Sampul Novel I Hate Birthday Party

I Hate Birthday Party

8.5 / 10.0
Seorang pemuda tampan membayar seorang gadis untuk merasakan layanan pelacur mahal. Namun saat gadis itu berusaha membangkitkan gairahnya, pemuda tersebut justru merasa jijik dan menolaknya dengan kasar. Tiara, gadis yang dibayar itu, hanya bisa menahan luka saat ditinggalkan di kamar hotel. Hidupnya memang sudah hancur, seperti boneka yang tak layak. Namun di balik penolakan itu, pemuda tersebut mengancam akan mengeluarkan Tiara dari sesuatu dan membalasnya. Pertemuan di sekolah yang sama akan mengubah segalanya menjadi permainan gelap penuh dendam dan keinginan terlarang.
Ringkasan I Hate Birthday Party
Seorang pemuda tampan membayar seorang gadis untuk merasakan layanan pelacur mahal. Namun saat gadis itu berusaha membangkitkan gairahnya, pemuda tersebut justru merasa jijik dan menolaknya dengan kasar. Tiara, gadis yang dibayar itu, hanya bisa menahan luka saat ditinggalkan di kamar hotel. Hidupnya memang sudah hancur, seperti boneka yang tak layak. Namun di balik penolakan itu, pemuda tersebut mengancam akan mengeluarkan Tiara dari sesuatu dan membalasnya. Pertemuan di sekolah yang sama akan mengubah segalanya menjadi permainan gelap penuh dendam dan keinginan terlarang.
Baca Selengkapnya

I Hate Birthday Party Bab 1

“Ahhhhh … Sebentar lagi …” Desahan dari seorang pria berumur akhir 30-an terdengar di kamar hotel mewah itu.

Tubuhnya bergerak maju mundur dengan cepat di atas seorang gadis muda yang sedang membuka kedua kakinya lebar-lebar. Hanya desahan pelan yang bisa dia keluarkan. Tanda merah sudah memenuhi tubuh bagian atasnya terutama leher dan di dekat buah dadanya.

“Ahh, mendesahlah lagi Baby!!!” perintah pria tua itu.

“Akhhh … Lebih kerashh Dadhh …” Gadis itu menurut. Tangannya meremas seprei di bawahnya erat-erat.

Tidak lama, desahan panjang terdengar. Rasa hangat terasa di bagian dalam gadis itu. Semuanya selesai dan mereka sudah menghabiskan 3 putaran malam ini.

Pria itu membuang bekas kondom ke tempat sampah dan segera memakai bajunya lagi.

“Kau selalu hebat seperti biasanya, bocah!” ucapnya sambil menyeringai senang.

Sedangkan gadis yang sudah digempur habis-habisan hanya bisa tergeletak lemas dengan tubuh telanjang yang tidak ditutup sekalipun dengan selimut.

“Ini bayaranmu malam ini! Kalau kau butuh bantuan, kau boleh menelponku kapan saja,” ujarnya sebelum memberi kecupan ringan di dahi gadis itu dan pergi meninggalkannya dengan uang cash berjuta-juta di samping tubuhnya.

Gadis itu menyeringai tipis sebelum terdengar kekehan pelan tapi kedengarannya seperti tangisan tak terdengar dari gadis itu. Dia sedang meratapi nasibnya yang semakin buruk saja rasanya. Badannya sakit semua tapi dia tetap berusaha untuk duduk, mengambil uang bayarannya dan mulai membersihkan dirinya sendiri.

Di pagi hari, dia harus pergi ke sekolah. Seragam sekolahnya dia kancingkan sampai menutupi lehernya yang berbercak-bercak merah. Hari ini dia memakai stoking hitam dibalik rok pendek sekolahnya.

Tiara Kehl. Nama yang cantik, bukan? Sayangnya kehidupannya tidak secantik namanya. Dia seorang pelacur di usianya yang masih begitu belia. Dan semua orang di sekolahnya sudah tahu itu. Tiara tidak bisa tidak menerimanya, karena itu semua memang fakta. Kenapa dia harus repot-repot mengurusi mereka yang berbicara tentang kebenaran dari kehidupannya. Dan anehnya, pihak sekolah tidak menendang keluar Tiara seolah mereka akan tetap menutup mata kalau tidak ada foto tidak senonoh yang tersebar.

Dan Tiara tidak akan keluar dari sekolah kalau ia tidak ditendang duluan. Alasannya karena dia sudah berjanji untuk lulus SMA pada adik tercintanya. Padahal, adiknya tidak tahu seberapa banyak hal yang sudah dikorbankan kakaknya.

Rasa sakit saat membayangkan adiknya tahu apa pekerjaan yang diambil Tiara untuk membiayai hidup mereka. Tiara mungkin akan memutuskan bunuh diri kalau keluarganya sampai tahu dia menjadi pelacur. Dia tidak bisa membayangkan betapa kecewanya adiknya saat itu terbongkar.

Tapi tidak ada pilihan lagi yang bisa diambil Tiara sampai akhirnya dia mengambil jalan ini. Memangnya siapa yang mau mempekerjakan seorang anak SMA dengan gaji UMR? Ahh, bahkan dengan gaji UMR saja dia tidak bisa membiayai keluarganya. Semuanya akan habis dalams atu hari saja. Belum lagi biaya sekolah swasta adiknya yang mengharuskan dia masuk asrama. Lalu membayar hutang ayahnya dan membayar biaya rumah sakit. Semua tidak cukup dengan uang 3 juta.

Kaki ramping itu mulai memasuki kawasan sekolahnya. Ejekan dan makian dia dengar bahkan jauh sebelum dia memasuki kawasan sekolah.

“Ihh jijik banget harus satu sekolah sama pelacur!” gumaman datang dari sepenjuru sekolah yang melihat kedatangan Tiara.

“Kenapa sih sekolah tidak menendang cewek menjijikkan ini?”

“Gak tau, sampah masyarakat ini membuatku mau muntah!”

“Gak tau malu banget sih! Tubuhnya sudah kotor kayak gitu masih mau sekolah! Menjijikan!”

Tiara menghela nafas panjang. Dia menulikan telinganya dan terus berjalan menuju kelasnya. Dia sudah terbiasa dengan ini.

“Tiara cantik!!!!” Suara heboh datang saat Tiara baru saja mendudukkan pantatnya di bankunya paling ujung. Seorang pemuda tampan hiperaktif datang memasuki kelas Tiara dan segera menduduki tempat duduk kosong di samping Tiara. Bibirnya tersenyum lebar dengan mata berbinar cerah menatap Tiara. Namun mata itu berubah sendi saat melihat bercak merah yang sedikit terlihat dari leher Tiara.

Tiara tidak memperdulikan pemuda itu dan memilih menatap keluar kelas. Dia heran kenapa pemuda itu selalu mengganggunya seperti ini padahal pemuda lain hanya akan mengejek dan menghina tubuhnya. Tapi pemuda ini? Berapa kalipun Tiara mengusirnya, dia tetap mengikutinya.

“Menjauhlah!” gumam Tiara tanpa mau menatap pemuda iu, tapi dia cukup yakin banyak dari mereka yang menatap Tiara tajam penuh dendam. Karena siapa dia sampai pemuda paling tampan di sekolah mengejar-ngejar pelacur sepertinya?

Pemuda itu mengerucutkan bibirnya sebelum melirik meja yang penuh dengan kata-kata kasar membuat pemuda itu mendongak menatap penghuni kelas.

“Siapa yang mencoret-coret bangku, Tiara? Ini sudah termasuk merusak properti sekolah! Siapa yang coret-coret?!” Dia berteriak memarahi penghuni kelas Tiara. Dan mereka hanya bisa diam sambil berbisik-bisik pelan.

“Aku akan mengganti mejanya,” putus pemuda itu.

“Jangan pedulikan aku dan pergilah dari hadapanku,” ucap Tiara lagi bersamaan dengan suara bel masuk yang berdentang kencang.

“Baiklah, aku akan kembali lagi nanti, sampai jumpa Cantik!” Pemuda itu melambaikan tangannya dan pergi keluar kelas.

Detik selanjutnya, para gadis yang mengagumi pemuda itu mendatanginya dengan wajah garang.

“Jadi sekarang kamu menggoda Daniel?!” bentak gadis bernama Lisa yang berada satu kelas dengannya.

“Aku tidak menggoda siapapun,” jawab Tiara dengan datar tanpa emosi.

“Hah! Sejak kapan pelacur mengaku tidak menggoda siapa-siapa?! Kita semua tahu kalau kamu mengincar pria beruang banyak. Dan Daniel adalah anak dari pengusaha terkaya!”

Tiara mengepalkan tangannya. Dihina seperti ini rasanya sakit sekali. Tapi karena sudah terbiasa mendengarnya, Tiara bisa mengendalikan emosinya.

“Aku tidak menggodanya. Dan kalau perlu, tolong suruh dia untuk menjauh dariku. Itu akan membuat kalian tenang, bukan?” balas Tiara lagi.

“Brengsek! Pelacur ini tidak tau diri!” umpat Lisa.

Saat gadis itu hendak mengangkat tangan dan menampar Tiara, dia segera berkata, “Jangan repot-repot memukulku atau tangan kalian mungkin akan ikut kotor.” Suara yang keluar benar-benar dingin dan tajam. Ekspresinya bahkan tidak berubah sejak awal dia masuk ke kelas.

“Ihh, menjijikkan,” balas temannya yang lain.

“Seharusnya aku menyuruh pembunuh bayaran saja untuk membunuhnya!” umpat Lisa sebelum berbalik dan kembali ke tempat duduknya.

‘Itu mungkin lebih baik untukku,’ balas Tiara di dalam hati.

***

“Darimana saja kamu?” Seorang pemuda tampan keturunan Eropa bertanya saat temannya datang dengan wajah tertekuk.

Daniel yang baru datang menatap teman-temannya lesa. Kakinya melangkah memasuki ruangan khusus yang mereka ciptakan untuk nongkrong bersama. Letak tempat itu berada di belakang sekolah dekat gudang. Ini tempat untuk anak-anak kaya seperti mereka. Ada tiga pemuda dan dua gadis. Mereka berpasangan satu sama lain, kecuali Daniel yang masih sendiri.

“Mungkin dia habis mengganggu pelacur itu lagi,” balas pemuda lain yang duduk dengan buku di hadapannya.

“Jaga mulutmu, Damian!” Daniel segera menungkas perkataan kasar temannya. Dia menatap tidak suka temannya.

“Apa yang salah, Daniel? Bukankah itu memang fakta?” heran pemuda yang pertama kali menyapa.

“Dia bukan wanita yang seperti itu, Kevin!” bantah Daniel lagi.

“Kenapa kau begitu yakin, Daniel?” Teman-temannya mengerutkan kening melihat sikap Daniel yang seperti terobsesi pada gadis itu.

“Karena–” Daniel menghentikan perkataannya. Tangannya mengepal di kedua sisi tubuhnya.

“Kau berubah, Daniel. Kenapa dia begitu penting bagimu?” Seorang gadis yang sedang dirangkul Kevin bertanya.

“Dia penting bagiku, kalian hanya tidak mengerti posisinya saat ini,” ujar Daniel sebelum dia memutuskan untuk keluar ruangan meninggalkan teman-temannya.

“Kenapa dia harus menyukai gadis sialan itu?” umpat Kevin.

“Dia jadi jarang nongkrong sama kita,” balas Damian.

“Aku harus memberi gadis itu pelajaran! Lihat saja!”

~2 Be Con~

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi I Hate Birthday Party

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil tanpa sengaja menemukan patung beruang di jalan dan membawanya pulang untuk dirawat dengan tulus. Ia tidak pernah menduga bahwa benda mati tersebut sebenarnya adalah inkarnasi dari sosok dewa muda yang sangat kuat. Wujud beruang itu terus bertahan menemani Melinda hingga ia tumbuh dewasa menjadi wanita yang cantik. Namun, sebuah konflik menegangkan mendadak muncul dan menguji ikatan unik mereka. Akankah kisah cinta antara manusia dan dewa ini berujung pada kebahagiaan?
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan, punggungku hancur terbakar. Empat tahun aku merawatnya yang koma, tetapi saat terbangun, ia justru menyatakan cinta pada Stella di depan umum. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat diserang preman. Baginya, aku hanya beban. Di hari pernikahan, ia tega membuangku di jalan tol demi Stella. Akhirnya, aku memilih pergi meninggalkan semuanya menuju bandara.
Sampul Novel Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
9.4
Di hari pernikahannya, seorang wanita dipaksa mengalah demi kakaknya yang sakit parah agar bisa menikahi James, sang tunangan. Karena menolak mentah-mentah rencana tersebut, orang tuanya tega mengikatnya di rumah sebelum pergi ke acara pernikahan. Malang, saat ditinggalkan sendirian dalam kondisi terikat, seorang penyusup masuk dan membunuhnya dengan kejam. Ketika keluarganya akhirnya kembali untuk membebaskannya, mereka hanya mendapati jasadnya yang telah membusuk tanpa nyawa.
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Divonis kanker rahim stadium lanjut membuat Fatma harus mengubur mimpinya memiliki keturunan. Demi membahagiakan Satria, ia bahkan rela memohon sambil menangis agar sang suami bersedia menikah lagi. Satria sempat menolak rencana itu karena tidak ingin melukai perasaannya. Namun, di balik pengorbanan tulus Fatma sebagai bukti cinta terakhirnya, sebuah kenyataan pahit justru terungkap. Fatma harus menerima fakta menyakitkan bahwa suaminya ternyata tidak pernah mencintainya.
Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
9.0
Demi melindungi ayahnya, sang protagonis rela disiksa penculik hingga tewas. Tragisnya, sang ayah justru sibuk merayakan ulang tahun putri adopsinya dan mengabaikan telepon terakhir korban dengan sumpah serapah. Jasadnya kemudian ditemukan di dalam pot bunga depan kantor polisi. Sang ayah yang bertugas melakukan otopsi menyadari kekejaman luar biasa sang pelaku, tanpa pernah menyadari bahwa korban di hadapannya adalah anak kandung yang sangat ia benci.
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Alena Adriani Quensyah harus menghadapi kenyataan pahit setelah orang tuanya tega menjadikannya jaminan utang kepada gembong mafia yang sangat kejam. Kini, hidupnya bagai di balik jeruji besi, ditambah dengan bayang-bayang trauma masa lalu yang terus menyiksa batinnya. Di tengah situasi pelik ini, Alena bertekad mencari tahu alasan keluarganya tega menelantarkannya. Mampukah ia bertahan hidup dan menemukan kembali orang tuanya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED