Sampul Novel Dijual Ibu Tiri Dijadikan Tuan Putri

Dijual Ibu Tiri Dijadikan Tuan Putri

9.7 / 10.0
Zhea Logari, siswi SMA yang malang, dijual oleh ibu tirinya kepada seorang germo yang juga bos mafia penguasa Malta. Alih-alih menderita, sang mafia justru memperlakukan Zhea dengan sangat istimewa layaknya seorang putri. Perubahan nasib ini menyulut kecemburuan besar dalam diri kakak tirinya. Kini, sang kakak mulai menyusun rencana jahat dan menghalalkan segala cara untuk merebut posisi berharga tersebut dari Zhea.
Ringkasan Dijual Ibu Tiri Dijadikan Tuan Putri
Zhea Logari, siswi SMA yang malang, dijual oleh ibu tirinya kepada seorang germo yang juga bos mafia penguasa Malta. Alih-alih menderita, sang mafia justru memperlakukan Zhea dengan sangat istimewa layaknya seorang putri. Perubahan nasib ini menyulut kecemburuan besar dalam diri kakak tirinya. Kini, sang kakak mulai menyusun rencana jahat dan menghalalkan segala cara untuk merebut posisi berharga tersebut dari Zhea.
Baca Selengkapnya

Dijual Ibu Tiri Dijadikan Tuan Putri Bab 1

Rumah Veni

"ZHEAAAA!"

Veni berteriak begitu keras sekali kala ia melihat meja makan masih kosong.

"Ya bu."

Zhea berlari kecil menghampiri Veni.

"Apa yang kamu lakukan? Mana sarapan kakakmu?"

Veni berteriak begitu keras sekali hingga membuat Zhea memejamkan mata karena terkejut.

"Zhea masih cuci baju bu," jawabnya membela diri.

Caramel yang sudah muak karena menunggu lama Zhea sontak langsung berdiri sembari menyambar segelas air.

Byur

"Caramel sayang."

Veni sedikit tersentak kaget kala Caramel menyiram wajah Zhea.

"Nanti pulang sekolah gue pengin makan ayam goreng sama spageti, awas aja lo pulang sampai telat."

Caramel menyambar tasnya, "Caramel berangkat dulu bu!"

Veni hanya mengangguk dan melihat kepergian putrinya.

Zhea mengusap wajahnya yang basah dengan mata yang berkaca- kaca.

"Cepat selesaikan cuci bajunya. Baru kamu boleh sekolah!"

Zhea langsung bergegas kembali ke belakang untuk menyelesaikan mencuci bajunya agar bisa pergi ke sekolah.

Brak

Veni terjengkit kaget kala pintu terbuka dengan kasar.

"VENI!"

Teriak seorang pria bertubuh kekar dan sedikit gempal.

Veni langsung bergegas untuk menemuinya di ruang tengah.

"Pak Lomes."

Sapa Veni dengan senyum murahnya.

Lomes duduk di sofa, menyalakan pematik rokoknya dengan kedua kaki di atas meja.

"Zhea tolong buatkan minum!" teriak Veni pada Zhea.

Lomes menghembuskann asap rokoknya dengan tenang.

"Mana setoran bunganya?"

Lomes mengadahkan tangannya pada Veni.

Veni langsung duduk di hadapan Lomes, memikir otak untuk bisa memberikan alasan yang tepat.

"Tidak bisakah bulan depan pak? Sekarang saya masih tidak punya uang."

Lomes tersenyum miring, "Kapan kau pernah punya uang. Setiap hari kau mengeluh tidak punya uang, lalu dari mana kau beli semua belanjaan yang kemarin hari kau tenteng bersama dengan putrimu?" tanya Lomes dengan sarkas.

Veni kicep, ia tidak bisa membantah kala ucapan Lomes begitu tepat.

Kemarin sore ia memang pergi ke mal bersama dengan Caramel untuk membeli beberapa baju dan bahan makanan.

Siapa yang tahu jika Lomes melihat hal itu.

Tak lama Zhea datang dengan nampan coklat di tangannya yang berisikan secangkir kopi.

Veni mengamati tatapan Lomes pada Zhea yang terlihat begitu takjub dan kagum.

Saat Zhea kembali ke belakang, Veni melontarkan candaannya, "Dia masih SMA. Jika bapak mau menjadikannya sebagai istri ketiga, saya akan memberikannya tanpa jaminan."

Lomes yang mendengar hal itu hanya tertawa renyah, meraih secangkir kopi yang masih mengepulkan asap untuk ia seduh.

"Meski aku hidung belang, bukan berarti aku seorang pedofil. Aku tidak suka anak remaja."

Veni menggerutu dan mengumpat dalam hati kala Lomes menolak tawarannya.

Udah tua bangka aja belagu banget, batinnya dalam hati.

"Bukankah ia lebih cantik dari putrimu sendiri? Kenapa tidak menjualnya pada germo?" usul Lomes membuat Veni yang tadinya ingin marah sontak langsung bungah.

"Menjualnya? Pada germo?" Lomes mengangguk.

Veni berpikir sejenak, mencoba mencerna dengan matang pilihannya.

"Biasanya berapa harganya untuk satu gadis?"

Lomes tersenyum miring kala Veni menanyakan tentang harga nilainya.

"Cukup untuk melunasi hutangmu dan hidup selama 2 tahun."

Mendengar hal itu Veni terlihat begitu berbinar, seolah kedua matanya dipenuhi dengan dollar.

"Yang terpenting dia masih perawan."

Veni menatap Lomes dengan lekat, namun detik kemudian ia tersenyum tipis.

"Jangan ragukan hal itu. Dia gadis yang tidak pernah aneh- aneh. Tidak mungkin dia tidak perawan. Aku bisa menjaminnya."

Lomes hanya manggut-manggut percaya dengan hal itu.

"Tapi ingat, germo ini bukanlah orang biasa."

Spontan raut wajah Veni langsung berubah pucat.

"Apa maksudmu?" tanyanya dengan nada suara yang takut.

Lomes mematikan putung rokoknya yang masih sepanjang jari telunjuk dan kembali menyeduh kopinya.

"Dia seorang mafia terkemuka di kota Malta."

Lomes lalu menyodorkan selembar kartu nama.

Devil Club.

Veni mengamati lama kartu nama berwarna hitam mengkilap tersebut.

"Deymond Castello."

Veni mengeja nama yang tertera di sana membuat Lomes tersenyum devil melihatnya.

•••

Kantor Ainsoft

Ada pria tampan yang tengah duduk di kursi putarnya sembari memainkan bolpoin hitamnya.

Tubuhnya tinggi, atletis, dan selalu berpenampilan rapi dengan pakaian mewah yang sesuai dengan status sosialnya sebagai seorang milyuner.

Dia tumbuh dalam kemewahan dan terbiasa mendapatkan apapun yang ia inginkan.

Kekayaan yang melimpah membuatnya menjadi seorang playboy yang sering terlibat hubungan singkat dengan wanita dan tidak pernah serius dengan mereka.

Deymond melihat wanita hanya sebagai peluang sementara untuk bersenang-senang.

Namun selama ia menjadi seorang germo, tidak pernah sekalipun Deymond bermain dengan seorang wanita.

Auranya yang gelap dan dingin membuat wanita manapun takut untuk mendekatinya.

Pasalnya Deymond tidak segan pada mereka yang mendekatinya.

Tok tok

"Masuk."

Deymond melemparkan bolpoinnya ke atas meja.

Pintu terbuka dan menampilkan sekretaris baru pengganti Zero dengan pakaian yang terbuka.

"Maaf tuan mengganggu, saya hanya ingin mengantar proposal yang harus tuan tanda tangani."

Deymond hanya mengangguk, mengambil bolpoinnya kembali untuk bersiap tanda tangan.

Deymond melirik tak suka kala sekretaris itu berdiri dekat di sampingnya.

"Saya dengar anda belum menikah, apa anda tidak ada niatan untuk menikah sekarang?" tanyanya sembari meraba tangan berotot nan berurat Deymond dari balik kemeja hitamnya.

Deymond memainkan bolpoinnya, menahan diri untuk tidak meledakkan amarahnya sekarang.

"Kamu pasti sudah tahu dari karyawati di sini. Saya benci disentuh orang asing."

Sekretaris itu hanya tersenyum tipis, membuka kancing kemejanya paling atas.

"Saya tahu. Tapi saya yakin anda tidak akan menolak dengan pesona ini."

Deymond mendongak, melihat sekretaris itu melepaskan satu persatu kancing kemejanya, bahkan Deymond sudah bisa melihat belahan squishy yang padat.

Entah senyuman apa itu namun sekretaris seksi itu beranggapan jika Deymond menyukainya.

"Berdiri di depan mejaku!"

Perintah yang singkat namun terkesan seksi di telinga sekretaris itu.

Sekretaris itu langsung mematuhi perintah Deymond dengan senang hati di mana kemejanya sudah terbuka dan menampilkan bra berenda warna hitam.

Deymond menarik laci di bawah mejanya, meraih revolver berwarna silver.

"Benar bukan, kamu tidak bisa menolak atas tawaran ini."

Sekretaris itu berucap dengan begitu percaya dirinya membuat Deymond yang tengah mengisi revolvernya tersenyum sinis.

DOR

Satu tembakan namun tepat sasaran.

Sekretaris itu sudah tak sadarkan diri dengan darah yang mengalir begitu deras dari dada sebelah kanannya.

Ceklek

"Surprise!"

Zero bersorak begitu girang sembari mengangkat tinggi barang bawaannya.

"Bagus kau datang tepat waktu. Bereskan dia dan sterilkan ruanganku!"

Deymond beranjak dari kursi putarnya, menyambar kunci mobil dan jas hitamnya.

Zero masih tertegun di tempatnya kala melihat seorang wanita terduduk tak sadarkan diri di kursi dengan darah yang menetes dari lengannya.

"Kau apakan wanita itu?"

Deymond berhenti di depan Zero, menoleh sekilas pada sekretaris tersebut.

"Dia yang menggoda lebih dulu!"

Deymond mengadu bak anak kecil. Zero menatap tak percaya Deymond.

"Yaaa! Tidak bisakah kau membiarkan hidupku tenang. Aku baru saja kembali dari Belgia menggantikan perjalanan bisnismu."

Deymond mengernyitkan keningnya, "Aku yang buat masalah kenapa kau yang pusing?" tanya Deymond heran.

Deymond lalu melenggang pergi begitu saja tanpa memedulikan Zero.

Zero menjatuhkan barang bawaannya.

"Hatiku sudah mengatakan untuk tidak kembali sekarang. Dan kini aku menyesalinya karena tidak mengikuti kata hatiku."

Zero mendekati sekretaris yang ia jadikan penggantinya sementara untuk membantu Deymond selama ia mengikuti perjalanan bisnis.

"Kenapa kau menggodanya? Dia bukan manusia. Kau melemparkan candaan dia akan memberimu tembakan."

Zero menghembuskan napas berat kala melihat sekretaris itu mati mengenaskan.

"Bodolah. Biar dia yang membereskannya. Aku ingin pulang."

Zero hendak meninggalkan wanita itu namun ia kembali mendekatinya.

"Kenapa tugasku selalu memindahkan dan mengubur mayat? Apa sebenarnya profesiku?" gerutu Zero sembari memindahkan wanita itu.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Dijual Ibu Tiri Dijadikan Tuan Putri

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Perjodohan dengan pria yang dulu pernah ditolaknya memicu dilema mendalam. Apakah pernikahan ini berjalan atas sisa cinta, atau justru menjadi ajang pembalasan dendam atas sakit hati masa lalu? Kini, sebagai suami istri, keduanya harus berkomitmen meski bayang-bayang masa lalu terus mengusik. Di dunia Chronophile yang sangat menghargai waktu, berbagai rahasia dan konflik pun mulai bermunculan, menguji kesetiaan serta keutuhan rumah tangga mereka.
Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex
7.9
Demi melindungi kehormatan ibu angkatnya, seorang gadis rela menjadi pengantin pengganti. Sayangnya, kesalahpahaman fatal membuat Alex sangat membenci dan memperlakukannya dengan kasar. Meski mendapat perlakuan buruk, ia tidak tinggal diam dan terus berjuang keras menyembunyikan rahasia besar tentang identitas aslinya. Akankah Alex mampu membongkar misteri yang tersimpan rapat ini? Temukan kelanjutan kisah penuh ketegangan dan emosi mereka di Bakisah.
Sampul Novel Menjadi Orang Ketiga Dipernikahan
7.9
Pernikahan Mira Aditya dan Rafiq Jaya yang didasari perjodohan orang tua berujung duka. Mira harus menelan pil pahit setelah tahu suaminya telah menikahi cinta lamanya, Elena Faris, secara sembunyi-sembunyi. Tersisih dan terabaikan di rumahnya sendiri, Mira merasakan kepedihan yang luar biasa. Di tengah keputusasaan yang terus menyiksa batinnya, kini ia harus menentukan sikap: tetap bertahan dalam hubungan toxic ini atau melangkah pergi demi meraih kebahagiaannya sendiri.
Sampul Novel Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin
8.1
Clayden Ardhanesa, yang dahulu dikenal sebagai Bradford, rela meninggalkan kejayaannya di puncak dunia demi wanita yang sangat ia cintai. Ia memilih hidup sederhana dalam pernikahan sambil terus melindungi istrinya secara rahasia. Sialnya, begitu meraih kesuksesan besar, sang istri justru menganggap Clayden sebagai beban tak berguna dan menuntut perceraian. Namun, roda berputar saat nama Clayden kembali mengguncang dunia, menyisakan penyesalan mendalam bagi mantan istrinya yang kini bersujud menangis.
Sampul Novel SCANDAL WITH PRIVATE DOCTOR
8.3
Eliza terjebak dalam pernikahan toksik bersama Karan, pria yang hanya memanfaatkannya demi kepuasan nafsu. Malam pertama mereka yang traumatis bahkan merusak kesehatan mental Eliza. Penderitaannya kian berat saat suaminya itu berselingkuh dengan banyak wanita. Di tengah kehancuran hidupnya, Eliza bertemu Sean, seorang dokter tampan yang juga sahabat dekatnya. Kehadiran Sean perlahan menyembuhkan luka batin Eliza dan menjadi sandaran hati yang baru untuknya.
Sampul Novel Secret Wife
9.1
Sepuluh tahun menikah, Sinta dan Bram belum memiliki anak. Bram bersama ibunya langsung menuduh Sinta mandul tanpa bukti medis. Demi cucu, sang ibu mendesak Bram hingga ia nekat berpoligami secara rahasia. Padahal, ada kenyataan pahit yang disembunyikan: Bram yang sebenarnya tidak bisa menghasilkan keturunan. Saat kebohongan dan pengkhianatan ini akhirnya terbongkar, apakah Sinta akan tetap tinggal diam menerima perlakuan suaminya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED