Sampul Novel Derai Kasih Syafana

Derai Kasih Syafana

9.1 / 10.0
Di usia 33 tahun, Syafana Azzahra didera luka akibat dua kali gagal membina rumah tangga. Asa barunya kini disandarkan pada sosok Arman Alatas, lelaki yang dikenalkan sahabatnya. Sialnya, tiga hari sebelum pernikahan, Syafana mendapati Arman berkhianat. Meski batinnya terkoyak, ia memilih memaafkan dan tetap melanjutkan pernikahan mereka. Akankah pernikahan yang didasari ketidaksetiaan ini mampu dipertahankan oleh Syafana?

Derai Kasih Syafana Bab 1

Syafana Azzahra adalah seorang wanita cantik yang bekerja di suatu perusahaan ternama di ibukota Jakarta. Usianya kini sudah memasuki kepala 3. Tepatnya tahun ini ia berusia 33 tahun.

Tentu saja usia yang menurut kebanyakan orang sudah tidak lagi muda untuk membangun sebuah mahligai rumah tangga. Syafana terbilang terlambat dan tidak pintar jika menilik masalah percintaan. Dalam perjalanannya ia sering dibohongi dan diselingkuhi laki-laki.

Syafana pernah gagal 2 kali saat akan menikah. Menjelang pernikahan pertama saat usianya menginjak 30 tahun, tiba-tiba ia berubah pikiran. Karena Syafana sadar menurutnya laki-laki yang akan dinikahi benar-benar tidak mencintainya.

Dia berselingkuh dengan rekan kerjanya dan H-3 sebelum pernikahan. Ia pun membatalkan pernikahan itu. Rasa kecewa bercampur malu pun selalu menyelimuti hari-hari Syafana. Betapa tidak? Ayah tirinya selalu memanggilnya dengan sebutan perawan tua. Panggilan yang sangat melukai hati kecil Syafana.

Beberapa bulan kemudian, Syafana mulai membuka hati kembali dan mencoba menjalin hubungan serius dengan teman masa kecilnya bernama Lukman. Dari dulu Lukman memang menyukainya tetapi baru kali ini ia sadar kalau Lukman lah orang yang selama ini Syafana cari. Hanya berselang 3 bulan menjalin hubungan serius dengan Lukman akhirnya mereka berdua memutuskan untuk menikah.

Menjelang pernikahan keduanya itu ternyata Syafana baru mengetahui jika calon suaminya itu berstatus suami orang dan memiliki 3 orang anak. Bak tersambar petir di siang bolong sontak mendiang Mama Syafana tidak menyetujui dan batal lah rencana pernikahan kedua Syafana. Kalaupun tetap dilanjutkan akan menambah derita dan kehancuran dalam hidupnya.

Setelah 2 kali gagal menikah ia pun sangat terpukul. Cacian hingga hinaan dari ayah tirinya pun seakan sudah menjadi makanan sehari-hari. Tetapi jika masalah menafkahi dirinya dan Jovi, ayah tirinya terbilang tidak pernah telat memberi mereka uang. Kebutuhan rumah tangga selalu tercukupi karena memang beliau memiliki usaha jual beli mobil yang menguntungkan.

Untunglah kali ini Ia memberanikan diri untuk menikah dengan laki-laki pilihan sahabatnya yang bernama Arman Alatas. Seorang laki-laki muda berusia 28 tahun yang menjabat sebagai asisten CEO di salah satu perusahaan ternama di Jakarta.

Syafana membulatkan tekad untuk mencintai laki-laki yang lebih muda darinya. Bersama Arman Ia merasa laki-laki itu bisa jadi pendamping yang baik untuk masa depannya. Karena menikah adalah satu-satunya jalan agar Ia bisa meninggalkan ayah tirinya yang tempramental itu.

Hati Syafana kini dipenuhi dengan rasa tergesa-gesa. Semoga saja rencana pernikahan ketiga ini tidak meleset lagi. Dalam hati kecilnya Ia tidak mau gagal lagi.

Sang fajar pun datang. Mentari pagi nan elok keluar dari peraduan nya. Jam menunjukkan tepat pukul 06.00 pagi. Gadis cantik yang selalu memakai hijab dan bertubuh tinggi semampai itu masih tertidur dengan pulasnya.

Dari arah pintu depan terdengar suara derap langkah kaki dan suara lantang yang tidak asing lagi di telinganya.

"Syafana! Syafana! Dasar perawan tua, dimana kau?" Ayah tirinya menggerutu dengan suara yang nyaring melengking.

Mendengar perkataan ayahnya yang sedang berteriak memanggilnya. Ia pun lalu terbangun dengan mata yang masih sembab, mencoba membuka perlahan pupil matanya. Mata sipitnya sayu karena memang kurang tidur. Syafana pun lalu mencoba berdiri dari ranjangnya. Sambil mengambil kacamata di atas nakas yang setia menemaninya.

Krek! Suara daun pintu terdengar diiringi derap tubuh kecil Syafana yang keluar dari dalam kamarnya. Ia melihat sang ayah tiri telah berdiri di depan kamarnya dengan mata yang melotot tajam.

"Iya, Ayah. Syafa di sini ada apa?" Syafana menyahut sambil keluar dari kamarnya dan berjalan mendekati sang Ayah tiri.

"Hey dasar kamu perawan tua! Jam segini baru bangun? Mana sarapan untukku? Perutku lapar mau makan!" Ayah tiri membentak berkali-kali. Membuat hati Syafana begitu perih.

"Kenapa terus memanggilku perawan tua sih? Sebentar, aku akan membeli makanan untuk sarapan!" jawab Syafana kesal.

"Anak perempuan itu harusnya bangun pagi dan siapkan makanan! Eh kamu malah enak-enakan tidur! Makanya jodohmu jauh!" Ayah tirinya membentak lagi. Sekali lagi cukup menciptakan luka baru di hati Syafana.

"Ayah, kenapa memarahiku sih? Aku kan banyak pekerjaan, jadi wajarlah aku bangun kesiangan!" ucap Syafana.

Plak! Tanpa diduga Arkan mengambil tongkat kayu. Ia memukul tubuh Syafana. Pukulan keras tersebut tepat mendarat di punggung Syafana saat Ia mencoba menangkis pukulan itu.

"Agh! Sakit Ayah!" Syafana mengerang kesakitan.

Tubuh gadis itu terasa ngilu. Ia merasakan sakit dan perih di bagian belakang pinggangnya. Betapa tidak? Pukulan keras dari arah belakang itu membuat Syafana meringis kesakitan.

"Kenapa kamu menangis?" gertak Arkan.

Arkan Adhiguna adalah seorang laki-laki berusia 58 tahun. Ia merupakan Ayah tiri dari Syafana. Ia memiliki sifat yang tempramental, dan suka sekali memukul Syafana bila gadis itu tidak menurut. Hal yang membuat Syafana ingin pergi jauh meninggalkan dirinya.

"Aku sudah tidak betah hidup denganmu, Ayah! Aku ingin pergi dari sini!" teriak Syafana.

Gadis itu seolah tidak takut dengan mata tajam sang ayah tiri yang terus melotot di depan nya. Lantas, justru Arkan tertawa menggelegar. Membuat Syafana menghentikan tangisannya sejenak.

"Hahaha! Pergilah kemanapun kamu mau! Siapa laki-laki yang mau denganmu? Dasar perawan tua!" Arkan membentak dengan nada tinggi. Mustahil rasanya mendengar Arkan berbicara dengan suara yang lembut.

"Baiklah kalau itu memang mau Ayah. Aku sadar memang aku bukanlah siapa-siapa dirumah ini. Setelah kepergian mama, semua seakan berubah, Ayah dengan seenaknya mengolok-ngolokku bahkan tak sungkan mengayunkan pukulan di tubuhku!" teriak Syafana.

"Pergilah kalau kamu mau! Pergilah sekarang! Angkat kakimu dari sini sekarang juga!" usir Arkan.

Syafana hanya menangis sedih. Pikirannya kalut. Kemana ia akan tinggal? Sementara, sebentar lagi ia akan menikah. Sangat tidak mungkin dia akan angkat kaki sekarang. Mau tidak mau untuk sementara waktu Syafana harus sedikit bersabar. Menunggu sampai pernikahan itu tiba.

"Pergilah! Kalau kamu mau pergi! Dasar perempuan tidak tau diuntung! Kau sama seperti mamamu!" Arkan terus mendesak Syafana untuk segera pergi dari rumah.

Syafana tetap terdiam. Ia mencoba menerima semua perkataan jahat sang ayah. Meski itu menyangkut pautkan mendiang sang mama, Syafana mencoba tegar. Biarlah untuk sekarang ia harus menelan semua perkataan menyedihkan sang ayah tiri.

Melihat ada vas bunga yang berdiri sempurna di atas nakas, Arkan pun mengambil vas bunga itu lalu mengayunkannya ke arah Syafana. Ia mengambil ancang-ancang untuk melemparnya tepat ke arah kepala Syafana tanpa berpikir panjang.

Mendapati sang Ayah tiri akan mengayunkan Vas bunga itu tepat ke arah tubuhnya, Syafana pun reflek langsung bergegas berlari dengan kencangnya.

"Kemari kau Syafana! Jangan lari!" teriak Arkan.

"Ayah! Jangan lakukan itu! Apa Ayah berniat membunuhku? Tolong aku, Ayah! Kumohon jangan lempar vas itu padaku!" Syafana pun tak kalah berteriak. Kini tangisan memilukan itu kian terdengar di telinga.

Sungguh malang nasib Syafana.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Derai Kasih Syafana

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel En-PD153
8.9
Kekasih lama yang kusangka sudah mati tiba-tiba kembali dengan membawa wanita hamil yang katanya telah menolongnya. Dengan lancang, dia menyuruhku tinggal bersama mereka dan menawarkan janji pernikahan palsu demi menikahi perempuan itu. Sebagai putri bangsawan sekaligus menantu dari dinasti konglomerat, aku menolak menjadi simpanan. Jika dia memilih melepaskan kemewahan ini, aku akan memastikan dia jatuh miskin tanpa sisa.
Sampul Novel En-PD158
8.7
Demi menyembuhkan putra kandungnya dengan Lin Yanran yang terkena leukemia, Zhou Yu'an meminta cerai setelah tiga tahun pernikahan. Ia memohon kepada sang istri agar diizinkan memiliki anak lagi dengan mantan kekasihnya itu sebagai pendonor sel penyelamat. Di balik janji setianya untuk kembali setelah proses medis selesai, sang istri justru menemukan pesan provokatif dari Yanran yang telah menanti kedatangan Yu'an untuk menghamilinya malam itu juga.
Sampul Novel Jangan bermain-main dengan saya
8.9
Nasib malang menimpa seorang gadis setelah dikhianati dan dijual oleh ayah kandungnya sendiri. Begitu beranjak dewasa, ia dipaksa menghadapi kenyataan pahit tanpa ada celah untuk menghindar. Takdir menyeretnya menjadi istri seorang bandar narkoba yang sangat kejam. Kini, seluruh kehidupannya sepenuhnya terjebak di tengah lingkaran hitam dunia kriminal yang penuh intrik mematikan serta ancaman bahaya yang terus mengintai setiap saat.
Sampul Novel Jebakan Cinta SANG MANTAN
9.0
Menjebak Ivander dalam pernikahan paksa rupanya menjadi penyesalan terbesar bagi Nada. Meski begitu, cara ekstrem ini adalah satu-satunya jalan agar ia bisa mendampingi pria yang dahulu pernah ia hancurkan hidupnya. Terbelenggu rasa bersalah, Nada kini bertekad menebus dosa masa lalu lewat pengabdiannya sebagai istri. Namun, mampukah ketulusan Nada melunakkan dinginnya kebencian Ivander, ataukah perjuangannya meraih maaf justru berujung sia-sia?
Sampul Novel PRIME MINISTRE'S DAUGHTER
8.2
Demi menikahi Eleanore, putri perdana menteri yang dingin, Ken nekat memakai cara licik. Kebahagiaan keponakan raja itu sirna setelah pernikahan terwujud, karena Ken justru mengungkap rahasia kelam masa lalu istrinya. Hal ini memicu kebencian mendalam dan mengubah sikap Ken menjadi sangat drastis. Meski hatinya hancur disakiti oleh sang suami, Eleanore tetap bertahan dalam cinta di tengah konflik masa lalu yang sulit dimaafkan.
Sampul Novel Satu Malam Bersama Calon Besan
8.5
Setelah sekian lama menyendiri, sebuah kesalahan fatal terjadi dalam hidup Mira akibat pengaruh alkohol di malam ulang tahunnya. Ia melewati malam yang intim bersama Rendi, lalu pergi tanpa sempat mengenali wajah pria itu. Saat mencoba melupakan kejadian tersebut, Mira justru dikejutkan oleh kenyataan pahit saat bertemu calon besannya. Rendi ternyata adalah ayah dari calon menantunya. Kini, keduanya terjebak dilema antara melupakan malam itu atau berselingkuh di belakang anak-anak mereka.

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED