Sampul Novel Dia Canduku

Dia Canduku

9.5 / 10.0
Dalam kondisi tak berdaya, Amira dikhianati suaminya yang tega menjual dirinya kepada pengusaha kaya bernama Raka demi pemuas nafsu. Kejadian tak terduga malam itu rupanya membekas di hati Raka, membuatnya terus terbayang sosok Amira. Takdir pun mempertemukan mereka lagi secara mengejutkan di rumah Raka seminggu kemudian. Bagaimana kelanjutan hubungan mereka setelah rahasia kelam malam panas itu mulai terkuak?
Ringkasan Dia Canduku
Dalam kondisi tak berdaya, Amira dikhianati suaminya yang tega menjual dirinya kepada pengusaha kaya bernama Raka demi pemuas nafsu. Kejadian tak terduga malam itu rupanya membekas di hati Raka, membuatnya terus terbayang sosok Amira. Takdir pun mempertemukan mereka lagi secara mengejutkan di rumah Raka seminggu kemudian. Bagaimana kelanjutan hubungan mereka setelah rahasia kelam malam panas itu mulai terkuak?
Baca Selengkapnya

Dia Canduku Bab 1

Malam itu di saat Raka tengah melakukan pertemuan di luar kota. Tanpa diduga-duga sang klien telah menjebaknya. Wanita itu dengan sengaja mencampurkan obat perangsang ke dalam minumannya.

Setelah Raka meminumnya, dia segera pamit ke toilet dan tidak kembali lagi.

Mulanya Raka merasakan sedikit pusing. Namun, lama-lama tubuh Raka merasa gerah dan panas. Dia begitu gelisah sekali.

"Hey, kamu kenapa, Pak Bos?" ledek Joe tersenyum. Dia bersikap biasa karena hanya berdua saja dengan Raka.

"Entahlah, aku merasa ada yang aneh dengan tubuhku." Raka mengusap peluh di keningnya.

"Maksudmu, aneh bagaimana?" tanya Zoe serius. Dia tak lagi meledeki Raka. Malah sekarang dia merasa cemas dan khawatir.

"Awalnya, aku merasa pusing. Lalu, tubuhku terasa gerah dan panas. Dan sekarang si junior seperti bereaksi," jelas Raka mulai meringis.

"Hah, jangan bilang kalau kamu terpengaruh obat perangsang?" tanya Joe terkejut bukan kepayang. Dia otomatis bangkit dari kursi.

"Ayo cepat kita kembali ke Villa dahulu," ajak Raka tak tahan.

"Baik!" Joe segera memapah Raka.

Di Villa Raka sudah berusaha menumpahkan hasratnya sendiri di kamar mandi. Namun, usahanya tidak sepenuhnya berhasil. Reaksi obat tersebut masih terus bekerja.

"Ah, usahaku belum berhasil! Yang ada dia malah semakin mengembang saja!" gerutu Raka keluar dari kamar mandi. Tubuhnya tetap terasa panas, bahkan mulai menggigil. Dia merasa kalau malam ini dia akan mati sia-sia.

Joe selaku sekertaris dan assisten pribadinya dibuat pusing tujuh keliling. Dampak dari obat perangsang tersebut begitu cepat menjalar ke tubuh Raka.

"Waduh, bagaimana ini? Jika aku menjemput istrimu yang ada itu tidak mungkin. Kita sekarangkan sedang di luar kota. Bagaimana kalau aku carikan wanita di daerah sini saja?" saran Joe terpaksa mencari seorang wanita untuk melampiaskan hasrat bos sekaligus sahabatnya ini untuk menyelamatkan hidupnya.

"Terserahmu saja! Cepat pergilah!" usir Raka pasrah. Yang terpenting baginya saat ini adalah pelampiasan.

"Oke." Joe segera berlari tergesa-gesa keluar dari kamar.

Raka segera menjatuhkan tubuhnya di atas kasur empuk. Tubuhnya langsung meringkuk karena harus kuat menahan gejolak yang terus menyiksa.

Sudah hampir setengah jam berlalu, namun belum juga ada tanda-tanda kedatangan Joe. Raka semakin dibuat kelimpungan.

"Uh, lama sekali Zoe mencari satu wanita saja yang bersedia melayaniku. Apa dia sengaja ingin membunuhku secara perlahan, ah!" gerutu Raka kesal.

Tangannya terus mencengkram kuat sesuatu yang semakin mengeras. Buliran-buliran keringat terus mengucur dari tubuhnya. Berulang kali dia mengganti posisi tubuhnya menghadap kanan dan kiri karena benar-benar tak kuasa lagi menahannya.

"Dasar wanita sialan! Sebenarnya, motif dan tujuannya itu apa meracuni minumanku tadi? Kalau dia menginginkan aku ... tak mungkin dia pergi begitu saja setelah meracuniku," umpat Raka bertanya-tanya.

Dia begitu marah dan kesal akibat perbuatan wanita tersebut.

"Awas saja, esok akan aku selidiki dia? Jangan harap dia bisa tersenyum lagi seperti tadi, ah." Raka kembali mengerang.

Ceklek!

Pintu kamar tempat Raka berbaring dibuka seseorang. Raka segera menengoknya. Ternyata, yang datang adalah Joe sekertaris sekaligus assisten pribadinya.

"Hey, sebegitu menderitanya kamu? Sampai-sampai wajahmu pucat seperti akan mati saja," ledek Joe terkekeh. Dia menghampiri ranjang Raka. Dia dan Raka sudah bersahabat sejak kecil makanya saat sedang berdua mereka tampak akrab dan biasa saja. Karena sudah berhasil menemukan target, sengaja Joe meledeki Raka.

"Sialan kau! Mana wanitanya? Kenapa kau malah datang sendirian?" gerutu Raka dengan bibir bergetar. Kali ini dia benar-benar sudah tak kuat lagi menahannya.

"Haha, sabar! Dia sebentar lagi sampai kemari. Oh ya, sebaiknya aku ganti saja penerangannya agar wanita itu tidak curiga," jelas Joe langsung mematikan lampu utama. Lalu, menggantinya dengan lampu kamar yang remang-remang.

"Maksudmu apa? Apa wanita yang kau sewa adalah wanita baik-baik? Atau jangan-jangan dia ... ah!" Reaksi obatnya semakin menyiksa tubuh Raka.

"Tentulah dia wanita baik-baik. Mana mungkin aku membiarkan sahabat plus bos besarku ini tertular penyakit dari wanita malam," jawab Joe terkekeh. Sementara Raka diam seribu bahasa merasakan tubuhnya yang semakin panas.

Tak lama terdengar derap langkah seseorang yang semakin dekat. Joe yakin kalau yang datang pasti orang sewaannya. Dia segera meminta izin kepada Raka untuk mengeceknya.

"Sepertinya, pasienmu sudah datang. Aku tinggal dulu ya? Oh ya, ingat perlakukan dia dengan lembut. Dengar-dengar dia itu masih virgin loh," goda Joe tersenyum geli. Tubuhnya membungkuk dengan posisi bibir di telinga Raka.

"Hemmm."

Joe segera memperbaiki posisinya lalu melangkah meninggalkan Raka. Sesampainya di depan pintu, berdirilah laki-laki mengenakan jaket kulit berwarna hitam sambil membopong tubuh wanita.

Wanita itu sepertinya setengah sadar. Matanya sesekali terbuka dan tertutup kembali. Mungkin laki-laki itu sudah memberinya minuman yang membuatnya seperti itu.

"Ayo buruan bawa dia masuk ke dalam!" perintah Joe cepat dengan suara lirih. Dia tak ingin wanita itu mengetahuinya.

Pria itu tak bersuara, dia hanya mengangguk patuh. Lalu, buru-buru melangkah masuk ke dalam kamar. Ketika dia hampir sampai di dekat kasur, wanita itu mengeluarkan suaranya.

"Mas, kita ini di mana? Kenapa lampunya remang-remang? Oh ya, kenapa kepalaku terasa berat?" tanya wanita itu bingung. Tubuhnya terus berkeringat karena merasa gerah sekali.

"Sudah, tak usah banyak protes. Yang terpenting kita akan menikmati malam yang panjang, Sayang!" bisik pria itu sangat lembut di telinganya.

"Terima kasih, Mas. Aku sangat mencintaimu," ucap wanita itu bahagia sekali. Setelah beberapa bulan menjalani pernikahan. Akhirnya, sang suami mau menyentuhnya.

"Hemmm."

Begitu sampai di dekat ranjang, pria itu segera meletakkan tubuh wanita itu di sana. Lalu, dengan mengendap-ngendap melangkah keluar meninggalkannya.

Wanita itu terdiam merasakan panas di tubuhnya yang semakin menjadi-jadi. Tangannya menyingkap baju atasan yang dia kenakan berharap bisa menyejukkan tubuhnya.

"Mas, kenapa tubuhku tambah panas begini, ah!" celoteh wanita itu kebingungan.

Raka tak menjawabnya. Dia merasa kalau wanita di sampingnya juga pasti sudah dicekoki obat agar tak sadar sudah melakukan hal itu pada pria lain.

Grebbbb!

Mendengar suara pintu tertutup, Raka segera mencoba bangkit dari posisinya. Lalu, mengamati wajah wanita yang samar-samar terlihat menggemaskan itu. Keringat yang terus mengucur dari tubuh sang wanita semakin membuatnya bergairah. Tanpa berpikir panjang, dia segera menjalankan aksinya. Sementara wanita itu hanya diam saja menikmatinya.

Namun, ketika Raka mulai ketujuan inti. Wanita itu berteriak histeris karena kesakitan. Tangannya mencengkram kuat seprai kasur. Darah segar mengalir begitu saja membasahi seprai tersebut. Sungguh Raka semakin mabuk kepayang. Ini merupakan kali keduanya, dia merasakan tubuh wanita yang masih suci.

"Astaga, ternyata dia masih suci. Bodoh sekali pria itu rela menjual wanitanya hanya karena uang semata," batin Raka terus beraksi. Bibirnya melengkung ke atas tanda merasa sangat puas. Dia seolah lupa dengan wanita yang jelas tengah termenung menunggu kepulangannya di rumah.

Satu jam telah berlalu, di dalam kamar Raka masih saja berkutat di atas kasur.

Sementara Joe dan pria itu tampak kesal menunggunya di luar. Pria itu seperti sedang merasa was-was. Mungkin, dia takut kalau istrinya itu akan segera sadar kalau efek obat yang diberikannya tadi sudah habis.

"Astaga, kenapa teman anda lama sekali? Ini sudah satu jam lebih! Saya takut kalau pengaruh obat yang saya berikan tadi sudah hilang efeknya. Bisa-bisa ketahuan dong perbuatanku ini," ucap pria itu gelisah.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Dia Canduku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Dunia dokterku hancur saat merawat Evelyn Santoso, pasien VIP yang menangisi tunangannya. Pria di foto itu adalah Bima, suamiku, yang ternyata bernama asli Brama Wijaya, seorang taipan kejam. Saat Brama datang, ia sama sekali tidak mengenaliku. Ia justru memeluk Evelyn dan mengucap janji setia yang biasa ia katakan padaku. Lewat tatapan dinginnya, ia menegaskan bahwa pernikahan kami saat ia amnesia hanyalah aib rahasia yang kini harus ia lenyapkan selamanya.
Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex
7.9
Demi melindungi kehormatan ibu angkatnya, seorang gadis rela menjadi pengantin pengganti. Sayangnya, kesalahpahaman fatal membuat Alex sangat membenci dan memperlakukannya dengan kasar. Meski mendapat perlakuan buruk, ia tidak tinggal diam dan terus berjuang keras menyembunyikan rahasia besar tentang identitas aslinya. Akankah Alex mampu membongkar misteri yang tersimpan rapat ini? Temukan kelanjutan kisah penuh ketegangan dan emosi mereka di Bakisah.
Sampul Novel Jebakan Cinta SANG MANTAN
9.0
Menjebak Ivander dalam pernikahan paksa rupanya menjadi penyesalan terbesar bagi Nada. Meski begitu, cara ekstrem ini adalah satu-satunya jalan agar ia bisa mendampingi pria yang dahulu pernah ia hancurkan hidupnya. Terbelenggu rasa bersalah, Nada kini bertekad menebus dosa masa lalu lewat pengabdiannya sebagai istri. Namun, mampukah ketulusan Nada melunakkan dinginnya kebencian Ivander, ataukah perjuangannya meraih maaf justru berujung sia-sia?
Sampul Novel Misteri matinya teman-temanku
8.6
Satu per satu orang di sekitarku tewas secara mengerikan. Mulai dari sahabat, kerabat dekat, hingga musuh-musuh yang pernah berbuat jahat kepadaku, semua berakhir tragis. Sang pembunuh berdarah dingin beraksi sangat rapi tanpa meninggalkan bukti sedikit pun. Teror mencekam ini terus berlanjut, memakan korban baru tanpa bisa dihentikan. Kini, di tengah misteri yang tak terpecahkan, nyawaku sendiri pun terancam menjadi target berikutnya dari sosok misterius yang mengintai.
Sampul Novel Pengorbanannya, Kebencian Butanya
8.0
Demi Rania, tunangannya, Baskara tega memaksaku mendonorkan sumsum tulang. Kedekatan masa kecil kami kini musnah, berganti kebencian buta darinya setelah fitnah keji Rania menghancurkanku. Akibat rekaman asusila palsu itu, Baskara menyiksaku dan menculik orang tuaku, memaksaku melihat mereka jatuh dari gedung tinggi hingga tewas. Di tengah penyakit parah yang kusembunyikan, dia justru menyuruhku mati. Tanpa ragu, aku menuruti keinginannya dan melompat ke jurang maut.
Sampul Novel Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin
8.1
Clayden Ardhanesa, yang dahulu dikenal sebagai Bradford, rela meninggalkan kejayaannya di puncak dunia demi wanita yang sangat ia cintai. Ia memilih hidup sederhana dalam pernikahan sambil terus melindungi istrinya secara rahasia. Sialnya, begitu meraih kesuksesan besar, sang istri justru menganggap Clayden sebagai beban tak berguna dan menuntut perceraian. Namun, roda berputar saat nama Clayden kembali mengguncang dunia, menyisakan penyesalan mendalam bagi mantan istrinya yang kini bersujud menangis.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED