Sampul Novel Jodoh yang ditakdirkan

Jodoh yang ditakdirkan

9.3 / 10.0
Perceraian orang tua memisahkan Yunara dan Lunara sejak kecil. Mereka baru berjumpa lagi saat Yunara hendak menikah, ketika Lunara datang demi menemui ayah mereka. Namun, takdir mempermainkan keduanya. Yunara malah terikat dengan lelaki asing yang sangat obsesif, sedangkan Lunara justru terlibat hubungan pelik dengan suami kembarannya. Akibat salah paham, rencana pernikahan Lunara pun kandas. Kini, si kembar harus menentukan sikap: menyerah pada keadaan atau memperjuangkan cinta mereka.
Ringkasan Jodoh yang ditakdirkan
Perceraian orang tua memisahkan Yunara dan Lunara sejak kecil. Mereka baru berjumpa lagi saat Yunara hendak menikah, ketika Lunara datang demi menemui ayah mereka. Namun, takdir mempermainkan keduanya. Yunara malah terikat dengan lelaki asing yang sangat obsesif, sedangkan Lunara justru terlibat hubungan pelik dengan suami kembarannya. Akibat salah paham, rencana pernikahan Lunara pun kandas. Kini, si kembar harus menentukan sikap: menyerah pada keadaan atau memperjuangkan cinta mereka.
Baca Selengkapnya

Jodoh yang ditakdirkan Bab 1

"Yunara Salim, maukah kamu menikah denganku?!"

Yuna menatap pria yang berlutut di hadapannya ini dengan mata berkaca-kaca, dia terharu sekaligus bahagia.

Setelah 3 tahun menjalin hubungan tanpa kepastian, akhirnya kata-kata ini keluar juga dari mulut seorang Ivander Adi Sanjaya, seorang pengusaha muda sukses, yang paling digilai kaum hawa seantero negeri.

Tadinya Yuna sempat berpikir Ivan tidak berniat menikahinya, karena pria itu selalu bersikap dingin, dan dulu pernah sekali ingin memutuskan hubungan dengannya.

Tapi, semua kekhawatirannya itu lenyap berganti kelegaan, karena malam ini tepat di hari ulang tahunnya, Ivan melamarnya.

Di sebuah restoran berbintang yang berada di pinggir pantai, dengan diiringi alunan musik romantis dari pemain musik ternama yang sengaja didatangkannya, juga ditemani deburan ombak, dan disaksikan cahaya bulan, Ivan berlutut sambil memegang cincin di tangannya, menyatakan keinginannya untuk menikahinya.

Wanita mana yang tidak terharu jika dihadapkan dengan acara lamaran seperti itu, apalagi Ivan sengaja menghiasi tempat itu dengan puluhan lilin dan ratusan mawar segar kesukaan Yuna, hanya untuk mempersembahkan makan malam romantis buatnya.

Dia bahkan sengaja mengosongkan seluruh restoran itu, agar momen romantis malam ini tidak diganggu oleh siapapun.

Namun di tengah kebahagiaan Yuna saat ini, ada sesuatu yang sedang mengganjal di hatinya.

Ivan berasal dari keluarga kaya dan terpandang. Dia seorang pria sholeh, yang memegang teguh pada nilai-nilai agama. Ivan sangat mementingkan keperawanan seorang wanita, sedangkan Yuna sudah tidak memilikinya lagi.

Ya, dia telah kehilangan itu sejak masih SMA. Akibat gaya berpacaran yang salah, juga kurangnya perhatian dari orang tuanya, sehingga Yuna menyerahkan satu-satunya harta paling berharganya pada pacarnya saat itu.

Kini terjadi peperangan di hati Yuna.

Hmm ... bagaimana kalau dia mengetahuinya saat malam pertama kami nanti, dan langsung menceraikanku?

Berterus terang pada Ivan juga tidak mungkin, yang ada, Ivan pasti akan langsung meninggalkannya saat ini juga.

Dulu saja Ivan tidak segan-segan memutuskan pacarnya karena ketahuan sudah tidak perawan lagi, padahal pacarnya saat itu juga sangat cantik.

Jadi, kecantikan Yuna, tidak akan membantunya saat ini.

Dan tentu saja, saat Ivan meninggalkannya nanti, di luaran sana pasti akan banyak wanita yang berlomba untuk menggantikan posisinya.

Yuna sungguh tidak rela melepaskan pria sebaik Ivan. Pria itu tidak hanya muda, tampan, dan kaya raya, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik.

Apalagi Ivan tidak hanya bisa menaikkan status sosialnya, tapi juga merupakan tambang emas baginya. Wanita mana yang rela melepaskan pria sempurna seperti Ivan.

Ah masa bodo .... kalaupun ketahuan, bukankah setidaknya aku bisa menerima harta gono gini darinya?

Berpikir seperti itu, Yuna memutuskan untuk menerima lamaran Ivan tanpa pikir panjang lagi.

Dia segera mengulurkan tangannya dengan tersenyum bahagia, lalu menganggukkan kepalanya dengan kuat, sebagai tanda setuju.

Ivan memasangkan cincin ke jari manis Yuna, lalu berdiri, dan memeluk wanita itu.

Tidak seperti wajah pria yang bahagia karena lamarannya baru saja diterima oleh pujaan hatinya, wajah Ivan justru terlihat datar. Tidak ada raut kebahagiaan sama sekali.

Ivan mengajak Yuna duduk di satu-satunya meja yang ada di tempat itu, lalu fokus menyantap makanannya dalam diam.

Yuna tidak terpengaruh dengan sikap Ivan, dia sedari tadi sibuk memperhatikan cincin yang ada di tangannya.

Dia bahkan mengabaikan daging steak yang ada di hadapannya, saking bahagianya.

Usai menghabiskan makan malamnya, Ivan mengajak Yuna meninggalkan restoran.

"Sekarang kita mau ke mana, Sayang?"

Yuna yang mengira Ivan masih mempunyai kejutan lain untuknya, bertanya dengan antusias.

Namun jawaban Ivan seketika membuatnya kecewa.

"Pulang!"

"Loh, kok, pulang, sih ... ini, kan, baru jam 9!" protes Yuna dengan wajah ditekuk.

Baginya jam 9 malam masih terlalu dini untuk pulang, apalagi ini adalah hari spesialnya. Tentu saja dia ingin menghabiskan lebih banyak waktu bersama Ivan.

"Hari ini aku lelah, dan ingin istirahat!"

Mendengar jawaban Ivan, membuat Yuna tiba-tiba memikirkan sebuah ide.

  Ya, benar.... kenapa aku tidak membawanya check-in di hotel, dan membuatnya mabuk saja. Setelah dia mabuk, dia tidak akan menyadari aku masih perawan atau tidak. Jadi saat malam pertama nanti, dia tidak akan bertanya lagi.

"Bagaimana jika kita ke hotel saja, Sayang ... aku yakin di sana nanti semua rasa lelahmu akan hilang!"

Yuna berbisik ke telinga Ivan dengan nada menggoda, sambil memeluk lengan kokoh pria itu yang sedang memegang kemudi.

Tidak hanya itu, sebelah tangannya juga bergerak membuka kancing teratas Ivan, bermaksud menelusupkan tangannya ke balik kemeja pria itu.

Namun sebelum Yuna berhasil menyentuh dadanya, Ivan segera menangkap tangan Yuna, dan menepisnya dengan kasar, lalu menarik lengannya yang dipeluk Yuna tadi.

"Yuna, jaga sikapmu! Aku sedang menyetir!" hardik Ivan sambil tatapannya tetap menatap ke depan jalan.

Yuna menghempaskan tubuhnya ke sandaran kursi dengan kesal. Melihat Ivan mulai marah, dia tidak berani mengganggunya lagi.

"Baiklah, Sayang! Aku akan sabar menunggu, hingga kita tiba di hotel nanti!"

"Yuna, sebagai gadis baik-baik, apa kamu tidak malu bicara seperti itu?"

"Apa salahnya, sih ... toh, kita juga sebentar lagi akan menikah! Jaman sekarang, sangat wajar jika pasangan melakukan itu sebelum menikah!" jawab Yuna dengan sewot.

"Meskipun kita akan menikah, tapi aku tetap pada prinsipku untuk tidak melakukannya sebelum kita benar-benar sah sebagai suami istri!" tegas Ivan.

Wajah Luna langsung cemberut begitu mendengar jawaban Ivan.

Inilah yang tidak disukainya dari Ivan, pria itu terlalu kaku dalam memperlakukan pasangannya.

Sejak Yuna mengenal Ivan tiga tahun yang lalu, dan mereka resmi mengumumkan pertunangan mereka, pria itu tidak pernah sekalipun mau diajak berhubungan intim.

Jangankan melakukan itu, berciuman saja mereka tidak pernah.

Padahal menurut Yuna, itu merupakan bentuk ungkapan cinta seseorang terhadap pasangannya.

Itulah kenapa terkadang Yuna bermain mata dengan pria lain tanpa sepengetahuan Ivan, berharap bisa mendapatkan pria yang lebih baik darinya.

Namun diakuinya, tidak ada pria yang sebaik Ivan. Meskipun sikap Ivan terkesan dingin dan kaku, tapi pria itu sangat royal terhadapnya. Itulah sebabnya kenapa Yuna merasa sayang kalau sampai kehilangan pria sebaik Ivan.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Jodoh yang ditakdirkan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Perjodohan dengan pria yang dulu pernah ditolaknya memicu dilema mendalam. Apakah pernikahan ini berjalan atas sisa cinta, atau justru menjadi ajang pembalasan dendam atas sakit hati masa lalu? Kini, sebagai suami istri, keduanya harus berkomitmen meski bayang-bayang masa lalu terus mengusik. Di dunia Chronophile yang sangat menghargai waktu, berbagai rahasia dan konflik pun mulai bermunculan, menguji kesetiaan serta keutuhan rumah tangga mereka.
Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Cinta matiku pada sang tunangan, Bima Wijoyo, berakhir tragis saat ia membiarkanku terpanggang api di studio seni demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Namun, takdir memberiku kesempatan kedua. Terbangun di masa lalu tepat sebelum rapat keluarga besar dimulai, aku membawa memori pahit tentang kobaran api itu. Kali ini, aku berdiri kokoh untuk membatalkan pertunangan kami di hadapan semua orang. Aku bersumpah tidak akan mati konyol untuk kedua kalinya.
Sampul Novel Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
9.4
Nalula Diandra hancur setelah kesuciannya dirampas paksa akibat rencana jahat kakek pacarnya sendiri. Tragisnya, sang kekasih justru mencampakannya demi menikahi wanita lain. Di titik terendah, Lula diselamatkan oleh orang tua kandungnya yang ternyata konglomerat kaya raya. Didukung kekuatan keluarganya, ia pun menyusun rencana balas dendam demi menghancurkan mantan kekasih beserta keluarganya. Namun, akankah kehancuran mereka membawa kedamaian yang dicarinya?
Sampul Novel En-PD154
9.0
Kemenangan sepuluh kali beruntun di arena tak menghalangi Roderick untuk mengkhianatiku. Tunanganku itu justru asyik bermesraan dengan cinta pertamanya, bahkan membiarkan perempuan itu menghinaku sebagai sosok kasar tak berkelas. Kelembutan Roderick lenyap, digantikan pernyataan cinta untuk wanita lain di depanku. Dengan hati dingin, kuhubungi ayahku yang merupakan bos mafia. Aku meminta pertunangan ini dibatalkan demi mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela nekat hamil diam-diam dari Jeremy, walau tahu dia hanya dimanfaatkan. Demi lepas dari cengkeraman pria kejam itu, Angela sengaja memicu kemarahannya agar diusir. Namun, pelariannya gagal setelah Jeremy menemukan tempat persembunyiannya. Saat Angela pasrah memohon dibebaskan, situasi justru berbalik karena kehadiran anak mereka. Jeremy yang semula begitu dingin kini berubah drastis, bahkan menawarkan diri untuk melayani Angela serta buah hati mereka.
Sampul Novel Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
9.4
Di hari pernikahannya, seorang wanita dipaksa mengalah demi kakaknya yang sakit parah agar bisa menikahi James, sang tunangan. Karena menolak mentah-mentah rencana tersebut, orang tuanya tega mengikatnya di rumah sebelum pergi ke acara pernikahan. Malang, saat ditinggalkan sendirian dalam kondisi terikat, seorang penyusup masuk dan membunuhnya dengan kejam. Ketika keluarganya akhirnya kembali untuk membebaskannya, mereka hanya mendapati jasadnya yang telah membusuk tanpa nyawa.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED