Sampul Novel Marriage Express

Marriage Express

8.6 / 10.0
Indira Aubrey harus menerima kenyataan pahit saat dipaksa menikah muda dengan Liam Ogawa, pria blasteran Jepang yang dinilainya mesum. Walau dicemburui karena berhasil menjadi bagian dari keluarga Ogawa, Indira malah menderita hidup bersama Liam. Ia bertekad menyembunyikan pernikahan ini dan terus membencinya. Namun, ketika Liam mulai bersikap dingin dan tidak peduli lagi, benarkah kebencian Indira berganti sesal? Apakah ia baru menyadari perasaannya saat semua sudah terlambat?
Ringkasan Marriage Express
Indira Aubrey harus menerima kenyataan pahit saat dipaksa menikah muda dengan Liam Ogawa, pria blasteran Jepang yang dinilainya mesum. Walau dicemburui karena berhasil menjadi bagian dari keluarga Ogawa, Indira malah menderita hidup bersama Liam. Ia bertekad menyembunyikan pernikahan ini dan terus membencinya. Namun, ketika Liam mulai bersikap dingin dan tidak peduli lagi, benarkah kebencian Indira berganti sesal? Apakah ia baru menyadari perasaannya saat semua sudah terlambat?
Baca Selengkapnya

Marriage Express Bab 1

“Berengsek! Berani-beraninya lo sentuh gue!”

Satu tamparan dilayangkan Indira pada Gio. Playboy di sekolah Indira yang sudah mengambil kesempatan untuk meremas salah satu bagian tubuhnya yang menggoda di bawah pinggul.

Dirinya terlalu larut dalam hentakan musik di klub. Bahkan, ingar bingar tadi yang sempat mememakakan telinga, kini berhenti dan dirinya bersama pria berengsek itu mulai menjadi objek pandangan mereka semua.

Tidak sedikit dari para pria di sekitar mereka mulai mengolok Gio yang masih memegang pipi kanannya setelah mendapatkan tamparan keras dari perempuan bertubuh semampai dengan rambut sedikit ikalnya. Bola mata dengan manik hitam itu terlalu menggoda pria lain untuk menatapnya lebih lama dan berfantasi liar saat pandangan mereka semakin turun menuju bibir ranum seksi itu.

Usianya masih terbilang muda, tapi sudah mampu menarik perhatian pria sepertinya. Tubuh indah dengan tinggi 168 senti. Cukup ideal bagi perempuan Asia.

“Aduh, bro ... sakit, ya?” ejek salah satu suara yang sudah membuat Indira dan Gio berada dalam satu lingkaran. Menjadi tontonan gratis untuk mereka.

Gio mengetatkan rahangnya saat semakin banyak para pria mengejek dirinya dan merangkum dalam satu suara jika dirinya terlalu mudah dipermalukan oleh seorang perempuan.

“Dia udah apain lo, Ra?!” panik Naomi, perempuan mungil itu mendekati sahabatnya yang masih menatap tajam Gio yang memandangnya lekat, masih memegang pipi.

Indira menunjuk dengan tatapan tajam pada Gio, mengarah pada wajah pria playboy itu dan mengatakan, “Dia sudah berani sentuh tubuh gue. Mengambil kesempatan dalam kesempitan saat kita terlalu asik mengikuti suara musik dari dj,” ungkapnya.

Kemudian, tanpa diduga, Indira melayangkan tamparan di pipi lainnya yang langsung membuat mereka semua terperangah.

“Itu karena lo menganggap mudah perempuan lain bisa terangsang sama lo! Tapi nggak akan pernah berlaku buat gue, berengsek!”

Penutupnya, Indira sudah menginjak kaki Gio membuat pria itu semakin merintih sakit dan tidak bisa berbuat apa pun. Ia mengepalkan tangannya melihat Indira berlalu, izin pada sahabatnya ke arah toilet.

‘Lo pikir diri lo siapa sampai bisa mempermalukan gue, ha? Mari kita lihat apa yang bisa lo lakukan saat nggak ada satupun orang yang bisa menonton aksi gue untuk bersikap tidak senonoh pada lo, Indira Aubrey.’

Senyum licik terpatri di wajah Gio Daniel. Pria bertubuh tinggi, pemain basket dan menjabat sebagai Kapten tapi memiliki sikap bad boy dan sangat sering berganti kekasih. Sayangnya, Indira belum bisa ia taklukan. Perempuan itu sepertinya tidak pernah menargetkan dirinya untuk menjadi kekasihnya. Karena Indira pun terkenal sebagai playgirl.

Ia suka bergonta ganti kekasih.

Perempuan itu membasuh dengan perasaan kesal wajahnya. Menatap lamat-lamat cermin wastafel di toilet perempuan dan mengetatkan rahang saat bayangan dan sentuhan tangan nakal Gio bermain di sana.

Untung ia segera sadar. Dirinya memang sangat sensitif dengan sentuhan pria. Ia masih harus melindungi diri meskipun Indira sadar ia sering melanggar perintah orangtuanya yang terlalu memaksa dirinya untuk tinggal di rumah tanpa menjadi seorang perempuan pembangkang.

Ia meringis pelan. Menyesali dalam hati saat inilah perlakuan yang harus dirinya terima. Terutama pergi dari rumah tanpa sepengetahuan orangtuanya.

“Sebaiknya gue pulang lebih cepat atau orangtua gue bakal sadar anak gadisnya nggak ada di rumah,” cetusnya sudah bergidik ngeri jika Mama tersayangkan akan ‘meledak-ledak’.

“Dicubit aja sakit, apalagi dimaki,” lanjutnya tidak sanggup mendapatkan rentetan nasehat sepanjang jalan tol.

Namun, saat ia sudah berjalan keluar toilet, ia menjerit dan tubuhnya di dorong kasar ke dinding. Ia meringis sakit dan nyaris merasa remuk. Tapi, saat matanya terbuka, ia membeliak, mendapati Gio sudah mengungkung tubuhnya.

“Halo, Cantik ...”

“Sudah puas mempermalukan gue yang terlihat nggak berkutik tadi? Puas menginjak harga diri gue?” seringainya pun semakin puas mendapati Indira berontak, melepaskan diri tapi ia sudah menekan tubuh bagian depan, menahan Indira agar tidak kabur.

Ia menahan kedua tangan Indira di sisi tubuh perempuan itu.

“Lepaskan tangan gue, berengsek! Seharusnya sudah cukup gue mempermalukan lo! Nggak usah diulang lagi atau lo bakal malu!” sungutnya menatap tajam Gio yang kini tersenyum penuh arti padanya.

“Lupa jika ingar bingar itu terlalu berisik di area depan? Sedangkan kita berada di koridor toilet yang sepi.” Ia semakin suka melihat wajah pucat Indira.

“Gue mau membalaskan semua perlakuan lo pada gue, Sayang ... gue mau menuntut hak gue karena lo udah menampar kedua pipi gue hanya untuk hal sepele,” jelasnya dan Indira menjerit saat wajah Gio sudah membenam di perpotongan leher jenjangnya.

“Menyingkir dari tubuh gue, bodoh! Gue nggak sudi disentuh sama lo!” pekik Indira meronta.

Ia berusaha menggerakkan tubuhnya agar bibir itu tidak terus menerus mengendus dan sialnya sudah mencium leher jenjang Indira. Ia ketakutan. Tangannya gemetar saat tidak bisa berkutik saat ada pria melakukan hal gila yang seperti Gio perbuat padanya.

Terutama kedua lututnya ditahan. Ia tidak bisa melakukan perlawanan.

“Akh!”

Tubuh Indira segera dibalik cepat dan kedua tangannya di piting, jadi satu di belakang punggung Indira.

Indira menangis. Kedua bawah pinggulnya kembali diremas, lebih kuat dan salah satu dadanya ikut menjadi pelampiasan pria itu dari belakang.

“Tolong ... siapa pun tolongin gue ...” tangisnya pecah.

Ia dilecehkan dan ini sudah sangat keterlaluan. Tubuhnya bergetar hebat mendengar tawa sumbang Gio. Ini sia-sia saja, sampai Indira tidak henti berteriak—mencoba menyamai suara dengan ingar bingar—yang nyatanya tidak berhasil.

“Cukup dengan kegilaanmu, Anak muda,” cetus suara dan sebelum Gio terkesiap, begitupun dengan Indira yang masih menangis.

Indera pendengaran perempuan itu sudah diisi dengan suara pukulan bertubi-tubi. Gio mengerang kesakitan dan Indira berbalik ketakutan, mendapati Gio tersungkur, tidak bisa melawan tubuh yang lebih tinggi darinya, mencoba menjadi penyelamat bagi Indira Aubrey.

Pria berkulit putih dengan persentase tiga puluh persen menuruni keturunan Jepang itu menegakkan tubuhnya. Ia membersihkan kedua tangan dan menatap dengan senyum remeh pada anak muda yang tidak bisa menyamai kekutannya.

“Jika kamu berani, hadapi pria seusiamu atau pria yang memiliki kekuatan sama, bukan untuk menyakiti perempuan lemah,” ungkapnya sambil melepaskan jas hitamnya.

Indira terkesiap. Pria bertubuh tinggi dengan postur tubuh proporsional, tidak berotot besar, tapi sangat tampan itu sudah menyampirkan jas miliknya di gaun pendek Indira.

Gaun yang menampilkan bahu putihnya dengan lengan panjang. Malam ini perempuan itu tampil cantik dengan gaun berwarna maroon.

“Ayo. Aku akan mengantar kamu sampai depan lobi,” ucapnya tersenyum lembut, menuntun dengan meraih kedua bahu Indira.

Seperti terhipnotis dengan senyum dan bagaimana perlakuan lembut pria berambut hitam dengan tatanan rapi itu, Indira hanya diam dan menurut untuk pergi keluar klub lewat pintu belakang.

Embusan angin malam memainkan rambut panjangnya yang sedikit ikal. Ia mengeratkan hangatnya jas yang dipakai Indira dan aroma maskulin itu semakin membuatnya nyaman.

“Ingin singgah ke apartemenku? Mungkin lebih menarik bersama pria dewasa sepertiku dibandingkan bersama pria muda di dalam sana,” ungkap pria itu membuat tubuh Indira membeku.

Manik hitamnya membeliak, mendengar pernyataan yang terkesan santai. Bahkan, pria itu seperti mengejeknya lewat senyum manisnya.

“BERENGSEK! LO PIKIR GUE PEREMPUAN MURAHAN YANG NGGAK BISA MEMENTINGKAN LOGIKA DIBANDINGKAN RISIKO NANTINYA DI MASA DEPAN, HA?!”

Pria dewasa itu terkesiap. Ia mendapatkan tamparan keras dari Indira.

“DASAR PRIA TUA! SEENAK JIDAT LO NGOMONG SANTAI KAYAK TADI! NGGAK SUDI GUE BILANG TERIMA KASIH SAMA LO!” teriaknya sekaligus mengumpati pria bertubuh tinggi yang masih terpaku di hadapannya.

Dengan kesal, Indira melempar jas tersebut ke aspal di bawah dan menginjaknya. “Nih! Sebagai ucapan terima kasih gue sama Om mesum kayak lo!”

**

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Marriage Express

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Jasmine Bintang, yang memiliki keterbatasan fisik sejak lahir, selalu dikecewakan oleh ibunya sendiri. Harapannya untuk bahagia sirna setelah menikah dengan Ardan Mahendra yang kaya raya. Alih-alih diterima, keluarga Ardan justru merendahkan fisiknya. Penderitaan Jasmine memuncak ketika Anindya, mantan kekasih suaminya, datang membongkar kepalsuan pernikahan mereka. Saat Jasmine menuntut cerai demi harga dirinya, Ardan menolak keras dan mengancam tidak akan membiarkannya pergi.
Sampul Novel En-PD154
9.0
Kemenangan sepuluh kali beruntun di arena tak menghalangi Roderick untuk mengkhianatiku. Tunanganku itu justru asyik bermesraan dengan cinta pertamanya, bahkan membiarkan perempuan itu menghinaku sebagai sosok kasar tak berkelas. Kelembutan Roderick lenyap, digantikan pernyataan cinta untuk wanita lain di depanku. Dengan hati dingin, kuhubungi ayahku yang merupakan bos mafia. Aku meminta pertunangan ini dibatalkan demi mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Nadia Antika selalu sabar menghadapi cemoohan ibu mertua demi cintanya pada sang suami, Askara Brahma. Namun, biduk rumah tangga mereka yang berjalan dua tahun mulai retak saat Askara mendadak bersikap dingin dan penuh rahasia. Kecurigaan Nadia menuntunnya pada kenyataan pahit yang tak terbayangkan. Bagaimana ia menghadapi fakta bahwa suaminya diam-diam mengkhianatinya dengan menjalin hubungan gelap bersama adik iparnya sendiri di dalam rumah mereka?
Sampul Novel ISTRI RASA SIMPANAN
9.5
Alicia Huang rela mendonorkan sumsum tulang belakang demi menyelamatkan kekasih Anthony Smith. Namun, ia mengajukan syarat agar Anthony bersedia menikahinya. Anthony pun setuju dengan satu tuntutan mutlak: pernikahan mereka wajib dirahasiakan dari publik. Kini, Alicia harus menjalani hari-hari sebagai istri yang disembunyikan layaknya wanita simpanan. Akankah pernikahan kontrak penuh rahasia ini menumbuhkan benih cinta sejati, atau justru menyisakan luka mendalam bagi mereka?
Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex
7.9
Demi melindungi kehormatan ibu angkatnya, seorang gadis rela menjadi pengantin pengganti. Sayangnya, kesalahpahaman fatal membuat Alex sangat membenci dan memperlakukannya dengan kasar. Meski mendapat perlakuan buruk, ia tidak tinggal diam dan terus berjuang keras menyembunyikan rahasia besar tentang identitas aslinya. Akankah Alex mampu membongkar misteri yang tersimpan rapat ini? Temukan kelanjutan kisah penuh ketegangan dan emosi mereka di Bakisah.
Sampul Novel Mafia In The Night
8.0
Demi ambisinya, William yang merupakan putra bos mafia kejam rela melakukan segalanya. Namun, ayahnya yang bernama Ferdinand tewas secara tragis akibat sebuah pengkhianatan fatal. Kematian ini membuat sang istri, Rosemary, mulai menyadari sisi gelap suaminya yang selama ini tersembunyi. Kini, William bertekad membalas dendam sekaligus membersihkan nama baik ayahnya dari fitnah. Meski jalannya dihalangi seorang polisi wanita, William takkan mundur hingga peluru terakhirnya habis.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED