Sampul Novel Gelora Asmara Ratu Berlian

Gelora Asmara Ratu Berlian

8.6 / 10.0
Intan Malika, seorang yatim piatu, dikhianati oleh Zayn Alarik yang menolak bertanggung jawab saat ia hamil dan memilih kabur ke luar negeri. Bertahun-tahun kemudian, Intan sukses bertransformasi menjadi sosok tangguh berjuluk Ratu Berlian. Ia pun kembali demi menuntut balas pada keluarga Pradipta. Namun, kerinduan sang putra akan sosok ayah membuat Intan kini goyah di antara hasrat membalas dendam atau membuka pintu maaf.

Gelora Asmara Ratu Berlian Bab 1

"ZAYN! Lepasiiiin—nanti gue basah!" jerit gadis itu diwarnai gelak tawa ketika tubuh rampingnya digendong menuju ombak yang bergulung ke tepi pantai.

Namun, pacarnya yang bernama Zayn itu justru tak memedulikan protes Intan dan terus memanggulnya di bahu kokohnya lalu menceburkan gadis cantik berambut sepunggung tadi ke dalam air laut berombak sedang.

"Gue emang pengin basah-basahan kok, nggak usah protes deh! Hahaha," balas Zayn yang berbasah-basahan terkena deburan ombak. Sebelum bibir mungil merah muda itu kembali merepet, Zayn melahapnya dan mengisapnya kuat-kuat tanpa menghiraukan deburan ombak yang kembali menerpa mereka berdua.

Berada dalam rengkuhan badan kekar pemuda itu membuat Intan pun seolah lunglai tak berdaya menghadapi segala pesona seorang Zayn. Kekasihnya dulu saat SMA adalah bintang sekolah, super duper ganteng, dan tajir melintir. Sebuah paket komplit sebagai pacar bagi gadis remaja yang 'bukan siapa-siapa' sepertinya.

"Tan ... gue cinta banget sama lo!" ucap Zayn sembari menatap sepasang mata jernih Intan dengan tatapan memabukkan darinya.

"Gue juga, Zayn. Bagi gue ... elo tuh segalanya, gue cinta mati sama lo, Zayn Alarik Pradipta," jawab Intan senada sejiwa dengan pujaan hatinya.

Dengan lengan kokohnya Zayn meraup tubuh ramping Intan lalu menggendongnya menuju ke villa tepi pantai milik keluarga Pradipta. Keluarganya memiliki banyak properti menarik yang bebas Zayn gunakan kapan pun dan villa ini adalah favorit putera bungsu konglomerat itu. Sarang bercinta baginya bersama kekasihnya yang telah dia pacari selama tiga tahun belakangan.

Pakaian mereka berdua basah kuyup oleh air laut di tepi pantai tadi dan segera terlucuti dari tubuh mereka.

"Intan ... lo tuh cantik banget!" puji Zayn dengan tatapan memuja yang membuat pipi gadis remaja itu merona. Bulu mata lentiknya bergetar perlahan kala Intan menghindari Zayn yang seolah ingin melahapnya bulat-bulat.

Tanpa menunggu balasan dari Intan, pemuda itu menarik tangannya menuju ke ranjang berseprai putih di kamar tidur villa tepi pantai. Sekali sentak dan tubuh mereka berdua melesak di atas pembaringan yang empuk tersebut.

Belaian lembut tangan Zayn di tubuhnya disertai ciuman dalam seolah membius kesadaran Intan, ia selalu pasrah menyerahkan segala yang ia miliki untuk kekasih hatinya. Mereka bergumul berbagi rasa di atas peraduan.

Dengan kepala tersentak ke belakang Zayn menggeram, "Tann, punya kamu enak banget—"

"Aahh ... Zayn!" desah Intan saat tubuhnya dipenuhi oleh hasrat kekasihnya yang perkasa. Gerakan ritmis yang menghunjam dalam-dalam itu membuai Intan melayang-layang hingga serasa tak menapak ke permukaan bumi.

Gairah yang bergelora khas remaja berpadu dengan indah sore itu di antara suara deburan ombak dan sejuknya angin pantai yang masuk dari jendela kamar yang terbuka di lantai 2.

Intan terjaga di dalam dekapan hangat kekasihnya yang sedang terlelap setelah pergumulan panas mereka barusan. Sebetulnya ada rasa insecure dalam hatinya mengingat status mereka berdua yang bagaikan langit dan bumi. Ada ketakutan besar memikirkan tanggapan keluarga Zayn bila mengetahui bahwa dia hanya gadis yatim piatu yang tinggal di sebuah panti asuhan.

Ketika senja yang nampak dari celah jendela kamar telah mulai berganti petang, Intan membalik tubuhnya lalu mengecupi wajah rupawan kekasihnya. "Zayn ... Zayn, ayo bangun! Hari sudah makin gelap, anterin gue pulang dong," ujar Intan sembari menepuk-nepuk lengan berotot pemuda di hadapannya.

"Hoaampph! Gue masih capek ngegenjot tadi, Tan. Bentar lagi ya? Apa lo mau nambah seronde lagi yang lebih asreekkk?" seloroh Zayn seenak jidatnya sambil mendekap erat tubuh polos Intan.

"NO! Gue kuatir ntar Bunda Kartini curiga kalo terlalu larut malam pulangnya. Masa sih kuliah dari pagi sampe malem banget—" Intan berusaha bangkit dari ranjang.

Namun, lengan kekar Zayn melingkari perutnya dan menarik Intan hingga jatuh terlentang dengan ekspresi kaget. "Zaaayynn ...," rengek Intan manja meminta dilepaskan.

Sekali lagi pemuda itu membuat Intan menyerah untuk mengikuti keinginannya. "Makasih ya, Tan. Lo mau ngertiin gue yang kadang suka maksa," bisik Zayn di samping telinga Intan. Kemudian dia pun menggendong tubuh ramping itu ke kamar mandi untuk membersihkan diri bersamanya.

Perjalanan dari villa pinggir pantai itu ke Panti Asuhan Kasih Ibu Kartini sekitar hampir 2 jam. Zayn membungkuskan makan malam untuk dibawa pulang oleh Intan karena mereka jelas tak sempat makan sebelum pulang.

Waktu telah menunjukkan pukul 20.30 WIB, mobil sedan Mercedes Benz silver itu berhenti di depan taman dekat panti asuhan tempat tinggal Intan sejak bayi. Zayn menarik hand rem mobilnya lalu berpamitan dengan pacarnya, "Selamat malam, Intan Sayang. Kiss dulu sebelum turun!"

Sebuah ciuman manis mendarat di bibir Zayn lalu gadis itu membuka pintu mobil di sisinya. "Mimpiin gue, Gantengku. Bye!" ucapnya lirih seraya melambaikan tangan kanannya ke arah Zayn sebelum menutup kembali pintu mobil mewah tersebut.

Setelah melihat Intan masuk ke dalam rumah model kuno beratap genting cokelat yang berlumut di sana sini itu, Zayn melajukan cepat mobilnya di jalan raya menuju ke rumahnya di tengah kota Jakarta.

Ketika Intan menutup pintu masuk depan, sebuah suara lembut menegurnya, "Nak, kamu kok baru pulang jam segini?"

Intan meringis jengah sebelum membalik tubuhnya lalu menjawab wanita yang telah merawatnya sejak ia bayi, "Bunda, maaf tadi ada tugas kuliah yang mesti dikumpul besok pagi. Intan lembur ngerjain di rumah temen sampai malam jadinya deh." Sebuah kebohongan yang dikarang oleh Intan yang mendapat kepercayaan murni dari Bunda Kartini Sukotjo.

"Ohh, ya sudah. Kamu mandi terus istirahat, Intan. Pasti capek banget ya. Apa tadi sempat makan malam atau belum?" balas Bunda Kartini dengan keibuan.

"Sudah beli di jalan tadi, Bunda. Ini—" Intan menunjukkan bungkusan kresek putih di tangannya.

"Hmm ... makan dulu kalau begitu biar kamu nggak kena maag, Intan. Oya, pintu depan apa sudah kamu kunci?" ujar Bunda Kartini.

Gadis itu mengangguk-angguk cepat. "Sudah Intan kunci dua kali tadi, Bunda," jawabnya lalu ia pun mendapat kecupan selamat malam di kening.

Akhirnya ia pun lolos dari teguran ibu angkatnya itu dan masuk ke dalam kamar tidurnya yang sempit. Di panti asuhan itu Intan termasuk yang paling senior karena memang dia yang paling disayangi oleh Bunda Kartini dan tidak dilepas adopsi ke keluarga yang biasa mencari anak angkat. Selain Intan ada sekitar 20 anak putera puteri berbagai usia yang diasuh oleh Bunda Kartini bersama tiga rekannya di panti asuhan tersebut.

Usai makan malam singkat dengan nasi goreng yang dibelikan Zayn tadi, Intan menggosok gigi lalu berkaca di hadapan cermin riasnya. Ada bekas kepemilikan warna merah di bagian dada kanan atas yang nampak jelas. Dia sontak tersipu malu teringat kenangan tadi sore bersama Zayn.

Namun, secepat itu pula senyumannya memudar tergantikan kekuatiran. Hingga kapan? Selalu hal itu yang membuatnya dikejar ketakutan. Ketika yang tak sempurna dihadapkan dengan kesempurnaan tiada tara, adakah masa depan bagi hubungan mereka berdua?

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Gelora Asmara Ratu Berlian

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
9.4
Nalula Diandra hancur setelah kesuciannya dirampas paksa akibat rencana jahat kakek pacarnya sendiri. Tragisnya, sang kekasih justru mencampakannya demi menikahi wanita lain. Di titik terendah, Lula diselamatkan oleh orang tua kandungnya yang ternyata konglomerat kaya raya. Didukung kekuatan keluarganya, ia pun menyusun rencana balas dendam demi menghancurkan mantan kekasih beserta keluarganya. Namun, akankah kehancuran mereka membawa kedamaian yang dicarinya?
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya terjebak dalam neraka pernikahan. Alih-alih bahagia, ia justru menjadi sasaran kekejaman Adnan, suaminya yang menyimpan dendam membara kepada sang mertua. Setiap hari, Saschya harus bertahan menghadapi siksaan fisik dan mental yang keji. Namun, di tengah keputusasaan yang mendalam, sosok dari masa lalunya mendadak hadir kembali. Apakah kemunculan mereka akan menjadi penyelamat yang membebaskan Saschya, atau malah memicu prahara baru di hidupnya?
Sampul Novel En-PD153
8.9
Kekasih lama yang kusangka sudah mati tiba-tiba kembali dengan membawa wanita hamil yang katanya telah menolongnya. Dengan lancang, dia menyuruhku tinggal bersama mereka dan menawarkan janji pernikahan palsu demi menikahi perempuan itu. Sebagai putri bangsawan sekaligus menantu dari dinasti konglomerat, aku menolak menjadi simpanan. Jika dia memilih melepaskan kemewahan ini, aku akan memastikan dia jatuh miskin tanpa sisa.
Sampul Novel Gairah Liar Uncle Sam
9.6
Dalam keheningan malam, Shila harus menahan rasa sakit saat Sam menyentuhnya dengan begitu intim. Di tengah situasi yang sangat berisiko ini, Sam berbisik setengah berbisik, meminta Shila agar tidak bersuara. Ia mengingatkan bahwa ayah dan ibu Shila bisa saja terbangun dan memergoki mereka. Ketegangan pun kian memuncak saat keduanya berusaha keras menyembunyikan hubungan rahasia ini dari jangkauan orang tua Shila yang berada di rumah yang sama.
Sampul Novel Jebakan Cinta SANG MANTAN
9.0
Menjebak Ivander dalam pernikahan paksa rupanya menjadi penyesalan terbesar bagi Nada. Meski begitu, cara ekstrem ini adalah satu-satunya jalan agar ia bisa mendampingi pria yang dahulu pernah ia hancurkan hidupnya. Terbelenggu rasa bersalah, Nada kini bertekad menebus dosa masa lalu lewat pengabdiannya sebagai istri. Namun, mampukah ketulusan Nada melunakkan dinginnya kebencian Ivander, ataukah perjuangannya meraih maaf justru berujung sia-sia?
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Perpisahan yang terjadi menyisakan penyesalan mendalam dan duka yang tak bisa diubah oleh air mata. Kehadiranmu dahulu telah memberi warna, mengajarkan arti kesetiaan, serta pengorbanan tulus. Walau mengenalmu membawa kesedihan dan rasa sakit, bersamamu pula kebahagiaan sejati berhasil kutemukan. Kini, saat kesadaran terlambat itu datang, andai saja waktu dapat diputar kembali, aku hanya ingin mengulang setiap detik berharga bersamamu.

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED