Sampul Novel Kutandatangani Dosa Mereka

Kutandatangani Dosa Mereka

9.7 / 10.0
Demi menyelamatkan Hanaya yang hamil, Ferdi membujuk tunangannya, Tiara, untuk mengakui kejahatan yang tidak dilakukannya. Mengingat kehidupan lalu saat ia menolak lalu dipenjara dan disiksa hingga mandul oleh suruhan Ferdi, Tiara kini memilih menandatangani surat itu. Hanaya pun memfitnahnya telah mencuri rahasia dagang Perusahaan Lukito. Namun di persidangan, sang penggugat, Rian Lukito, mendadak mencabut tuntutan dan langsung berlutut melamar Tiara.
Ringkasan Kutandatangani Dosa Mereka
Demi menyelamatkan Hanaya yang hamil, Ferdi membujuk tunangannya, Tiara, untuk mengakui kejahatan yang tidak dilakukannya. Mengingat kehidupan lalu saat ia menolak lalu dipenjara dan disiksa hingga mandul oleh suruhan Ferdi, Tiara kini memilih menandatangani surat itu. Hanaya pun memfitnahnya telah mencuri rahasia dagang Perusahaan Lukito. Namun di persidangan, sang penggugat, Rian Lukito, mendadak mencabut tuntutan dan langsung berlutut melamar Tiara.
Baca Selengkapnya

Kutandatangani Dosa Mereka Bab 1

Pada hari putusan pengadilan, tunanganku Ferdi Andrian membujukku untuk tidak lagi mempertahankan pembelaan tidak bersalah dan menandatangani surat pengakuan kesalahan.

"Aku tahu kamu tidak bersalah, tapi Hanaya sedang mengandung anakku. Aku tidak bisa membiarkannya masuk penjara," katanya sambil menggenggam tanganku dengan air mata berlinang.

Dia menggenggam tanganku sambil menangis tersedu-sedu, "Tiara, aku melakukan ini juga demi kebaikanmu.

Tanpa ragu, aku menandatangani surat pengakuan kesalahan.

Di kehidupan sebelumnya, aku mati-matian menolak menggantikan Hanaya Halim untuk dihukum.

Namun pada akhirnya, bukan hanya aku yang dipenjara, aku juga disiksa oleh orang suruhan Ferdi hingga mandul seumur hidup.

Dalam kehidupan kali ini, aku memilih untuk mengikuti keinginannya.

Keesokan harinya, berita tentang aku mencuri rahasia dagang menyebar ke seluruh media.

Hanaya bahkan tampil sebagai saksi mata.

"Ya, itu dia. Aku melihat sendiri dia menyusup ke Perusahaan Lukito!"

Namun pada siang harinya, saat persidangan dimulai, penggugat, Rian Lukito, tiba-tiba mencabut gugatan.

Di tengah tatapan heran semua orang, dia berlutut dan mengeluarkan cincin berlian.

"Tiara, di kehidupan ini maukah kamu menikah denganku?"

Baru saja menandatangani surat pengakuan kesalahan, tatapan pria itu langsung menyiratkan kilatan tajam.

Saat melihatku menoleh ke arahnya, dia langsung menunjukkan ekspresi seolah sedang dalam kesulitan berat.

"Tiara, kamu tenang saja, aku akan mencarikan pengacara terbaik untukmu."

"Nanti setelah kamu dipenjara, aku juga akan keluarkan uang untuk mengurus semuanya, supaya kamu bisa cepat dapat pembebasan bersyarat."

Aku menahan ejekan yang hampir terucap, lalu menjawab dengan suara dingin.

"Tidak perlu."

Dia langsung berpura-pura terlihat cemas dan panik.

"Tiara! Aku tahu kamu pasti sangat putus asa sekarang, tapi kamu nggak boleh menyerah begitu saja."

"Kalau kamu menyerah seperti ini, ayah dan ibumu ... "

Dia masih terus saja mengoceh, menunjukkan rasa kekhawatirannya.

Kalau bukan karena pengalaman di kehidupan sebelumnya, mungkin aku benar-benar akan percaya pada semua ucapannya.

Di kehidupan lalu, setelah aku menolak untuk mengaku bersalah, dia langsung menunjukkan wajah aslinya tanpa belas kasihan.

Tidak hanya memalsukan bukti untuk menjebloskanku ke penjara, bahkan juga menyuap beberapa narapidana perempuan untuk dengan paksa merenggut hakku menjadi seorang ibu dengan alat-alat dingin.

Aku benci, jelas-jelas dia yang demi merebut rahasia Perusahaan Lukito, menyuruh Hanaya Halim melakukan pencurian.

Lalu kenapa yang harus menerima nasib paling tragis justru aku yang tidak bersalah sama sekali?

"Tiara?"

Suara Ferdi Andrian menyadarkanku dari lamunan, "Kenapa wajahmu terlihat begitu pucat?"

Aku mengepalkan tangan dengan erat, kuku-kuku menekan dalam ke telapak tanganku.

"Tidak apa-apa," jawab Tiara dengan memaksakan senyum.

"Cuma terpikir harus masuk penjara, jadi agak takut."

Ferdi langsung ingin menggenggam tanganku, tapi aku menghindarinya tanpa terlihat mencolok.

Dia sempat terkejut sejenak, namun pada akhirnya rasa gembira karena sudah berhasil mendapatkan surat pengakuan kesalahan yang lebih mendominasi.

Dia menyimpan dokumen itu dengan sangat hati-hati ke dalam tas kerjanya.

"Aku akan menyerahkan surat ini langsung kepada hakim pada sidang tiga hari lagi."

Dia berjanji dengan penuh keyakinan dan berkata, "Selama beberapa hari ini, aku akan merahasiakannya, tak akan kuberitahu kepada siapa pun."

Aku hanya mengangguk dingin.

Setelah menandatangani, aku dibebaskan dengan status penangguhan penahanan sambil menunggu persidangan.

Keluar dari pintu utama pengadilan, Ferdi dengan perhatian membukakan pintu mobil untukku, tangannya melindungi kepalaku, sama seperti yang sering dia lakukan selama tiga tahun ini.

Tapi kini aku sangat sadar, semuanya sudah berubah.

Dia masih berakting sebagai pria yang penuh perhatian, memandangku dengan sorot mata hangat dan penuh kasih.

"Tiara, aku antar kamu pulang."

Pulang? Aku menertawakan dalam hati.

Villa itu yang dulunya pernah dipenuhi kenangan kami, kurasa kini sudah tak menyisakan ruang untukku lagi.

Benar saja, saat kami membuka pintu villa, yang langsung menyergap adalah aroma parfum asing.

Semua dekorasi sudah berubah, gaya minimalis yang aku suka digantikan oleh tumpukan hiasan yang berlebihan dan mencolok.

Foto pernikahan yang dulu terletak di tengah ruang tamu, kini disingkirkan begitu saja ke ruang penyimpanan, tertumpuk seperti barang bekas dan berdebu tebal.

Melihat aku menatap foto itu, wajah Ferdi sempat terlihat canggung, tapi dia dengan cepat kembali menunjukkan ekspresi penuh cinta.

"Tiara, ini semua idenya Hanaya ... "

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Kutandatangani Dosa Mereka

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly, siswi berprestasi, menyimpan rahasia medis yang memalukan. Ia mengidap galaktorea yang membuatnya memproduksi ASI tanpa pernah hamil. Saat rasa sakit akibat kondisi hormon ini tak lagi tertahankan di sekolah, ia terpaksa meminta tolong kepada gurunya di ruang guru. Kejadian tak terduga itu menjadi awal mula rahasia mereka. Hubungan guru dan murid ini pun perlahan berubah menjadi jalinan asmara rumit yang sangat berisiko bagi keduanya.
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Nadia Antika selalu sabar menghadapi cemoohan ibu mertua demi cintanya pada sang suami, Askara Brahma. Namun, biduk rumah tangga mereka yang berjalan dua tahun mulai retak saat Askara mendadak bersikap dingin dan penuh rahasia. Kecurigaan Nadia menuntunnya pada kenyataan pahit yang tak terbayangkan. Bagaimana ia menghadapi fakta bahwa suaminya diam-diam mengkhianatinya dengan menjalin hubungan gelap bersama adik iparnya sendiri di dalam rumah mereka?
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota, pemuda malas berumur dua puluh tahun, lebih memilih menganggur dan bermain gawai meski otaknya sangat licik. Tabiat buruk ini membuat ibunya, Artisa, merasa sangat khawatir. Sebagai pekerja keras yang juga punya sisi licik, Artisa bertekad merombak total kepribadian putranya. Ia pun memilih cara ekstrem dengan mengubah wujud fisik Sota. Akankah rencana drastis sang ibu berhasil mengubah jati diri Sota melalui transformasi tubuh tersebut?
Sampul Novel Jangan bermain-main dengan saya
8.9
Nasib malang menimpa seorang gadis setelah dikhianati dan dijual oleh ayah kandungnya sendiri. Begitu beranjak dewasa, ia dipaksa menghadapi kenyataan pahit tanpa ada celah untuk menghindar. Takdir menyeretnya menjadi istri seorang bandar narkoba yang sangat kejam. Kini, seluruh kehidupannya sepenuhnya terjebak di tengah lingkaran hitam dunia kriminal yang penuh intrik mematikan serta ancaman bahaya yang terus mengintai setiap saat.
Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
9.0
Demi melindungi ayahnya, sang protagonis rela disiksa penculik hingga tewas. Tragisnya, sang ayah justru sibuk merayakan ulang tahun putri adopsinya dan mengabaikan telepon terakhir korban dengan sumpah serapah. Jasadnya kemudian ditemukan di dalam pot bunga depan kantor polisi. Sang ayah yang bertugas melakukan otopsi menyadari kekejaman luar biasa sang pelaku, tanpa pernah menyadari bahwa korban di hadapannya adalah anak kandung yang sangat ia benci.
Sampul Novel Menyusui Bayi Mafia
9.7
Pelajar muda bernama Lea dikejutkan oleh tawaran gila dari bos mafia, El Zibrano Elemanus. El bersedia memberikan kekayaan melimpah asalkan Lea mau menyusui putranya. Tentu saja Lea menolak mentah-mentah karena merasa permintaan itu sangat tidak masuk akal. Namun, sang mafia tidak mengenal kata menyerah dan siap memakai caranya sendiri. Kini, Lea terjebak dalam situasi intim yang mengancam harga diri serta masa depannya akibat ambisi El.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED