Sampul Novel Escaping The Madhouse

Escaping The Madhouse

9.7 / 10.0
Alana dijual oleh ibu tiri dan pacarnya ke pasar gelap yang memperdagangkan wanita muda. Namun sebelum dilelang, ia berhasil kabur dengan mengelabui para penjaga. Berlari bertelanjang kaki dengan pakaian terbuka, Lana memanjat pagar rumah mewah untuk berlindung—tanpa tahu ia baru saja memasuki sarang ular. Jeffrey, pemilik rumah itu, menganggap Lana sebagai hadiah tak terduga. Tanpa jalan keluar, Lana menawarkan kesepakatan: bantu balas dendam, dan tubuhnya jadi bayaran. Namun di balik kekejaman Jeffrey, ada sosok yang diam-diam ingin menyelamatkannya. Mampukah Lana lepas dari cengkeraman pria itu, atau akankah ia tenggelam dalam kegelapan malam yang mengubah segalanya?
Ringkasan Escaping The Madhouse
Alana dijual oleh ibu tiri dan pacarnya ke pasar gelap yang memperdagangkan wanita muda. Namun sebelum dilelang, ia berhasil kabur dengan mengelabui para penjaga. Berlari bertelanjang kaki dengan pakaian terbuka, Lana memanjat pagar rumah mewah untuk berlindung—tanpa tahu ia baru saja memasuki sarang ular. Jeffrey, pemilik rumah itu, menganggap Lana sebagai hadiah tak terduga. Tanpa jalan keluar, Lana menawarkan kesepakatan: bantu balas dendam, dan tubuhnya jadi bayaran. Namun di balik kekejaman Jeffrey, ada sosok yang diam-diam ingin menyelamatkannya. Mampukah Lana lepas dari cengkeraman pria itu, atau akankah ia tenggelam dalam kegelapan malam yang mengubah segalanya?
Baca Selengkapnya

Escaping The Madhouse Bab 1

“Kenapa kalian bisa sejahat itu padaku? padahal aku mencintai kalian berdua dengan sepenuh hati, Mom… Gerald…”

“Alana, kamu memang cantik dan sangat baik hati, tapi kamu bukan tipeku. Kamu sangat polos dan bodoh bisa mempercayai kata-kataku begitu saja. Tentu saja itu bukan salahku, kamu sendiri yang memberikannya padaku,” Gerald tersenyum padaku.

“Anak manis, kasihan sekali dirimu. Kau pikir kita akan bersenang-senang disini? sayang sekali aku sama sekali tidak punya niatan untuk melakukan itu denganmu. Itu karena Juan tidak memberiku uang untuk membeli tas terbaru, jadi salahkan saja dia. Jika dia memberiku uang mungkin ini tidak akan pernah terjadi padamu,” ibuku tiri pura-pura kasihan padaku.

“Kukira kamu menyayangiku, menganggapku sebagai anakmu sendiri. Tidak kusangka kamu sejahat ini dengan menjualku, aku akan memberitahu papa tentang kelakuanmu ini,” aku merasa kecewa, marah dan sedih karena wanita yang aku cintai seperti ibuku sendiri, ternyata hanya memasang topeng didepanku dan Papa. Dia hanya mengincar harta milik papa.

“Apa dia akan memercayai perkataanmu? Belakangan ini kamu selalu membuatnya marah dan kecewa karena kamu tidak mematuhinya, satu kata yang keluar dari mulutku dan dia akan memercayaiku tanpa ragu. Aku dimatanya adalah pasangan yang sempurna tanpa celah, berbeda dengan wanita yang sudah melahirkanmu,” ibu tiriku terlihat senang setelah menerima amplop dengan yang berisi sejumlah uang. Ia membagi beberapa gepok uang pada pada Gerald.

"Jadi kamu juga membohongi papa? jahat sekali, dia sangat mencintaimu. Kenapa kamu menjadi seperti ini, dulu kamu sangat baik padaku, memerhatikanku dan papa. Kenapa sekarang kamu berubah menjadi seperti ini..." aku menatap wajah ibu tiriku dengan kekecewaan.

"Ini adalah diriku yang sebenarnya Alana, untuk mendapatkan hati Juan dan juga kau, aku harus rela melakukan apa saja untuk mendapatkan hati dan kepercayaan kalian. Tapi ternyata tidak perlu waktu yang lama sampai kalian berdua berada dalam genggaman tanganku. Tinggal satu langkah lagi sampai dia menyerahkan semuanya padaku," wanita yang belum lama menjadi ibu tiriku ini terlihat begitu senang seolah dia memang menantikan ini.

"Papa bukan orang yang bodoh, dia tidak akan memberikan semuanya padamu. Dia pasti akan menyadari niat busukmu, lalu dia juga akan mencariku."

"Hahahahah... kita lihat saja nanti," balasnya.

“Aku akan membalas kalian berdua, lihat saja nanti. Aku akan membuat kalian jatuh sejatuh-jatuhnya dan tidak ada yang akan menolong kalian saat itu,” aku benar-benar marah sampai mataku terasa panas dan air mataku mengalir. Sumpahku akan membalas perlakuan mereka padaku suatu saat nanti.

“Lana, memangnya kamu mau membalasku dengan apa? Setelah masuk tempat itu, kamu tidak akan bisa keluar sama sekali. Aku harap kamu menikmati hidupmu yang sekarang, pasti akan banyak lelaki akan memilihmu dengan harga tinggi,” Gerald mengusap wajahku, sekarang aku merasa sangat jijik dengan sentuhannya padaku. Aku meludah tepat di wajahnya.

"Bangsat!" dia menjambak rambutku.

“Ayo pergi Gerald, urusan kita sudah selesai disini,” ibu tiriku mengajak Gerald pergi. “Kalian boleh pergi membawa dia, anak ini tidak ada hubungan apa pun denganku,” ujarnya pada beberapa lelaki bertubuh besar yang hendak membawaku entah kemana.

“Aku pergi dulu Alana, nikmatilah kehidupan barumu sekarang, pasti akan sangat menyenangkan untukmu,” dia menepuk kepalaku pelan sebelum pergi dengan wanita itu.

“Dasar bajingan, lihat saja nanti. Aku akan membalas perbuatan kalian padaku?!” teriakku pada mereka yang sama sekali tidak menanggapi amukanku.

“Lepaskan aku?! Jangan sentuh aku dengan tangan kotor kalian?! Lepas?! Lepas!” aku memberontak sekuat tenaga melepaskan diri dari cengkeraman dua orang lelaki kekar disini kiri dan kananku.

“Kami sudah membayarmu dengan harga yang mahal, jadi lebih baik kamu menurut karena kami tidak ingin melukai kulit mulusmu," ujar salah satu dari orang-orang ini.

“Aku tidak pernah setuju untuk ini, lepaskan aku berengsek?! Jika kalian ingin wanita kenapa kalian tidak mengambil perempuan tadi saja?!” tamparan yang sangat keras membuat wajahku kebas dan telingaku sedikit berdeging. Aku juga bisa merasakan rasa darah dari dalam mulutku.

“Kamu sudah menjadi seorang budak dan tidak berhak meninggikan suaramu. Ikuti saja perintah kami jika kamu tidak mau aku menghajarmu lagi.”

***

“Apa jadwalku setelah ini Diaz? Jika tidak ada aku ingin pergi ke satu tempat,” ujarnya sambil menatap layar laptop dengan sangat serius.

“Hari ini kau bebas, tapi Jordy menghubungiku. Katanya ada hal yang harus dia bicarakan denganmu tentang orang itu,” jawab Diaz.

“Apa itu artinya dia sudah mendapatkan informasi yang aku inginkan dari orang itu?” dia berbicara tanpa menatap lawan bicaranya.

“Sepertinya begitu, itulah kenapa dia ingin segera bicara denganmu begitu kau selesai bekerja. Juga, mereka bilang Margareth melakukan ulah lagi disana,” Jeffrey menatap Diaz dengan dingin.

“Usir dia dari rumah itu. Aku sudah tidak membutuhkannya lagi, dia terlalu merepotkan. Begitu dia sudah keluar segera bereskan dia dengan sangat rapi,” ujarnya, dia kembali sibuk dengan laptopnya.

“Dia sudah melayanimu dengan sangat baik dalam beberapa bulan ini, sayang sekali padahal dia sangat mudah untuk dikendalikan,” Diaz mengambil ponselnya untuk menelepon seseorang.

“Kamu bisa mengambilnya jika kamu mau Diaz.”

“Apa kamu bercanda Jeff? Dia memang sangat cantik, tubuhnya juga sangat indah. Tapi aku sangat tidak suka sikapnya yang sangat cerewet dan suka menuntut. Aku lebih suka yang menurut, apalagi diatas ranjang,” ujar Diaz sambil terkekeh.

“Itu akan sangat membosankan Diaz, aku ingin mencari seorang wanita yang sedikit liar sehingga aku harus menundukkannya sedikit,” Jeffrey tersenyum miring membayang sesuatu di kepalanya.

“Kau selalu mengubah tipe wanitamu, setiap waktu. Pantas saja banyak yang menunggumu memilih mereka, membuat mereka bertanya-tanya kapan kau akan membawa mereka ke ruanganmu,” sahut Diaz.

“Aku tidak bisa dengan sembarang wanita, hanya mereka yang menarik perhatianku bisa masuk kedalam rumahku, menikmati semua fasilitas didalamnya bahkan mereka juga mendapatkan uang. Hari ini aku akan ke tempat Frank, kamu tidak perlu ikut karena aku ingin pergi sendirian,” ucap Jeffrey pada asistennya itu.

“Kamu tahu apa yang harus dilakukan di pasar gelap, jangan pakai nama aslimu disana dan gunakan samara agar tidak ada yang mengenalimu,” imbuh Diaz dengan cerewet. Dia lalu menelepon seseorang lagi untuk membawakan pakaian untuk Jeffrey.

“Ini bukan pertama kalinya untukku, aku sudah tahu apa yang harus aku lakukan. Kau tidak perlu menceramahi sesuatu yang sudah aku tahu dengan baik Diaz, aku sangat membenci itu,” dia melotot kearah asistennya itu.

“Aku hanya mengingatkanmu saja, tidak ada salahnya bukan, kalau begitu aku akan pergi ke Royale Palace untuk bermain sekaligus mengontrol orang-orang kita disana. Oh ya, aku juga meminjam mobil Porsche milikmu,” Diaz mengambil kunci mobil yang tergeletak begitu saja di meja.

“Kamu belum terbiasa menggunakannya, kenapa tidak memakai mobil yang sudah kuberikan padamu?” Jeffrey tampak waswas karena mobilnya itu baru saja dibeli beberapa hari yang lalu.

“Aku ingin mencoba hal yang baru, ada seorang wanita yang ingin aku dekati dan mencoba membuatnya terkesan padaku,” pria yang bernama Diaz itu melambaikan tangan sebelum pergi meninggalkan bos sekaligus sahabatnya pergi.

“Jangan sampai merusak mobilku, kau tidak akan sanggup untuk memperbaikinya?! Haish si berengsek itu,” Jeffrey melonggarkan dasinya lalu menyandarkan dirinya di kursi lalu mengambil rokok dari lacinya. Dia merasa lelah dengan kehidupan ganda yang dijalaninya sebagai CEO perusahaan dan anak seorang bos mafia yang menguasai beberapa perdagangan senjata, dan obat-obat terlarang. Bagaimana dia hidup itu sudah diatur sejak dia terlahir.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Escaping The Madhouse

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel En-PD158
8.7
Demi menyembuhkan putra kandungnya dengan Lin Yanran yang terkena leukemia, Zhou Yu'an meminta cerai setelah tiga tahun pernikahan. Ia memohon kepada sang istri agar diizinkan memiliki anak lagi dengan mantan kekasihnya itu sebagai pendonor sel penyelamat. Di balik janji setianya untuk kembali setelah proses medis selesai, sang istri justru menemukan pesan provokatif dari Yanran yang telah menanti kedatangan Yu'an untuk menghamilinya malam itu juga.
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa untuk pembaca usia 21 tahun ke atas ini menguak sisi kehidupan tersembunyi yang jarang dibahas. Di balik topeng kesucian, terdapat luka mendalam, dilema, serta kerinduan emosional yang rumit. Melalui penyampaian yang realistis dan eksplisit, Anda diajak merenungkan jati diri di tengah kegelapan demi meraih titik terang. Sebuah bacaan penuh makna tentang pencarian hakikat hidup dan cinta yang berliku, siap memberikan sudut pandang baru yang mendalam bagi pembacanya.
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Rencana kejutan ulang tahunku hancur saat memergoki kekasihku berselingkuh dengan pria kaya. Setelah dihina karena miskin, takdirku berbalik ketika pelayan keluarga terkaya mengungkap bahwa aku adalah pewaris sah Grup Nelson. Kini, berbekal kekayaan tanpa batas, aku siap membalas dendam. Saat mantan kekasihku bersujud memohon maaf, aku mengabaikannya dan melangkah ke dunia mewah. Bagiku, uang melimpah hanyalah deretan angka yang siap kuhabiskan.
Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
9.0
Demi melindungi ayahnya, sang protagonis rela disiksa penculik hingga tewas. Tragisnya, sang ayah justru sibuk merayakan ulang tahun putri adopsinya dan mengabaikan telepon terakhir korban dengan sumpah serapah. Jasadnya kemudian ditemukan di dalam pot bunga depan kantor polisi. Sang ayah yang bertugas melakukan otopsi menyadari kekejaman luar biasa sang pelaku, tanpa pernah menyadari bahwa korban di hadapannya adalah anak kandung yang sangat ia benci.
Sampul Novel Mafia In The Night
8.0
Demi ambisinya, William yang merupakan putra bos mafia kejam rela melakukan segalanya. Namun, ayahnya yang bernama Ferdinand tewas secara tragis akibat sebuah pengkhianatan fatal. Kematian ini membuat sang istri, Rosemary, mulai menyadari sisi gelap suaminya yang selama ini tersembunyi. Kini, William bertekad membalas dendam sekaligus membersihkan nama baik ayahnya dari fitnah. Meski jalannya dihalangi seorang polisi wanita, William takkan mundur hingga peluru terakhirnya habis.
Sampul Novel Misteri matinya teman-temanku
8.6
Satu per satu orang di sekitarku tewas secara mengerikan. Mulai dari sahabat, kerabat dekat, hingga musuh-musuh yang pernah berbuat jahat kepadaku, semua berakhir tragis. Sang pembunuh berdarah dingin beraksi sangat rapi tanpa meninggalkan bukti sedikit pun. Teror mencekam ini terus berlanjut, memakan korban baru tanpa bisa dihentikan. Kini, di tengah misteri yang tak terpecahkan, nyawaku sendiri pun terancam menjadi target berikutnya dari sosok misterius yang mengintai.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED