Sampul Novel Godaan yang Terlalu Memikat

Godaan yang Terlalu Memikat

7.8 / 10.0
Seorang janda beranak dua rela melakukan apa saja demi melindungi dan merebut kembali putranya. Ia nekat merayu seorang pria baik hati, meski sadar tindakan manipulatifnya sangat egois karena telah memperalat ketulusan cinta pria itu. Baginya, menjadi ibu yang baik jauh lebih berharga dibanding menjaga moralitasnya. Demi bertahan hidup, ia pun meminta sang pria untuk membenci dan melupakan dirinya, demi mengakhiri hubungan rumit yang berbahaya ini.
Ringkasan Godaan yang Terlalu Memikat
Seorang janda beranak dua rela melakukan apa saja demi melindungi dan merebut kembali putranya. Ia nekat merayu seorang pria baik hati, meski sadar tindakan manipulatifnya sangat egois karena telah memperalat ketulusan cinta pria itu. Baginya, menjadi ibu yang baik jauh lebih berharga dibanding menjaga moralitasnya. Demi bertahan hidup, ia pun meminta sang pria untuk membenci dan melupakan dirinya, demi mengakhiri hubungan rumit yang berbahaya ini.
Baca Selengkapnya

Godaan yang Terlalu Memikat Bab 1

Josep bergidik tatkala pintu kamarnya di buka paksa. Saat itu dia sedang tidak mengenakan apa-apa dan menikmati acara bercinta dengan seorang gadis muda. Siapa pun yang mendobrak pintu kamarnya jelas sudah dia telah kehilangan akalnya.

“Seperti yang sudah kuduga,” kata seorang perempuan dengan nada yang bosan, berdiri di ambang pintu kamar tanpa merasa perlu merasa malu atau bahkan terganggu dengan fakta seorang pria sedang berada dalam sesi bercinta di ranjangnya. Teriakan kaget seorang gadis yang berada dalam dekapannya lantas membuat si pria langsung berbalik murka.

“Deshara!” Pria itu memekik, mata hitamnya yang bulat langsung menatap tajam. “Berani sekali kau masuk ke tempat ini! aku sedang tidak berpakaian!” teriaknya lebih lantang. “Apa kau tidak punya malu?”

Deshara menatap ke arah gadis bau kencur yang tubuhnya bergetar karena takut dan terkejut. Bola mata si wanita memicing sebelum memberikan jawaban pada sang Paman. “Tentu saja tidak,” jawab Deshara lugas. “Kau belum membaca kolom gosip? Disana tertulis kalau rasa malu tidak pernah ada dalam diriku.”

Wajah Josep nyaris menyamai kepiting rebus. Urat-urat menonjol di dahi, tanpa dia sedang berpikir keras. Dengan cepat, pria itu menarik jubah mandi yang tercecer di lantai. Dia berteriak pada penjaga di luar, sementara Deshara berpaling muka tanpa mau begerak dari tempatnya.

“Tidak perlu panik, Paman,” tutur Deshara kemudian dan kembali menatapnya setelah si tua bangka memakai jubah mandinya. Wanita itu bersedekap dada seraya menatap tajam pada pria tua itu. “Aku kemari bukan untuk mengganggu acara bercintamu. Aku hanya ingin bertemu putraku. Dimana dia?”

“Jangan hanya berdiri disana bodoh!” sergah Josep pada para penjaga yang bertubuh besar yang hanya berdiri tanpa melakukan apa-apa. Mengabaikan Deshara dan tak ingin menjawabnya. “Keluarkan wanita jalang itu dari sini sekarang juga. Usir dia, kalau perlu seret saja!”

“Sedikit saja kau menyentuhku maka orangku yang akan membunuhmu, penjaga,” sahut Deshara pada para penjaga hotel yang hendak menyergapnya. Untung saja mereka pecundang sehingga memilih untuk melarikan diri alih-alih mengikuti permintaan si pria bangkotan.

Atensi Deshara kini kembali terpusat pada Josep setelah gangguan telah berhasil dia enyahkan. “Sekarang, jawab pertanyaanku, Paman,” ujar Deshara dengan sorot mata tajam mengerikan andalannya. “Dimana anakku?”

Josep menatap Deshara, sedikit panik lantaran tidak punya siapa-siapa untuk bergantung. Hanya ada si pelacur dan tentu saja dia tidak bisa digunakan untuk menyerang Deshara. Pria itu tahu bahwa Deshara adalah seorang wanita yang sangat gila dan bisa berbuat apa saja. Dia tidak mau mengambil resiko untuk melawannya secara fisik karena saat ini dia membutuhkan Deshara untuk urusan yang lain. “Aku tidak berkewajiban untuk memberitahumu soal keberadaannya,” sahut Josep mendelik marah. “Kau tidak bisa berbuat apa-apa. Kau hanya seorang wanita,” sambungnya lagi dengan nada main-main menyebalkan yang Deshara ketahui sebagai bentuk provokasi sementara.

“Aku berhak tahu karena aku ibunya.”

“Tapi aku wali sahnya dimata hukum.”

“Dimana mereka?” Josep mendapati adanya benda berkilau yang dipegang oleh perempuan itu, alhasil pria itu memilih sedikit mundur dari posisinya sambil mengangkat kedua tangan di udara.

“Bagaimana kau tahu aku disini? kukira kau sedang berada di Paris,” kata Josep mencoba tenang dan mengulur-ulur waktu tatapannya masih bertahan pada benda yang ada di saku blazer yang wanita itu kenakan.

“Aku punya mata dan telinga di setiap penjuru tempat. Kau juga sadar betul soal itu, kau beruntung anakku ada padamu jadi aku tidak bisa menyentuhmu selama ini,” kata Deshara dingin.

“Kau tidak membaca pesanku?” lanjutnya dengan nada meremehkan. “Ah, kurasa tidak. Kau pasti terlalu sibuk menyenangkan para pria hidung belang di luar sana ketimbang peduli soal anakmu.”

“Aku tidak menerima pesan apa-apa,” potong Deshara. “Kau mengikis kesabaranku. Anakku tidak ada di tempat seharusnya dia berada. Kau pasti berbuat sesuatu. Kau mengeluarkan dia dari asrama, memindahkan dia entah kemana. Kau menyembunyikan dia!”

“Kalau kau membaca pesanku, mestinya kau sudah tahu dimana anakmu berada,” kata Josep pada Deshara. “Aku tidak mau rugi menyekolahkan dia di tempat semahal itu, dia hanya membuang uangku. Kau kan tahu kalau sekarang aku sedang sulit, aku punya banyak hutang yang perlu dilunasi.”

Deshara menatapnya tajam. “Lantas mengapa aku harus peduli pada hutangmu?”

“Karena tentu saja, kau harus membayar hutang itu untukku,” jawab Josep seolah Deshara adalah orang dungu. “Karena aku tidak bisa membayarnya, dan kau kaya raya,” tutur Josep lagi tanpa tahu malu. “Ketika keponakanku masih hidup, dia selalu membayar hutangku. Aku sudah menjelaskan semua itu padamu dalam pesan yang aku kirimkan padamu,” sambungnya lagi dengan senyum pongah menyebalkan yang membuat kepala Deshara makin mendidih.

“Kalau pun suamiku memang benar membayar hutangmu, itu tidak ada kaitannya denganku!” jelas Deshara menahan emosi. “Hanya karena ada ikatan pernikahan dimasa lalu, sekarang aku tidak ada hubungan apa-apa denganmu. Kenapa harus aku yang bertanggung jawab atas itu?”

Josep menghela napas. “Jika anakmu sudah dewasa, putramu itulah yang bertanggung jawab mengurus hutangku. Andaikan aku bisa mengambil harta warisannya aku sudah melakukannya sejak lama, tapi pengacara sialan itu tidak membiarkan aku menyentuh sedikit pun uang putramu. Satu-satunya cara agar aku bisa mendapatkan hakku adalah darimu. Kau harus menggantikan putramu bertanggung jawab atas hutangku. Kalau kau menolaknya aku tidak akan pernah membiarkan kau menemui anakmu selamanya.”

“Lucu sekali, kau meminta aku mengurus hutangmu hanya karena aku ingin bertemu putraku?” tanya Deshara kesal.

“Uang tidak ada artinya buatmu, ‘kan?” katanya berapi-api. “Berapa banyak pria yang berhasil kau tipu untuk mendapatkan uangnya? Hutangku tidaklah seberapa dibandingkan dengan pendapatanmu dari semua laki-laki itu.”

“Cari sendiri uangmu.”

“Aku seorang pengusaha kaya, aku tidak akan menjual barang-barang dirumahku untuk hutang kecil.”

Deshara tertawa gusar. “Ya, tapi kau memilih memeras seorang wanita dan menjadikan putra keponakannya sebagai umpan.”

“Kau menolak syaratku?”

“Sampai mati aku tidak sudi membayar hutangmu,” ujar Deshara cepat.

“Kalau begitu kau tidak akan pernah bertemu anakmu.”

Deshara terbahak. Dia menatap sang Paman lekat-lekat. “Kudengar kau akan menikahkan salah satu anakmu dengan seorang pewaris perusahaan. Kira-kira bagaimana tanggapannya jika mengetahui bahwa calon mertuanya adalah tukang judi dan pecinta perempuan malam bahkan menculik putra keponakannya untuk mendapatkan uang demi bisa bersenang-senang. Kira-kira apakah dia masih mau menikahi putri dari bajingan sepertimu?”

Josep tidak bisa berkutik, air mukanya tegang bukan kepalang mendengar Deshara mengungkapkan sesuatu soal rencananya. “Dasar jalang! Kau mau membahas soal karakter?” teriaknya marah. “Andaikan kau mengatakan semua keburukanku. Aku cukup mengatakan bahwa aku adalah wali sah dari anakmu. Sudah kewajibanku menjaga dia dari pengaruh buruk ibunya. Kau hanya berlindung dibalik wajah cantikmu untuk menyembunyikan karakter aslimu. Tapi aku tahu semuanya. Aku tahu semua hal bahkan hingga anak diluar nikahmu, serta perjanjian yang kau buat untuk melindunginya.”

Mendengar soal itu, Deshara tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya. “Bedebah!” Kegusaran muncul pada air mukanya. Tidak ada yang tahu soal itu, sungguh. Deshara sudah menyimpan rahasia itu rapat-rapat. Tapi rupanya dia mungkin ceroboh hingga pria brengsek itu mengetahui soal putrinya yang lain.

Melihat Deshara yang mulai sentimental, Josep menggunakan itu sebagai sebuah kesempatan. “Aku cukup baik karena menutup mulutku meski tahu soal fakta mengerikan yang kau sembunyikan. Keponakanku yang malang rupanya masih sempat menuliskan sesuatu yang mengejutkan untuk dia tinggalkan. Sebagai pamannya, sudah tugasku untuk mengambil alih surat wasiatnya. Aku tahu bahwa akan tiba saatnya benda itu bisa aku gunakan.”

Deshara tidak tahu bahwa dia akan kembali diserang balik seperti ini. Dia tidak mengira bahwa pamannya cukup lihai dan licik karena yang satu itu, tidak Deshara ketahui sejak lama. Harusnya dia menaruh curiga, Deshara menyesal karena tidak mewaspadai si tua bangka bejad yang kini berdiri dihadapannya.

Satu tarikan saja, tangan Deshara tidak gentar ketika menodongkan pistol ke arah Josep. Dia memicingkan mata, amarah berkobar dan membara di dalam dirinya. Jika memang perlu, dia akan membunuh orang ini tanpa ampun. Kebencian padanya sudah sangat mengakar hingga Deshara nyaris gila mencoba untuk menekan amarah dan bersabar pada seluruh tingkah polahnya yang tidak masuk akal. Deshara melepaskan satu peluru dari pistolnya, mencipta jeritan dari si wanita muda yang masih berada diatas ranjang yang meringkuk sambil menutup telinganya.

“Kalau kau menarik pelatuknya, maka sama saja kau mengubur keberadaan putramu selamanya, Deshara. Jika sesuatu terjadi, aku akan mempublikasikan soal anak diluar nikahmu itu kepada semua orang dan membuatnya menjadi gadis yang tidak akan hidup tenang seumur hidupnya— ah, Aletha kan namanya? Dia akan tahu kalau sebenarnya orang yang mengaku sebagai bibinya ternyata adalah ibu kandungnya. Kehidupannya akan hancur dan anakmu yang resmi dari keponakanku akan menolakmu dan tak akan sudi mengakuimu sebagai ibunya bahkan yang lebih buruk dari itu, bisa saja putramu sendiri menyingkirkan adik perempuannya. Apa itu yang kau inginkan?”

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Godaan yang Terlalu Memikat

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Kehidupan baru Anisa Rahma dimulai setelah ia menikah dengan Seno Bagaskara, seorang pria kaya raya. Di kediaman megah keluarga suaminya, ia harus beradaptasi tinggal bersama para ipar. Namun, di balik kemewahan itu, bahaya mengintai. Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno serta suami dari iparnya memendam hasrat terlarang padanya. Kini, ia terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah tersebut. Mampukah Anisa bertahan menghadapi situasi rumit ini?
Sampul Novel En-PD153
8.9
Kekasih lama yang kusangka sudah mati tiba-tiba kembali dengan membawa wanita hamil yang katanya telah menolongnya. Dengan lancang, dia menyuruhku tinggal bersama mereka dan menawarkan janji pernikahan palsu demi menikahi perempuan itu. Sebagai putri bangsawan sekaligus menantu dari dinasti konglomerat, aku menolak menjadi simpanan. Jika dia memilih melepaskan kemewahan ini, aku akan memastikan dia jatuh miskin tanpa sisa.
Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex
7.9
Demi melindungi kehormatan ibu angkatnya, seorang gadis rela menjadi pengantin pengganti. Sayangnya, kesalahpahaman fatal membuat Alex sangat membenci dan memperlakukannya dengan kasar. Meski mendapat perlakuan buruk, ia tidak tinggal diam dan terus berjuang keras menyembunyikan rahasia besar tentang identitas aslinya. Akankah Alex mampu membongkar misteri yang tersimpan rapat ini? Temukan kelanjutan kisah penuh ketegangan dan emosi mereka di Bakisah.
Sampul Novel Misteri matinya teman-temanku
8.6
Satu per satu orang di sekitarku tewas secara mengerikan. Mulai dari sahabat, kerabat dekat, hingga musuh-musuh yang pernah berbuat jahat kepadaku, semua berakhir tragis. Sang pembunuh berdarah dingin beraksi sangat rapi tanpa meninggalkan bukti sedikit pun. Teror mencekam ini terus berlanjut, memakan korban baru tanpa bisa dihentikan. Kini, di tengah misteri yang tak terpecahkan, nyawaku sendiri pun terancam menjadi target berikutnya dari sosok misterius yang mengintai.
Sampul Novel Rahasia di Koper Suamiku
8.5
Kehidupan pernikahan Dewi yang semula tenang seketika runtuh setelah ia mendapati benda asing milik seorang wanita di koper suaminya. Kejadian tak terduga ini menuntunnya mengungkap berbagai kebusukan dan rahasia kelam yang selama ini disembunyikan sang suami dengan rapi. Terluka akibat perselingkuhan tersebut, Dewi kini dihadapkan pada pilihan hidup yang berat. Apakah ia akan pasrah menerima rasa sakit, atau justru memilih bangkit untuk membalas dendam?
Sampul Novel She's Mine
9.3
Salju mengerahkan segalanya demi membawa She's Mine bersaing di industri fesyen. Namun, di puncak kesuksesan, ia terjebak dilema asmara masa lalu yang rumit. Justin, sang mantan pacar, datang kembali untuk mengejarnya. Di sisi lain, ada Mars yang selalu setia menyokong bisnisnya. Demi meredam rumor miring yang mengancam reputasi perusahaannya, Salju kini dituntut segera memilih satu di antara mereka untuk menyelamatkan karier dan masa depannya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED