Sampul Novel Misteri Birahi Kampung Cilendir

Misteri Birahi Kampung Cilendir

9.5 / 10.0
Kehidupan duda Reza berubah drastis sejak kepindahannya ke lingkungan baru, di mana ia bertemu dengan Naila. Sosok ustazah yang terkenal salehah dan santun itu ternyata memendam ketertarikan mendalam pada Reza. Hubungan yang kian dekat menguji batas iman mereka, memicu konflik batin antara kepatuhan pada norma dan hasrat membara. Di tengah pertemuan yang sarat ketegangan emosional, mampukah keduanya bertahan, atau justru hanyut dalam godaan gairah terlarang?

Misteri Birahi Kampung Cilendir Bab 1

Pagi ini adalah hari pertama Wildan masuk kuliah di salah satu PTN ternama. Sudah sejak SMA dirinya menargetkan untuk bisa melanjutkan studi di kota ini.

Karena mempertimbangkan kondisi ekonominya, ia pun memutuskan untuk mencari kos di dekat kampus. Beruntung dia mendapatkan kos yang lumayan terjangkau meskipun kondisinya seadanya. Untuk membantu membiayai kuliahnya, dia berencana mencari kerja sampingan dambil kuliah.

Pagi itu udara lumayan dingin ketika dia keluar kost dan hendak ke kampus, matanya tertuju pada akhwat yang keluar dari rumah mewah di depannya. Berjilbab lebar sepinggang, dengan gamis hingga menyentuh tanah dan bercadar tetap saja tidak mampu menyembunyikan mata indahnya yang dihimpit kain cadar hitam dan dinaungi kacamata yang menambah keindahan matanya yang juga terpoles eyeliner.

Wanita itu seperti terburu-buru hendak menyalakan motornya, tapi ternyata tidak mau distarter sehingga akhwat itu harus menyalakan secara manual motor maticnya.

Biasa lah perempuan, pasti tidak kuat kalau harus menggunakan standar tengah, sehingga dia terlihat seperti kelabakan karena juga diburu waktu. Akhirnya Wildan pun memberanikan diri untuk membantunya.

Wildan: Maaf, butuh bantuan?

Ketika Wildan bertanya, ia pun menatap Wildan sesaat kemudian menganggukkan kepala seraya agak mundur dari motornya. Terlihat ia pun sedikit menundukkan pandangannya berusaha menjaga pandangan dari ikhwan. Wildan pun segera tanggap dengan langsung membantu mengangkat motor untuk distandar tengah.

Tanpa sengaja tangan Wildan bersentuhan dengannya yang sontak membuat si akhwat segera menarik tangannya. Wildan sempat melihat kulit putih tangannya dengan kutek merah marun menghias indah kukunya yang dibalut manset hitam.

“Gak sengaja.”

Tanpa pikir panjang Wildan pun segera menggenjot stater kaki motornya dan langsung menyala. Sembari berterima kasih atas bantuan Wildan,

Wildan pun tak bisa melepaskan kesempatan itu untuk berkenalan.

Wildan: Nama saya Wildan, kalau boleh tau nama kamu siapa?”

Alisa: Alisa

Wildan: Ukhti Alisa ya… kuliah jurusan apa?

Alisa: Arsitektur, kalau kamu sendiri?

Wildan: Wah saya Teknik Fisika, kamu buru-buru ya?

Alisa: Iya... hari ini ada rekrutmen KMI (Keluarga Mahasiswa Islam) Fakultas pagi ini banget, jadi harus buru-buru... akhi Wildan sendiri ngga ikutan daftar?

Wildan: Wah… baru tahu... apa masih open requirement?

Alisa: Iya akhi... langsung aja ke sekretnya… ana duluan ya akhi… syukron... assalamualaikum

Kemudian Alisa pun pergi dengan melepas senyum yang tersirat melalui matanya bak bidadari. Pagi ini pun kulewati dengan perasaan bahagia karena hari pertamaku kuliah bisa berkenalan dengan ukhti cantik.

Sorenya Wildan pulang dan segera melakukan aktifitas rutinnya yaitu jogging setelah tadi sempat mengikuti reqruitmen di KMI kampusnya. Ketika dia selesai mengikat sepatu, tatapan mata Wildan teralihkan dengan selembar kertas yang menempel di gerbang rumah Alisa. Tertera bahwasanya dibutuhkan tenaga pembantu rumah. Tanpa pikir panjang Wildan langsung mengetuk pintu rumahnya.

Wildan: Assalamualaikum…

Terdengar sayup-sayup suara jawaban salam dari perempuan dari dalam rumah. Ketika dibuka pintunya, betapa kagetnya Wildan ketika melihat akhwat yang begitu cantik dengan kulit putih berjilab lebar sepaha dan gamis panjang membuka pintu gerbang.

Wildan: maaf bu... benar ini buka lowongan kerja ya?

Bu Siska: iya benar... gmna dek?

Wildan: kalau boleh saya ingin bekerja disini bu

Bu Siska: wah pas sekali... saya juga lagi butuh sesegera mungkin pembantu di rumah. Ohh iya nama adek siapa?

Wildan: nama ana Wildan Bu

Bu Siska: ohh dek Wildan... saya biasa dipanggil Bu Siska... panggil ummi juga boleh. Kira-kira besok sudah bisa mulai kerja kah?

Wildan: InshaaAllah bisa bu

Mata Wildan pun daritadi tidak bisa berhenti menjelajahi tubuh indah Ummu Zaskia yang tertutup rapi dengan jilbab lebar dan gamisnya. Kecantikan wajahnya yang begitu mirip Zaskia Adya Mecca pun menjadi poin utamanya. Wildan pun diberikan jobdesk pekerjaan yang harus dia kerjakan di rumahnya mulai besok dengan upah 800ribu/bulan

Hari berikutnya, ketika Wildan pulang dari kuliahnya, ia segera mengerjakan job desk yang sudah diberikan oleh Ummu Zaskia. Ketika Wildan mengetuk pintu gerbang, maka dibuka oleh Alisa dengan setelan cadar bandana hitam, jilbab biru navy dan gamis hitamnya

Alisa: ohh akhi Wildan... kata ummi mulai kerja di sini ya hari ini?

Wildan: iya maaf ukh... soalnya buat bantu-bantu biaya kuliah

Alisa: Mashaa Allah... ya sudah nanti kalau butuh apa-apa panggil ana ya, ana mau benah-benah kamar dulu.

Wildan: Inshaa Allah ukh

Kemudian Wildan segera melakukan jobdesk yang telah diberikan seperti menyapu, mengepel, mencuci piring, menata taman, dll. Semua pekerjaan rumah ia lakukan. Wildan memang sudah terbiasa latihan fisik seperti jogging dll, sehingga pekerjaan seperti ini pun menjadi pengganti dari latihan hariannya.

Ketika tengah membersihkan ruang tamu, tiba-tiba terdengar seperti suara benda jatuh dan diiringi erangan Alisa.

Alisa: akhh!! Innalilaah

Wildan pun bersegera menuju kamar Alisa dan berhenti didepan pintu kamar Alisa.

Wildan: maaf ukh... ukhti gak papa?

Alisa yang mengetahui Wildan ada di depan kamarnya segera menyahut.

Alisa: iya akhi… gppa kok, ini tadi kepleset waktu bersih-bersih atas lemari jadi jatuh. Sambil alisa menahan sakit dan mengelus bagian tubuhnya yang memar.

Wildan: mau saya bantu ukh?

Alisa pun berfikir kalau dilanjutkan khawatir jatuh lagi tapi kalau minta Wildan untuk membantu, maka khawatir terjadi khalwat karena Alisa belum pernah berdua dengan Ikhwan dalam satu kamar. Tapi sejenak kemudian Alisa pun memantapkan diri untuk membolehkan Wildan membantunya.

Alisa: mm… boleh deh, tapi tunggu sebentar akhi, ana pakai cadar dulu.

Kemudian selesai memakai cadar, Wildan pun masuk kamar yang dibukakan oleh Alisa. Alisa pun kemudian duduk di ranjangnya dengan cadar bandana hitam dan jilbab instan warna biru navy dan gamis hitamnya. Wildan sempat melirik kearah tangannya yang putih mulus bersih tanpa manset membuatnya berkhayal tentang tubuh Alisa.

Alisa duduk dengan posisi agak membusung dengan tangan kiri menyangga tubuhnya dan tangan kanan mengelus punggungnya. Tak ayal bongkahan bukit indah yang tertutup jilbab itu mulai menampakkan wujud aslinya. Begitu besar dan bulat membuat Wildan menelan ludah membayangkan kekenyalannya. Tanpa sadar kontol Wildan pun mulai tegang di balik sarungnya.

Alisa: Itu tolong di atas lemari yang itu.” Sembari Alisa menunjuk lemari yang dimaksud untuk dibersihkan dan ditata.

Ketika Wildan mulai menaiki kursi yang digunakan untuk pijakan, mau tidak mau dia pun harus menegakkan badan supaya bisa menjangkau bagian atas lemari. Sehingga kontol Wildan yang sudah tegang dan keras mengacung tajam bak tombak. Sarung yang menutupinya pun tak bisa membendung bentuk asli kontol Wildan.

Alisa pun terperanjat dan terbelalak melihat pemandangan di depannya. Meskipun masih tertutup sarung, ia pun tahu bahwa ada sesuatu di dalamnya yang sudah tegang mengeras. Memang Alisa menjaga diri dari perkara-perkara yang dilarang agama, tetapi bukan berarti ia tidak pernah melihat kontol asli seperti apa.

Sudah menjadi kewajaran di usia Alisa untuk penasaran terhadap hal-hal berbau laki-laki. Sehingga ia juga pernah sekali-sekali menonton video porno di laptopnya.

^*^

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Misteri Birahi Kampung Cilendir

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Pasca panggilan video terakhir, suami Kayra lenyap tanpa jejak, meruntuhkan dunianya dan memaksanya menghidupi kedua buah hati sendirian. Di masa sulit ini, Damar hadir. Sang ipar menaruh dendam akibat skandal masa lalu yang melibatkan rahasia saudara kembar Kayra. Sempat menolak mengakui darah daging dari relasi itu, Damar akhirnya luluh melihat kemiripan sang bayi. Akankah takdir baru bersama Damar ini menjadi akhir dari penderitaan panjang Kayra?
Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania, pengacara pemberani yang mempertaruhkan nyawa demi keadilan, kerap berseteru dengan rival masa kecilnya yang dingin, Yudi. Walau menentang perjodohan, takdir mengikat mereka dalam pertunangan rahasia yang diatur orang tua. Di tengah konflik perasaan benci dan cinta, bahaya besar mengintai saat Tania nekat melawan Wijaya, konglomerat kejam dalang kasus perdagangan manusia. Akankah benih cinta tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali meminta cerai untuk ke-99 kalinya. Namun, Laurence Andrews justru menurunkannya di jalan demi menjawab telepon sang mantan, Rosalie Harris. Laurence terus meremehkan Josie dan yakin istrinya tidak akan berani pergi. Dia tidak sadar bahwa pengabaiannya kali ini telah melewati batas. Di sisi lain, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie agar segera menyelesaikan perceraiannya dan pergi meninggalkan negara ini untuk selamanya.
Sampul Novel Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
9.4
Nalula Diandra hancur setelah kesuciannya dirampas paksa akibat rencana jahat kakek pacarnya sendiri. Tragisnya, sang kekasih justru mencampakannya demi menikahi wanita lain. Di titik terendah, Lula diselamatkan oleh orang tua kandungnya yang ternyata konglomerat kaya raya. Didukung kekuatan keluarganya, ia pun menyusun rencana balas dendam demi menghancurkan mantan kekasih beserta keluarganya. Namun, akankah kehancuran mereka membawa kedamaian yang dicarinya?
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Dunia dokterku hancur saat merawat Evelyn Santoso, pasien VIP yang menangisi tunangannya. Pria di foto itu adalah Bima, suamiku, yang ternyata bernama asli Brama Wijaya, seorang taipan kejam. Saat Brama datang, ia sama sekali tidak mengenaliku. Ia justru memeluk Evelyn dan mengucap janji setia yang biasa ia katakan padaku. Lewat tatapan dinginnya, ia menegaskan bahwa pernikahan kami saat ia amnesia hanyalah aib rahasia yang kini harus ia lenyapkan selamanya.
Sampul Novel Menjadi Orang Ketiga Dipernikahan
7.9
Pernikahan Mira Aditya dan Rafiq Jaya yang didasari perjodohan orang tua berujung duka. Mira harus menelan pil pahit setelah tahu suaminya telah menikahi cinta lamanya, Elena Faris, secara sembunyi-sembunyi. Tersisih dan terabaikan di rumahnya sendiri, Mira merasakan kepedihan yang luar biasa. Di tengah keputusasaan yang terus menyiksa batinnya, kini ia harus menentukan sikap: tetap bertahan dalam hubungan toxic ini atau melangkah pergi demi meraih kebahagiaannya sendiri.

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED