Sampul Novel Kiana (Anak yang tidak di Harapkan

Kiana (Anak yang tidak di Harapkan

9.3 / 10.0
Hidup Kiana dipenuhi kepedihan akibat diabaikan oleh keluarganya sendiri. Di rumahnya, ia bagaikan orang asing yang terasing dan tidak pernah dipedulikan. Di tengah keterpurukan ini, harapan Kiana hanya tertuju pada kesembuhan sang ayah yang sangat ia sayangi. Meski didera penderitaan dan ketidakadilan, ia terus bersujud dan berdoa kepada Tuhan, memohon kekuatan agar mampu bertahan hidup menghadapi kerasnya kesendirian.
Ringkasan Kiana (Anak yang tidak di Harapkan
Hidup Kiana dipenuhi kepedihan akibat diabaikan oleh keluarganya sendiri. Di rumahnya, ia bagaikan orang asing yang terasing dan tidak pernah dipedulikan. Di tengah keterpurukan ini, harapan Kiana hanya tertuju pada kesembuhan sang ayah yang sangat ia sayangi. Meski didera penderitaan dan ketidakadilan, ia terus bersujud dan berdoa kepada Tuhan, memohon kekuatan agar mampu bertahan hidup menghadapi kerasnya kesendirian.
Baca Selengkapnya

Kiana (Anak yang tidak di Harapkan Bab 1

Aku adalah kiana anak yang tidak di Harapkan oleh kedua orang tuaku hubungan haram yang melahirkan aku ke dunia perih sekali rasanya hati ini setalah mengetahui dari mulut papah dan mamah, aku ingin menanyakan perihal itu semoga saja itu hanya angin lalu dan tidak kenyataan. Oh iya kenalin aku Kiana Anjani Saputri anak pertama dari hubungan haram kedua orang tuaku lalu menikah karena di anggap membawa berita buruk yang tidak mengenakan apalagi omah dan opah adalah orang komisaris karena terpaksa kedua orang tuaku menikah lalu meninggalkan karir mereka yang sangat mereka sayangi itu di bandingkan aku anaknya, Devandro Bagaskara atau pak Devan adalah papah yang sangat jahat dan kejam kepada ku begitu juga dengan mamah ku yang terikut-ikut membenci anak yang bersalah itu dialah Tania Ameera putrianj dan seorang anak yang sangat cantik, yang selalu di manjakan di beri fasilitas mewah yang tak lain dialah Kiara Ameera Anjani putriani aku tidak pernah meminta ini pada rabbku dia memberi ini semua karena aku mampu.

Aku menghampiri papah dan mamah yang sibuk dengan gadgetnya itu, ku tanyakan langsung kenapa papah dan mamah tidak adil kepadaku. Penjelasan itu membuat aku ingin tenang.

"Pah, mah aku boleh ngomong sebentar tidak?," Tanya ku penuh harap karena selalu ada aja papah dan mamah yang mengabaikan ku.

"Hm," deheman mamah yang ku dengar, namun ku lanjutkan untuk membicarakan itu pada mamah.

"Mah kian tau, kian bukan anak yang mamah dan papah harapkan, kenapa papah dan mamah tidak adil dengan ku!" ucapku tersedu.

kulihat raut wajah mamah yang tidak bersahabat, air mata kini tak tertahan aku yang berbicara padahal mamah dan papah lebih fokus pada gadgetnya itu.

"Mah," panggilku lagi.

Suara lantang itu nyaris membuat hati ini sakit ku tahan air mata itu agar tidak tumpah di depan mamah dan papah yang lebih fokus memegang gadgetnya di Bandingkan aku.

"Mah salah nara apa? kenapa di saat kian berbicara sama mamah dan papah selalu ada aja kian yang di kacangi! beda hal nya dengan dek Kiara, mamah dan papah pasti memilih mendengarkan ocehan Kiara yang tidak penting itu. padahal aku dan kia anak kandung mamah, salah kian apa mah?," ucap Kiana.

"Kamu mau tau hah! Kenapa kami tidak suka kamu lahir ke dunia ini," ucap papah berbicara.

"Kenapa pah! Kian butuh alasan supaya kian tau kenapa mamah dan papah tidak peduli pada kian, supaya kian sadar mah! Jika kehadiran kian tidak di butuhkan di sini," ucap Kiana.

"Oke! Biarin mah biar aku kasih tahu sama anak yang tidak di untung ini. Untung saja kita tidak membunuh dia!" Ucapan pak Devan pada putri sulung nya itu membuat hati kiana semakin sakit dengan perkataan papanya itu.

"Dulu pas mamah dan papah itu masih pacaran, kehadiran kamu tidak di harapkan di saat papah dan mamah ingin mengejar karir, kamu hadir tanpa kami inginkan. Kamu tau kamu anak haram yang tidak kami harapkan! Seandainya kamu tidak lahir mamah mu sudah jadi model dan papah ingin Melanjutkan kuliah S3, itu terhalang oleh kamu saat itu," jelas pak Devan.

"Jadi kian lahir sebelum papah dan mamah menikah?" Tanya Kiana.

"Iyah."

"Jika itu benar pah. kenapa papah dan mamah tidak bunuh kian saja. Kian gak ingin hidup jika kehadiran kian tidak di harapkan," ucapnya terpotong."

"Dasar anak gak tau di untung, kami udah rela mengorbankan kamu dan kamu mau ingin mati!," bentak Bu Tania.

"Ngapain kian hidup mah, apa pernah mamah kasih ASI pada Kiana, apa pernah mamah rawat Kiana, tidak kan mah? Yang rawat Kiana hanya Oma dan bi murni kan! Buat apa kian hidup jika tidak di inginkan," ucap Kiana karena tidak ada sahutan sama sekali Kiana pergi dari hadapan mamah dan Papahnya yang hanya mengacuhkan nya.

Kiana akhirnya memutuskan berlari menaiki anak tangga, air mata kini menumpah seluruh jiwa nya.

"Huhuhuhu mamah jahat, papah jahat sama kian. Kenapa gak kalian bunuh saja kian pah, mah hiks hiks hiks," hisakan tangis Kiana dan air mata yang kini mengeluarkan unek-unek rasa sakit yang ia tahan selama ini.

Kiana akhirnya memutuskan untuk tidur dengan luka-luka yang ia simpan lama di hatinya itu.

****

Pagi harinya Kiana terbangun dan memutuskan untuk membantu Bi murni di dapur. Itu lah kegiatan kian setiap harinya.

"Pah kia mau berangkat sekolah dulu," pamit adikku.

"Hati-hati yah sayang." Ucap kedua orang tua yang super sibuk itu.

"Iyah pah. Cup cup cup," ciumnya pada papah dan bersalaman lalu pamit ke kampus, dan sekarang Kiara sudah memasuki semester 6 sedangkan aku memasuki semester 8.

Aku dan Kiara berbeda, Kehidupan kiara lebih baik daripada Kiana yang sedari kecil sudah mandiri. Beda halnya dengan kiara yang di fasilitasi mewah bahkan kasih sayang papah dan mamah nya hanya di dapatkan oleh Kiara tidak dengan Kiana.

Lain halnya Kiana yang jerih payahnya membeli sepeda motor sudah merupakan cukup baginya berangkat ke kampus dengan menaiki sepeda motornya itu.

"Pah,mah aku berangkat dulu," ucap Kiana tangan yang ia ulurkan kini ia tarik karena papah dan mamah nya tidak pernah memperdulikan nya, hatinya sakit perlahan ia tahan dan berlalu lari dari hadapan papah dan mamah nya menuju dapur, sudah ada bi murni yang mau menjabat tangannya dengan takjub Kiana mencium punggung tangan bi murni.

☘️☘️

"Bi Kian pamit yah," pamit Kiana.

"Iyah non, non Kian hati-hati yah," ucap bi murni dan di anguki oleh Kiana.

Kiana menaiki sepeda motornya dengan melaju cepat tak di sengaja Kiana jatuh dari sepeda motornya.

"Siapa sih yang menghalangi jalanku? Turun kau! Hei aku tau kamu orang kaya tapi ini jalanan bukan jalanan nenek moyang kau," ucap Kiana geram.

Ceklek.

Kiana menatap wajah tampan yang sengaja menghalangi jalannya matanya tak bisa berkedip.

"Hei ada apa nona ini memang bukan jalanan saya," ucap cowok tampan yang kini memikat hati kiana.

"Kalo memang ini bukan jalanan kau tuan aku mohon cepat minggir karena aku gak butuh meladeni cowok seperti kau ini," ucap Kiana.

Awalnya aku kagum melihat ketampanan cowok yang di temui nya barusan namun hati nya tidak tertarik dengan cowok tampan nan sombong itu. Perlahan punggung Kiana menjauh dari hadapan cowok Sombong itu.

Helaan napas Kiana menuju kelasnya dengan langkah gontai.

"Aku sebal banget hari ini. udah bimbingan sama pak Fadli yang super nyebelin itu ," keluh Kiana yang kini masuk ke ruangan dosen yang menurut Kinara dosen nyebelin membuat mood Kiana hilang setiap harinya.

"Tok.... Tok..... Tok...."

"Assalamualaikum, permisi pak," ucapnya penuh sopan.

"Masuk!" Pinta dosennya itu.

Kiana bimbingan dengan dosennya yang sudah beberapa bulan ini dia menunggu sidang yusium yang sebentar lagi. ia akan wisuda dan hanya mempersiapkan diri untuk wisuda nya nanti.

Setelah itu Kiana akhirnya memutuskan pulang menuju kafe tempatnya bekerja.

Meskipun Kiana anak komisaris terkenal di kotanya. Tapi yang membiayai kuliahnya hasil jerih payahnya Kiana sendiri.

"Pagi pak." Sapa Kiana dan pagi-pagi sekali Kiana sudah sibuk melayani pembeli kadang kala dia mengantarkan pesanan.

"Mbak pesan Latte frappe sama stake ayam yah mbak," pesan pembeli itu.

Dengan sigap Kiara membuat pesanan pembeli setelah pesanan itu jadi akhirnya Kiana mengantarkan nya, setiap hari inilah pekerjaan Kiana.

"Lin, jalan yok nanti malam!," ajak Kiara.

"Kemana kian? kalo jalan mah gas kan atuh, apalagi," ucapnya terpotong.

"Iya.. iya aku dah tau maksud kamu Lin, pasti minta traktiran kan! Aman tuh aku yang traktir," ucap Kiana yang membuat Liana tersenyum bahagia.

Tepat jam 19 : 00 malam mereka akhirnya pulang, namun tidak langsung ke rumah, Liana dan kiana pergi ke sebuah mall untuk belanja sesuai janji Kiana yang mentraktir sahabat kerjanya itu.

"Makasih yah kian." Ucap liana.

"Sama-sama Lian."

"Gimana skripsi kamu? Aman!" Tanya Liana.

"Aman, gak seperti kamu yang duluan kamu kan anak pintar," ucap Kiana, liana memang anak pintar 3 ½ tahun lamanya Liana mentuntashon kuliahnya, Liana dan Kiana satu kampus dulunya namun Liana yang pintar dapat menyelesaikan S1 selama 3½ tahun.

Kini akhirnya keduanya memutuskan untuk pulang ke rumah. Sesampainya di rumah sudah ada papah dan mamah dan Kiara di ruang tamu yang sibuk dengan urusan mereka masing-masing

"Assalamualaikum," sapanya tapi tidak ada sahutan dari kedua orang tuanya.

"Huhft," helaan nafas dari Kiana yang memutuskan untuk ke kamarnya dari pada mengeluh yang ujungnya tidak akan ada habisnya itu.

"Non kian udah makan malam bibi dari tadi nunggu non," ucap bi murni menghampiri Kiana.

"Bi tidak usah menunggu kian. Kian gak perlu di tunggu, di perhatikan seperti itu yang membuat hati kian sakit bi," ucap Kiana perlahan ia menahan sakit dan memegangi dadanya itu.

"Kian mau bersih-bersih dulu yah bi," pamit Kiana.

****

Malam harinya kiana menatap langit yang kini sudah mulai gelap Kiana masih betah berkeluh kesah pada malam di bandingkan pada pagi hari. Kiana adalah gadis cantik yang memiliki Aurora yang berbeda pada adik kembarnya itu yang tak lain adalah Kiara gadis manja dan sombong itu.

Kiana terlelap dari tidurnya dan pagi hari sudah mulai memunculkan dirinya kian merasa jenuh dan sesekali mengambil benda pipihnya untuk ia mainkan. Pertama adalah kian berusaha belajar untuk mempersiapkan wisudanya nanti dengan harapan papah dan mamanya mau mengikuti acara wisuda Kiana itu.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Kiana (Anak yang tidak di Harapkan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania, pengacara pemberani yang mempertaruhkan nyawa demi keadilan, kerap berseteru dengan rival masa kecilnya yang dingin, Yudi. Walau menentang perjodohan, takdir mengikat mereka dalam pertunangan rahasia yang diatur orang tua. Di tengah konflik perasaan benci dan cinta, bahaya besar mengintai saat Tania nekat melawan Wijaya, konglomerat kejam dalang kasus perdagangan manusia. Akankah benih cinta tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel I Fall Endlessly
8.1
Kasih sayang mendalam sebagai ibu memaksa Neva Zetrix mengesampingkan harga dirinya demi melindungi sang anak yang tak berdosa. Setiap hari, ia harus tunduk dan bersikap rendah hati di hadapan Brian Anderson yang sangat dominan. Demi keselamatan buah hatinya, Neva rela bertahan melewati penderitaan batin dan tekanan konstan. Kisah perjuangan penuh pengorbanan ini memperlihatkan ketegaran seorang wanita dalam menghadapi peliknya dinamika hubungan yang menjerat hidupnya.
Sampul Novel Istri Pengganti
9.7
Rayhan hancur setelah dikhianati calon istrinya. Demi meluapkan kekecewaan, ia nekat memaksa Zahra menikah dengannya. Zahra tentu saja terkejut dan langsung menolak rencana gila itu. Tak tinggal diam, Rayhan menawarkan sebuah butik sebagai imbalan jika Zahra bersedia menggantikan posisi pengantin wanita yang kabur. Akankah Zahra menerima tawaran tersebut dan sanggup hidup sebagai istri pengganti bagi pria sedingin Rayhan?
Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex
7.9
Demi melindungi kehormatan ibu angkatnya, seorang gadis rela menjadi pengantin pengganti. Sayangnya, kesalahpahaman fatal membuat Alex sangat membenci dan memperlakukannya dengan kasar. Meski mendapat perlakuan buruk, ia tidak tinggal diam dan terus berjuang keras menyembunyikan rahasia besar tentang identitas aslinya. Akankah Alex mampu membongkar misteri yang tersimpan rapat ini? Temukan kelanjutan kisah penuh ketegangan dan emosi mereka di Bakisah.
Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
9.0
Demi melindungi ayahnya, sang protagonis rela disiksa penculik hingga tewas. Tragisnya, sang ayah justru sibuk merayakan ulang tahun putri adopsinya dan mengabaikan telepon terakhir korban dengan sumpah serapah. Jasadnya kemudian ditemukan di dalam pot bunga depan kantor polisi. Sang ayah yang bertugas melakukan otopsi menyadari kekejaman luar biasa sang pelaku, tanpa pernah menyadari bahwa korban di hadapannya adalah anak kandung yang sangat ia benci.
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
8.5
Seorang penjelajah tersesat di Hutan Gondoriyo dan mengalami teror mistis saat kendaraannya hilang secara gaib. Di sebuah gubuk sunyi, pasangan lansia misterius sempat memperingatkannya. Meski sempat kembali dengan selamat, rasa penasaran justru menyeretnya kembali ke sana, namun hutan itu seolah menguap. Misteri pun kian kelam saat ia menemukan kaitan erat antara kecelakaan bus di jurang dan hutan tersebut, hingga ia harus bertaruh nyawa demi kebenaran.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED