Bab 2

Pov Masih tentang marni

~Awal konflik telah terjadi~

Waktu itu di awal semester 3 di mana aku mengenal cinta pertama kalinya saat aku ketemu dia pas awal kuliah dulu Si Aryo ini adalah Kakak tingkatku jadi aku menghormatinya dan memanggilnya Kakak sampai aku pun ikut ikut organisasi satu kuliah dengan nya dulu untuk menambah nilai dan akhirnya seiring berjalannya waktu kita jadian juga.

sampai dulu mantan pacarku mengajakku berkencan di sebuah restoran paling enak pas liburan kuliah mulai kami mengelilingi solo,bogor,surabaya sampai ke alun-alun sukarta kampung halamannya.

kampung nya sangat seru sekali sering kali kita berdua liburan dikampung nya aryo. sampai-sampai kami mulai memadu kasih di taman diarea bogor bersama nya tanpa sepengetahuan ibu dan kemudian dia mulai membisikan seperti ini.

" kamu adalah wanita pujaanku satu-satunya didalam hatiku ni."bisiknya ke telingaku.

" ih mas .... kamu gombal mulu deh."sahutku yang mulai genit kepadanya sambil mengeliti perutnya.

"Uhh ... Beneran serius ni soalnya kamu cantiknya kebanget ni, maka bikin aku terpanah jadinya."jawabnya yang mengobalin ku sambil tertawa.

"Ahh ... Mas kamu juga bikin aku terpanah juga kerena kamu baik juga sih sering ngajak aku jalan-jalan saat ku suntuk kuliah dan juga sering kali dirumah aku bantu ibu makanya kamu bikin aku terpikat juga."ujarku sambil memeluk pinggangnya sih aryo.

tanpa sepengetahuanku ia mulai memegang pinggangku lalu kita akhirnya berkasmaran dan duduk di tepi pantai sampai-sampai orang lain ngiri kemersaan kita berdua.

" ya serius ni ... kamu wanita pujaan didalam hatiku dan bertahun-tahun aku mengejarmu." Ujarnya yang meyakinkan padaku kalau aku wanita satu-satunya.

Itulah aku yang membuat aku jatuh cinta padanya karena gombalannya itu saat itulah ia berani menyentuhku namun aku tidak bisa menolaknya karena sangking cintanya diriku kepada nya lalu Mas aryo mengajak ku untuk pergi ke suatu tempat hotel lumayan mewah diaerah bogorr karena dia anak orang kaya dikampung nya.

situlah Aku kaget setengah mati baru pertama kalinya aku diajak ke hotel olehnya namun aku tak percaya dengan beraninya ia mulai menyetuh bahu depan ku lalu ia memintaku untuk bercumbu dengan nya kemudian aku naik pitam dan mulai menamparnya kemudian ia mulai menamparku lagi karena ia tak mau kalah dariku.

Hingga pada akhirnya aku terjatuh terperangkap didalam pelukannya sampai-sampai ia mulai memanggil kedua teman nya itu sehingga dua teman-temannya berani memperkosaku.

dan terjadilah esek-esek antara aku dan mas aryo dan juga teman-temannya dan juga kejadian ini yang sangat trategi sampe Aku lemas melayani mereka semua ini sangatlah memalukan jika aku mengigatnya lagi.

dan saat itulah aku menyesal dengan perbuatanku ini saking bodohnya Aku malah menyerahkan mahkota ini kepadanya apalagi seperti ini 3 lawan 1 bersama teman-temannya sampai-sampai aku tidak tahu harus gimana sampai waktu itu sampe aku cemas dan ketakutan namun aku tepis pikiran negative ini jauh-jauh.

dan dia tega sekali merusak masa depanku sampai dia berhasil merengut kesucianku berkali-kali juga aku dipakai oleh nya.

kemudian ia mulai memakai baju dan celananya tanpa ada rasa bersalah memakaiku berkali-kali lalu aku mulai emosi dan berkata seperti ini.

"Kamuu jahaattttt Yo jahaat."

"Dan ... kamu Egoissss yo."timpalku yang berteriak sekali lagi lalu dengan kesal ia mulai mendang pintu kostnya itu.

"Brugggg."

" Apaan sih kamu jangan berlebihan begitu, kita sama-sama enak kan heh malah kamu kaya gini gimana sih km."timpalnya Aryo yg menarik daguku dan mencambak rambutku dengan tanpa rasa bersalah.

"aapa ... Kamu bilang."teriak ku sambil menamparnya.

Plak

Lakk

"Ahkkk."teriak kecilnya.

"lihat ini lihat kamu tega berbuat seperti ini padaku hah...sampai kesucianku kamu renggut sampai aku hamil."rengekku pada nya agar ia bisa bertanggung jawab.

"Diammm.. kamu diamm."teriak Aryo yg kasar kepadaku.

"Ga ... Aku nggak akan diam dan aku akan beritahukan ke semuanya kalau kamu."tukasku yg mengancamnya

" aku bilang diam ya diam ni ... jangan teriak-teriak dikos ini " cerca sih aryo yg tak mau mengakui perbuatan nya lalu kemudian ia mulai menampar dan mencabik-cabik kulit wajahku sampai kulitku memar.

"Bikin ... malu aja kamu."teriak sih Aryo yang menyuruhku untuk diam.

"Apaaaa !!! kamu Maluu !!!."teriakku yg tak terima.

"Harusnya .. kamu yg malu mass."titah ku pada aryo untuk diam sampai mas aryo frustasi..

"apakah kamu nggak punya otak Aryo.."timpalnya ku yang emosi sampai aku menunjuk dibawah kemaluan ku yg telah dilumuri oleh benih jalatahnya kemudian dia tidak terima langsung saja ia mulai menamparku.

"Plakkk ".

"Lakkk."

"Ahkkkk." Teriak ku yg kesakitan.

"Bugg."timpalnya ia mulai menendang perutku sampai-sampai perlahan-lahan aku mulai memeluk perutku sendiri tiba-tiba saja perutku sakit dan keluarlah darah yang ada di bawah pahaku sampai perut bawah kesakitaann sekaliii perihh rasanya sampai akhirnya keluar gumpalaan daraaah.

"akhkkk sakit Yo ampun."erangku yg kesakitan.

"Inilaah ... Balasannya jika kamu melawanku." timpalnya yang belum menyelesaikan kata Karena aku meneriakinya seperti ini.

" Cuihhh."timpalku yg kesakitaan sampai ku meludahi nya karena sangking jengkel nya ku ku kepadanya.

" Kurang ajar."teriak nya kemudian aryo dengan emosi dan menamparku lagi 

"Plakk.

"

"ahkkk."

"Plak."

" Dasar Bajingan kamu mas yo pengecut ... Kamu pengecut."imbuhku yang telah tega meneriaki nya lalu pada akhirnya ia mulai menamparku.

"Plakkk."

"Plak."

"Uhkkk...Hikss hikss hiksss."imbuhku yang mulai menangiss.

sampai pada akhirnya ia mulai mengancamku untuk meninggalkan ku untuk selama-lamanya sehingga aku tidak bisa tidur berhari-hari karena perbuatan mesum dan perbuatan jahatnya padaku lalu aku memohon padanya untuk tidak bilangg kepada siapapun karena malu namun ia mulai menyuruhku untuk tetap menuruti nya agar ia tidak menceritakan hal2 aneh-aneh lagi kepada temannya takut gosip ini akan tersebar dimana-mana dari.mulut ke mulut orang.

sampai aku bersabar berhari-hari namun apa hasilnya apa Hah setelah aku menuruti perintahnya gila sampai aku hamil lagi akhirnya ia malah meninggalkan tanggung jawabnya pergi dari hidupku sampai masa depan ku hancur.

lalu ia berencana menikahi murni kebetulan mereka seumuran sampai mereka dijodohkan segala sampai lupa dengan janjinya sungguh tak malu dia yang memprawani aku, terus dia malah menerima Perjodohan ini karena harta dari keluarga murni yang sangat terpandang kampung ku memang pengecut dia Semoga Tuhan membalas perbuatannya.

sampai pada akhirnya selama minggu ke 4 aku belum haid-haid selama selama berhari-hari dan sering sekali muntah-muntah.

Karena perut ini terasa penuh mual-mual tidak enak sehingga aku berencana akan pergi puskemas sendiri yang lumayan jauh Kenapa tidak ada di kampungku karena jarak Puskesmas hanya di luar kampung saja.

dan pada akhirnya aku mulai berangkat kuliah tiba-tiba saja saat aku mulai masuk ke kelas tiba-tiba perut ini mual sekali dan aku berencana ingin kekamar mandi namun teman ku yang satu ini tidak tega membiarkan ku sendiri untuk pergi ke kamar mandi Namanya aristy dia sangatlah baik dan juga perhatian kepadaku kemduian ia mulai mengikutiku dari belakang karena ia Khawatir kepadaku.

Lalu pada akhirnya kita berdua pun langsung saja jalan ke kamar mandi hingga kita berdua sudah sampai di kamar mandi wanita di situlah aku mulai mengeluarkan muntahan tepat berada di wastafel karena perut ini tidak bisa menahan mual.

"Uhkkks uleeekkkk .... uellllaakkk."imbuhku yang mual-mual.

"Hei ... Kamu kenapa ni."tanya Aristy yang secara tiba-tiba.

" nggak papa Ris biasalah uh... lagi masuk angin aja."

"Ehm ... Perlu ku kerongkin ni biar perutne nda terasa mual."timpalnya sih aristy yang baik sekali menawarkan bantuan kepadaku dengan rendah hati aku pun menolak dan berkata seperti ini.

" Nda ... usahlah ris ini cuman mual-mual ringan saja kok ."imbuhku yang berusaha menolak karena aku tak mau ia khawatir.

"Oweslah ... Aku tungguin kamu dibelakang yo."timpalnya sih Aristy yang meminta izin.

"Yo."

pada akhirnya aku pun langsung saja keluar terus ditemani aristy sangat baik padaku dari dulu namun tiba-tiba saja perutku sangat tidak enak rasanya tuh pengen muntah lagi rasanya dan di situ aku ndak nafsu makan sama sekali.

" duh... nggak enak sekali perut ini padahal ini pelajaran favoriteku."gumamku yang mengeluh dalam hati.

dan pada akhirnya mataku berkunang-kunang dan kemudian saja aku pun terjatuh secara tiba-tiba pada akhirnya yang lain panik sekali saat sama teman baikku mengantarkanku Keruang UKS.

tiba-tiba saja aku pun mulai terbangun situlah aku mulai kaget kenapa aku berada di sini dan ternyata aku berada di ruang UKS.

"Ya ... Allah aku dimanaaa."tanya pada diri sendiri dalam hati.

~Terima kasih sudah membaca jangan lupa koment ya`~

Bab 3

Masih pov marni

Lalu secara tiba-tiba ada seorang dokter yang sudah lama menunggu ku didalam ruangan UKS ini lalu aku pun panik setengah mati kalau misalnya dia membeberkan masalah ini ke yang lainnya pasti pihak kampus akan kecewa jika hamil diluan dan beasiswaku akan dicabut oleh direksi kampus kemudian ia selalu berusahaa menenangkanku.

"Tenang- tenang kamu aman disini nak."imbuhnya yang berusaha menenangkan ku.

"Ya Bu ... Tapi kenapa bisa Aku berada disini bu."timpalku yang menanyakaan nya secara tiba-tiba.

" ya kebetulan kamu pingsan di sini nak makanya banyak teman-temanmu yang mengotongmu sampai kamu dibawa ke sini."jelas sih dokter itu yang memberitaukannya sampai pada akhirnya dokter itu mulai bertanya.

"Maaf apakah kamu hamil ?"imbuhnya yang mulai menanyakan itu.

di situ aku shock mendengar perkataannya itu lalu aku pun bingung harus bagaimana sehingga dokter pun sudah memeriksa perutku diluan yang terdapat zigot cabang bayi yang baru tumbuh kenapa bisa seperti ini ya allah kenapa mas aryo tega sekali melakukan ini padaku.

"Ya allah ... Kenapa hidupku bisa begini Sampai sampai diriku harus menanggung malu Padahal aku sedang belajar untuk kuliah aku takut kalo beasiswa ini akan dihapus oleh pihak direksi kampus ku ya allah."gumamku dalam hati.

hingga pada akhirnya aku pun tidak bisa tidur selalu memikirkan masalah ini kok bisa begini ya Tuhan sampai aku mendiamkan masalah ini lebih dari sebulan sampai hampir dua bulan maka janin ku akan membesar Aku bingung harus bagaimana sehingga aku tidak bisa berfikir jernih.

lalu aku pun terbenggong dan tidak makan berhari-hari karena takut janin ini akan tumbuh secara signifikan secara cepat dan tiba-tiba saja Ibu mulaii bertanya.

"Ada apaa sihh ni ?"

"Ga ... Papa bu."jawab ku yg tidak enak badan.

" Kok ... perutnya mba agak melendung dan gendut gitu sih." timpal Yuli secara tiba-tiba yang meledek secara tidak sopan kepada diriku padahal aku sedang kena musibah lalu aku ingin menjawab Belum sayang Ibu mulai menjawab.

" ehm .... mungkin kakakmu lagi stress makanya makan mulu makan mulu,jadi ya gitu tambah gendut hehe."imbuh ibu yg tertawa sampai ia tidak memikirkan perasaanku padahal perasaan ku sensitive saat anak kedua yg dulu pernah ku gugurkan.

" Hehehe... Aku kira dia hamil soalnya kan ciri-ciri orang hamil begitu bu perut melendung terus melendung terus bu." timpal Yuli yang meledek Secara tiba-tiba.

"Hahahahaha."tawa ibu dengan riang gembira.

"Hahahahaha."tawa sih yuli dengan keras juga.

Sehingga mereka berdua tertawa keras sampai kedengeran tetangga dan sampai bapak heran juga kepada mereka berdua Lalu yuli menceritakan kalo aku kaya orang hamil sampai ibu tertawa juga,Memang mulutnya Yuli tidak bisa dijaga apakah dia tidak tahu apa yang kurasakan selama ini kalo aku sedang mengandung anaknya mas aryo dan tiba-tiba saja emosi Bapak mulai memuncak lalu berkata seperti ini.

" Sudah ... Yul Jangan ngomong sembarangan ngawur aja kamu."timpal bapak yang berada dimeja makan sambil memukul Yuli dengan menggunakan koran yang ia gulung.

"Aduhh .... Ampun pak namanya juga bercanda hehehe."lirih yuli yang kesakitan.

"Lagian sama saudara gitu, kamu sebagai saudara harus akur jangan ngeledek-ngeledek begini." Timpal si bapak yang menasehati Yuli.

"Namanya juga bercanda pak."ucap nya lagi.

" itu ngejelekin namanya Yul."ketus bapak kepadanya.

"Maaf pak maaf."jawab yuli dengab rasa bersalah.

"Sabarr ... Pak sabarr namanya juga bercanda pak ya kan marni." Timpal ibu yang berusaha menenangkan bapak.

"ehm."timpalku yang bilang ehm sambil tersenyum terpaksa.

" Iya .... Lagian sih yuli tuh kalau ngomong sembarangan kan dodol itu namanya sama nyakitin perasan mu ni."jeletuk bapak dengan ketus sambil ia meniup kopi panas untuk ia minum sepertinya aku mulai sedikit tertawa mendengar jeletuknya bapak yang menghina Yuli.

" Ya ... Maaf pak maaf kan Yuli cuman bercanda hehee."ujar sih sih Yuli yg menyeleneh.

"Lagian becanda kaya Kelewatan,sampai ngatain mba mu segala ga boleh begitu Yul,... sama saja kamu membuat mbakmu menderita ...?"tanya bapak dengan tegas.

" Iya ... Maaf namanya juga bercanda iya kan mbak ni."jawab yuli dengan seribu alasan padahal ia mengancam sembari ia melotot meledekku.

"Ehmm ... Ya pak yuli cuman bercandaa kok." Timpal aku yang berusaha menenangkan emosi bapak agar emosi Bapak bisa turun lalu yuli pun tersenyum sambil mengangguk belaan dari aku lalu bapak mulai luluh dan juga tersenyum hingga pada akhirnya kita tertawa semua kecuali ibu.

" Sudah .... Sudah Jangan ketawa yo makan-makan."perintah ibu kepada kita semua untuk segera makan Kemudian Bapak pun mulai pergi.

" loh ... tumben cepet amat makannya pak biasanya lama sekali." Timpal ibu yang menanyakan ini kepada bapak.

"enjehh ... Bu soalnya bapak ada urusan yang harus bapak urus." jawab Bapak dengan serius.

"Oalaah ... Kiarin apaan."jawab ibu sambil mengambil air untuk ia tuang.

" Ya sudah kalau gitu Bapak pergi dulu ya Bu Yul ni." Timpal bapak yang meminta izin kepada kami untuk pergi.

"Yo hati-hati ya pak."jawab yuli dan ibu yang menyalim punggung tangan Bapa.

"ya pak hati-hati ." Timpalku yang menyalim punggung tangan Bapak juga.

"hati-hati ya pak dada."jawab yuli dengan semangat sambil menyalami dengan punggung tangan bapak.

"ya.,"jawab bapak yang melaju pergi.

"cepet-cepat habisin makananmu yul sebentar lagi kamu kan ada les buat ulangan semester akhir."timpalnya ibu yang menyuruh yuli untuk menghabisi makanannya.

"ya .... Bu."jawab yuli dengan pelan.

"Kamu juga ni."titah ibu kepadaku.

"Ya... odo opo bu."tanya ku dengan antusias.

"Jangan lupa habis makan cuci piring sama beres-beres itu-itu semua sampai memgkilap."perintah ibu kepadaku.

"Yo ... Bu."jawabku dengan pelan sambil makanan satu suap sendok.

sampai pada akhirnya aku pun mulai mengerjakan pekerjaan rumah karena Emang ibu selalu mengandalkanku untuk membersihkan karena semua pekerjaan rumah ini aku lah setiap hari membersihkan nya meskipun dalam keadaan hamil muda.

entah kenapa perasaan aku menjadi tidak enak dan tidak karuan  aku tidak bisa berbicara lagi ketika aku memberitahukan mereka bahwa aku sedang mengandung anaknya sih mas aryo.

" Ya .... Allah Apa yang harus kulakukan kenapa dia telah tega sekali menghamiliku lagi hiks hiks hks."guman ku dalam hati sampai air mata ku bercucuran

Kemudian aku mulai menangis sejadi-jadinya di dalam kamar dan aku merasa kecewa kepada diriku kenapa diriku bisa terjebak di dalam situasi ini selama bertahun-tahun aku harus gagal dalam menjalankan semua ini sampai aku harus mendapatkan hukuman dari Tuhan sehingga perutku lama-kelamaan mulai membuncit sudan hampir 1 bulan 2 minggu lagi mau setegah bulan lagi lalu ibu mulai menyadari perubahan selektifikasi dalam tubuhku.

" eh ni akhir-akhir ini aku lihat kamu badannya gede banget Kayak habis hamil sama ngidam gitu." tanya ibu yang secara tiba-tiba sehingga ia tahu apa yang ku rasakan saat ini.

kemudian aku terdiam dan binggung harus menjawab apa dan dengan terpaksa aku mengiyakannya bahwa aku sedang hamil anaknya Si Aryo itu kemudian aku mencaritakan kejadian itu disitu Ibu mulai kecewa saat tahu aku dinodai olehnya.

/Next Cerita Berikutnya/

Lanjut Membaca
Dukung penulis dan beri inspirasi untuk cerita luar biasa lainnya Moboreader
Buka Semua Bab
Bab
Kustomisasi
Bab Berikutnya
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED