"Hana!!Main yok" Teriak seorang remaja laki-laki yang bernama arvin sedang sibuk memainkan slot pagar milik rumah sahabat perempuan nya.random memang,tapi mungkin saja dengan memainkan slot pagar ini dan berteriak memanggil nama sahabat nya,bisa saja hana akan langsung keluar dari rumah nya itu.
Arvin Bintang mahatama anak tunggal dari pasangan darwin mahatama dan risa maheswara,sifat nya yang sangat-sangat petakilan terkadang membuat darwin dan risa merasa pusing dibuat nya,namun walaupun begitu Arvin adalah anak yang bisa diandalkan dan terkadang membuat bangga kedua orang tua nya. Contoh, seperti Arvin yang memenangkan lomba basket juara nasional, memenangkan olimpiade matematika,dan terakhir membantu darwin mengurus perusahaan.
"Hana,main yok" Arvin berteriak lagi memanggil nama sahabat nya itu,tapi perempuan cantik itu seperti nya enggan menunjukkan batang hidung nya di hadapan Arvin.
"Kemana dah nih bocah?pasti lagi maraton drakor"guman Arvin
Sedangkan orang yang dipanggil terus-menerus oleh arvin sedang sibuk dengan dunia nya sendiri, menonton drama korea favoritnya dengan beberapa camilan yang berada diatas kasur, sungguh nikmat bukan?tapi sayang kenikmatan itu tidak berlangsung lama karena Arvin tak henti-henti nya terus meneriaki dirinya untuk menemani ia bermain di luar.
"Itu bocah satu ngapa sih,teriak mulu ganggu waktu halu gue aja"gerutu hana lalu beranjak dari kasur nya untuk menghampiri arvin.
Hei, ayolah ini hari minggu.hana hanya ingin menikmati waktu libur nya dirumah saja tanpa diganggu oleh siapapun termasuk sahabat petakilan nya itu,arvin.
Hana Farsya Aurina anak tunggal dari pasangan andreas farsya dan nadya fatilla, Hana memiliki sifat manja,ceria dan dewasa,tapi terkadang suka marah-marah kalau Arvin. Hana menyukai musik,bahkan beberapa lomba ia ikuti dan selalu mendapatkan juara,tak hanya jago dalam bidang musik,ia juga jago dalam bidang dance dan hana juga jago dalam bidang akademik,ia pernah mengikuti lomba olimpiade bahasa Inggris dan matematika.
"Apa sih vin,gila lo ya?ini masih jam 9 pagi tapi lo udah berisik terus dari tadi"ketus Hana yang baru saja keluar dari rumah nya.
"Hehehe sorry han,kan gue mau ngajakin elo main keluar sebentar"
"Gak, gue lagi males main,lo main sendirian aja sana atau enggak ajak temen-temen cowo lo" Kata hana.
"Yaelah han, ayoklah temenin gue main, sebentar doang kok"rengek arvin
Hana yang melihat Arvin merengek sambil memeluk pagar rumah nya merasa jengah,jujur saja hana terkadang merasa menyesal bisa mempunyai sahabat seperti arvin yang terkadang tak tahu malu.
"Gak usah ngerengek kayak gitu gue jijik anjirr" omel hana
"Emang nya lo mau ngajakin gue main kemana sih?"tanya hana
"Kemana aja,asal main."jawab arvin
"Rese lo" ketus hana
"Yaelah han gitu amat ama gue,bukain gue pager nya kek elah,jahat amat lo gak ngasih gue masuk" cerocos Arvin
"Bawel lo,udah tunggu disitu aja" kata hana lalu masuk kedalam rumah meninggalkan arvin yang sudah kesal dengan hana karena tak di buka kan pintu.
"Si hana jahat amat dah gue ditinggal mulu" ujar Arvin
Tak butuh waktu lama bagi seorang hana untuk bersiap-siap,ya hana Kembali masuk kedalam rumah hanya untuk berganti pakaian yang nyaman.
"Ayok,kata nya mau main" kata hana yang berhasil mengangetkan Arvin yang sedang berjongkok didepan pagar
Hana mengalah,ia kasian melihat muka arvin yang memelas seperti itu,ah lebih tepatnya jijik ketika arvin memasang mimik wajah seperti itu.ada untungnya juga bagi hana karena ia bisa refreshing sebentar melepaskan penat gara-gara tugas sekolah yang numpuk akhir-akhir ini.
"Nah gini kan baru sahabat gue yang paling cantik" kata arvin ketika hana sudah berada tepat dihadapan nya dan tak lupa dengan mencubit ke dua pipi hana.
"Anjirr pipi gue sakit" gerutu hana sambil mengelus pipi kesayangan nya itu.
"Sorry,lo gemesin sih" kata arvin
"Sekali lagi lo bilang gue gemesin,gue gak jadi ikut main nih"
"Yaelah cuma gitu doang han,jangan ngambek dong nanti cantik lo ilang" goda arvin
"Anjir Arvin geli tau gak gue,dahlah mending gue lanjutin nonton drakor" kesal hana
"Eh eh jangan dong,iya deh maaf.jangan masuk lagi ya?kita main dulu bentar ke timezone" ajak arvin
"Yaudah ayok buruan"
"Ngapain sih han buru-buru,lo mau cepet-cepet ngabisin waktu bareng gue ya?" goda Arvin yang semakin membuat hana menggeram kesal.
Bahkan tanpa hana sadari pipi nya sudah memerah,entah karena kesal atau karena salah tingkah?. "ANJIR ARVIN,GUE BENERAN GAK MAU NEMENIN LO MAIN KE TIMEZONE NIH YA" ancam hana
Sedangkan Arvin sudah tertawa terbahak-bahak karena berhasil menggoda sahabat cantik nya itu.
"Ngegodain lo itu seru banget han karena gue bisa liat lo kesel terus,soal nya setiap lo kesel ngegemesin sih" ucap arvin dalam hati
"Anjirr Gombalan arvin gak bagus buat kesehatan jantung dan hati gue"ucap hana dalam hati
*********************
Jam 7 pagi arvin sudah berada disekolah nya,ia tak langsung masuk ke kelas padahal sebentar lagi bel masuk akan berbunyi,ia sedang sibuk mencari hana yang pagi-pagi sudah menghilang entah kemana.
"Eh dit" Panggil Arvin kepada salah satu teman karib-nya itu yang sedang lewat dikoridor sekolah.
Adit yang merasa nama nya dipanggil langsung menoleh ke sumber suara, "kenapa vin?"tanya adit
"Lu liat hana gak?"
"Tadi sih gue liat hana lagi diruang dance,tapi kalau sekarang gue gak tau deh"
"Ngapain dia pagi-pagi gini ke ruang dance?"guman arvin yang masih terdengar di telinga Adit.
"Mana gue tau,emang gue bapak nya" kata adit yang langsung mendapat jitakan dari arvin
"Kampret lo,gue kenapa dijitak?"kesal adit
"Bodoamat, suka-suka gue mau jitak elu atau enggak.Dahlah mending gue cari hana" kata arvin lalu pergi dari hadapan adit
Adit hanya bisa melongo melihat tingkah arvin yang sangat menyebalkan, "anjirr si arvin,gue sleding juga tuh bocah" kesal adit.
Hana mengunci ruangan dance setelah selesai mengambil buku absen anggota dance.kalau saja kemarin leader mereka tidak meninggalkan buku absen,pasti ia tak mungkin datang sepagi ini untuk mengambil buku itu.
Kalau kata leader mereka,takut buku absen dance ilang nanti malah jadi repot.hana itu wakil leader nya, jadi kalau leader mereka tidak hadir makan hana lah yang menggantikan nya.
"Untung ini buku absen gak ilang"ujar hana sendirian sambil berjalan kembali ke kelas.
Tapi ketika hana sedang berjalan ia tidak sengaja melihat arvin sedang celingak-celinguk seperti mencari seseorang.hana tidak tau saja kalau arvin sebenarnya sedang mencari dirinya.
"Arvin!"teriak hana
Arvin menoleh ke arah suara yang memanggil dirinya tadi,dan ia bisa melihat hana dengan rambut yang dikuncir kuda sedang berjalan ke arah nya dengan membawa buku absen.
"Lo nyari siapa vin?"tanya hana
"Nyari elo"jawab Arvin
Hana menunjuk diri nya sendiri dengan memasang wajah bingung.
"Gue? ngapain lo nyari gue?"
"Gue takut" ujar arvin
"Takut kenapa?" Tanya hana semakin bingung
"Takut kehilangan lo" gombal arvin dengan tersenyum sambil menaik-turunkan alis nya.
"Vin lo waras?" Kata hana
Ia tak habis kenapa arvin sering sekali berbicara hal yang tak penting seperti ini,boleh tidak sih ia tenggelamkan orang yang berada dihadapannya ini?
"Gue waras han"
"Ya lagi elo ngapain coba ngegombal kayak gitu?gombalan lo gak mempan di gue" kata hana
"Terus gue harus ngegombal ke siapa?" Tanya arvin
"Ya ke cewe lain lah,gitu aja repot" kesal hana
"Tapi gue gak mau,gimana dong?"
"Bodoamat,bukan urusan gue" sinis hana lalu pergi melanjutkan jalan nya yang tertunda karena mengobrol dengan arvin.
"Hana lo mau kemana?kok gue ditinggal?" Teriak arvin yang melihat hana semakin menjauh
"BALIK KE KELAS"
************
"Han nanti lo jadi ke toko buku?"tanya sahabat hana yang bernama Raqilla Derandra
Saat ini kelas hana sedang mencatat rangkuman sejarah Indonesia yang diberi sama guru mereka, sedangkan kalau di kelas arvin sedang mengerjakan tugas matematika.
"Jadi,lo yakin gak mau ikut?"tanya hana
"Buat kali ini enggak deh han,gue pengen tiduran aja dikamar hehe"
"Ohh oke"
"Nanti lo sendiri atau minta ditemenin sama arvin?"tanya qilla penasaran
"Minta ditemenin sama arvin dong"
"Lo sama arvin emang bener-bener gak bisa dipisahin ya dari kecil,gemes gue jadi nya" cerocos qilla
"Gemes kenapa lo?"tanya hana bingung
"ya gemes aja gue,kenapa sih lo berdua gak jadian aja?" Kesal qilla
" gak mungkin lah,gila aja kali gue jadian sama sahabat gue sendiri" omel hana
"Ya kali aja gitu,kan gak ada yang gak mungkin didunia ini" balas qilla namun hana malah menyuruh qilla untuk diam.
"Sstt udah jangan berisik,mending lo lanjut nyatet sana"
Sedangkan raqilla hanya mencibikan bibir nya kesal karena hana yang malah menyuruh nya diam.
Bel pulang sekolah telah berbunyi dan Arvin sudah lebih dulu keluar dari kelas nya lalu menunggu Hana dimotor nya,kalau ia menunggu tepat didepan ruang kelas hana yang ada malah ia dan hana diledekin oleh teman-teman mereka.
"Arvin!!"teriak hana sambil berlari ke arah arvin
"Tumben lama banget lo?"tanya arvin ketika hana sudah tepat berada dihadapan
"Oh tadi gue piket kelas dulu"jawab hana
Arvin hanya mengangguk saja,lalu dia memberikan helm berwarna biru kepada hana.
"Pokok nya nanti lo harus ikut gue masuk kedalam toko buku jangan nunggu diparkiran" kata hana sambil menaiki motor arvin.
"Gue males masuk han" ucap arvin
"Gak,pokok nya lo harus ikut gue masuk"paksa hana
"Iya-iya bawel lo" kata arvin sambil menjalankan motor nya.
"Bagus"
"Eh tapi han"
"Tapi apa?"tanya hana bingung
"Nanti ikatan rambut lo dilepas aja pas masuk ke mall" suruh arvin yang berhasil membuat hana bingung
"Lho kenapa?gue gerah tau"kata hana sambil cemberut
"Soal nya kalau lo masih dikuncir,nanti banyak yang liat ke cantikan lo dan gue gak suka itu" jelas Arvin
"Arvin punya masalah hidup apa sih sebenarnya?gombal mulu.gak kasian apa dia sama jantung dan hati gue" ucap hana dalam hati
Arvin dan adit sedang sibuk bermain game diponsel mereka,mumpung hari ini mereka sama sekali tidak ada kegiatan ekstrakurikuler. Jadi mereka bisa pulang cepat.
Sedangkan Hana hanya merenggut kesal,karena dari tadi ia hanya bisa melihat arvin dan adit bermain game. Tadi nya setelah pulang sekolah niat hana ingin melanjutkan Nonton drama korea favorit dia,tapi tidak jadi karena oknum bernama Arvin bintang Mahatama memaksa diri nya untuk menemani dia dan adit bermain game dirumah arvin.
Hana sudah mencoba menolak,tapi arvin tetep kekeuh ingin mengajak ia kerumah nya,tau sendiri kan kalau arvin sudah merengek dan memaksa hana,ia tak akan menyerah sampai hana mau.
"Woi udah belum sih main game nya?" Tanya Hana kesal sambil memakan ice cream yang di pesan arvin untuk diri nya.
"Tanggung,bentar lagi gue menang" Jawab arvin yang masih setia menatap handphone nya.
"Vin jangan curang lu anjir, kenapa musuh gue semua lu embat" gerutu adit karena musuh yang seharusnya ia bunuh malah diembat semua oleh arvin.
"Sorry dit kebablasan gue"
Hana yang kesal diabaikan terus-menerus oleh kedua orang itu pun memilih pergi secara diam-diam,dia ingin dirumah saja menonton acara K-Pop yang disarankan oleh qilla.
Bodoamat deh sama arvin dan adit,biarin aja mereka ngambek.
*********
"Ish nyebelin banget sih si arvin,tau gitu mending dari tadi gue dirumah aja" gerutu hana ketika sudah berada di dalam kamar nya.
Ting
Hana membuka hp nya yang baru saja berbunyi karena ada pesan masuk dari orang yang tak dikenal, ia kira itu pesan dari Arvin.
088*********6
"Save back,gue Raiden"
"Raiden siapa anjirr?"Guman hana bingung,pasal nya ia tak punya teman cowo selain Arvin dan Adit.
Lalu siapa Raiden ini?? kenapa dia bisa kenal dengan hana??
Me : "Oh oke"
088*********6
"Thanks"
"siapa sih nih cowo" Gerutu Hana dan langsung memblokir kontak cowo itu, Hana tidak mau menyimpan kontak nya karena ia takut kalau cowok itu stalker dia.
*************
"Hana kemana anjir?" Tanya Arvin panik setelah menyadari bahwa Hana sudah tidak berada di rumah nya.
"Pulang kerumah kali si hana" kata Adit
"Mampus gue" panik Arvin sambil menepuk jidat nya
"Mampus kenapa lo?" Tanya Adit bingung
"Kayak nya si hana ngambek gara-gara kita main game nya lama" jawab arvin
"Hayuluh vin,gue nggak ikut-ikutan ya" ledek Adit
"Si anjir" kesal Arvin, " Gue harus gimana dong?" Tanya Arvin
"Samperin kerumah nya lah" kata Adit
"Bener juga,yaudah gih lo sana pulang" usir Arvin
"Anjir kenapa jadi ngusir gue sih" kesal Adit
"Kan gue mau nyamperin hana,jadi mending lo pulang" kata Arvin
"Emang nggak ada rasa pertemanan lo ya vin,giliran udah selesai main game malah ngusir" cerocos Adit dengan memasang wajah yang disedih-sedih kan
"Plis jangan alay,jijik gue" kata Arvin
"Suek lo,udah lah gue mau cabut dulu" kata Adit lalu beranjak keluar dari rumah Arvin.
"Hahaha sorry dit" tawa Arvin
*******************
Arvin melihat pagar rumah Hana terbuka,ia langsung masuk dan mengetuk pintu rumah gadis cantik itu
Tok
Tok
Tok
"Assalamualaikum Hana!" Teriak Arvin sambil mengetuk-ngetuk pintu rumah sahabat nya.
Tok
Tok
"Hanaa yuhuuuu" teriak lagi arvin
Clek
"Eh bunda hehe" cengir Arvin ketika yang membuka pintu rumah adalah bunda nya Hana,Nadya fatilla.
"Assalamualaikum Bun" salam arvin sambil mencium tangan bunda Nadya.
"Walaikusalam Vin,nyari Hana ya?" Tanya bunda Nadya
"Hehehe iya Bun" cengir Arvin
"Anak nya lagi ada di kamar tuh,samperin aja eh tapi inget anak cantik bunda jangan di apa-apain" kata bunda Nadya memperingati
"Oke siap bun,Arvin nggak akan apa-apain anak bunda hehe" kata Arvin
"Yaudah sana masuk" kata bunda Nadya mempersilahkan Arvin masuk.
Sedangkan hana, perempuan itu sedang sibuk dengan dunia perkpop-an nya,diri nya tadi sempat mendengar teriakan Arvin,namun tak ia gubris karena terlalu kesal dengan sahabat nya itu.
Lagian juga pasti Arvin akan datang ke kamar nya,pikir Hana.
Ceklek
Pintu kamar Hana terbuka, memperlihatkan cowo random yang selalu bikin Hana kesal.
"Halo sahabat cantik ku" sapa arvin
"Apa Lo?!!!" Kesal Hana, "eh orang mah dimana-mana ketuk pintu dulu kalau mau masuk kamar cewe" lanjut Hana
"Yaelah Han,sorry lupa gue" kata Arvin
"Sorry-sorry mulu lo" kesal hana
"Lo kenapa tadi pulang nggak bilang-bilang gue sama Adit?" Tanya Arvin yang langsung duduk di atas kasur sahabat cantik nya.
"Males" kata hana yang masih sibuk menatap layar televisi yang berada di dalam kamar nya.
"Males kenapa?" Bingung Arvin
"Males gue,Lo sama Adit sibuk game terus" kata hana, "lagian ngapain gue harus lapor ke elo sama Adit?" Tanya Hana
"Ya harus lah,biar gue nggak nyari-nyari elo kayak tadi" kata Arvin
"Heleh" kesal Hana
"Eh Han ini lo nonton apaan sih?kagak ngerti anjir gue sama bahasa nya" kata Arvin yang melihat ke arah televisi
Saat ini Hana sedang menonton acara music show Korea yang sedang menampilkan idol group favorit dia.
"Ini bahasa korea Arvin,masa gitu aja nggak tau" kata hana
"Ya nggak tau lah,gue tau nya Lo cantik" kata Arvin tidak nyambung
"Sumpah vin nggak nyambung banget anjir" kata hana
"Hehehe" cengir Arvin
"Btw Vin,gue mau nanya" kata hana
"Nanya apa?"
"Lo kenal Raiden nggak??" Tanya Hana
"Hah?Raiden mana?nama panjang nya apa?" Tanya Arvin balik
"Gue nggak tau nama panjang nya yang gue tau cuma nama depan nya Raiden" jawab Hana
"Apa jangan-jangan Raiden anak sekolah sebelah" batin Arvin
"Nggak kenal gue,kenapa lo nanya-nanya Raiden itu?" Tanya Arvin
"Soalnya tadi ada cowo yang ngechat gue,dia bilang nama nya Raiden. Gue langsung mikir kan kalau gue nggak pernah punya temen yang nama nya Raiden,terus karena gue takut itu orang yang nggak baik jadi nya gue blok aja" cerita Hana
Arvin yang mendengar cerita hana tersenyum tipis,lalu tangan nya mengusap lembut kepala sahabat cantik nya itu dan berkata
"Good Girl" kata Arvin
"Lo beneran nggak kenal sama Raiden?" Tanya Hana
"Enggak,gue nggak kenal" kata Arvin
"Oh gitu" kata hana
"Kalau itu cowo ngechat lo lagi pake nomor yang lain bilang ke gue ya" kata Arvin
"Siap bos" kata hana sambil memberi pose hormat ke Arvin.
Biodata:
Aditya Pangestu
Sahabat nya Arvin dan Hana,cowo humble yang sangat menyukai boneka harimau ini juga nggak kalah pinter kayak Arvin dan sahabat - sahabat nya yang lain,udah gitu banyak banget yang suka sama Adit tapi sayang nya Adit udah suka sama sahabat nya Hana yang nama nya Agatha.
Raqilla Derandra
Sahabat nya Hana dan Arvin,dia juga sama pinter nya kayak Hana,dia suka banget sama nyanyi kadang kalau lagi ada jamkos dia selalu hebohin kelas dengan suara merdu nya,udah gitu dia ini cantik banget kayak Hana,cuma minus di kelakuan bar-bar nya aja.
"Vin rambut gue jadi berantakan banget ini" keluh Hana
"Sini deh gue bantu rapihin" kata Arvin lalu membantu Hana merapihkan rambut panjang Hana yang sedikit berantakan
Mereka saat ini sedang berada di parkiran sekolah, rambut Hana berantakan karena Arvin membawa motor nya ngebut-ngebutan gara-gara mereka berdua hampir telat untuk datang ke sekolah.
"Udah Vin,malu gue di liatin sama anak-anak yang lain" kata Hana
"Kenapa harus malu?" Tanya Arvin yang masih sibuk merapihkan rambut Hana
"Nggak enak tau jadi bahan perhatian orang-orang" jawab Hana
"Nggak usah lo gubris" kata Arvin,"dah tuh,rambut lo udah rapih lagi" lanjut arvin
"Udah yuk ke kelas" kata Arvin
"Ayo"
***************
"Aduh aduh pagi-pagi udah disuguhin sama kebucinan dari seorang Arvin bintang mahatama" goda qilla ketika ia melihat Arvin mengusap rambut panjang hana di depan pintu kelas 11-IPA 1
"Tau ya ini masih pagi tapi udah ada yang nyebar keromantisan di depan pintu kelas" sahut Agatha
"Apasih lo berdua" salting hana
"Jadian kan lo berdua,ngaku?" Tanya qilla penasaran
"Enggak tuh" sanggah Hana karena memang itu kebenaran nya
"Masa?" Goda Agatha
"Iya bestie" jawab Hana
"Kalau nggak jadian kok bisa seromantis itu?" goda qilla
"Romantis dari mana sih?" Tanya Hana heran
"Lo bener-bener nggak sadar apa?kalau perlakuan Arvin ke elo itu kayak perlakuan cowo ke pacar nya" kata Agatha
"Enggak ah,gue sama Arvin biasa aja lagi. Kita itu cuma sahabatan,plis deh jangan nanya-nanya lagi" kesal Hana
"Iya deh yang sahabatan,nanti tau-tau jadian aja hahaha" ledek qilla
"Kalau jadian kita minta PJ ya Han haha" goda agatha
"Ih apasih kalian berdua" kata Hana salting
Hana tidak sadar aja bahwa pipi nya sudah memerah seperti tomat,bahkan kedua sahabatnya tau kalau Hana saat ini lagi salting
"Udah mending kalian diem,guru bentar lagi masuk lho" kata Hana
"Masa sih gue sama Arvin seromantis itu padahal kita cuma sahabatan" batin hana
**************
Sedangkan di kelas 11-IPA 2 Arvin dan kedua sahabatnya sedang duduk sambil memainkan game online, untung nya saat ini guru di kelas mereka tidak masuk karena lagi sakit jadi mereka bebas melakukan apa saja asalkan tidak menggangu kelas lain.
Sebenarnya mereka sempat dikasih tugas dan harus dikumpulkan hari ini,lalu Arvin cs langsung mengerjakan tugas yang dikasih oleh guru itu,dan tak ada satu jam mereka telah selesai mengerjakan tugas nya dan langsung bermain game online.
Teman-teman kelas yang lain maklum aja karena Arvin cs ini termasuk salah satu siswa pintar di sekolah high-lind.
"Vin tadi lo di parkiran romantis banget sama Hana" kata Adit yang masih sibuk menatap layar ponsel
"Tau lo,jadian ya lo berdua?" Tanya Galang
"Siapa yang jadian anjir,kagak ada" sanggah Arvin
"Lah itu tadi pagi,lo bantu benerin rambut hana,apa nama nya? nggak jadian?" Tanya Adit
"Gue juga liat tadi pagi lo lagi sibuk rapihin rambut hana,udah gitu nganterin hana ke kelas nya abis itu ngusap-ngusap rambut hana di depan pintu kelas,anjir itu romantis banget!" cerocos galang
"Romantis dari mana? perasaan gue sama dia biasa aja tuh" kata Arvin
"Masa sih?kok gue nggak yakin ya" kata Adit
"Nggak percayaan banget deh lo" kata Arvin
"Gue yakin sih ini anak pasti suka sama hana,tapi dia nya aja nggak sadar" celetuk Galang lalu mematikan handphone nya karena dia dan kedua sahabatnya itu sudah selesai bermain.
"Kalau gue suka sama hana kenapa?terus kalau gue nggak suka sama hana juga kenapa?" Tanya Arvin
"Ya gapapa sih sebenernya,cuma gue greget aja kalau ngeliat lo sama hana nempel terus kayak permen karet" kata Adit
"Kenapa nggak jadian aja sih lo berdua?" Tanya Galang
"Nggak,gue nggak mau pacar-pacaran" jawab Arvin
"Yakin?" Tanya galang memastikan
"Yakin lah,karena menurut opini gue pacaran itu hubungan yang main-main,udah gitu dosa pula. Jadi mending langsung ke jenjang serius aja" kata Arvin
"Anjir keren banget sahabat gue yang satu ini" kata Adit
"Berarti kalau seandainya lo suka sama hana bakal langsung di ajak ke jenjang serius gitu?" Tanya Galang
"Iya,itupun kalau hana juga setuju" jawab Arvin mantap
"Emang keren banget dah sahabat gue ini" kata Galang
"Eh btw kita nggak kantin nih?" Tanya Adit
"Kan belum istirahat dodol" kata Galang
"Kan sekarang jamkos anjir,udah mana jamkos nya 2 pelajaran pula bisa mati kebosanan kita kalau di kelas terus" cerocos Adit
"Yaudah lah ayok kita ke kantin,izin dulu ke pak ketu nya" kata Arvin
"Oke siap bos" kata Adit dan Galang secara bersamaan
*************
"Kita sekarang jamkos?" Tanya qilla
Saat ini di kelas 11-Ipa 1 sedang ada pelajaran fisika,namun sayang nya guru yang mengajar dikelas itu sedang berada di luar kota dan tidak bisa hadir hari ini,dan yang lebih anak-anak suka adalah bahwa mereka tidak dikasih tugas sama sekali.
Jadi sekarang anak-anak dikelas pada sibuk dengan kegiatan nya masing-masing.
Ada yang sibuk main game,ada yang sibuk bergosip,ada yang sedang tidur dan ada yang sibuk menonton film
"Iya" kata Hana, "gabut banget gue" lanjut Hana
"Sama anjir,enak nya ngapain ya?" Tanya Agatha
"Gue nggak tau tha,udah mana nggak dikasih tugas sama sekali" kata Hana
"Jangan ada tugas dong,gue lagi males ngerjain tugas" kata qilla
"Terus kita ngapain sekarang?" Tanya Agatha
"Ke kantin boleh nggak sih?" Tanya Hana
"Coba tanya pak ketu nya" kata qilla
"Siapa yang mau nanya?" Tanya Agatha
"Elo" kata Hana dan qilla secara bersamaan
"Lah kok jadi gue sih anjir" kesal Agatha
"Soal nya gue lagi mager nanya-nanya tha" kata qilla
"Gue juga sama lagi mager tha" kata Hana
"Punya sahabat gini amat dah" guman Agatha, "yaudah bentar gue tanya rio dulu" lanjut Agatha lalu beranjak dari tempat duduk nya ke arah tempat duduk rio
Rio Wibisono adalah ketua kelas mereka,nama nya keren tapi kelakuan nya bar bar.
"Pak ketu" panggil Agatha
"Ape?" Tanya Rio
"Boleh ke kantin nggak?" Tanya Agatha
"Ngapain lo ke kantin?" Tanya Rio
"Ya makan lah Bambang" ngegas Agatha
"Yaudah sana ke kantin,tapi jangan sampai ketauan guru bk" kata rio memperingati Agatha
"Oke,sip pak ketu" kata Agatha lalu bergegas pergi dari hadapan Rio
"Gimana?" Tanya Hana ketika Agatha sudah sampai dihadapan mereka
"Boleh asalkan jangan ketauan guru bk" kata Agatha
"Yaudah kalau gitu hayuk lah,Gas!" Pekik qilla
"Kuy" kata Hana dan Agatha
Biodata :
Galang Putra
Sahabatnya Arvin cs dan Hana cs,sifat nya kadang cool kadang bar bar tergantung mood dia,suka nya gangguin Agatha terus,kata nya jailin Agatha itu seru.
Agatha Christie
Sahabat nya Hana cs dan Arvin cs, hobi nya makan dan nonton drakor kayak ke dua sahabat cewe nya itu,sifat nya kadang bar bar kadang kalem,Agatha ini sering banget di jahili oleh Galang