Sampul Novel Dangerous Touch (Sentuhan Berbahaya)

Dangerous Touch (Sentuhan Berbahaya)

9.7 / 10.0
Isabel dirundung duka mendalam setelah kepergian ibu serta saudaranya. Di tengah kesendirian tanpa keluarga, tanggung jawabnya sebagai Putri Mahkota pun terasa kian berat. Namun, hidupnya berubah saat ia bersilang jalan dengan Joseph, miliarder berjiwa playboy yang bergelimang kemewahan. Percikan asmara yang intens langsung membara di antara mereka. Walau saling terpikat, jalan cinta mereka tidaklah mulus karena terhalang rintangan besar dan badai konflik yang mengancam.
Ringkasan Dangerous Touch (Sentuhan Berbahaya)
Isabel dirundung duka mendalam setelah kepergian ibu serta saudaranya. Di tengah kesendirian tanpa keluarga, tanggung jawabnya sebagai Putri Mahkota pun terasa kian berat. Namun, hidupnya berubah saat ia bersilang jalan dengan Joseph, miliarder berjiwa playboy yang bergelimang kemewahan. Percikan asmara yang intens langsung membara di antara mereka. Walau saling terpikat, jalan cinta mereka tidaklah mulus karena terhalang rintangan besar dan badai konflik yang mengancam.
Baca Selengkapnya

Dangerous Touch (Sentuhan Berbahaya) Bab 1

Murcia, Spain.

“Tolong!” Seorang gadis berlari di lorong gelap di bawah derasnya hujan yang membasahi kota Murcia. Dinginnya malam begitu menusuk, namun nyatanya tidak membuat gadis itu menggigil kedinginan.

Hujan turun begitu deras, tapi rasa takut tidak ada sedikit pun pada gadis itu. Dia jauh lebih takut pada dua pria berbadan besar yang mengejarnya. Cipratan air hujan yang ada di tanah mengenai long dress berwarna putih yang dikenakan gadis itu.

Kotor. Tidak ada yang bisa lagi digambarkan. Gadis berparas cantik dan berambut merah itu mengenakan long dress berwarna putih yang sudah terkena noda cipratan air hujan yang bercampur dengan tanah di bawah.

Dorrr …

Suara tembakan yang dilayangkan ke udara menggertak gadis itu untuk berhenti berlari, karena sejatinya dua pria berbadan besar itu masih memberikan sedikit kelonggaran pada gadis itu. Mereka sengaja menggertak agar gadis itu berhenti berlari.

Samar-samar suara isak tangis terdengar bercampur dengan guyuran air hujan. Gadis itu berlari sekencang mungkin menghindari dua pria berbadan besar yang mengejarnya.

“Berhenti!” Suara lantang dari salah satu pria berbadan besar, meminta gadis itu untuk berhenti. Namun, gadis itu nyatanya tak menyerah. Dia berlari menghindar. Derasnya hujan, tak kunjung membuatnya menyerah.

“Ck! Kita tangkap saja dia! Kesabaranku sudah habis!” Salah satu pria berbadan besar, meminta temannya untuk menangkap gadis itu.

Anggukan kepala direspon. Tampak wajah gadis itu sudah memucat. Dia tahu bahwa dua pria yang mengejarnya berdiri di belakangnya tidak terlalu jauh darinya. Sekalipun dia sudah berlari kencang tidak akan sanggup bisa bebas dari kejaran dua pria berbadan besar itu.

Napas gadis itu terengah-engah. Pandangannya sudah mulai buram akibat kelelahan dan dingin yang menusuk seluruh tubuhnya membuat seluruh energy-nya habis. Langkah larinya pun mulai sedikit melambat. Hingga tiba-tiba sebuah mobil sport berwarna hitam muncul dan tak sengaja menabrak gadis itu.

Brakkk

Tubuh gadis itu tertabrak mobil sport bewarna hitam yang melaju cukup kencang di kota Murcia. Untungnya sang pemilik mobil mampu melakukan rem secara mendadak. Jika saja tidak, maka sudah pasti tubuh gadis itu terpental cukup jauh.

Kejadian tabrakan itu, membuat dua pria berbadan besar yang mengejar gadis cantik itu, terpaksa harus berhenti mengejar. Bahkan mereka terpaksa harus bersembunyi agar tidak ketahuan.

Seorang pria tampan bertubuh gagah turun dari mobil dan menghampiri gadis itu. Tepat di kala pria tampan itu turun dari mobil—asistennya juga turun dari mobil belakang menghampiri pria tampan itu.

“Tuan Joseph, Anda baik-baik saja?” sang asisten khawatir kalau Tuannya mengalami luka.

Pria tampan bernama Joseph itu mengembuskan napas kasar. “Kau lihat sendiri, aku baik-baik saja atau tidak?!” Alih-alih menjawab, malah Joseph membalikkan ucapan sang asisten.

Sang asisten menggaruk kepalanya tidak gatal. Lalu, tatapannya tak sengaja menatap seorang gadis cantik sudah terbaring lemah di tanah. “T-Tuan, A-Anda—”

“Aku tahu aku menabrak gadis ceroboh ini, tapi itu bukan salahku sepenuhnya. Dia berlari ke arah mobilku. Itu sama saja dengan dia menabrakan dirinya ke mobilku.” Joseph mendengkus kesal, memberikan penjelasan.

Sang asisten menatap serius Joseph. “Tuan, hari ini Anda sudah diminta kembali ke New York oleh ayah Anda. Biarkan saya yang mengurus gadis itu. Saya akan membawanya ke rumah sakit dan memberikan uang sebagai bentuk ganti rugi.”

Joseph menundukkan tubuhnya, menatap gadis cantik yang pingsan akibat tertabrak olehnya. Dia menatap lekat dan dalam gadis cantik yang memiliki rambut panjang dan warna merah. Adanya freckles di wajah putih gadis itu—membuatnya cukup menarik di mata Joseph.

“Biar aku yang mengurusnya.” Joseph langsung membopong tubuh mungil gadis itu gaya bridal—dan membawanya masuk ke dalam mobilnya.

“Tuan, tapi ayah Anda—” Sang asisten tidak lagi bisa melanjutkan ucapannya, karena sekarang Joseph sudah melajukan mobil. Dengan terpaksa, sang asisten masuk kembali ke dalam mobilnya sendiri—dan berbalik arah kembali ke apartemen yang dia tempati selama di kota Murcia.

“Bagaimana ini? Yang Mulia akan murka pada kita,” seru salah satu pria berbadan besar yang telah keluar dari tempat persembunyiannya.

Pria berbadan besar lainnya berdecak. “Sudahlah, kita pikirkan nanti. Lebih baik kita temui Yang Mulia sekarang.”

***

Sayup-sayup mata gadis cantik berambut merah mulai terbuka. Pandangannya mulai menjadi nyata, tidak lagi buram. Akan tetapi, ketika matanya sudah terbuka—tatapannya menatap terkejut melihat dirinya berada di sebuah kamar asing—dan juga ada sosok pria yang berdiri di hadapannya sambil melayangkan tatapan dingin.

“K-kau … a-apa kau ingin membunuhku?” Gadis itu beringsut mundur hingga membuat tubuhnya terbentur ke kepala ranjang.

Joseph berdecak kesal. “Dokter memeriksa kau tidak memiliki luka dalam. Tapi kenapa otakmu berpikir konyol!”

“D-Dokter?” Mata gadis itu melebar. “A-aku diperiksa dokter?”

Joseph berusaha bersabar. “Nona rambut merah, kau menabrakan dirimu ke mobilku hingga membuatmu terluka. Aku membawamu ke penthouse-ku sebagai bentuk tanggung jawab, meski kau yang salah. Dan … ya, aku memanggilkan dokter untuk memeriksa luka di tubuhmu.”

Gadis cantik itu menelan saliva-nya berat. Kepingan memorinya langsung mengingat tentang apa yang terjadi padanya. Buru-buru dia melihat tubuhnya sendiri—menatap dress yang dia kenakan sudah tidak lagi sama. Detik itu juga raut wajahnya berubah menjadi panik.

Joseph mendengkus kasar. “Aku tidak berniat memerkosa seorang gadis pingsan. Singkirkan pikiran konyolmu! Pelayanku yang sudah menggantikan pakaianmu.”

Gadis cantik itu lega mendengar ucapan Joseph. Kejadian tabrakan tadi sama saja telah membantunya selamat dari hal buruk. Entah, bagaimana nasibnya sekarang kalau dirinya tidak tertabrak mobil.

“Kenapa kau menabrakan tubuhmu ke mobilku? Apa kau bosan hidup?” seru Joseph menahan jengkel.

Gadis itu menggigit bibir bawahnya. “A-aku minta maaf. A-aku tidak melihat jalan dengan baik. Maafkan aku, Tuan.” Dia menundukkan kepalanya ke hadapan Joseph.

Joseph melangkah mendekat, menatap dingin dan lekat gadis berambut merah itu. “Siapa namamu?” tanyanya dingin.

Gadis itu masih belum bersuara di kala Joseph menanyakan namanya. Dia tetap menundukkan kepalanya tidak berani melihat Joseph.

“Angkat kepalamu. Aku sedang berbicara denganmu,” ucap Joseph dingin.

Sayangnya, gadis itu masih menundukkan kepalanya tidak berani menatap Joseph.

Joseph menjadi kesal. Dia langsung menarik dagu gadis itu menggunakan jemarinya, dan memberikan tatapan dingin pada gadis itu. “Siapa namamu?”

Gadis itu kembali menggigit bibir bawahnya. “I-Isabel … namaku Isabel, Tuan.”

Joseph tak henti menatap sepasang iris mata hijau, rambut panjang warna merah, dan freckles yang ada pada gadis itu. Belum ada kata yang terucapkan, dia masih tenggelam akan pemandangan yang ada di hadapannya. Manik mata hijau dipadukan dengan rambut merah adalah sangat jarang dia temui.

“Apa nama keluargamu?” tanya Joseph lagi.

Gadis bernama Isabel menggeleng lemah. “Aku tidak memiliki keluarga. Namaku Isabel saja, Tuan.”

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Dangerous Touch (Sentuhan Berbahaya)

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan
8.4
Delapan tahun membina rumah tangga, Jessica harus menelan pil pahit di hari ulang tahun pernikahannya. Alih-alih merayakan momen spesial, dia tidak sengaja mendengar pengakuan kejam suaminya, Rio Aditya. Rio ternyata berselingkuh dengan Nadia dan berniat menceraikannya. Di saat yang sama, Jessica didiagnosis mengidap kanker ovarium stadium akhir. Tanpa rasa cinta yang tersisa dan waktu yang kian menipis, Jessica memutuskan untuk merelakan semuanya, bersiap pergi selamanya demi kedamaiannya sendiri.
Sampul Novel En-PD154
9.0
Kemenangan sepuluh kali beruntun di arena tak menghalangi Roderick untuk mengkhianatiku. Tunanganku itu justru asyik bermesraan dengan cinta pertamanya, bahkan membiarkan perempuan itu menghinaku sebagai sosok kasar tak berkelas. Kelembutan Roderick lenyap, digantikan pernyataan cinta untuk wanita lain di depanku. Dengan hati dingin, kuhubungi ayahku yang merupakan bos mafia. Aku meminta pertunangan ini dibatalkan demi mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Niat tulus Rheina menyelamatkan sahabatnya dari tuan tanah malah berujung petaka. Sang ayah justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat, menyeret Rheina ke pusaran konflik keluarga yang kelam dan merusak hidupnya. Di tengah kerasnya tekanan hidup yang dipenuhi makian dan adegan dewasa, gadis lugu ini terperangkap dalam cinta segitiga yang rumit bersama dua pria. Simak perjuangan emosional Rheina menghadapi takdirnya yang sarat liku.
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Dunia dokterku hancur saat merawat Evelyn Santoso, pasien VIP yang menangisi tunangannya. Pria di foto itu adalah Bima, suamiku, yang ternyata bernama asli Brama Wijaya, seorang taipan kejam. Saat Brama datang, ia sama sekali tidak mengenaliku. Ia justru memeluk Evelyn dan mengucap janji setia yang biasa ia katakan padaku. Lewat tatapan dinginnya, ia menegaskan bahwa pernikahan kami saat ia amnesia hanyalah aib rahasia yang kini harus ia lenyapkan selamanya.
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Alena Adriani Quensyah harus menghadapi kenyataan pahit setelah orang tuanya tega menjadikannya jaminan utang kepada gembong mafia yang sangat kejam. Kini, hidupnya bagai di balik jeruji besi, ditambah dengan bayang-bayang trauma masa lalu yang terus menyiksa batinnya. Di tengah situasi pelik ini, Alena bertekad mencari tahu alasan keluarganya tega menelantarkannya. Mampukah ia bertahan hidup dan menemukan kembali orang tuanya?
Sampul Novel My Bad Boss
8.6
Xavier Narendra Maximilian selalu menganggap wanita sebatas teman tidur dan bertekad menghindari pernikahan. Namun, keyakinan sang miliarder goyah setelah bertemu Adeeva Adelia Albert, sekretaris baru yang acuh dan tak berniat memikatnya. Sempat dipandang Adeeva sebagai kesialan terbesar dalam hidupnya, sosok Xavier kini justru menjadi anugerah terindah. Hubungan yang semula dipenuhi kebencian itu kini telah bertransformasi menjadi hari-hari romantis yang indah bagi mereka berdua.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED