Sampul Novel Arrogant vs Crazy

Arrogant vs Crazy

9.6 / 10.0
Bagi Nesta, lulusan SMA bertubuh mungil, bertahan hidup di dunia nyata sangatlah berat. Harapan muncul saat ia diterima bekerja sebagai office girl di PT Taruna. Sialnya, di hari pertama, sang atasan yang sangat angkuh langsung memecatnya. Karena sangat membutuhkan uang halal, Nesta menolak pasrah. Demi mempertahankan pekerjaannya dan menghadapi bos sombong tersebut, ia siap meluncurkan berbagai siasat gila. Mampukah rencana nekatnya itu berhasil?

Arrogant vs Crazy Bab 1

Siang, habis salat zuhur, suasana rumah terlihat sepi, Tingak-tinguk sekitar, beneran tidak ada orang.

Heran Nesta, sering banget orang-orang rumah pergi tanpa bilang ke dia. Mentang-mentang statusnya sini sebagai anak pertama belum punya guna apa-apa, kadang-kadang suka dilupakan eksistensinya. Kalah sama makhluk astral yang kalau cuma menimbulkan suara sedikit saja langsung disadari.

Waktu memikirkan pada ke mana semua, mendadak kebelet. Ck! Belum juga diisi apa-apa sudah minta disetorkan dulu ini sih namanya defisit.

Jangan heran kalau badan Nesta kurus. Sering dikira orang kurang asupan. Lebih buruk lagi dikira cacingan padahal ini semua masalah distribusi pencernaannya yang terlalu lancar.

Tapi tidak masalah juga, sih. Toh, malah enak Minimal dia tidak perlu usaha keras untuk diet bawaan badan sudah mendukung untuk jadi model. Model bungkus nasi uduk, misalnya.

Oke, lupakan dulu urusan permodelan yang cuma halusinasi belaka. Ada masalah dia penting yaitu menuntaskan hajatnya.

Sepuluh menit berselang. kamar mandi, melewati pintu kamar seseorang. Mulanya tampak biasa saja. Sampai tiba-tiba terdengar sesuatu di balik sana. Sungguh suara yang sangat mencurigakan.

"Ssh ... ahh!"

Siapa itu, jomlo yang berani desah-desahan di dalam kamar?

"Oouh, mantap." Terdengar juga bunyi sruputan di akhir kalimat.

Tempelkan telinga ke pintu, menguping sejenak. Nesta mau pastikan lagi apa yang dia dengar. Berharapnya cuma salah dengar tapi ya semakin ke dia perhatikan lamat-lamat malah suaranya semakin jelas.

"Ssh ... ah, enak."

Astaghfirullah! Terjadi kemaksiatan di dalam rumah. Malah semakin menjadi-jadi.

"Yato, buka pintunya!" Nesta curiga itu anak macam-macam di dalam kamar waktu rumah lagi sepi. Tahu sendiri kan, anak bujang seumuran Yato bisa saja sudah terkontaminasi dengan berbagai hal negatif. Sebelum dia semakin menjadi-jadi, sebagai kakak Nesta harus nasihati dia. Dih! menjelang kiamat juga, bukannya tobat.

"Apa, sih, berisik!" malah Yato jawab seperti itu. Benar-benar kurang ajar. Tidak tahu malu. Dengan kakak sendiri tidak ada sopan-sopannya

"Yatooooooo!" Pintu ditendang-tendang sama Nesta saking kesalnya. Masih juga belum dapat jawaban dari adiknya itu.

"Apaan, sih!" Yang di dalam kamar malah marah.

"Buka pintunya atau Kakak tendang!"

"Tendang aja sana." Seenteng kapas murahan Yato bilang begitu. "Paling juga kalau pintunya rusak, Kak Nesta yang disuruh bapak gantiin."

Sungguh adik kurang ajar. Sudah tahu kakaknya lagi kere, mana ada duit buat ganti pintu. Yang ada, Nesta sendiri bakalan dijadikan pintu sama bapaknya. Badan dia yang kurus bisa jadi ganti triplek.

"Yato, buka!" Masih tidak digubris.

Baik, dengan kekuatan bulan, Nesta akan tendang pintu lalu mengungkap kelakuan tidak layak tiru adiknya.

Sudah siap tenaga, tinggal seruduk. Jangan salahkan Nesta kalau pintunya rusak.

Adik sialan malah buka pintu, sampai Nesta terjungkal.

"Idih, nekat." Yato geleng-geleng, habis itu meninggalkan kakaknya begitu saja. Bukannya ditolong.

Bangun, buru-buru Nesta mengejar Yato.

"Ngapain kamu di kamar?"

"Mau tahu aja!" Yato meleos pergi ke dapur membuang sesuatu.

Intip sama Nesta, takutnya sesuatu yang berbahaya. Kok, bungkusan hitam yang terlihat tidak asing.

"Awas ya, kamu kalau ketahuan buat kelakuan dua satu plus."

"Masih polos, gini." Dia paling jago ngeles, terus main pergi begitu saja.

Detik selanjutnya, Nesta mencium sesuatu. Baunya tidak asing, Nesta kenal.

Jangan-jangan ....

Nesta periksa apa yang tadi Yato buang.

"Ramyeon!"

Mau nangis Nesta melihat bungkusan mie instant khas korea yang dia simpan dari kemarin--yang niatnya mau dimakan sambil nonton drakor sama oppa-eoni kesayangan.

Terus, dimakan sama Yato?

Jadi, dia dari tadi enak-enakan di dalam makan ini?

"Kamu makan mie punya Kakak?"

"Minta."

Nesta emosi sampai ubun-ubun. "Minta itu kalau ada banyak, nah kamu ambil satu. Ini udah cuma satu kamu ambil, itu namanya pemalakan!"

"Pelit banget, Kak. Sekali-sekali sedekah sama adik."

"Sedekah gundulmu!"

"Yato bilang bapak, loh. Kak Nesta ngomong kasar "

"Biar!" Nesta sudah tidak tahan. "Nih, kalau kamu mau tahu Kak Nesta bukan cuma mau ngomong kasar, tapi juga mau berlaku kasar."

Yato merintih-rintih saat Nesta menjambak rambut adiknya.

"Ampun, Kak."

"Nggak akan!"

*

Gara-gara kesal, Nesta ngamuk sama adiknya. Yato malah berkilah, soalnya dia juga mau coba ramyeon itu, tapi Nesta tidak kasih.

Mau kasih apanya, duit juga pas-pasan, cuma sanggup beli satu. Itu juga harus kumpulin dulu uang dari kembalian beli bawang.

Yah, kalau ketahuan berantem ujungnya begini. Mereka dihukum berdua sama Sarwani. Hukummannya tidak berat, enak malah. Cuma, namanya lagi dikuasai emosi yang enak bisa jadi enek.

"Makan ya, Sayang ...." Sambal segepok Nesta masukin ke mulut Yato.

"Pweh!" Yato kepedesan, waktunya dia balas dendam.

Ambil nasi, masukkan cabe rawit. Suap ke kakaknya.

"Makan juga, Kakaku Sayang." Tersenyum laknat dia.

Pas kegigit cabai rawitnya, mau meledak mulut Nesta.

"Kamu, yah!" Nesta kepal-kepak nasi siap menyuapi Yato lagi.

Yato juga siap siaga mau balas.

"Inget, ya!" Sarwani menginterupsi perang nasi tersebut. "Kalau masih berantem, Bapak tambah nasi sama cabenya."

Bapaknya kejam banget. Mending ini ada tahu atau bakwan buat teman makan cabe. Mana si Yato tidak punya perasaan, bibir seksi kakaknya sampai dower kena cabai.

Eh, dilihat-lihat, Yato juga sudah jadi dobel bibirnya. Satu sama.

"Lagian, kamu juga sama adiknya pelit amat!" Ningsih memarahi Nesta. Tahu dibela, Yato menjulurkan lidah.

"Siapa yang pelit, Bu?" Bersungut-sungut Nesta menjawab. "Cuma ada satu-satunya itu."

"Yato, kamu juga iseng pakai ambil makanan kakak kamu!" Gantian Nesta yang dibela Sarwani.

"Ya, coba kalau mau kasih, enggak mungkin Yato ambil."

"Tetap saja, Bu. Kelakuan Yato enggak bener." Malah jadi Ningsih dan Sarwani yang debat.

"Makanya, Bapak itu punya duit buat jajanin Yato juga."

Nesta sama Yato, kini yang jadi penonton perdebatan orang tua mereka. Semua gara-gara ekonomi yang sulit. Apa-apa jadi sensitif.

Ningsih masih mendebat Sarwani soal ketidakmampuannya menafkahi keluarga. Sementara, Sarwani yang juga mempertahankan pendapatnya soal dia juga yang sudah bertanggung jawab.

"Pak, ini udah, 'kan?" Yato malah ganggu orang dewasa lagi bahas ekonomi. "Kalau udah Yato mau kerjain PR!" Angkat bokong kabur dia dari tempat kejadian perkara meninggalkan kakaknya.

Untung adik cuma satu, kalau ada banyak bakal Nesta sedekahin dia.

*

Hati masih sedih, gara-gara ramen dimakan adik tersompret. Saking sedihnya, drakor komedi saja sampai tidak bisa menghibur.

Si Kunyuk yang lagi dibatin malah ketuk pintu.

"Kak Nesta ...."

Bodo amat! Mau adiknya ketuk pintu sampai jarinya gepeng, tidak akan dibuka sama Nesta.

"Damai deh, damai." Yato teriak dari luar.

"Kak!" Dia ketuk lagi pintunya. "Enggak bunuh diri gara-gara mie, 'kan?"

Anak bego. Semiskin-miskinnya Nesta masa iya memilih tewas gara-gara mie?

Tag line beritanya bakal paling buruk sepanjang sejarah.

'Gadis muda cantik memilih untuk mengakhiri hidup hanya karena ramyeon dimaling adik.'

Iyuh! Nesta bergidik. Malu tujuh turunan Sarwani nanti.

"Apa!" Berhubung masih marah, pas buka pintu langsung nyolot.

"Galak amat, sih." Yato cengar-cengir.

"Nih!" Dia bawa sesuatu untuk ditunjukkan pada kakaknya.

"Apaan itu?"

Yato garuk kepala. "Maaf, ya, yang tadi."

"Hih, sulit dimaafkan!"

"Mau tanggung jawab, kok." Bungkusan yang tadi dikasih ke Nesta,

Isinya dua bungkus, Indomei.

Yato kasih penjelasan waktu Nesta bingung. "Buat ganti yang tadi."

Tidak kira-kira. Masa mie tiga puluh ribu diganti sama yang tiga ribu.

"Enggak." Nesta kembalikan.

"Lumayan, tahu. Ini aja boleh ngemis ke ibu minta dibeliin mie."

"Ogah!" Nesta kembalikan.

Yato bukannya bujuk, malah main bawa lagi itu mie instant.

"Pakai cabe rawit enak tahu. Lumayan ada telor si Maemun, makin mantap."

Jangan kaget, itu Maemun nama ayam peliharaan bapak mereka. Yato yang kasih nama, soalnya setiap hari itu ayam paling diperhatikan pakan sama kandangnya. Sudah mirip wanita simpanan.

"Eh, anaknya Maemun dimakan, kena marah bapak, loh!" Nesta mengancam. Biar kata cuma telur itu, 'kan, masih keturunan Maemun.

"Minta satu doang, besok juga dia bertelor lagi. Cowok dia, 'kan, banyak."

Ih, kupret benar si adik. Tapi, dia ada benarnya juga. Lagian ayam genit gitu, sikat saja anak-anaknya.

"Ambil dua!" Nesta memerintah. Buru-buru dia kejar Yato dan sambar bungkusan yang tadi.

"Mau?" Yato mengejek dengan sebelah alis terangkat.

Nesta sepak bokong adiknya. "Ambil sana."

"Ih, bawel!" Sempat-sempatnya ngomel sambil jalan.

"Kakak yang masak air buat mie-nya."

"Beres!"

Dan pada malam itu, Yato dan Nesta membuat Maemun kehilangan dua calon anaknya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Arrogant vs Crazy

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela nekat hamil diam-diam dari Jeremy, walau tahu dia hanya dimanfaatkan. Demi lepas dari cengkeraman pria kejam itu, Angela sengaja memicu kemarahannya agar diusir. Namun, pelariannya gagal setelah Jeremy menemukan tempat persembunyiannya. Saat Angela pasrah memohon dibebaskan, situasi justru berbalik karena kehadiran anak mereka. Jeremy yang semula begitu dingin kini berubah drastis, bahkan menawarkan diri untuk melayani Angela serta buah hati mereka.
Sampul Novel Mafia In The Night
8.0
Demi ambisinya, William yang merupakan putra bos mafia kejam rela melakukan segalanya. Namun, ayahnya yang bernama Ferdinand tewas secara tragis akibat sebuah pengkhianatan fatal. Kematian ini membuat sang istri, Rosemary, mulai menyadari sisi gelap suaminya yang selama ini tersembunyi. Kini, William bertekad membalas dendam sekaligus membersihkan nama baik ayahnya dari fitnah. Meski jalannya dihalangi seorang polisi wanita, William takkan mundur hingga peluru terakhirnya habis.
Sampul Novel Menaklukkan Duda Dingin
8.7
Amber Lim, sosialita kontroversial yang kerap dicap perusak hubungan, bertekad mengubah hidupnya. Demi belajar dari desainer legendaris Adam Smith, ia nekat menerjang musim dingin utara yang ekstrem. Sialnya, Amber dirampok hingga tersesat di tengah hutan beku. Harapan hidupnya kini bergantung pada Tuan Dingin, duda misterius pembenci wanita yang dirumorkan sebagai kanibal. Bisakah Amber menaklukkan hati pria tersebut, atau ia justru akan menjadi korban dari kebenciannya?
Sampul Novel My Bad Boss
8.6
Xavier Narendra Maximilian selalu menganggap wanita sebatas teman tidur dan bertekad menghindari pernikahan. Namun, keyakinan sang miliarder goyah setelah bertemu Adeeva Adelia Albert, sekretaris baru yang acuh dan tak berniat memikatnya. Sempat dipandang Adeeva sebagai kesialan terbesar dalam hidupnya, sosok Xavier kini justru menjadi anugerah terindah. Hubungan yang semula dipenuhi kebencian itu kini telah bertransformasi menjadi hari-hari romantis yang indah bagi mereka berdua.
Sampul Novel MY LOVELY LITTLE WIFE
8.9
Yuki sangat geram karena ditolak mentah-mentah oleh pria yang dijodohkan dengannya. Alasan klasik bahwa mereka tidak saling kenal membuat Yuki berang hingga mengatai calon suaminya itu sebagai lelaki tua yang menjengkelkan. Namun, kekesalan tersebut tidak bertahan lama. Sebuah senyum licik merekah di wajah Yuki saat sebuah ide brilian muncul di benaknya. Ia pun menyusun rencana cerdik untuk memberi pelajaran bagi pria yang telah menolaknya tersebut.
Sampul Novel Satu-PD155
9.7
Sam tega menikahi Sinta hanya demi mendonorkan ginjal istrinya kepada Ayu, sahabat masa kecilnya. Begitu menyadari dirinya cuma dijadikan alat medis cadangan, Sinta yang patah hati memilih memalsukan kematiannya. Setelah Ayu pulih, penyesalan menghampiri Sam saat menyadari kebusukan Ayu dan besarnya cinta dia kepada Sinta. Lima tahun berselang, Sinta kembali sebagai sosok sukses. Meski Sam bersujud memohon maaf, semua terlambat. Ayu pun dipenjara, meninggalkan Sam dalam nestapa, sementara Sinta hidup bahagia.

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED