Bab 1

“ aku akan menikahi mu” ucap raja kepada wanita yang ada di depannya

Beberapa hari setelah pemakaman pak suryo raja memutuskan untuk segera menemui sosok perempuan yang sudah di janjikannya untuk menjaga perempuan itu. Anak semata wayang dari pria yang sudah dengan ikhlas menjaganya bahkan di tragedi mengerikan semalam pria tua itu masih bisa mengorbankan nyawanya demi dirinya kalau bukan karena pria itu mungkin tubuhnya lah yang akan menjadi santapan peluru panas itu.

“ A-apa maksud anda, tuan!” Ucap putri ketika pria yang ada di depannya mengatakan akan menikahinya

“ Sesuai janjiku kepada ayahmu yang tidak akan mungkin aku langgar aku akan menikahimu” tegas raja sambil bersandar di kursi tamu rumah sederhana itu.

Putri menatap nanar wajah pria yang ada di depannya, pria bertubuh tinggi berbadan atletis dengan warna kulit putih dan bola mata hitam oriental serta tatanan rambut rapi dan aroma tubuh yang begitu wangi

“ Aku tidak ingin menikah” ucap putri menolak perintah dari raja.

Raja mengepalkan tangannya “ jangan buat aku murka disini, apa menurutmu aku ingin menikahi gadis culun sepertimu, lihat gayamu, wajahmu bahkan kacamata itu, sungguh tidak membuatku tertarik” ketus raja sambil memperlihatkan senyum sinisnya

“ Kalau begitu bukan kah lebih baik, tidak perlu ada pernikahan diantara kita, lagian aku juga tidak ingin bersanding dengan pria sombong dan angkuh sepertimu” ucap putri dengan nada mengejeknya.

“ jangan berbesar kepala, kalau bukan karena janji akupun tidak ingin menikah” ucap raja

“ Bukankah sudah jelas, lebih baik batalkan saja janji itu!” seru putri sambil menyilangkan tangannya di dada

“ Bisa kah kau mengantarku ke akhirat untuk menemui ayahmu agar aku bisa membatalkan janjiku!” ujar raja yang tidak mau kalah

Seketika suasana hening menyelimuti rumah minimalis itu, raja masih menatap ke arah wanita di depannya sedangkan putri yang masih tampak berpikir dengan ucapan dari raja.

Raja melihat ke jam tangannya “ aku tidak punya waktu untuk menunggu kau melamun, masih banyak kerjaan yang harus aku urus” ucap raja

“ Aku akan menikah denganmu, tapi semuanya tidak gratis pernikahan ini harus kamu bayar dengan mahal” tutur putri sambil tersenyum tipis

“ Tidak masalah, sebutkan semua keinginanmu! Seru raja kepada putri

Putri terdiam sejenak “ tidak hari ini, besok akan aku beri kabar” ucap putri

“ baik lah, pikirkan baik baik semua keinginan itu, waktumu Cuma besok, lusa kita akan segera menikah, persiapkan dirimu baik baik” perintah raja

Putri melototkan matanya “ lu- lusa! Pernikahan apa itu, aku perlu waktu untuk mempersiapkan semuanya!” ucap putri dengan histeris

“ Pernikahan kita bukan atas dasar cinta melainkan atas dasar janji untuk apa kamu bersiap siap, kamu Cuma tinggal duduk manis dan diam semuanya sudah aku atur, selama kamu tidak bersuara dan bikin kerusuhan pernikahan itu akan berlangsung dengan lancar!” jelas raja dengan santainya

“ Terserah kamu saja, akupun juga menginginkan semuanya berjalan cepat dan lancar” balas putri

“ anak pintar!” ucap raja sambil mengelus rambut putri

ingat kata kataku jadi lah penurut maka semuanya akan mudah bagimu, tapi kalau kamu bertingkah hidupmu akan dengan mudah aku hancurkan” tegas raja.

Raja pun berjalan keluar dari rumah sederhana itu dengan tenangnya seperti tidak terjadi apapun

Putri hanya terdiam semenjak raja mengelus rambutnya, bahkan dia hanya mampu menatap kepergian pria itu hingga tubuhnya menghilang dari pandangan mata. Putri bergegas menutup pintu rumahnya

“ dasar pria sombong!” Kesal putri sambil menutup pintu rumahnya

lagian kenapa ayah meminta pria itu berjanji menikahiku, bukan kebahagiaan yang aku dapatkan melainkan neraka” ujarnya sambil berjalan masuk kedalam kamarnya

**

Raja melonggarkan dasinya sembari menjalankan mobil sport miliknya.

“ Kegilaan apa yang sudah aku lakukan hingga aku mau menikahi wanita culun itu, padahal aku bisa dengan mudah memberikannya uang yang banyak”

“ sial, sial” umpat raja sambil memukul stang kemudinya

Mobil sport hitam metalik keluaran ferrari itu pun berhenti di salah satu discotik ternama di Ibukota. Raja segera memperbaiki pakaiannya dan turun dari dalam mobil miliknya. Baru dia melangkahkan kakinya seseorang datang menyapanya

“ tuan muda!” pria itu sambil sedikit menundukkan kepalanya

“ Sudah kamu atur pertemuan dengan mereka!” ucap raja sambil berjalan kembali

“ Sudah tuan, dan mereka sudah menunggu tuan datang” jawab abimayu yang berjalan mengikuti langkah tuannya di belakang.

Raja hanya menganggukkan kepala mendengar ucapan dari sekretaris pribadi sekaligus orang kepercayaannya itu. Raja tiba tiba menghentikan langkahnya

“ Ada apa, tuan?” tanya abimayu yang juga ikut berhenti melangkah

Raja membalikkan badannya menghadap tepat di depan abimayu“ Saya sudah bertemu dengan anak pak suryo, lusa saya akan menikahinya persiapkan semuanya dengan cepat dan ingat jangan sampai ada yang tahu lakukan secara diam diam” perintah raja

“ akan saya laksanakan tuan! Apa ada lagi yang tuan butuhkan?” tanyanya

“ Sepertinya tidak!” jawab raja sambil membalikkan badannya kembali kedepan

“ apa hotel juga perlu saya siapkan, tuan?” tanya abimayu dari arah belakang raja

Raja pun kembali membalikkan badannya menghadap ke arah abimayu“ hotel untuk apa?” tanya raja sambil mengangkat sebelah alisnya

“ Untuk malam pertama, tuan” jawab abimayu dengan jelas tanpa sensoran dan keraguan sama sekali

“ Saya menikahinya karena janji bukan untuk menikmati tubuh wanita itu, lagian saya tidak tertarik dengan wanita culun sepertinya” jawab raja dengan tegas

Raja pun kembali membalik dan berjalan dengan cepat diikuti abimayu dari belakangnya, hingga mereka masuk ke dalam discotik itu raja tanpa berpaling terus saja melangkah maju dan menghadap ke depan dan tiba di sebuah ruangan.

“ silahkan masuk, tuan muda” ucap seorang pria bertubuh besar yang sedang berjaga di depan pintu ruangan itu.

Raja pun melangkahkan kakinya masuk ke dalam ruangan itu, di lihatnya seorang pria muda dan sosok wanita menggunakan baju dengan serba minim bahkan paha dan dadanya nyaris terekpose sedang duduk dengan santai di sofa ruangan itu.d

“ Selamat malam, tuan muda!” sapa wanita itu sembari berdiri di hadapan raja dengan gaya menggodanya.

“ selamat malam, silahkan duduk” ucap raja sambil mendudukkan tubuhnya di sofa itu

“ kita langsung saja, saya tidak punya banyak waktu” ucap raja sambil melirik ke arah jam tangannya.

Wanita itu menyerahkan sebuah map yang berisi proposal pengajuan kerja sama antara perusahaannya.

“ Ini, tuan bisa membacanya dulu!” ucapnya sambil tersenyum kepada raja

Raja tidak mempedulikan wanita itu, bahkan melihat pun enggan dia hanya fokus membaca setiap lembaran demi lembaran proposal pengajuan kerja sama itu

“ Bukan kah saya sudah sampaikan saya ingin pemimpin perusahaan kalian langsung yang datang” ucap raja dengan tegasnya

“ maaf tuan, tuan handoko tidak bisa hadir karena sedang berada di luar kota” jawab Pria yang duduk di sebelah wanita itu

Raja membuang nafasnya kasar “ berani sekali dia menipuku dan mengirim wanita murahan ini!” gumam raja sambil menutup berkas itu.

Bab 2

“ katakap kepada pemimpin perusahaan kalian, saya akan meninjau kembali proposal ini kalau dia langsung yang menemui saya, saya rasa cukup sampai disini perjumpaan kita, saya tunggu kabar dati kalian kembali” ucap raja sambil berdiri dari tempat duduknya

“ saya izin pamit” ucap raja berjalan meninggalkan ruangan itu diikuti oleh abimayu di belakangnya.

“ tunggu dulu tian muda!” ucap wanita itu kepada raja

Raja yang mendengar namanya disebut pun langsung menoleh ke arah belakangnya, di lihatnya wanita itu berjalan ke arahnya.

“ Tidak bisakah kita bersenang senang sebentar, tuan!” pintanya sambil memainkan dasi milik raja

“ Dimana kamu ingin bersenang senang?” tanya raja dengan senyum liciknya

“ Dimana pun tuan muda inginkan saya siap” ucapnya sambil memutar mutarkan jarinya di dada bidang milik raja

Raja memegang tangan itu, kemudian mendekatkan tubuhnya hingga jarak mereka begitu dekat bahkan dada wanita itu terasa jelas menyentuh tubuh raja

“ Datang lah kehotel luxury aku akan menunggumu disana?” bisik raja di telinga wanita itu

Terlihat senyum yang merekah di bibir merah wanita itu, senyum keberhasilan bisa membuat raja masuk ke dalam pesonanya.

Raja pun pergi meninggalkan ruangan itu dengan segera, ketika berada di luar di bukanya jas hitam miliknya dan melemparkannya tepat ke arah wajah abimayu

“ buang jauh jauh!” perintah raja sambil melonggarkan dasinya

“ bagaimana mungkin pria tua bangka itu memperkerjakan wanita seperti itu lebih cocoknya menjadi wanita penghibur bukan sekretaris perusahaan” omel raja sambil berjalan menuju keluar discotik itu.

Baru kakinya hendak melangkah menuruni anak tangga suara seseorang kembali memanggilnya

“ tuan muda!” sapa seseorang dari arah belakang abimayu

Abimayu dan raja bersamaan menolehkan badannya

“ kenapa di saat aku lagi kesal dia muncul” ucap raja dengan ketusnya

“ Apa kabat tuan muda, sudah lama anda tidak datang berkunjung” ujar pria itu.

“ Banyak urusan yang harus saya selesaikan, sekarang cepat katakan apa yang kamu ingin katakan saya tidak punya banyak waktu untuk mendengar basa basi kamu!” ketus raja sambil melipat tangannya di dada.

“ Ada yang ingin bertemu dengan, tuan! Sudah hampir 1 minggu dia disini bahkan tidur di depan sana katanya ingin bertemu tuan muda” ucap pria itu sambil tertunduk

Raja menaikkan alisnya sebelah “ siapa yang ingin mencariku bahkan bisa melakukan hal bodoh seperti itu, aku bukan artis ataupun publik figure” ungkap dengan seutas senyum

“ antarkan aku menemuinya!” pinta raja

Pria itu pun memberi aba aba untuk mengikutinya “ saya akan antar tuan menemuinya” ucapnya

Hingga pria itu berhenti di sebuah ruangan, ruangan yang biasa di pakai untuk menerima tamu penting

“ istimewa sekali dia hingga kamu meletakkannya disini” hardik raja sambil melangkah masuk ke dalam

“ maaf tuan sayq terpaksa membuatnya berada di ruangan ini, karena semua ruangan telah terisi penuh” ungkapnya

Mata raja pun berkelana melihat setiap sudut ruangan itu hingga pandangannya jatuh pada sosok pria yang sedang tertidur di atas sofa itu.

“ Silahkan duduk, tuan!” pinta pria itu

Raja pun segera mendudukkan tubuhnya di sofa depan pria yang sedang tertidur dengan pulasnya, di perhatikannya sosok pria itu pria dengan rambut gimbal, pakaian koyak koyak bahkan terlihat lusuh

“ orang gila darimana yang kamu bawa kesini” ucap raja dengan geramnya

“ cepat bangunkan dia!” perintah raja kepada anak buahnya itu.

Anak buah raja pun segera membangunkan pria yang dikira orang gila itu oleh raja, hingga pria itu bangun dan melihat sosok raja tepat berada di depannya

“ raja!” pekik pria itu sembari berlari memeluk tubuh raja

Semua anak buah raja yang melihat aksi itu pun segera menarik pria itu dari pelukan raja. Raja mengibas ngibaskan kemejanya dan memperhatikan setiap jengkal kemejanya

“ Raja, kau tidak mengenalku lagi!” ucapnya sambil menatap nanar ke arah raja

Raja seketika menghentikan aksi mengibasnya dan menoleh kepada pria itu

“ siapa kau?” tanya raja sambil menaikkan alisnya

“ ini aku, nathan!” ucap pria itu kembali

Raja tampak memikirkan nama yang baru disebutkan oleh pria itu, nama yang tidak asing tapi dia lupa pernah mendengarnya dimana.

“ aku nathan, sahabat kecil kamu” ungkapnya kembali sambil tersenyum lebar dan berharap raja mengingatnya.

“ Aku lupa, terlalu banyak yang harus di ingat” jawab raja dengan sombongnya.

Natan pun mengeluarkan jurus terakhirnya, di keluarkannya sebuah dompet yang sudah tidak layak lagi dari sakunya dan memgambil sebuah foto yang sudah terlihat begitu lama bahkan pinggiran foto itupun sudah memudar

“ Lihat ini, pasti kamu akan memgenalnya” ucap pria itu dengan senyum lebarnya

Raja mengambil foto yang di letakkan di meja depannya, foto dengan 2 anak kecil yang terlihat begitu bahagia, foto dirinya dan seorang anak seusianya. Raja memperhatikan secara seksama foto itu dan pikirannya melayang pada sosok sahabat di masa lalu yang menjadi teman satu satunya yang dimiliki oleh raja

“ apakah sekarang kau sudah mengingatnya?” tanya nathan kembali

“ Benarkah pria yang ada di hadapanku ini seorang nathan junior?” tanya raja sambil meletakkan foto itu kembali ke atas meja

“ Akhirnya kau mengenalku” ucap nathan fengan senyum merekahnya

“ bagaimana mungkin kau bisa menjadi makhluk aneh seperti ini!” ujar raja sambil tertawa kecil

“ sudah jangan tertawakan aku, beri aku pekerjaan sekarang aku butuh pekerjaan bukan ejekan darimu” ucapnya dengan kesal

“ gampang, ubah penampilanmu dan temuai aki lagi” raja pun melesap minuman yang ada di depannya

“ aku tidak punya uang untuk merubah penampilan ini” natah pun melesap minuman itu juga.

Tanpa banyak basa basi raja mengambil dompetnya dan melemparkan sebuah kartu tepat di hadapan natahan “ gunakan itu untuk merubah penampilanmu, setelah itu temui aku disini”

Nathan mengambil kartu itu dan memasukkannya ke dalam sakunya “ bolehkah aku gunakan untuk membeli makanan?” ucap natah sambari memelas

“ terserah kau saja, aku masih banyak urusan” raja pun berdiri dari tempat duduknya dan berjalan keluar dari ruangan itu.

**

Setelah yang sudah di janjikan, pagi ini raja sudah memarkirkan mobilnya di depan rumah sederhana bercat putih yang semalam di datanginya

Tit

Tit

Raja menekan klakson mobilnya berulang ulang agar pemilik rumah itu segera keluar “ dia pikir aku supir menunggunya selama ini” gerutu raja dia pun menekan kembali klakson mobilnya tanpa jeda

Ttiiiittttttttt

Hingga sososk wanita berkaca mata dengan rambut kuncir kuda keluar dari dalam rumah itu.

“Cih, alien dari mana itu, dan kenapa aku dengan mudah menikahinya” raja pun tersenyum picik melihat penampilan gadis itu.

Bab 3

Hingga sosok wanita itu masuk ke dalam mobilnya “ berisik sekali membangunkan orang sekampung saja” omel putri ketika dia sudah duduk dan memasang sefty bellnya

Raja menatap tajam ke arah gadis itu “ kau yang membuatku melakukannya keluar lama sekali aku kira kau akan terlihat berbeda rupanya sama saja, sama persis dengan upik abu bahkan pembantu pembantu di rumah ku jauh lebih cantik” hardik raja dengan senyum piciknya

“ nikahi saja pembantumu untuk apa kau repot repot menikahiku”

“ Aku menikahimu bukan untuk menjadi istriku melainkan pembantu, di rumahku masih membutuhkan banyak pembantu” jawab raja sambil mengemudi mobil sport miliknya

Putri pun terdiam, seketika dalam mobil tu terjadi keheningan tanpa ada yang berbicara lagi. “ cepat tunjukkan kemana kau akan membawa ku pergi” ucapan raja memecah keheningan di antara keduanya

Tanpa menjawab sepatah katapun putri langsung menyambungkan tujuan lokasinya di layar depan mobil itu, raja memperhatikan alamat yang tertera di layar itu

“ what 2 jam perjalanan, apa kau kira aku ini supir pribadi” raja memelototkan matanya ke arah putri.

“ kalau kau tidak sanggup menyetir selama itu biar aku saja” jawab putri santai tanpa ada beban sama sekali bahkan tanpa melirik ke arah raja sedikitpun

“ 10 jam pun aku sanggup” ungkap raja dengan kembali fokus menyetir tanpa mempedulikan ejekan dari putri sedikitpun

Selama 2njam perjalanan hanya musik jaz yang terdengar tanpa ada kata dan suara apapun, keduanya begitu larut dalam perjalanan panjang yang sedang mereka lewati, hingga tiba di tempat tujuan raja menghentikan mobilnya dan memperhatikan sekeliling.

“ Tempat apa ini?” tanyanya

“ turun saja nanti kau juga akan tau, dan ingat 1 hal jangan membatah apapun yang aku minta darimu ini sebagai syarat pernikahan dariku setidaknya sebelum menikah ada hal baik yang akan aku lakukan” ucapnya sembari keluar dari dalam mobil itu.

Belum sempat raja menjawab putri sudah duluan keluar dari dalam mobilnya “ Dasar wanita gila, bisa bisanya dia melakukan ini padaku” umpat raja

Dia pun segera menyusul putri yang sudah berjalan menjauh darinya, raja mengikuti langkah wanita itu dari belakang di perhatikan sekeliling tempat itu, tempat yang di penuhi rumah rumah kecil dan lingkungan yang kumuh, raja menepis nepiskan tangannya karena dia mencium aroma yang tidak enak darisana.

Raja berjalan dengan cepat hingga mendekati putri kemudian menarik tangan wanita itu “ jangan main main denganku” bentakan raja membuat pitri terkejut

“ apa yang membuatku bermain main denganmu” balas putri berlagak santai sebenarnya dia sudah takut dengan sorotan wajah raja.

Raja menatap tajam wajah wanita yang berada dekat dengannya “ tempat apa ini, kenapa kau membawaku kemari?” tanya raja sedikit melembutkan suaranya

Putri menarik nafasnya, “ ikuti saja kemana aku pergi dan jangan banyak tanya” pitri pun melepaskan tangannya yang di genggam oleh raja kemudian berjalan kembali tanpa menolehkan kepalanya ke raja yang sudah di tinggalkannya.

Hingga dia menghentikan kakinya di sebuah rumah yang termasuk besar di bandingkan dengan rumah rumah lainnya di sekitaran sana, putri mengetuk pintu rumah itu dan menunggu seseorang keluar dari dalamnya.

Hingga sosok pria menampakkan wajahnya dari sebalik pintu itu “ non putri” sapa pria tua dengan sorban di kepalanya

“ assalamualaikum, buya! Sapa putri sembari tersenyum danmencium tangan pria tua itu

“ waalaikum salam” silahkan masuk, non” pintanya

Putri pun masuk ke dalam rumah itu susul raja yang tidak bersuara sedikitpun

“ ada apa non putri jauh jauh datang kemari?” tanyanya kembali

“ perkenalkan buya, dia,, dia,,”

“ saya calon suaminya” sela raja dengan wajah datarnya sambil melirik ke arah pria tua itu.

Pria tua itu pun tersenyum kepada raja “ Alhamdulillah,semoga semua niat baik kalian berdua di beri kelancaran”

“ Dan saya kesini mau bilang hal penting buya” sela putri dengan melirik sekilas ke arah raja sambil menarik nafasnya kemudian baru menatap ke pria tua itu

“ katakan”

“ Calon suami saya akan membangunkan masjid dan pesantren si sekitar sini buya” putri melirik penuh senyum kearah raja.

“ benarkan kamu akan membangun masjid disini” putri berucap dengan nada lembutnya kepada raja yang masih tampak kebingungan

“ Be- benar” jawab raja terbata bata

“ Alhamdulillah kalau benar begitu, kami semua disini akan menyambut baik berita ini” pria itupun tersenyum kepada putri dan raja secara bergantian

Putri tersenyum picik sambil menatap ke arah raja yang masih saja terdiam tanpa berbicara apapun kepadanya. Raja pun menatap manik mata putri dengan wajah tanpa senyum yang terlihat begitu mengerikan.

“ Sudah selesai bukan, kita pulang sekarang aku masih ada urusan” ajak raja melihat ke arah jam tangannya

“ Semuanya nanti akan di urus dengan asisten saya” Raja berucap dengan pria tua itu dengan seriusnya

“ saya izin pamit dulu” raja pun berdiri dari duduknya diikuti putri yang mengikuti langkahnya dari belakang.

Selama perjalanan pulang tidak ada pembicaraaan serius di antara keduanya bahkan raja pun tidak membahas masalah pembangunan masjid dan pesantren yang di utarakan oleh putri tadi, hingga setelah 2 jam perjalanan mereka berdua sampai di depan rumah putri kembali

“ Turun lah, besok pagi akan ada yang menjemputmu” raja berucap tanpa menatap ke arah putri

Putri pun segera turun dari dalam mobil itu, putri hanya melihat mobil itu pergi dan menghilnag dari pandangan matanya.

**

“ Bagaimana saksi, sah”! Ucap penghuli di depan hadapan para saksi

“ sah” jawab mereka secara bersamaan

Putri mencium punggung tangan raja, di tatapnya manik mata raja terlihat seutas senyum licik dari wajah raja, setelah penghulu membaca kan doa dan berakhirnya semua prosesi akad nikah raja segera meninggalkan ruangan akad nikahnya

“ Ikut aku” perintah raja sembari berjalan menaiki anak tangga menuju kamarnya.

Setibanya di d pan pintu sebuah kamar raja segera membuka pintu itu dan masuk kedalamnya, putri hanya terdiam di depan pintu itu memperhatikan secara seksama setiap sudut ruangan kamar itu, kamar berukuran besar dengan nuansa serba putih di dalamnya

“ jangan melamun di depan pintu itu kalau kamu kesurupan siapa yang akan menolong!” hardik raja sembari duduk santai di sofa kamarnya

Putri dengan ragu ragu melangkahkan kakinya ke dalam ruangan itu “ dimana kamar mandinya?” putri mencoba bertanya kepada raja yang sibuk menatap layar ponselnya

“ Untuk apa menanyai kamar mandi?”

“ Aku ingin berganti pakaian, apa tidak boleh!” putri menguatkan perkataannya.

Raja menatap ke arah putri kemudian segera berjalan ke hadapan wanita yang berdiri di depannya. Raja perlahan lahan mendekat membuat putri memundurkan langkahnya

Lanjut Membaca
Dukung penulis dan beri inspirasi untuk cerita luar biasa lainnya Moboreader
Buka Semua Bab
Bab
Kustomisasi
Bab Berikutnya
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED