Sampul Novel Bismillah Anna

Bismillah Anna

9.2 / 10.0
Sejak SMP, Anna memendam rasa pada Malik yang bersikap dingin dan mencintai wanita lain. Di sela perjuangannya sebagai dokter muda, ia didera duka mendalam akibat kepergian sang ayah. Di tengah takdir pahit dan cinta bertepuk sebelah tangan, Anna berupaya tegar menghadapi cobaan hidup. Akankah kesabarannya berbuah pernikahan dengan Malik, ataukah takdir justru menuntunnya pada sosok pria lain yang penuh misteri?
Ringkasan Bismillah Anna
Sejak SMP, Anna memendam rasa pada Malik yang bersikap dingin dan mencintai wanita lain. Di sela perjuangannya sebagai dokter muda, ia didera duka mendalam akibat kepergian sang ayah. Di tengah takdir pahit dan cinta bertepuk sebelah tangan, Anna berupaya tegar menghadapi cobaan hidup. Akankah kesabarannya berbuah pernikahan dengan Malik, ataukah takdir justru menuntunnya pada sosok pria lain yang penuh misteri?
Baca Selengkapnya

Bismillah Anna Bab 1

Anna gadis cantik, imut, polos, dan baik hati, dia duduk di bangkus SMA kelas 3, usianya yg saat itu meranjak 17 tahun, membuatnya harus lebih bersikap dewasa, pasalnya dengan sikap polosnya itu, ia mudah sekali terpengaruh.

Anna adalah putri pertama dari Ibu Zifah dan Pak Said, selain itu ia mempunyai adik laki laki yg berusia 14 tahun, yg duduk di bangku SMP kelas 3 Yaitu Rey.

Keluarga Anna bisa di bilang keluarga yg berada, namun bukan berarti sikap sombong ada pada mereka. berbeda dengan orang lain, di saat mereka banyak di karuniai harta, di saat itulah kedermawaan yg dimiliki keluarga Said tiada habisnya, hal ini membuat para tetangganya sangat menyukai keluarga Said.

Namun tidak dengan hati gadis yg malang Ini, karna sifatnya yg terlalu polos dalam hal Perasaan, membuatnya memendam rasa terhadap seorang pria yg selama ini ia jumpai dari bangku SD, SMP, dan SMA.

Ketika ia berada di bangku SMP, entah kenapa rasa suka terhadap pria itu mulai ada, dengan sifat polosnya, iya terus memendamnya, walaupun Anna mempunyai beberapa sahabat, tapi hal ini tetap menjadi rahasianya sendiri.

Dikala itu Anna yg duduk di kelas 2 Smp, mulai merasakan apa itu cinta?

sebenarnya sudah lama ia menyukai pria tersebut, namun baru sekarang dia tau benar cinta itu apa.

Berbeda dengan pria yg di idamkannya, pasalnya ia tak pernah berbicara sepatah katapun dengan Alifah, jangankn berbicara, menatapnya pun jarang sekali.

Malik, pria idaman Anna yg saat itu duduk di kelas 3 SMP. Nampaknya hal ini juga di sadari oleh Malik, jika Anna yang terus memandanginya, apalagi dia dari SD dan SMP selalu satu sekolah dengannya.

Tapi rasa cinta terhadap Anna masih tanda tanya terhadap diri Malik.

Di saat itu, Malik yg tinggal hitung beberapa bulan untuk menentukan kelulusanya, hati Anna begitu berkecumu antara rasa sedih dan bahagia.

Hal ini membuatnya berserah diri, sekarang ia hanya bergantung kepada takdir, apakah takdir mengizinkanya kembali untuk bertemu dengan pria idamanya atau tidak.

Sudah beberpa bulan ini kabar dari Malik pun kian lamban makin menghilang, di tambah lagi Anna yg tidak mengetahui keberadaan rumahnya membuat ia makin kesusahan untuk mencari tau. Dan akhirnya pada satu titik di mana kepasrahan Anna terhadap Malik pun muncul.

Ia menyikapi hal ini dengan ketergantunganya kepada takdir, dia merasa bahwa suatu saat nanti takdir akan mengizinkanya untuk bertemu kembali dengan izin allah.

Setahun telah berlalu, sekarang Anna duduk di kelas 3 SMP, di saat itulah rasa kebimbangan dalam menentukan SMA mana yg akan ia pilih, dalam hal ragu-ragu, tapi itu semua membuatnya kembali berpikir ke takdir tersebut. Dengan hati yg bimbang akhirnya ia memilih SMA Siwalima, di mana SMA itu adalah SMA favorit dan mendapat agreditas A.

Bulan depan adalah bulan di mana OSPEK berlangsung di SMA itu, semua persiapan dan persyaratan dalam OSPEK telah ia siapkan semaksimal mungkin.

Bulan telah berganti, minggu telah berlalu, dan hari yg di tunggu telah datang.

Keesokan harinya...

Di saat semua sudah berada di sekolah, Anna yg terkendala karena mobilnya mogok, terpaksa menunggu di bengkel, namun karena rasa was-was akhirnya ia pun mencari taksi.

Sesampai di sekolah, OSPEK telah berjalan 30 menit yg lalu. ia terpaksa menahan malu yg begitu dalam, dengan badan yg gemetar, membuat ia terpaksa muncul di tengah-tengah siswa yg telah berkumpul di ruangan dari tadi.

"Deg deg deg," nampak suara jantungnya yang berpacu sangat kuat.

"Plok plok plok"

Suara kaki Anna yg melangakah menuju ruangan yang di selenggarakanya OSPEK.

Yang tadinya di ruangan tersebut terdengar ratusan suara siswa dan siswi seketika hening mendengar sebuah suara dari balik pintu.

Dengan ketokan 3x di lanjutkan dengan suara yg terlihat gematar dan menahan malu.

"Permisi"

Ketika ia melihat ratusan siswa dan siswi membuat ia merasa ingin lari saja dari tempat itu, namun mustahil bagi gadis yg polos seperti Anna melakukan hal tersebut.

Ia terus memandang ke dalam ruangan tersebut, seketika badanya tambah gemetar karena semua mata tertuju padanya.

Bukan para siswa saja yg memandang Anna dengan kebingungan bahkan staf Osis dan Guru BK pun memandang dia.

"Oh iya ... silahkan masuk tapi berdiri di depan sini," ujar salah satu dari staf Osis tersebut.

Dengan hati yg begitu terpukul dan mata yg melotot membuatnya berdiri seperti orang yg konyol, di tambah lagi pipinya semakin memerah.

"Ayo kesini perkenalkan namamu dek?"

dengan kepala menunduk dari arah pintu sampai ke tengah-tengah ruangan, membuat Anna salah tingkah.

"Dek siapa namamu? jelaskan mengapa engkau datang segitu telatnya" ujar Wakil Ketua Osis padanya.

"Namaku Anna, maafkan aku, tadi ketika aku mau ke sekolah tapi tiba tiba ban mobilku pecah, hal itu yg membuatku menjadi terlambat."

"Yasudah kalau begitu, sebagai hukumanya kamu akan ikut dengan kak Nisa, untuk di beri hukuman," ujar Wakil Ketos.

Anna yg nampak malu, membuatnya harus mengikuti perintah tersebut, karna biar bagaimanapun ia tetap salah.

"Baik kak," ujar Anna.

"Anna ayo sini ikut dengan kk"

Di pertengahan jalan kakak yg mengantar Anna memperkenalan dirinya.

"Perkenalkan, nama kaka adalah kak Nisa, Sekretaris Osis," sapanya dengan lembut.

Anna yg nampak masih takut dan bertanya- tanya di dalam hatinya entah hukuman apa yg akan di berikan oleh mereka padanya. Membuat ia tak mendegarkan perkenalan oleh Nisa.

Karna Nisa melihat Anna sepanjang jalan ini melamun terus akhirnya ia menepuk punggungnya sambil berkata, "Dek apa yg kau hayalkan." Seketika Anna langsung terkejut.

"Eee, Ti ... Tidak kak. Maafkan aku yah."

Sikap polosnya itu membuat Nisa merasa lebih akrab lagi dengannya.

"Iya ngapapa kok, santai aja." Sembari tersenyum ke Anna.

Sesampai di tempat yg di tujui Anna semakin dag dig dug.

"Team kita kedatangan satu siswa yg hari ini datang terlambat," ujar Nisa.

Anna terus-menerus menundukan wajahnya ke bawah. Sesekali ia menatap mereka dengan penuh kepiluan. Seroang siswa mendekati Anna.

"Dek kamu ini belum juga jadi siswa disini, udah datang terlambat aja! kamu pikir ini sekolah orang tuamu apa!"

"Maafkan aku kak" ujar Anna.

"Sudah-sudah, dia punya sebuah alasan kenapa ia datang terlambat" ujar Nisa yang membelanya.

"Yah enggak bisa gitu donk! peraturan tetap peraturan, di sekolah ini enggak ada yg namanya pilih kasih" ujar Rubi! yg jabatanya sebagai staf ketertiban Osis.

"Yasudah sini ikut denganku, hukumanya adalah berdiri hormat bendera selama selesai kegiatan Ospek, paham kamu!"

"Ia kak paham kok"

Setelah semuanya kembali ke ruangan Ospek, maka tinggalah Anna seorang diri di tengah-tengah lapangan.

Dari kejauhan nampak seorang pria yg berjalan menuju ruangan tersebut. Ternyata ia adalah ketua Osis di Sekolah itu.

Sebut saja ketos (ketua osis)

Ketos yg melihat dari kejauhan membuatnya begitu heran. "Ngapain dia disitu?" lirihnya dalam hati.

"Ah mungkin dia kena hukum kali karna berbuat kesalahan." Terlihat sangat cuek.

Anna yg nampak polos dan lemah lembut itu ternyata tak bisa lagi untuk bertahan di tengah-tengah lapangan, ditambah lagi teriknya matahari membuat ia semakin pusing.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Bismillah Anna

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan Bunga berbalik total setelah sebuah rahasia di kampusnya terungkap. Ezza, sosok suami yang dinikahinya melalui perjodohan orang tua, mendadak hadir sebagai dosen baru di tempatnya berkuliah. Kemunculan Ezza yang tiba-tiba di hadapannya memicu kecurigaan besar dalam benak Bunga. Ia pun mulai mempertanyakan tujuan sebenarnya dari sang suami. Apakah ada motif terselubung di balik keputusan Ezza, ataukah semua ini murni ketidaksengajaan?
Sampul Novel En-PD154
9.0
Kemenangan sepuluh kali beruntun di arena tak menghalangi Roderick untuk mengkhianatiku. Tunanganku itu justru asyik bermesraan dengan cinta pertamanya, bahkan membiarkan perempuan itu menghinaku sebagai sosok kasar tak berkelas. Kelembutan Roderick lenyap, digantikan pernyataan cinta untuk wanita lain di depanku. Dengan hati dingin, kuhubungi ayahku yang merupakan bos mafia. Aku meminta pertunangan ini dibatalkan demi mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel Jangan bermain-main dengan saya
8.9
Nasib malang menimpa seorang gadis setelah dikhianati dan dijual oleh ayah kandungnya sendiri. Begitu beranjak dewasa, ia dipaksa menghadapi kenyataan pahit tanpa ada celah untuk menghindar. Takdir menyeretnya menjadi istri seorang bandar narkoba yang sangat kejam. Kini, seluruh kehidupannya sepenuhnya terjebak di tengah lingkaran hitam dunia kriminal yang penuh intrik mematikan serta ancaman bahaya yang terus mengintai setiap saat.
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Kehadiran Nadia membuat jalinan cinta Raka dan Cherry terancam kandas. Raka merasa tersisih karena kekasihnya itu selalu mendahulukan sang sahabat yang berkacamata tebal. Murka pun tak terbendung kala ia sadar posisinya telah tergeser menjadi nomor dua bagi Cherry. Namun, kecemburuan hebat ini justru menuntun Raka pada sebuah titik balik hidup yang sama sekali tak terduga. Mampukah hubungan mereka selamat saat prioritas Cherry tak lagi utuh untuknya?
Sampul Novel Menaklukkan Duda Dingin
8.7
Amber Lim, sosialita kontroversial yang kerap dicap perusak hubungan, bertekad mengubah hidupnya. Demi belajar dari desainer legendaris Adam Smith, ia nekat menerjang musim dingin utara yang ekstrem. Sialnya, Amber dirampok hingga tersesat di tengah hutan beku. Harapan hidupnya kini bergantung pada Tuan Dingin, duda misterius pembenci wanita yang dirumorkan sebagai kanibal. Bisakah Amber menaklukkan hati pria tersebut, atau ia justru akan menjadi korban dari kebenciannya?
Sampul Novel My Bad Boss
8.6
Xavier Narendra Maximilian selalu menganggap wanita sebatas teman tidur dan bertekad menghindari pernikahan. Namun, keyakinan sang miliarder goyah setelah bertemu Adeeva Adelia Albert, sekretaris baru yang acuh dan tak berniat memikatnya. Sempat dipandang Adeeva sebagai kesialan terbesar dalam hidupnya, sosok Xavier kini justru menjadi anugerah terindah. Hubungan yang semula dipenuhi kebencian itu kini telah bertransformasi menjadi hari-hari romantis yang indah bagi mereka berdua.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED