Sampul Novel Cinta Disisa Serpihan Hati

Cinta Disisa Serpihan Hati

8.4 / 10.0
Akibat salah paham warga, Dania yang berniat menyelamatkan Ilham dari kejaran orang asing justru terpaksa menikah siri dengannya. Siapa sangka, perjalanan mereka menjelajahi berbagai daerah malah menumbuhkan benih cinta. Namun, nyawa Ilham kini terancam oleh makar ibu dan saudara tirinya yang ambisius merebut warisan hotel sang ayah. Dania pun harus terus mendampingi sang pewaris dalam pelarian penuh bahaya demi melindungi nyawa serta cinta mereka.
Ringkasan Cinta Disisa Serpihan Hati
Akibat salah paham warga, Dania yang berniat menyelamatkan Ilham dari kejaran orang asing justru terpaksa menikah siri dengannya. Siapa sangka, perjalanan mereka menjelajahi berbagai daerah malah menumbuhkan benih cinta. Namun, nyawa Ilham kini terancam oleh makar ibu dan saudara tirinya yang ambisius merebut warisan hotel sang ayah. Dania pun harus terus mendampingi sang pewaris dalam pelarian penuh bahaya demi melindungi nyawa serta cinta mereka.
Baca Selengkapnya

Cinta Disisa Serpihan Hati Bab 1

Hari ini kedua kalinya Dania merasa dunianya sungguh hancur. Bagaimana tidak, setelah kepergian kedua orang tuanya dalam kecelakaan yang membuatnya harus tinggal di panti asuhan yang tak jauh dari rumahnya, kini Dia harus merasakan hancur hatinya sekali lagi.

Mas Fathur calon imamnya meninggal dalam sebuah kecelakaan tunggal, tiga hari sebelum akad nikah digelar.

Semua rencana dan persiapan sudah selesai semua, namun semuanya terpaksa harus dibatalkan begitu saja. Pernikahan impiannya kini pupus sudah.

Beberapa hari Dania mengurung diri dan sesekali menangis dikamarnya. Bu deh sekaligus pemilik panti asuhan tempat Dania tinggal selama ini, selalu mencoba menenangkan hatinya namun Dania terus menyalahkan dirinya yang tak pernah beruntung dalam kehidupannya. Bahkan sebulan sebelum pernikahan yang sudah direncanakan, Dania harus rela dipecat diperusahaan tempat Dia bekerja.

Malam ini Bu deh mencoba mengajak Dania bicara, beliau menyuruhnya untuk berjualan diruko milik Bu deh yang kemaren baru saja ditinggalkan oleh orang yang mengontrak selama ini.

Bu deh memang sengaja menyuruh Dania untuk berjualan di ruko kecil itu agar Dia bisa melupakan masalah yang dihadapinya saat ini.

Dania menangis mendengar wejangan dari Bu deh. Setelah perdebatan panjang akhirnya Dania menyetujuinya. Bu deh mengambilkan beberapa uang untuk modal Dania berjualan. Beliau menyarankan agar untuk sementara Dania berjualan jus dan salad buah, karena lebih simpel dan peralatannya sudah ada semuanya.

Air matanya terus menetes, Dania mencoba kuat didepan Bu dehnya. Namun disaat Bu deh pergi Dania menangis terisak-isak.

Tuhan mengapa Aku tak pernah beruntung

Masih adakah sisa keajaiban untukku

Aku sudah lelah, tak tahu harus bagaimana

Jiwaku terasa tak kuat lagi untuk bangkit

Kisahku telah pergi sebelum ku tulis.........

Dania menutup wajahnya dengan bantal agar suara tangisannya tak terdengar.

Malam semakin larut, Dania masih tak bisa untuk memejamkan matanya. Hingga kumandang adzan terdengar dan meluluhkan hatinya.

Dania bangun dan bergegas mengambil wudhu, Dia segera berangkat sholat di mushola di depan Panti.

Setelah sholat Dania ingin melanjutkan tidur namun tiba-tiba Bu deh datang dan menyuruhnya untuk pergi ke pasar membeli bahan-bahan untuk persiapan jualan.

Meskipun berat namun Dania tetap mengikuti wejangan dari Bu dehnya karena dia memang sudah pasrah dengan hidupnya yang tak berarti.

Perlahan Dia mulai berjalan menuju ke pasar dengan wajah yang kusut akibat terlalu banyak menangis.

Setelah selesai belanja Dania langsung menuju ke ruko milik Bu dehnya. Dia menatap langit-langit rukonya yang banyak sekali debu yang menempel.

Dania menghela nafas panjang dan mulai membersihkan seluruh ruko itu. Dania juga membeli beberapa cat tembok. Dia ingin melukis semua dinding diruko itu. Dia memang hobi sekali melukis, namun hari ini dia memutuskan untuk membersihkan rukonya saja, agar Dia sekalian bisa tinggal disana.

Malam ini pertama kalinya Dania tidur di Ruko. Beruntung beberapa anak Panti mau menemaninya tidur diruko. Setelah sebagian anak tertidur, Dania menyiapkan beberapa buah untuk dicuci dan ditata dietalase. Besok pagi adalah pembukaan kedai jus dan salad buah. Dania sudah tak sabar untuk menjalani hari esok.

Setelah adzan subuh berkumandang, Dania lekas sholat berjamaah bersama anak-anak panti karena setelah ini Bu deh akan menjemput karena mereka harus bersekolah.

Saat matahari mulai bersinar, Dania mulai membuka kedai jus dan salad buah di depan rukonya.

"Bismillahirrahmanirrahim, semoga ada rejekiku disini", ucap Dania saat mulai membuka rukonya.

Beberapa jam berlalu, Dania masih juga belum mendapatkan satupun pembeli. Dia merasa mulai bosan dengan rutinitasnya hari ini.

Dania malah semakin ingat dengan calon suaminya yang sudah meninggal. Rasa sepi membuat Air matanya menetes dengan sendirinya.

"Beli...... mbak.... beli," ucap seorang pembeli pertamanya.

Dania mulai menghapus air matanya saat seorang pembeli datang ke warungnya. Dia tersenyum manis kepada seorang pembeli. Dia mulai menyiapkan pesanan dari seorang pembeli dan mempersilahkannya untuk duduk.

Suasana hatinya mulai berubah ketika kedai jusnya mulai rame pembeli.

Hingga malam hari kedai jus dan salad buah Dania laris terjual. Dania menghela nafas panjang dan tersenyum karena buahnya sudah hampir habis hari ini.

Jam dinding sudah menunjukkan jam delapan malam, Dania memutuskan untuk menutup kedainya. Perlahan dia menutup pintu rolling door samping, namun ketika pintu mulai tertutup separuh, dia sungguh kaget ketika seorang pria tiba-tiba masuk dengan menggelindingkan tubuhnya yang penuh luka.

"Ahhhhhh...... siapa kamu," teriak Dania.

Pria itu menaruh telunjuk tangannya di mulutnya, seakan memberi tahu Dania agar dia bisa diam.

Tubuhnya terdapat banyak memar dan kepala pria itu terdapat luka sobek, hingga membuat sebagian rambutnya dipenuhi dengan darah. Dania begitu takut denganya, bahkan dibenaknya saat ini, pria itu adalah seorang maling.

Tok.... tok..... tok....

Dania terkaget ketika seseorang mengetok pintu dengan begitu keras. Pria itu menatap Dania dan memberi kode agar Dia tak membuka pintunya. Namun rasa penasaran dan takut, akhirnya membuat Dania memutuskan untuk membuka pintunya. Beberapa orang bertubuh kekar menatap Dania dengan tajam.

"Ada apa Pak, jus dan salad buah hari ini sudah habis, saya sudah tutup," ucap Dania dengan kaki gemetaran.

"Apa kamu lihat seorang pria, lewat sini, Dia sedang terluka?," jawab salah satu pria bertubuh kekar.

Sejenak Dania terdiam.

"Memang siapa dia Pak, Apa ada maling atau begal?."

Pria itu tak menjawab pertanyaan dari Dania. Dia hanya mulai memaksa masuk kedalam ruko milik Dania.

"Pak, kenapa masuk ruko saya tanpa ijin?"

"Kita harus mengecek dan memastikan dia tidak bersembunyi disini."

Beberapa Pria bertubuh kekar akhirnya masuk kedalam ruko milik Dania.

"Tolong keluar Pak, kalian tidak berhak masuk toko orang sembarang," ucap Dania

Beberapa pria itu tidak memperdulikan perkataan Dania. Tiba-tiba salah satu pria itu bertanya kepada Dania.

"Ini Apa mbak?," ucap Pria itu.

Dania terdiam sesaat, namun akhirnya Dania menjawab bahwa warna merah dilantai itu adalah bekas cat.

"Itu cat Pak, saya Akan melukis. itu catnya," ucap Dania sambil menunjuk beberapa cat tembok dan acrylic dengan banyak warna.

"Sudah cepat keluar Pak, atau saya akan berteriak maling."

Pria itu tak memperdulikan perkataan Dania hingga akhirnya Dania berteriak meminta tolong. Akhirnya beberapa pria itu pergi saat ada pedagang lain yang mulai berdatangan.

"Ada apa mbak?"

"Siapa Mereka."

Tanya beberapa pedagang lain yang mulai datang.

"Saya juga tidak tahu. Mereka mencari seseorang tapi dengan memaksa. Apa barusan ada maling atau begal Pak?"

"Tidak ada mbak, dari tadi aman-aman saja. Tapi disana tadi ada kecelakaan. Anehnya pengemudinya tidak ada."

"Yah sudah Pak, Mas, mbak, terima kasih bantuannya," ucap Dania.

Dania kembali masuk kedalam rukonya dan mulai menutup pintunya. Dia mencari Pria yang penuh luka tadi. Dia ternyata bersembunyi didalam kardus bekas tempat kulkas yang baru dibeli Dania.

"Hai..... Mas bangun, cepat pergilah. Orang-orang yang mengejar kamu sudah pergi", ucap Dania.

"Tolong Mbak, biarkan saya istirahat disini malam ini. Besok pagi saya akan pergi. Bolehkah saya meminta minum?" ucap pria itu.

"Iyah setelah itu segera pergilah, Aku tidak mau berurusan dengan seorang maling."

"Aku bukan maling Mbak, Lukaku ini bekas ditabrak mobil, mereka juga memukul kepalaku dengan keras. Tolonglah..... Aku sudah tak kuat lagi. Ini handphone dan KTP dan semua identitas saya ada disini, silahkan mbak bawa. Nanti akan saya bayar untuk biaya menginap malam ini."

"Jika begitu, akan saya antarkan saja kamu kerumah sakit, atau kantor polisi."

"Tidak mbak, mereka pasti akan mencari saya disana. Tolong Mbak, semalam saja. Polisi tidak akan percaya jika saya tidak membawa bukti yang kuat."

Sejenak Dania terdiam. setelah melihat identitas pria itu akhirnya dia memperbolehkan pria itu untuk beristirahat dirukonya.

Dania malam ini memutuskan untuk pulang ke Panti, karena dia tidak mungkin bermalam satu ruko dengan pria tak dikenalnya itu. Namun saat perjalanan menunggu angkot, Dania melihat sebuah apotek diseberang jalan.

Pria tadi terluka parah, jika aku tinggalkan, bagaimana jika dia mati disana, pasti aku yang dituduh membunuhnya. Astaga apa aku harus menolong maling, tapi jika maling mengapa warga tidak ikut mengejarnya.

Ah sudahlah Aku harus menolongnya, Dania terus bermonolog dengan dirinya. Dania akhirnya pergi menuju ke sebuah apotek dan memutuskan kembali ke rukonya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Cinta Disisa Serpihan Hati

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Dewa Itu Adalah Patungku
8.6
Melinda kecil tanpa sengaja menemukan patung beruang di jalan dan membawanya pulang untuk dirawat dengan tulus. Ia tidak pernah menduga bahwa benda mati tersebut sebenarnya adalah inkarnasi dari sosok dewa muda yang sangat kuat. Wujud beruang itu terus bertahan menemani Melinda hingga ia tumbuh dewasa menjadi wanita yang cantik. Namun, sebuah konflik menegangkan mendadak muncul dan menguji ikatan unik mereka. Akankah kisah cinta antara manusia dan dewa ini berujung pada kebahagiaan?
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Nadia Antika selalu sabar menghadapi cemoohan ibu mertua demi cintanya pada sang suami, Askara Brahma. Namun, biduk rumah tangga mereka yang berjalan dua tahun mulai retak saat Askara mendadak bersikap dingin dan penuh rahasia. Kecurigaan Nadia menuntunnya pada kenyataan pahit yang tak terbayangkan. Bagaimana ia menghadapi fakta bahwa suaminya diam-diam mengkhianatinya dengan menjalin hubungan gelap bersama adik iparnya sendiri di dalam rumah mereka?
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Dunia dokterku hancur saat merawat Evelyn Santoso, pasien VIP yang menangisi tunangannya. Pria di foto itu adalah Bima, suamiku, yang ternyata bernama asli Brama Wijaya, seorang taipan kejam. Saat Brama datang, ia sama sekali tidak mengenaliku. Ia justru memeluk Evelyn dan mengucap janji setia yang biasa ia katakan padaku. Lewat tatapan dinginnya, ia menegaskan bahwa pernikahan kami saat ia amnesia hanyalah aib rahasia yang kini harus ia lenyapkan selamanya.
Sampul Novel Jebakan Cinta SANG MANTAN
9.0
Menjebak Ivander dalam pernikahan paksa rupanya menjadi penyesalan terbesar bagi Nada. Meski begitu, cara ekstrem ini adalah satu-satunya jalan agar ia bisa mendampingi pria yang dahulu pernah ia hancurkan hidupnya. Terbelenggu rasa bersalah, Nada kini bertekad menebus dosa masa lalu lewat pengabdiannya sebagai istri. Namun, mampukah ketulusan Nada melunakkan dinginnya kebencian Ivander, ataukah perjuangannya meraih maaf justru berujung sia-sia?
Sampul Novel Mafia In The Night
8.0
Demi ambisinya, William yang merupakan putra bos mafia kejam rela melakukan segalanya. Namun, ayahnya yang bernama Ferdinand tewas secara tragis akibat sebuah pengkhianatan fatal. Kematian ini membuat sang istri, Rosemary, mulai menyadari sisi gelap suaminya yang selama ini tersembunyi. Kini, William bertekad membalas dendam sekaligus membersihkan nama baik ayahnya dari fitnah. Meski jalannya dihalangi seorang polisi wanita, William takkan mundur hingga peluru terakhirnya habis.
Sampul Novel Menyusui Bayi Mafia
9.7
Pelajar muda bernama Lea dikejutkan oleh tawaran gila dari bos mafia, El Zibrano Elemanus. El bersedia memberikan kekayaan melimpah asalkan Lea mau menyusui putranya. Tentu saja Lea menolak mentah-mentah karena merasa permintaan itu sangat tidak masuk akal. Namun, sang mafia tidak mengenal kata menyerah dan siap memakai caranya sendiri. Kini, Lea terjebak dalam situasi intim yang mengancam harga diri serta masa depannya akibat ambisi El.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED