Sampul Novel Kamu Menidurinya

Kamu Menidurinya

9.6 / 10.0
Kepercayaan Alia runtuh seketika setelah memergoki Fahmi berselingkuh dengan seorang psikiater, Misella. Dipenuhi amarah, Alia langsung melabrak keduanya demi menuntut penjelasan atas pengkhianatan ini. Fahmi mencoba membela diri dan bersikeras bahwa semua hanya salah paham tanpa kontak fisik. Namun, Alia telah mengetahui kebenaran fatal di balik pertemuan rutin mereka. Bagi Alia, pengkhianatan adalah keputusan sadar yang tidak bisa dimaafkan begitu saja sebagai kekhilafan.
Ringkasan Kamu Menidurinya
Kepercayaan Alia runtuh seketika setelah memergoki Fahmi berselingkuh dengan seorang psikiater, Misella. Dipenuhi amarah, Alia langsung melabrak keduanya demi menuntut penjelasan atas pengkhianatan ini. Fahmi mencoba membela diri dan bersikeras bahwa semua hanya salah paham tanpa kontak fisik. Namun, Alia telah mengetahui kebenaran fatal di balik pertemuan rutin mereka. Bagi Alia, pengkhianatan adalah keputusan sadar yang tidak bisa dimaafkan begitu saja sebagai kekhilafan.
Baca Selengkapnya

Kamu Menidurinya Bab 1

Langit mendadak berubah kelabu.

Langit pasti akan menangis.

“Ah, hujan akan datang, ya?” guman Alia sembari melihat langit dari jendela kamar tidur lalu mendengar suara mobil masuk ke garasi. Wanita itu hanya mematung berdiri di jendala melihat sang suami baru saja keluar dari mobil. Tidak ada pancaran kebahagian dari raut wajahnya ketika suami pulang bekerja. Hanya terdengar suara helaan napas. “Mungkin ini waktu yang tepat untuk bertanya padanya,” batin Alia gundah.

Fahmi sebagai suami Alia tersenyum sumringah setelah membuka pintu kamar, melangkah lambat, dan mendekati istrinya, melingkarkan tangan di perut ramping Alia. “Hei sayang. Aku pulang,” bisiknya tepat di telinga Alia. “Aku merindukanmu. Jadi pulang lebih awal,” imbuhnya sembari mencium leher Alia.

Alia tak menanggapi ucapan Fahmi. Dia menunduk melihat tangan Fahmi yang bergerak agresif di perutnya. Perut Alia mulai melilit nyeri, bersama dengan perasaan gelisah, bimbang, dan takut pikiran negatif itu benar-benar sesuai dugaan. Rasanya semakin tak nyaman. Apa mungkin Alia belum sanggup mengajukan pertanya pada Fahmi?

“Sayang. Kok diam, sih?” tanya Fahmi dibuat heran. “Apa kamu tak senang aku pulang cepat?”

Memang, Fahmi setiap hari pulang telat dan baru pertama kali dia pulang bekerja lebih awal.

Alia melepaskan tangan Fahmi yang melingkar di perutnya. Dia membalikkan badan, menghadap Fahmi.  Alia terpaku di tempat, membeku tak bergerak, mengerjabkan sepasang matanya sekali. “Apa benar kamu selingkuh, Mas?” Pertanyaan yang sejak kemarin Alia tahan akhirnya terlontar juga.

Fahmi  membuka mata lebar-lebar sehingga bola matanya terlihat besar. Tentu saja, Fahmi sangat terkejut dengan pertanyaan Alia yang secara tiba-tiba. “Sweetheart, kenapa kamu bertanya seperti itu?” Fahmi bertanya balik untuk menutupi rasa keterkejutan.

Reaksi Fahmi tercengang.

“Sekarang katakan padaku dengan sejujur-jujurnya,” perintah Alia.

“Alia ... dengarkan aku! A-ku sama sekali tidak ....”

“Stop! Jangan berusaha untuk membohongiku,” potong Alia.

“Aku nggak bohong!”

“Oh ya?!” Alia mengambil ponselnya dengan cepat. “Liat! Jelaskan Ini foto apa, Mas?!” Alia menyodorkan ponselnya dengan kasar.

Fahmi mengusap wajahnya dengan kasar, matanya sudah panik sejak tadi. “Ini ... ini tidak seperti yang kamu liat,” elak Fahmi menunduk kepala, tak berani menatap mata Alia.

Alia tersenyum sinis.  “Kamu masih mengelak?”

Kepala Fahmi terangkat, memberanikan diri menatap wajah Alia yang sudah memerah. “Ini semua nggak benar, Alia. Aku bisa menjelaskan ... dengarkan aku dulu.”

Alia tidak tahan mendengar kebohongan Fahmi, tangannya menarik paksa kerah kemeja Fahmi dan memandang wajahnya secara dekat dengan tatapan begitu tajam. “You fucked her?” tanya Alia dengan nada penuh penekanan. “Kamu menidurinya?” ulang Alia.

Fahmi melototkan mata setelah mendengar pertanyaan Alia. “What? Fucked her?” Lelaki itu menggeleng. “Aku sama sekali tidak menidurinya!”

“Really?!” Senyuman sinis dari Alia membuat Fahmi mengangguk ragu.

Alia tertawa pelan suaminya terus berbohong. Tidak habis pikir dengan kelakuan suaminya.

“APA SIH KURANGNYA AKU HAH?! SAMPAI KAMU MENDUAKANKU DENGAN WANITA LAIN!”

Suara Alia semakin meninggi. Melampiaskan segala perasaan saat itu juga.

Fahmi menepis tangan Alia dengan kasar. “Kita bisa membicarakan ini dengan baik-baik. Tak perlu berteriak seperti itu,” pinta Fahmi.

“Okay. Fine.” Alia menurut. Menyilangkan kedua tangannya di bawah dada. Alia sedang berada dipuncak emosinya. Dia mengatur napas untuk berusaha tenang.

Hening beberapa saat.

“Ini yang pertama. Kalau memang iya kamu berselingkuh, akan aku berikan kesempatan kedua.” Suara Alia tidak setinggi tadi, sekarang lebih terdengar serak, menahan tangis. Sangat berat untuk mengatakan, lebih tepatnya takut dengan jawaban dari lelaki yang dia cintai selama ini. Lelaki yang belum lama menikahi dirinya, pernikahan baru berjalan tiga bulan.

Hati Fahmi mulai lunak. Ada perasaan bersalah pada Alia. “I'm so sorry, Alia.”

Permintaan maaf yang tidak ada artinya bagi Alia.

“Aku hanya butuh jawaban jujur dan pasti, Mas!” desak Alia. “Tidak membutuhkan permintaan maaf darimu.”

Beberapa menit kemudian Fahmi membuka mulut. “Aku memang berselingkuh,” jawab Fahmi dengan jujur. Menunduk kepala secara perlahan, memainkan jemarinya. “Tapi aku sama sekali tidak menidurinya, Li. Percayalah.”

Perselingkuhan satu bulan ini terjaga kerahasiaan, akhirnya terbongkar. Seperti kata, 'sepandai pandainya menyimpan bangkai pasti akan tercium juga, serapih apapun bangkai ditutupi tetap saja bau busuk akan menyebar kemana-mana, dan begitupun kebenaran akan muncul ke permukaan dengan jalan yang terdengar sama sekali tidak terduga.'

Untuk sepersekian detik di sana, Alia bungkam. Mata terasa begitu panas setelah mendengar jawaban Fahmi. Wanita itu membukam mulutnya dengan sekuat tenaga agar tidak menangis, tetapi tetap saja dia menangis dengan bersamaan air hujan yang mulai turun.

Keduanya bungkam seribu bahasa, telinga mereka sama-sama mendengar rintik yang mengetuk di luar jendela disusul luapan hujan yang turun dengan deras.

Benar bukan?

Langitnya benar-benar menangis.

“Aku minta maaf, Alia,” ungkap Fahmi dengan rasa bersalah. “Aku benar-benar minta maaf padamu.”

“Berhentilah untuk meminta maaf.” Permintaan maaf tidak akan menyembuhkan luka hati Alia. “Kenapa kamu melakukan itu?”

Alia berusaha mengendalikan diri walaupun susah untuk menghirup oksigen, dan menahan tangis agar tidak pecah. Dia tahu suaminya berselingkuh setelah mendapatkan pesan dari orang misterius. Ternyata benar, terjawab sudah. “Kenapa kamu menduakanku?”

Fahmi  menggeleng. Tidak bisa menjawab pertanyaan Alia. “Aku sayang kamu, Li. Aku tidak akan mengulangi lagi. Sungguh!”

Membela diri setelah hal bodoh dilakukan. Tampaknya Fahmi ingin memeluk Alia, tapi diurungkan. Mungkin lelaki itu merasa tak pantas setelah apa yang dilakukan kepada istrinya.

Sial! Benar-benar sialan!

Hati Alia mulai meradang. Pengakuan itu membuat hatinya terluka. Selama ini Alia menaruh kepercayaan suaminya, namun dikhianati.

Tidak ada penjelasan detail dari Fahmi. Alia memutuskan untuk mengakhiri pembicaraan. Dia memutar badannya ‘tuk menatap hujan yang turun. Menggigit bibir bawah sembari menahan amarah, kesedihan, dan rasa sesak di dada. Bulir-bulir nestapa langit tampak benar-benar menumpahkan segala keluh kesahnya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Kamu Menidurinya

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Pasca panggilan video terakhir, suami Kayra lenyap tanpa jejak, meruntuhkan dunianya dan memaksanya menghidupi kedua buah hati sendirian. Di masa sulit ini, Damar hadir. Sang ipar menaruh dendam akibat skandal masa lalu yang melibatkan rahasia saudara kembar Kayra. Sempat menolak mengakui darah daging dari relasi itu, Damar akhirnya luluh melihat kemiripan sang bayi. Akankah takdir baru bersama Damar ini menjadi akhir dari penderitaan panjang Kayra?
Sampul Novel Gadis 100 juta (fatamorgana)
9.6
Demi menebus adiknya yang diculik, Daiva Gayatri Maheswari rela menjual kesuciannya pada Keyko Khayang Gumelar seharga 100 juta rupiah. Di tengah kemalangan itu, ia tanpa sengaja bertemu dengan duda tampan bernama Damian di supermarket. Kini, Daiva berada di persimpangan jalan ketika Keyko dan Damian sama-sama berjuang memenangkan hatinya. Siapa pria yang akan dipilih Daiva untuk menemani masa depannya dan melepaskannya dari bayang-bayang masa lalu?
Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex
7.9
Demi melindungi kehormatan ibu angkatnya, seorang gadis rela menjadi pengantin pengganti. Sayangnya, kesalahpahaman fatal membuat Alex sangat membenci dan memperlakukannya dengan kasar. Meski mendapat perlakuan buruk, ia tidak tinggal diam dan terus berjuang keras menyembunyikan rahasia besar tentang identitas aslinya. Akankah Alex mampu membongkar misteri yang tersimpan rapat ini? Temukan kelanjutan kisah penuh ketegangan dan emosi mereka di Bakisah.
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Demi menghapus duka setelah kepergian Rizal, Sonia memboyong kedua buah hatinya, Alif dan Hana, ke sebuah apartemen sederhana. Tak disangka, di sana ia bertetangga dengan Yudha, duda menawan yang juga mengasuh putri tunggalnya, Mira, seorang diri akibat tragedi masa lalu. Pertemuan tak sengaja di lorong apartemen perlahan menumbuhkan getaran tak biasa di hati mereka. Kini, keduanya dihadapkan pada pilihan sulit: terus meratapi kesedihan lama atau berani membuka hati demi cinta yang baru.
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Perpisahan yang terjadi menyisakan penyesalan mendalam dan duka yang tak bisa diubah oleh air mata. Kehadiranmu dahulu telah memberi warna, mengajarkan arti kesetiaan, serta pengorbanan tulus. Walau mengenalmu membawa kesedihan dan rasa sakit, bersamamu pula kebahagiaan sejati berhasil kutemukan. Kini, saat kesadaran terlambat itu datang, andai saja waktu dapat diputar kembali, aku hanya ingin mengulang setiap detik berharga bersamamu.
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Kehadiran Nadia membuat jalinan cinta Raka dan Cherry terancam kandas. Raka merasa tersisih karena kekasihnya itu selalu mendahulukan sang sahabat yang berkacamata tebal. Murka pun tak terbendung kala ia sadar posisinya telah tergeser menjadi nomor dua bagi Cherry. Namun, kecemburuan hebat ini justru menuntun Raka pada sebuah titik balik hidup yang sama sekali tak terduga. Mampukah hubungan mereka selamat saat prioritas Cherry tak lagi utuh untuknya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED