Srak! Brush!
Hadiah yang sudah dipersiapkan Riki diinjak begitu saja oleh Nadine. Padahal, Riki sudah mengumpulkan uang cukup lama untuk memberikan hadiah ulang tahun untuk Nadine. Kekasihnya itu, kini langsung menginjak kado tersebut. Tepat, ketika seorang lelaki kaya menunggu di dekat mobilnya.
”Kita putus! Aku sudah tidak ingin berhubungan lagi dengamu!” Nadine berjanji pada Marcel untuk memutuskan hubungan cintanya dengan Riki. Marcel akan menjadi kekasihnya, dia adalah seorang Player kaya dan memiliki banyak uang.
”Ingat! Player sampah sepertimu, masa depanmu tidak akan berkembang! Kamu hanya sampah!” kata terakhir Nadine dan meninggalkan Riki begitu saja. Nadine segera menghampiri Marcel, Marcel tersenyum dan mereka pun pergi.
Riki masih terdiam di tempatnya berdiri, dia memunggut kado yang dipersiapkan untuk Nadine. Itu adalah Handphone yang sudah dipersiapkannya. Ah, sudahlah! Toh, hidup pasti akan terus berjalan.
”Aku memang payah!”
Riki menyimpan kadonya kembali. Dia pun menuju motornya, kuliah sudah berakhir. Saatnya untuk pulang. Takdir memang payah untuknya, uang adalah segalanya di dunia ini. Riki bersiap untuk pergi dan melaju motornya. Dia harus ke Rumah Sakit, Ibunya sedang sakit dan dirawat di ICU. Sesak napas Ibunya kambuh, dan Riki hanya memiliki Ibunya tersebut di dunia ini.
Nadine memutuskan hubungannya dengan Riki, pasti hanya karena satu hal. Kemiskinan!
Tuuut! Tuuutt! Tuuutt!
Hanphone Riki berbunyi.
” Riki, kita ada raid dengan bayaran tinggi. Dungeon tingkat enam!” itu adalah suara Evans yang merupakan teman satu kelas. Dia sudah pulang duluan dari tadi.
”Baiklah Evans, kapan kita akan masuk?”
”Sore, pukul 16.00, aku juga sudah memasukkan daftar usermu di dalamnya.”
”Baiklah!”
Tahun 2030, dunia berkembang sangat cepat. Teknologi telah menguasai kehidupan manusia. Di seluruh dunia ini, ada game yang menjadi legenda. Sky Legend. Ada 2 Milyar user dari seluruh dunia bermain dalam Sky Legend, dan mereka yang memiliki keahlian dalam bidang game bersama mendirikan Sky Legend. Hasilnya, luar biasa. Semua Player game di seluruh dunia tertarik dan berpindah ke Sky Legend. Bahkan, banyak orang yang bekerja di dalam game, dengan mengumpulkan Kristal.
Riki, salah satu yang menjadi buruh di Sky Legend. Semua orang bermain dan menjadi Player dan menjadi kaya serta Pro Player. Sedangkan, Riki terjebak untuk mencari kristal dan memenuhi keperluan hidup dan juga mengobati Ibunya. Permainan Augmented Reality dengan harga kapsul game yang mahal. Hal itu membuat sang Ibu, menjual tanah satu-satunya untuk membelikan Riki peralatan Sky Legend.
Pecundang! Riki menggerutu dalam hati. Dia langsung menjalankan motornya dan pergi ke Rumah Sakit. Ibunya sudah mulai pemulihan, dia bisa pulang. Riki harus menjemputnya. Riki melihat Ibunya dan tersenyum. Ibunya sudah sadar sejak kemarin, Ibunya memaksa untuk pulang. Tiga hari Ibunya harus dirawat intensif karena kesulitan bernapas.
Masalahnya sekarang adalah, tagihan Rumah Sakit. Uang sudah habis, Riki pun akhirnya menandatangani surat hutang kepada pihak Rumah Sakit. Ibunya pun bisa pulang. Riki membonceng Ibunya dengan perlahan, di sepanjang perjalanan Riki diam saja dan tak bersuara. Kondisi keluarga Riki dan Ibunya sekarang miris, tinggal di sebuah kontrakan. Segalanya payah! Riki hanya menjadi sampah dalam hidup ini! Riki hampir saja menangis.
Pluk!
Itu adalah tangan lembut Ibunya di pundak kiri Riki.
”Jangan dipikirkan, Riki. Biarkan Ibu yang memikirkan hutang Rumah Sakit, kamu fokuslah belajar! Sebentar lagi Tugas Akhir akan dibuat bukan?” suara lembut ibunya itu, membuat Riki menangis sepanjang perjalanan. Dia tak bisa menahan dirinya lagi, sampah sepertinya hanya selalu menjadi pecundang!
Sampai di rumah, Riki membantu Ibunya untuk istirahat. Saat itu juga, adiknya Sendi pulang dari sekolahnya, dia baru kelas satu Sekolah Menengah Pertama.
”Ibu sudah pulang kan Kak?” tanya Sendi buru-buru menaruh tas dan sepatuhnya. Dia berlari ke kamar, dan melihat Ibunya yang sudah berbaring. Riki tidak menjawab dan hanya menganggukkan kepalanya.
Rumah sederhana, dan itu adalah kontrakan. Tagihan air, tagihan listrik, tagihan kontrakan. Dan, ditambah tagihan Rumah Sakit. Kuliah Riki belum selesai, dan biaya sekolah adiknya. Semua terasa melelahkan bagi Riki.
Beberapa saat kemudian, Sendi datang dan dengan perlahan ikut duduk di sebelah Riki.
”Kakak, aku akan berhenti sekolah dan mencari uang. Aku ...”
”Cukup, Riki. Biar Kakak yang memikirkannya, kamu harus sekolah dan jadi orang besar nantinya!”
”Tapi kak Riki, biaya Ibu...”
Riki memeluk adik lelakinya itu, ”Kakak janji akan mendapatkannya besok! Aku janji!”
Sendi tidak protes lagi, Riki masuk ke kamarnya, dan dia merebahkan tubuhnya di kasurnya. Di depannya, dekat dengan tembok. Kapsul game yang sudah cukup lama menemaninya bermain, sudah enam tahun lamanya dia memakai barang mahal itu. Ibunya menjual rumah satu-satunya untuk Riki saat masih SMA, karena Saka merasa bisa menghasilkan uang dari game tersebut.
Riki menelpon temannya, Evans. Dia penasaran, berapa uang untuk memasuki Raid Dungeon tingkat enam. Evans mengatakan bahwa, itu adalah Lima Ribu kristal, atau setara lima juta rupiah. Itu sangat berharga untuk mencicil biaya angsuran Rumah Sakit.
Saatnya berangkat. Waktu ditentukan, sudah saatnya. Riki memasuki Kapsul game, dan memasang penutup kepala untuk akses masuk ke Sky Legend. Nama user login juga sudah dimasukkan, maka bersiap melakukan misi Raid Dungeon tingkat 6.
Ready! Masuk ke sistem permainan.
Warna-warna hologram memenuhi pandangan Riki, dia menekan tombol helm yang menutupi kepalanya.
[Selamat datang di Sky Legend, Usernama Player; Legenda Penghancur. Anda Login, menunggu proses]
Splash!
[Selamat datang, Legenda Penghancur]
Permulaan permainan, selalu di Kota Mercury. Tempat pertama kali semua Player memasuki Sky Legend, setelah itu mereka bisa melakukan perpindahan di tiap kota menggunakan Simcal. Simcal adalah alat teleportasi yang menjadi sarana di tiap stasiun Kota, di seluruh game Sky Legend.
Riki menunggu Evans datang, keduanya bertemu. Level Riki sekarang 21, sedangkan Evans di level 37. Perbedaan bermain keduanya jauh, Riki bermain 6 tahun dan Evans bermain baru 3 tahun. Semua itu, karena Riki hanya menjadi kuli penggali dan pemburu kristal, tanpa mementingkan naik level.
”Kita berangkat, Riki.”
Riki bahkan harus meminjam kristal dari Evans, untuk memasuki Simcal ke tempat Raid berada. Riki kehabisan uang, dia meminjam uang pada Evans, dan Evans meminjamkannya. Riki berjanji mengambalikan, ketika bayaran raid sudah didapatkan. Riki dan Evans bersentuhan tangan, transfer kristal dikirimkan. 100 kristal.
Mereka pun berangkat. Mereka sampai di kota Bacon.
[Selamat datang dikota Bacon]
Riki tidak tahu, apa yang ada di dalam Dungeon tingkat 6, itu belum pernah terpikirkan bagi Riki. Dia tak peduli, dia hanya butuh uang untuk melunasi biaya berobat Ibunya. Meskipun, Riki tahu Dungeon tingkat 6 pasti diisi oleh Monster yang mengerikan dan kuat.
Riki diajak Evans, mereka pun menuju titik koordinat yang sudah ditentukan. Di sana, sudah berkumpul; 15 Player raid utama, dan 100 Player yang direkrut termasuk Riki dan Evans.
Mereka disambut oleh pemimpin dari tim Raid, Marcus. Dia memberikan pembekalan sebelum mereka memasuki Dungeon. 100 Player sudah mendapatkan akses bergabung, nilai kontrak sebesar 5.000 kristal untuk masing-masing Player hingga misi berakhir. Syaratnya, Player harus menyelesaikan misi raid hingga berhasil, atau bahkan mati.
Misi Dungeon itu disebutkan oleh Marcus, mengambil item di dalam dungeon. Mereka harus membunuh Bos Monster di dalamnya, atau mengambil item itu dan lari. 100 Player memahami penjelasan dari Marcus, kontrak tambahan dibuat. Jika mereka tidak mematuhi syarat, maka kristal akan di return kembali dengan otomatis.
Mereka memasuki Dungeon tingkat 6, tim raid utama memiliki level di atas 50, untuk tim tambahan mereka bebas. Dan, mereka bertarung dengan monster yang menjaga Dungeon. Hingga, mereka mencapai ruangan bos monsternya.
[Fire Dragon, Monster terkuat di Dungeon Kretos. Naga yang menyemburkan api dengan dahsyat seperti magma]
Para Player masih utuh, dan mereka tahu. Belum ada yang bisa menyelesaikan Dungeon Kretos ini.
Dalam perjalanan, Riki tahu ada pembicaraa rahasia. Bahwa, semua Player 100 orang hanya dijadikan tumbal untuk bertarung bersama. Tujuan dari raid ini adalah item rahasia.
”Semua tim tambahan! Bersiap bertarung dan mengalihkan perhatian Fire Dragon. Kami akan memberikan damage, dan serangan kejutan untuk mengalahkannya!” teriak Marcus. Fire Dragon masih terlihat tidur, di tumpukan koin emas. Dan, ada peti di belakangnya. Namun, ada juga dua anak naga yang ada di atas sayap Fire Dragon.
Marcus dan Tim Utama terlihat ragu, mereka tahu bahwa Fire Dragon bisa membakar mereka semua.
Riki memiliki sebuah ide!
”Pemimpin Raid! Saya punya rencana,” kata Riki. Meskipun paling rendah levelnya, dan juga paling miskin armornya. Tapi, dia punya rencana, semua itu hanya demi uang dan Ibunya.
”Katakan, Warior!” kata Marcus.
”Berikan aku 20.000 kristal. Aku akan menarik perhatian Fire Dragon, dan kalian bisa menyelesaikan misinya!”
Semua orang tak percaya, mereka semua hampir saja tertawa bersamaan. Apa Player itu tidak tahu kekuatan Fire Dragon, dan ingin mati sia-sia?
”Kita bisa melakukan kontrak, jika tidak berhasil maka uangnya akan direturn!”
Marcus dan timnya kini mulai berpikir.
”Riki, kamu tidak tahu kekuatan semburan api Fire Dragon?” kata Evans mencoba mencegah.
”Aku butuh uang, Evans,” kata Riki pelan.
”Baiklah, kalau itu maumu. Berikan tanganmu,” kata Marcus. 20.000 kristal sangat sedikit, dibandingkan dengan item kuat di dungeon ini. Setidaknya, akan ada item Epic hingga Mythic di dalam kotak rahasia.
Sentuhan tangan, kontrak dibuat. Kristal 20.000 diberikan pada Riki, kontrak bersyarat. Dan, Riki sendirian maju ke arah Fire Dragon. Semua Player bersembunyi dan tak tahu apa yang akan dilakukan oleh Riki.
Saka berjalan ke depan, dia tidak takut sama sekali. Meskipun gemetar, Riki teringat Ibu dan Adiknya. Ayahnya sudah meninggal, dan Riki harus mengambil tanggung jawab mulai sekarang. Mati di dalam game masih tidak seberapa, hanya rasa sakit yang dikurangi hingga 75 %. Semua itu tidak masalah. Riki juga sudah bosan dengan kehidupannya, mati di dalam game, tidak buruk juga! Demi 20.000 kristal.
Selama ini, Riki selalu menjadi pecundang. Untuk kali ini, dia akan melakukan hal besar dan siap mengorbankan nyawanya sekalipun. Riki tidak punya apa-apa, kecuali kapsul game yang dibelikan Ibunya. Game adalah satu-satunya jalan untuk mencari uang.
[Skill God Speed, diaktifkan]
Hanya itu skill Riki yang berkembang, mengambil sesuatu dan lari. Dia berlari sangat kencang, dan dia menuju ke arah Fire Dragon. Dia melompat tinggi dan bukan untuk membunuh Fire Dragon, karena itu tak mungkin dengan levelnya. Dia mengambil, satu anak Naga dari Fire Dragon.
Roaaarr!
Suara anak Fire Dragon yang dipegang dua sayapnya oleh Riki. Fire Dragon bangun dan melihat Riki sudah melompat serta membawa anak Naga.
”Kyaak!” anak naga itu menggigit tangan Riki. Namun, Riki tak peduli dan hanya berlari, tugasnya mengalihkan perhatian dan membuat Fire Dragon meninggalkan tempatnya. Hal itu memberi waktu pada tim raid utama, untuk mengambil item yang mereka incar.
Riki terus berlari, tak peduli apapun. Dia harus dapat membuat Fire Dragon menjauh dari item tersebut, tak peduli apapun isinya. Riki harus dapat kristal 20.000. Riki membutuhkan uang itu!
Fire Dragon mengamuk, dia berdiri dan mengejar Riki. Sayap-sayapnya yang terbuka menghantam dinding goa. Batu besar runtuh, Fire Dragon terbang sambil melompat, dia juga menyemburkan api yang membara. Goa bergoncang dan tim raid utama tak percaya pria itu berhasil melakukannya. Ini kesempatan mereka.
”Ambil kotak Itemnya!” semua tim utama berlari ke arah kotak rahasia yang ditinggalkan Fire Dragon, di tumpukan koin emas yang banyak jumlahnya. Sementara, Riki mencapai sebuah tebing goa, dan api terus membakar mengikuti arah larinya. Anak naga masih dipegangnya dengan kuat. Dia sudah berhasil membuat Fire Dragon menjauh. Misinya berhasil.
Di depan lubang mengerikan, tebing yang dalam. Riki segera berbalik, dan dia melemparkan anak Naga ke Fire Dragon. Fire Dragon berhenti, Riki membuka tangannya. Dia bisa membayar biaya Rumah Sakit. Tak apa-apa jika harus mati di dalam game. Bahkan mati di dunia nyata pun, Riki sudah pasrah, dia menutup matanya. Dia merasakan bahwa serangan api besar akan segera mengakhiri perjuangannya.
Riki belum pernah merasakan mati di dalam game, selama ini dia hanya bisa berlari. Jadi, bagaimana rasanya mati dalam game, dengan pengurangan rasa sakit sebanyak 75%? Sebentar lagi, dia akan merasakannya. Riki yakin akan hal itu.
Brusshh
Semburan api naga dengan kekuatan ledakan yang kuat memenuhi goa. Para Player tahu bahwa player yang mengalihkan Fire Dragon pasti mati. Mereka mengambil item itu dan melarikan diri. Mereka tahu, Fire Dragon jika mengeluarkan semburan apinya, maka mereka semua mungkin akan mati dalam hitungan detik.
Tim raid utama sudah mendapatkan Item rahasia, mereka segera berlari ke luar goa. Tim tambahan malah berhenti, dan melihat tumpukan koin emas begitu banyak. Mereka bisa menyimpannya dalam inventory dan menjadi kaya.
Player tambahan itu merasa bahwa masih ada waktu, mereka terpukau oleh koin emas. Beberapa mengumpulkan uang koin dan memungutinya. Namun, Fire Dragon sudah kembali dan menyemburkan apinya yang memenuhi semua goa. Player yang masih memunguti koin emas tak sempat melarikan diri. Mereka semua habis terbakar, mereka yang sudah berlari juga tak selamat. Semburan api Fire Dragon mengejar mereka dan semuanya terbakar api.
Tersisa Marcus dan dua rekannya saja, dan mereka menggunakan kekuatan tertinggi untuk lepas. Mereka berhasil keluar goa, dan dari 115 Player hanya mereka bertiga yang selamat. Fire Dragon tidak mengejar. Marcus gembira, dan membawa kotaknya bersama dua Player lainnya. Tak masalah mereka semua mati. Ini adalah resiko permainan saja!
Dan, satu orang masih tersisa di dalam Dungeon. Player itu adalah, Legenda Penghancur, atau Riki!
Riki terus memejamkan matanya, hawa panas menjalar ke seluruh tubuhnya. Ini benar-benar panas! Namun, tiba-tiba hawa panas itu menghilang begitu saja.
”Apakah aku sudah mati?” Riki bergumam sendiri. Seandainya dia mati di dalam game, maka hal itu tak masalah. Tentu saja, jika Riki mendapatkan 20.000 kristal.
[Panas di sekitar Anda, Defensif Player mampu menahan hawa panas di sekitar anda]
Panasnya sudah mereda, tapi kenapa tidak ada rasa sakit? Bukankah kematian di Sky Legend juga menyakitkan? Para Player ketakutan jika harus mati di dalam game. Riki membuka matanya, dia masih di dalam Goa? dia masih hidup di dalam Game?
Fire Dragon meninggalkannya begitu saja, dan dia hanya membakar sisi lain. Dari dinding goa dan tampak apinya masih menyala kebiruan.
Gelang hologram yang dimiliki tiap Player, Riki melihatnya dan mencoba menemukan Evans. Dia sudah terlog out. Riki masih tidak percaya apa yang terjadi, dia terus berjalan dan melihat Bos Monster atau Fire Dragon yang tertidur kembali. Fire Dragon bersama dua anak naga bermain di atas sayapnya.
Riki melangkah perlahan, dia tidak ingin Fire Dragon bangun. Namun, saat dia mulai melangkah, Fire Dragon membuka matanya.
Crak!
Hal itu karena Riki menginjak sesuatu yang pecah. Fire Dragon membuka matanya, tapi dia tidak terlihat marah. Fire Dragon bangun, dia membuka kedua sayap besarnya. Dua anak naga bermain di antara kaki Fire Dragon.
[Fire Dragon menerima anda, tidak ada permusuhan]
Apa yang terjadi? Fire Dragon tidak akan menyerang dirinya karena sistem sudah memberitahunya.
[Legenda Penghancur, anda telah memenuhi syarat dalam penyelesaian Dungeon Kratos!]
[Misi Kratos adalah misi kebaikan, dan membuat Fire Dragon tersentuh dan bukan dengan membunuhnya. Anda sudah mendapatkan perhatian dari Fire Dragon dengan melepaskan anaknya. Anda meyelesaikan Dungeon Kratos]
Apa-apaan ini! Ada apa yang diinginkan sistem Sky Legend? Sistem menyebutkan, bahwa dirinya menyelesaikan Dungeon Kratos, yang merupakan Dungeon level 6. Ini seperti sebuah mimpi yang menipunya. Tapi, ini adalah kenyataan!
”ROARR!”
Riki sempat kaget, hal itu karena Fire Dragon berbalik dan menyemburkan api ke dinding di belakangnya. Sebuah pintu terbuka dan ada ruangan tersembunyi yang terbuka. Riki sempat khawatir jika Fire Dragon menyerangnya.
[Legenda Penghancur, silakan ambil hadiah anda]
Riki diminta mengambil hadiah? Apakah ini nyata! Bukankah untuk menyelesaikan sebuah Dungeon, maka Player harus membunuh bos monsterya? Ini benar-benar aneh. Tapi, Riki tak peduli. Dia berjalan menuju arah dinding yang terbuka, dan dia melewati Fire Dragon. Ada undakan untuk turun ke bawah. Dia memasuki ruangan yang besar dan lampu menyala.
Splash!
Sebuah kotak yang besar berada di tengah ruangan, item hadiah!
[Legenda Penghancur, Akses diterima. Silakan ambil hadiah anda]
Mata Riki terbuka lebar, hadiah menanti! Apakah ini keajaiban baginya, karena selama ini hanya menjadi pecundang dan hanya menjadi Player miskin dan lemah! Ah! Tidak peduli. Riki maju dan mengarahkan tangannya ke depan, sebagai bentuk pengambil hadiah drop.
[Pemilik hadiah, terkonfirmasi. Legenda Penghancur, hadiah anda terbuka]
Splash!
Kotak di depan Riki terbuka. Cahaya sangat menyilaukan, dan ada sebuah senjata yang bersinar melayang di atas kotak besar itu. Sebuah tombak melayang, dan memiliki dua item yang selalu mengelilingi ujung dari tombak tersebut. Dua item seperti senjata energi, yang terus berputar mengelilingi ujung tombak.
Tombak yang bagus! Dari segi ukiran dan bentuknya, ini adalah tombak yang hebat!
”Senjata yang hebat!” Riki begitu takjub, bahkan senjata yang selalu dibawanya. Tidak bisa disandingkan dengan tombak kuat tesebut.
”Status dan Identifikasi Senjata!” kata Riki untuk membuat sistem game mendeteksi senjata tombak yang melayang di depannya itu.
[Identifikasi senjata ; Dragon Spear]
[Spesifikasi : Tombak]
[Kekuatan senjata : Senjata Ego. Senjata yang memiliki jiwa dan senjata yang mampu melakukan fusion dengan pemiliknya. Kemampuan Dragon Spear; bisa terus meningkat berdasarkan level Player dan kemampuan item yang bisa berkembang]
Dragon Spear, satu dari tiga senjata terkuat di Sky Legend. Selama ini, dia dibuang dan tak teridentifikasi]
Apa-apaan senjata Dragon Spear ini. Dia dibuang? Lalu apa hebatnya karena senjata ini karena dibuang? Jadi, apakah Dragon Spear adalah senjata gagal?
Riki penasaran dengan rank pedang tersebut.
”Status! Tingkatan tombak,” Riki menghadapkan matanya pada Dragon Spear, sistem kemudian memindai tombak tersebut dan memberikan laporan pada Riki. Muncul keterangan melalui keterangan portable di depannya.
[Dragon Spear, Item Rank; Legendary]
Riki mengerutkan keningnya. Dia berpikir apakah Sky Legend sedang menipu dirinya? Apakah dia terkena prank? Senjata item Legendary, jika itu dijual maka harganya dalam pelelangan sangat mahal. Satu item senjata dengan rank Legendary, maka bisa terjual milyaran rupiah atau bahkan Trilyunan. Setelah dirinya menjadi sampah dalam game, hanya menjadi kuli yang mencari kristal lalu menjualnya.
Tiba-tiba, dia mendapatkan Senjata kuat dengan item Legendary! Riki seperti mendapatkan hujan emas yang jatuh padanya.
”Apakah kalian semua sedang bercanda padaku!” teriak Riki, tapi tidak ada apapun di sana, dan hanya ada keheningan. Tentu saja, game Sky Legend dengan luasnya map dan dikerjakan oleh ribuan ahli. Mereka sibuk dengan maintenance, dan tak akan peduli padanya yang merupakan seorang pemain amatir sepertinya.
[”Apakah kamu, Player yang membangunkanku dari tidur panjang!”] suara seperti robot terdengar. Riki tak percaya bahwa suara itu berasal dari tombak yang melayang di depannya.
”Tidak mungkin! Aku pasti berhalusinasi, bagaimana ada senjata bisa bicara?”
[”Dasar lemah! Jadi, kamu Tuanku? Kenapa Kamu sangat payah!”] suara Dragon Spear itu kembali. Riki pun kini percaya, suara itu benar-benar berasal dari tombak itu. Jadi, itu kenapa dia dia menjadi tombak item Legendary?
”Kamu yang payah! Kamu itu Pedang atau hantu?” Riki masih penasaran, dia masih berpikir bisa jadi ada hantu yang merasuki tombak tersebut.
Tombak itu menyalakan sebuah cahaya di gagangnya, Dia begitu cepat dalam melakukan screening, sebuah cahaya cepat yang keluar dari atas kepala Riki hingga ke kaki. Jadi kali ini, tombak itu bahkan mengidentifikasi seorang Player?
[”Dasar Player sampah! Bermain game selama enam tahun dan hanya menjadi Player paling lemah dari Milyaran player di seluruh dunia. Nama User ; Legenda Penghancur. Sungguh, Player yang miskin bahkan setiap mendapatkan Kristal hanya dijual, dan mendapatkan uang dan bukan untuk meningkatkan kemampuan!”]
Apa!
Riki tak bisa menutup mulutnya, senjata gila!