Sampul Novel Boneka Suami, Kebenaran Pahit Terkuak

Boneka Suami, Kebenaran Pahit Terkuak

8.4 / 10.0
Demi membela diri dari pelecehan ayah mertuanya hingga koma, seorang istri justru terjebak dalam kepura-puraan Rangga, suaminya yang berlagak sebagai pelindung. Sebuah pesan rahasia membongkar kenyataan pahit bahwa dirinya hanya dijadikan umpan demi warisan asuransi. Rangga sengaja membiarkan ayahnya bertindak keji agar bisa menyingkirkannya tanpa mengotori tangan sendiri. Kini, sang istri bersumpah akan membalas dendam, merebut segalanya, dan menjebloskan Rangga ke penjara.
Ringkasan Boneka Suami, Kebenaran Pahit Terkuak
Demi membela diri dari pelecehan ayah mertuanya hingga koma, seorang istri justru terjebak dalam kepura-puraan Rangga, suaminya yang berlagak sebagai pelindung. Sebuah pesan rahasia membongkar kenyataan pahit bahwa dirinya hanya dijadikan umpan demi warisan asuransi. Rangga sengaja membiarkan ayahnya bertindak keji agar bisa menyingkirkannya tanpa mengotori tangan sendiri. Kini, sang istri bersumpah akan membalas dendam, merebut segalanya, dan menjebloskan Rangga ke penjara.
Baca Selengkapnya

Boneka Suami, Kebenaran Pahit Terkuak Bab 1

Suamiku memelukku erat di ruang tunggu rumah sakit, berjanji akan melindungiku dari hukum setelah aku memukul kepala ayahnya sendiri hingga koma.

Malam itu, Tjahjo, ayah mertuaku yang bejat, menerobos masuk ke kamarku dan mencoba memperkosaku saat suamiku sedang "dinas luar kota".

Dalam kepanikan dan upaya membela diri, aku menghantamnya dengan patung keramik berat.

Rangga, suamiku, terus membisikkan kata-kata penenang, bersikap layaknya pahlawan yang siap menanggung segalanya demi istri tercinta.

Namun, saat ia lengah, sebuah notifikasi pesan menyala di layar ponselnya yang tergeletak di sampingku.

"Rencana B Berhasil."

Darahku seketika membeku.

Potongan teka-teki itu akhirnya menyatu: kepergiannya yang terlalu sering, desakannya agar ayahnya menginap di rumah kami, hingga senyum tipisnya saat dokter memvonis ayahnya mungkin takkan bangun lagi.

Ternyata, aku hanyalah umpan.

Dia sengaja menyerahkanku ke mulut singa, membiarkan ayahnya melecehkanku, hanya untuk meminjam tanganku menyingkirkan orang tua itu demi warisan asuransi.

Air mataku kering seketika, digantikan oleh nyala api dendam yang dingin dan membara.

Rangga Agustina, kamu pikir kamu menang?

Aku akan merebut segalanya darimu, dan memastikan kamu yang akan membusuk di penjara, bukan aku.

Bab 1

Salahkah jika aku menginginkan lebih? Lebih dari sekadar kesendirian membisu yang menjadi teman setiaku setiap malam?

Aku beringsut di atas tempat tidur bersprei sutra, jemariku menelusuri lekuk tubuhku sendiri. Dingin. Sepi. Ruangan ini terlalu besar untuk satu orang. Bahkan, untuk dua orang yang jarang berada di sini bersamaan.

Kakiku menyilang, merasakan gesekan kain tipis pada kulit. Sensasinya aneh, memuaskan sekaligus hampa. Ini bukan yang aku inginkan, bukan yang aku butuhkan.

Tubuhku mengingat sentuhan, desahan, dan kehangatan yang pernah ada. Sensasi itu, meskipun pudar, masih lebih nyata daripada apa pun yang bisa kuberikan pada diriku sendiri saat ini. Dulu, sentuhan Rangga bisa membakar, kini hanya membeku.

Aku tahu aku berbeda. Hasratku, kebutuhanku akan sentuhan, rasanya lebih besar dari perempuan lain. Itu bukan aib, itu adalah bagian dariku. Bagian yang sering membuatku merasa bersalah, tapi tak bisa kuingkari.

Gelombang hasrat ini datang secara teratur, seperti pasang surut air laut yang kuat. Setiap beberapa hari, atau bahkan setiap malam, aku merasakannya mendesak dari dalam, menuntut pemenuhan, menuntut pelepasan.

Aku butuh itu, sedikitnya tiga kali seminggu untuk merasa normal. Untuk bisa berpikir jernih, untuk tidur tanpa gelisah, untuk tidak merasa seperti ada sesuatu yang menggerogoti dari dalam.

Ketika kebutuhan itu tidak terpenuhi, aku merasa lelah, mudah marah, dan kosong. Dunia terasa hambar, warnanya pudar. Aku seperti mesin yang kehabisan bahan bakar, tapi terus dipaksa berjalan.

Dulu, Rangga adalah pengisi bahan bakar itu. Dia adalah suamiku, pasanganku, belahan jiwaku. Sentuhannya adalah api yang menyalakan kembali diriku. Pelukannya adalah tempatku menemukan kedamaian.

Tapi sekarang, Rangga jarang ada. Bisnisnya, katanya. Proyek-proyek di luar kota yang tak berkesudahan. Minggu ini, ia sudah pergi lagi. Meninggalkan rumah besar ini, dan aku, dalam kesendirian.

Hasrat itu kembali lagi malam ini, lebih kuat dari biasanya. Aku mencoba mengabaikannya, mencoba mengalihkannya. Tapi hasratku tidak bisa ditipu. Dia terus membisikkan janji-janji manis tentang sentuhan yang hilang.

Bahkan di tempat kerja, konsentrasiku buyar. Angka-angka di laporan berputar-putar. Wajah-wajah kolega tampak kabur. Yang ada di benakku hanya satu: sentuhan.

Aku sudah mencoba berbagai cara untuk menenangkan diriku, untuk memadamkan api yang membara. Tapi tak ada yang berhasil. Sentuhan jariku sendiri terasa kosong, dingin, dan tidak berarti. Itu bukan solusi.

Satu-satunya hal yang kupikirkan adalah kehadiran seorang pria. Pria mana saja, asalkan dia bisa memberiku apa yang Rangga tak lagi berikan. Aku membenci diriku karena pikiran ini. Aku membenci diriku karena merasa seperti ini.

Aku bahkan pernah mencoba pergi ke pusat perbelanjaan, berharap keramaian bisa mengalihkan pikiranku. Berharap hiruk pikuk bisa menenggelamkan bisikan-bisikan di kepalaku.

Ketika kaki melangkah masuk ke dalam mal, aku merasakan desakan orang-orang di sekitarku. Lift yang penuh sesak menjadi tempatku terjebak, tubuh-tubuh asing menempel terlalu dekat. Udara menipis, menyesakkan.

Kemudian, aku merasakannya. Sentuhan yang terlalu lama, terlalu sengaja. Jemari yang menelusuri punggung bawahku, naik perlahan ke pinggul. Aku ingin berteriak, ingin menepis. Tapi tubuhku, yang selama ini lapar, seolah membeku. Ada rasa jijik, tapi juga... kejutan.

Aku tahu ini salah. Tentu saja salah. Sentuhan tak senonoh di tempat umum. Tapi tubuhku, yang diabaikan terlalu lama, mengirimkan sinyal campuran. Ada kemarahan, tapi di bawahnya, ada getaran aneh yang sudah lama tak kurasakan.

Aku sering melihat ini di berita, di media sosial. Perempuan-perempuan yang dilecehkan di tempat umum, di transportasi umum. Aku selalu merasa kasihan pada mereka. Tapi, aku tidak pernah berpikir itu akan terjadi padaku. Dan aku tidak pernah berpikir, tubuhku akan bereaksi seperti ini.

Aku tahu aku rentan. Lebih rentan dari yang kukira. Dan itu menakutkan. Aku adalah mangsa yang sempurna, menunggu di tengah keramaian.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Boneka Suami, Kebenaran Pahit Terkuak

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun membina rumah tangga, Jessica hanya mendapatkan kepedihan dari Aaron. Usai perceraian mereka, ia memilih mandiri dan sukses membangun karier sebagai desainer tersohor tanpa sokongan finansial keluarga. Namun, di tengah keberhasilan dan kebahagiaan barunya, Aaron muncul lagi dengan penyesalan mendalam. Sang mantan suami kini memohon dimaafkan dan meminta peluang kedua. Akankah Jessica luluh atau memilih menutup rapat pintu hatinya?
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela nekat hamil diam-diam dari Jeremy, walau tahu dia hanya dimanfaatkan. Demi lepas dari cengkeraman pria kejam itu, Angela sengaja memicu kemarahannya agar diusir. Namun, pelariannya gagal setelah Jeremy menemukan tempat persembunyiannya. Saat Angela pasrah memohon dibebaskan, situasi justru berbalik karena kehadiran anak mereka. Jeremy yang semula begitu dingin kini berubah drastis, bahkan menawarkan diri untuk melayani Angela serta buah hati mereka.
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Nadia Antika selalu sabar menghadapi cemoohan ibu mertua demi cintanya pada sang suami, Askara Brahma. Namun, biduk rumah tangga mereka yang berjalan dua tahun mulai retak saat Askara mendadak bersikap dingin dan penuh rahasia. Kecurigaan Nadia menuntunnya pada kenyataan pahit yang tak terbayangkan. Bagaimana ia menghadapi fakta bahwa suaminya diam-diam mengkhianatinya dengan menjalin hubungan gelap bersama adik iparnya sendiri di dalam rumah mereka?
Sampul Novel Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan
9.3
Hari pernikahan Cherish hancur seketika saat Diego pergi demi menolong Zoey, membuat nenek Cherish syok hingga meninggal dunia tanpa ada yang membantu. Di tengah kedukaan di kamar mayat, Diego justru menghubungi Cherish untuk meminta donor darah bagi Zoey. Merasa dikhianati, Cherish tegas mengakhiri hubungan mereka. Kini, Diego bersujud di bawah guyuran hujan, memohon kesempatan kedua dan bersedia memberikan apa saja, bahkan nyawanya, demi mendapatkan kembali cinta Cherish yang telah pergi.
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Kehadiran Nadia membuat jalinan cinta Raka dan Cherry terancam kandas. Raka merasa tersisih karena kekasihnya itu selalu mendahulukan sang sahabat yang berkacamata tebal. Murka pun tak terbendung kala ia sadar posisinya telah tergeser menjadi nomor dua bagi Cherry. Namun, kecemburuan hebat ini justru menuntun Raka pada sebuah titik balik hidup yang sama sekali tak terduga. Mampukah hubungan mereka selamat saat prioritas Cherry tak lagi utuh untuknya?
Sampul Novel Menaklukkan Duda Dingin
8.7
Amber Lim, sosialita kontroversial yang kerap dicap perusak hubungan, bertekad mengubah hidupnya. Demi belajar dari desainer legendaris Adam Smith, ia nekat menerjang musim dingin utara yang ekstrem. Sialnya, Amber dirampok hingga tersesat di tengah hutan beku. Harapan hidupnya kini bergantung pada Tuan Dingin, duda misterius pembenci wanita yang dirumorkan sebagai kanibal. Bisakah Amber menaklukkan hati pria tersebut, atau ia justru akan menjadi korban dari kebenciannya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED