tetap melajang hingga dicap perawan tua. Kini, keteguhan Shereen diuji saat sang mantan kembali untuk menebus kesalahan. Sanggupkah ia membuka hati dan memberi kesempatan kedua di tengah bayang masa lalu yang pahit?

OLD VIRGIN (WHEN I LOVED YOU) Bab 1

Udara yang begitu sejuk ketika tengah berada di sebuah taman ini, perasaanku begitu sangat tenang dengan cuaca hangat yang sangat menyejukkan hati. Awalnya dalam fikiranku tersirat kabar yang begitu tak mengenakan. Pikiranku sangat gundah karena sampai sekarang lelaki yang kusebut jodoh, sampai sekarang tidak kunjung datang.

Masa lalu yang membuatku merasa pahit karena sebuah kenangan yang sama sekali sulit untukku lupakan. Jujur, hati ini masih sangat rapuh tatkala mengingat lelaki dari masa lalu. Banyak lelaki yang datang melamar untuk menjadikanku sebagai istri. Tapi tidak segan aku menolak para lelaki tersebut dengan alasan masih trauma, aku bukan tidak percaya pada lelaki, Akan tetapi, masih ingin menyendiri saja. Kalau sudah waktunya menikah pasti aku juga akan menikah dengan pria pilihanku sendiri.

Kedua orang tuaku sering meminta aku untuk segera menikah, tapi aku belum memiliki kekasih yang benar-benar tulus mencintaiku. Mama sampai khawatir dengan keadaanku, sampai-sampai beliau berniat akan membawaku ke psikolog untuk mengetahui kondisiku. Apalagi Mama sampai merasa sakit hati mendengar ucapan tetangga yang menghina dan mengucap bahwa aku adalah perawan tua.

Aku pun menolak ajakan Mama, menurutku sama sekali tidak butuh ahli psikolog karena aku bukan sakit, melainkan hanya kecewa sakit hati oleh seorang lelaki, aku hanya butuh menyendiri saja.

''Shereen ....!'' ucap seseorang memanggil, aku langsung memutar tubuh dan menatap siapa gerangan yang memanggil.

Ternyata yang memanggil adalah sahabatku--Boy, dia berlari kecil menghampiriku, tidak lama kemudian ia duduk di sampingku. Kebetulan sekarang aku tengah berada di taman yang begitu indah dan membuat hati terasa sangat sejuk.

"Shereen, kamu kenapa berada di sini? Sendiri lagi!'' tanyanya menatap ke arahku tanpa kepastian.

"Aku hanya bosan saja di rumah, Boy. Jadinya aku di taman sejak tadi.'' aku tersenyum menatap sekilas kearahnya.

Boy menundukan pandangan, ''Aku kira kamu tengah ngapain disini, sebab dari tadi aku lihat, kamu tengah melamun. Coba deh kamu cerita dan katakan sejujurnya,'' ucapnya memintaku untuk memberikan penjelasan.

''Nggak kok, aku sama sekali tidak melamun. Hmm ... kamu ngapain ke sini? Tidak biasanya ke taman ini?'' tanyaku mengalihkan pembicaraan.

''Awalnya aku hanya ingin berkunjung saja, eh tahunya ada kamu disini. Ya sudah, aku ke sini saja temani kamu,'' jelasnya. "Aku kira kamu sedang berkhayal tentang masa lalumu bersama mantan kekasih yang dulu pernah meninggalkanmu, Shereen." Boy menatapku kembali, ia seakan tahu apa yang tengah aku rasakan.

"Bukan. Aku tidak mungkin memikirkan masa laluku yang pastinya akan membuatku sakit hati dan aku sudah melupakannya," sahutku berbohong. Padahal memang benar aku tengah memikirkan mantan kekasihku.

"Bagus, kalau kamu tidak memikirkannya lagi. kamu itu harus menatap ke depan, Shereen, berpikir positif saja mungkin kamu sama dia tidak berjodoh,'' ujarnya menasehati.

Aku tertegun dan mengangguk, "Iya, Boy, mungkin Tuhan tidak merestui hubunganku dengan dia, makanya dia tega ninggalin aku. Tapi sekarang aku sudah berusaha ikhlas dan menerima takdir.''

"Tuh, kan, benar. Kamu sedang mikirin pria brengsek itu lagi," Boy memandang, membuatku tersentak karena keceplosan.

"Sudah, ah, aku tidak mau berdebat. Hmm ... kalau begitu, aku mau pulang saja!'' tanpa mendengar tanggapan Boy, aku segera bangkit dan berlali pergi meninggalkannya.

"Shereen ... tunggu aku!"

Boy berteriak, aku sama sekali tidak menggubrisnya dan tak ingin berhenti berlari.

Kemudian, dirasa cukup jauh, aku berjalan pelan. Tubuhku sangat capek sekali akibat berlari tadi. Untungnya aku telah tiba di depan rumah. Terlihat Mama tengah duduk santai sembari menikmati kopi hangatnya, aku pun langsung menyapanya dengan ramah.

"Hai, Ma.'' sapaku sambil mencium pipinya, lalu aku duduk di sebelah Mama, sambil mengedarkan punggung di bahu kursi.

"Kamu dari mana saja, Shereen?" tanya Mama menatap, aku segera menegak minuman air putih, kebetulan ada teko kecil di sampingku.

"Aku baru saja dari taman,'' jelasku mengedarkan pandangan menatap mama.

"Kenapa sampai berlari begitu?"

"Tidak apa, Mah.''

"Oh iya, Shareen. Tadi ada teman kamu datang kesini, ia menanyakan kamu tapi Mama sama sekali tidak tahu kalau kamu sedang di taman," ucap Mama memberitahu.

"Siapa Mah? Apa Mama tahu namanya?" tanyaku penasaran

"Katanya namanya Silvy. Mama juga sama sekali belum pernah mendengar atau melihat Silvy sebelumnya? Apa betul ia teman kamu?" tanya Mama, aku mencoba mengingat siapa Silvy. Perasaan aku sama sekali tidak punya teman bernama Silvy.

"Dia bilang apa, Mah?"

"Dia hanya memberikan secarik kertas ini saja. Mama tidak tahu isi suratnya apa,'' Mama memberikan secarik kertas padaku, aku segera meraihnya.

Aku perhatikan secarik kertas berwarna biru muda, aku ingin membukanya di kamar saja.

"Aku mau istirahat dulu ya, Mah!" kataku sambil berjalan ke arah kamar.

Mama hanya menatap kepergianku tanpa menjawab ucapanku.

Aku melangkah ke kamar, gegas duduk di ranjang tempat tidur. Setelah itu, aku lekas membuka dan membacanya,

[Hai, wanita cantik! Maafkan aku karena dulu aku pernah menyakitimu, aku memang salah karena pernah meninggalkan kamu. Aku sangat berharap ingin kembali bersamamu berajut kasih. Jujur, aku sangat menyesal atas apa yang pernah aku torehkan luka di hatimu. Mungkin kamu sudah bisa menebak siapa aku, yang jelas aku menulis surat ini hanya ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya dan jika berkenan, aku berharap ingin memilikimu kembali. Aku berjanji tidak akan pernah mengulangi kejadian serupa. Maaf, aku tidak bisa menemuimu sekarang. ini pun aku menyuruh Silvy--temanku untuk mengantarkan surat ke rumahmu.]

Aku berhenti sejenak membaca surat ini, isinya hanya satu lembar. Aku bisa menebak siapa yang mengirim pesan. Ini pasti dari Revan, aku tahu itu. Tulisannya sangat mirip dengan Revan--Mantan kekasihku dulu.

Aku tersenyum kecut menatap tulisan di secarik kertas yang sedang aku pegang ini, ia ternyata sudah menyesal karena telah meninggalkan aku. Dan berniat ingin balikan denganku. Aku tidak akan sudi kembali dengan dia. Luka yang ia torehkan sangat dalam dan itu sangat sakit jika aku kenang masa lalu aku bersama Revan.

Lebih baik, aku tidak usah melanjutkan membaca surat ini. Dadaku seakan sesak dan bergemuruh hebat ketika membaca. Surat ini lebih pantas di buang saja, karena aku tidak sudi menerima Revan kembali menjadi kekasihku.

Aku berdiam diri di kamar menatap kearah luar jendela, sebentar lagi langit akan gelap seperti hatiku yang sudah tidak terang untuk menerima kembali lelaki. Memeluk boneka kesayangan menjadi keseharianku jika aku tengah sendiri. Aku jadi ingat temanku Boy, ia juga pernah mengatakan jika ia sangat mencintaiku. Tapi, aku hanya menganggapnya sebagai sahabat saja tidak lebih dari tahu.

Tok ... Tok ... Tok ...

"Shereen ... buka pintunya! Mama mau masuk.'' Mama berteriak kencang memanggil namaku berulang kali, tanpa fikir panjang aku segera membuka pintu.

BERSAMBUNG....

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi OLD VIRGIN (WHEN I LOVED YOU)

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Kehidupan baru Anisa Rahma dimulai setelah ia menikah dengan Seno Bagaskara, seorang pria kaya raya. Di kediaman megah keluarga suaminya, ia harus beradaptasi tinggal bersama para ipar. Namun, di balik kemewahan itu, bahaya mengintai. Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno serta suami dari iparnya memendam hasrat terlarang padanya. Kini, ia terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah tersebut. Mampukah Anisa bertahan menghadapi situasi rumit ini?
Sampul Novel Diselingkuhi Suami Dibucinin Berondong
8.9
Kehidupan Ratih Apsari hancur setelah memergoki suaminya berselingkuh. Usai bercerai, sebuah ketidaksengajaan membuatnya masuk ke mobil Derryl Dariawan hingga mereka melewati malam bersama. Tak disangka, pria itu adalah CEO baru di tempatnya bekerja. Sempat curiga telah dijebak, Ratih justru mulai jatuh cinta seiring kebersamaan mereka. Kini ia bimbang karena status sosial dan usia Derryl yang tujuh tahun lebih muda. Haruskah ia menerima cinta baru ini atau kembali pada mantan suaminya?
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa untuk pembaca usia 21 tahun ke atas ini menguak sisi kehidupan tersembunyi yang jarang dibahas. Di balik topeng kesucian, terdapat luka mendalam, dilema, serta kerinduan emosional yang rumit. Melalui penyampaian yang realistis dan eksplisit, Anda diajak merenungkan jati diri di tengah kegelapan demi meraih titik terang. Sebuah bacaan penuh makna tentang pencarian hakikat hidup dan cinta yang berliku, siap memberikan sudut pandang baru yang mendalam bagi pembacanya.
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota, pemuda malas berumur dua puluh tahun, lebih memilih menganggur dan bermain gawai meski otaknya sangat licik. Tabiat buruk ini membuat ibunya, Artisa, merasa sangat khawatir. Sebagai pekerja keras yang juga punya sisi licik, Artisa bertekad merombak total kepribadian putranya. Ia pun memilih cara ekstrem dengan mengubah wujud fisik Sota. Akankah rencana drastis sang ibu berhasil mengubah jati diri Sota melalui transformasi tubuh tersebut?
Sampul Novel Menaklukkan Duda Dingin
8.7
Amber Lim, sosialita kontroversial yang kerap dicap perusak hubungan, bertekad mengubah hidupnya. Demi belajar dari desainer legendaris Adam Smith, ia nekat menerjang musim dingin utara yang ekstrem. Sialnya, Amber dirampok hingga tersesat di tengah hutan beku. Harapan hidupnya kini bergantung pada Tuan Dingin, duda misterius pembenci wanita yang dirumorkan sebagai kanibal. Bisakah Amber menaklukkan hati pria tersebut, atau ia justru akan menjadi korban dari kebenciannya?
Sampul Novel Rahasia Kafe Suamiku
9.5
Demi kebebasan, Dara Jelita terpaksa menikahi Raka Barawijaya atas desakan sang ayah. Remaja berusia 18 tahun ini pun berniat mengungkap rahasia kelam di Kafe Nirwana, bisnis milik suaminya. Namun, penyelidikan tersebut justru menyeret Dara ke dalam misteri yang lebih rumit bersama Raka yang dikenal buas. Kini, ia dihadapkan pada pilihan sulit: menghancurkan usaha sang suami atau justru melindungi pria tersebut dari bahaya yang mengintai.

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED