Sampul Novel Aku Tidak Mau Dimadu

Aku Tidak Mau Dimadu

8.4 / 10.0
Pernikahan Tiara Maheswari yang tampak begitu harmonis rupanya menyimpan kepalsuan. Reno Sebastian, sang suami yang terlihat sangat mencintai dirinya, diam-diam telah mengkhianati janji suci mereka. Tanpa pernah disadari oleh Tiara, Reno ternyata telah mendua dan menikah lagi dengan perempuan lain. Kini, Tiara dihadapkan pada pilihan hidup yang sangat sulit. Apakah ia harus bertahan menjaga rumah tangganya, atau melangkah pergi meninggalkan Reno selamanya?

Aku Tidak Mau Dimadu Bab 1

"Papa mau ke mana? Kenapa buru-buru sekali?" tanya Tiara kepada Reno

"Papa ada keperluan mendadak. Klien Papa tiba-tiba menghubungi Papa. Sudah ya, Papa harus ke sana." Reno meninggalkan Tiara begitu saja.

"Ini sudah malam. Memangnya tidak bisa besok lagi!" teriak Tiara kepada Reno yang sedang berjalan.

Sementara Reno tetap saja berjalan tanpa peduli ucapan sang istri.

Tiara hanya bisa menghela napas kecewa. "Ini bukan jam kerja dan juga sudah malam. Masa jam segini klien menghubungi." Tiara melihat jam dinding di kamarnya. Waktu menunjukkan pukul sepuluh malam. "Awas saja kalau kamu bohong!"

***

"Ma. Papa ke mana? Kok tidak ada?" tanya Maura di sela-sela sarapan.

"Papamu ada perlu, Sayang," jawab Tiara, "sudah habiskan sarapannya."

"Iya, Ma."

***

Tiara sedang membantu karyawannya membungkus pakaian yang akan di kirim ke pembeli. Di rumahnya Tiara menyediakan satu ruangan untuk tempat berjualan pakaian online dan dia mempunyai lima karyawan.

Ponsel Tiara tiba-tiba berdering ketika sedang membungkus pakaian. Dia kemudian mengangkatnya.

"Hallo, Ma. Maaf, ya. Papa tidak langsung pulang. Papa sekalian saja ke kantor. Sekarang Papa mau jemput Maura dulu, baru Papa ke kantor lagi. Mama tidak usah jemput Maura. Biar Papa saja, ya," ucap Reno dan langsung mematikan ponselnya.

"Hallo, Pa!" teriak Tiara, "kenapa langsung ditutup sih? Aku belum bicara juga," gerutu Tiara lalu menyimpan benda pipih di saku bajunya sambil menghela napas kecewa.

***

"Papa!" Maura berlari mendekati sang ayah yang sudah menjemputnya.

"Hai, Sayang." Punggung tangan Reno sedang dicium oleh Maura.

Ayo, kita ke mobil." Reno meraih tangan Maura.

Maura menganggukkan kepalanya sambil berjalan. "Papa kok, tadi pagi tidak ada?" tanya Maura.

"Papa ada perlu. Ada pekerjaan yang tidak bisa Papa tinggalkan," jelas Reno, "oh, iya, Maura. Di dalam mobil ada teman Papa. Eemm, kamu jangan bilang mama ya kalau Papa menjemputmu sama teman Papa." Reno jongkok menghadap Maura tepat di dekat mobilnya.

"Memangnya kenapa, Pa?"

"Tidak apa-apa. Papa cuma tidak mau nanti Mamamu salah paham sama Papa. Oke, Sayang. Kamu jangan bilang, ya!" perintah Reno lalu bangun dari jongkoknya.

"iya, Pa."

"Ya sudah. Ayo, masuk." Reno membuka pintu mobil untuk Maura.

Maura kemudian masuk. Dia duduk di kursi belakang. Sementara wanita yang bernama Vega duduk di depan bersama Reno.

"Hai, cantik. Siapa namamu?" Vega membalikkan badan ke arah Maura.

"Namaku Maura, Tante."

"Nama yang cantik. Sama seperti orangnya," ucap Vega lalu tersenyum dan kembali duduk seperti semula.

Maura kemudian memperhatikan wanita tersebut dari belakang. Dia teringat sang mama dan hatinya seakan tidak terima melihat sang ayah duduk berdua dengan wanita lain. Umur Maura sudah menginjak tujuh tahun.

"Sayang. Kita antar Tante dulu, ya. Baru Papa antar kamu pulang."

"Iya, Pa."

***

Reno sudah mengantar Vega. Maura duduk di depan bersama sang ayah.

"Kamu benar janji, ya. Jangan bilang mama kalau Papa mengantar Tante Vega." Reno menoleh sesaat lalu kembali fokus menyetir.

"Memangnya kenapa Mama tidak boleh tahu? 'Kan Tante cuma teman Papa doang."

"Iya, memang cuma teman Papa doang. Cuma tetap saja nanti Mama marah sama Papa."

"Kata Mama jangan suka bohong. Papa juga pernah bilang jangan suka bohong. Kenapa, Papa malah bohongin Mama?"

"Bukan begitu, Maura. Ini berbohong demi kebaikan. Kamu mau nanti Mama sama Papa berantem gara-gara Mama marah karena Papa antar teman Papa?"

Maura menggelengkan kepalanya sambil memperhatikan sang ayah yang sedang fokus menyetir.

"Nah, berarti kamu jangan bilang sama Mama. Oke, Sayang," pinta Reno.

"Oke, Pa."

"Anak pintar." Reno mengusap-usap pucuk kepala sang anak menggunakan tangan kiri. "Tapi Papa tidak akan turun. Soalnya Papa masih ada kerjaan."

"Oke deh, Pa."

***

"Assalamualaikum, Ma." Maura menghampiri Tiara lalu meraih tangan Tiara.

"Waalaikumsalam, Sayang," jawab Tiara, "kamu di jemput Papa, 'kan?"

"Iya, Ma di jemput Papa," jawab Maura lalu memperhatikan wajah sang mama.

"Papanya lansung pergi lagi?" Tiara melihat-lihat ke arah depan.

"Iya, Ma. Kata Papa masih ada pekerjaan."

Tiara menganggukkan kepalanya. "Ya sudah sana kamu ganti baju dulu."

Maura menganggukkan kepalanya lalu berjalan meninggalkan ruangan sang mama.

***

Reno kembali lagi ke tempat di mana Vega di turunkan. Vega kemudian menaiki mobil Reno.

"Aku tidak lama, 'kan?" tanya Reno kepada Vega yang sudah menaiki mobil Reno.

"Ya, lumayanlah," jawab Vega, "Mas. Kamu yakin anakmu tidak akan mengatakan apa pun sama istrimu?" tanya Vega kepada Reno yang sedang fokus menyetir.

"Kamu tenang saja. Anakku tidak akan berkata apa-apa."

"Bagus deh," ucap Vega lalu tersenyum.

***

"Malam, Ma." Reno mencium kening sang istri.

"Jam berapa sekarang?" Tiara bangun dari tidurnya.

"Sudah jam sepuluh."

"Papa lembur lagi? Kenapa akhir-akhir ini, Papa sering lembur?"

"Ya mau bagaimana lagi. Bekerja di lapangan kadang ada sesuatu yang tidak beres. Jadi mau tidak mau Papa harus lembur." Reno menyandarkan punggungnya pada sandaran kasur.

Reno bekerja sebagai manajer kontruksi di perusahaan besar. Dia selalu sibuk di lapangan dan memang harus bertemu dengan tim.

"Ya sudah kalau, Papa memang benar-benar lembur. Mama takut saja Papa bilang lembur, tetapi, Papa malah sama wanita lain!" ketus Tiara.

"Ngaco kamu ini. Jangan berpikiran yang aneh-aneh tentang Papa."

"Bagaimana tidak berpikiran yang aneh-aneh. Papa akhir-akhir ini sering lembur. Tidak seperti biasanya. Papa selalu pulang tepat waktu, tetapi sekarang ...."

"Sudahlah! Buang jauh-jauh pikiran itu! Ayo, tidur lagi." Reno menarik tangan Tiara.

Tiara pun berbaring kembali.

"Mama tidak kangen sama Papa?" Reno menggeserkan tubuhnya ke arah Tiara.

"Kalau Mama tidak kangen sama, Papa. Tidak mungkin Mama kesal karena Papa pulang lembur. Itu berarti Mama kangen. Papa juga terkadang tidak pulang. Gimana Mama tidak kangen," ujar Tiara lalu memajukan bibirnya.

Reno tertawa mendengar ucapan sang istri. "Sama Papa juga kangen." Reno memeluk tubuh sang istri lalu mencium bibir sang istri.

Tiara membalas ciuman sang suami. Tidak bisa dipungkiri Tiara menantikan hal seperti ini. Sudah tiga minggu sang suami tidak menjamahnya karena alasan lembur dan capek dan terkadang tidak pulang.

Namun, ketika mereka sedang bercumbu. Tiba-tiba ponsel Reno berdering. Mereka berhenti sejenak. Akan tetapi, Reno kembali mencumbui sang istri dan menghiraukan panggilan tersebut.

"Pa! suara ponselmu mengganggu. Kamu angkat saja dulu. Malam-malam begini siapa yang menghubungimu sih, Pa?!" marah Tiara.

Reno bangun dari kasur lalu mengambil ponsel dan melihat siapa yang menghubunginya. Nama samaran Vega muncul dengan nama Pak Tio.

Dia kemudian mengerutkan keningnya dan berbicara dalam hati. "Aku, 'kan sudah bilang. Jangan menghubungiku!"

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Aku Tidak Mau Dimadu

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Hijrah Cinta Sang Casanova
8.0
Sejak pandangan pertama, Bobby terpikat oleh Claudia. Namun, masa lalunya sebagai casanova membuat Claudia enggan membuka diri. Walau ramah karena Bobby pernah menolong menantunya, Claudia tetap merasa terganggu. Sebaliknya, sang mertua, Sultan, mendukung Bobby agar Claudia segera mengakhiri masa jandanya. Saat hati Claudia akhirnya luluh dan bersedia menikah, badai masa lalu serta kehadiran sosok misterius datang menguji kesetiaan cinta mereka.
Sampul Novel ISTRI RASA SIMPANAN
9.5
Alicia Huang rela mendonorkan sumsum tulang belakang demi menyelamatkan kekasih Anthony Smith. Namun, ia mengajukan syarat agar Anthony bersedia menikahinya. Anthony pun setuju dengan satu tuntutan mutlak: pernikahan mereka wajib dirahasiakan dari publik. Kini, Alicia harus menjalani hari-hari sebagai istri yang disembunyikan layaknya wanita simpanan. Akankah pernikahan kontrak penuh rahasia ini menumbuhkan benih cinta sejati, atau justru menyisakan luka mendalam bagi mereka?
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota, pemuda malas berumur dua puluh tahun, lebih memilih menganggur dan bermain gawai meski otaknya sangat licik. Tabiat buruk ini membuat ibunya, Artisa, merasa sangat khawatir. Sebagai pekerja keras yang juga punya sisi licik, Artisa bertekad merombak total kepribadian putranya. Ia pun memilih cara ekstrem dengan mengubah wujud fisik Sota. Akankah rencana drastis sang ibu berhasil mengubah jati diri Sota melalui transformasi tubuh tersebut?
Sampul Novel Menyusui Bayi Mafia
9.7
Pelajar muda bernama Lea dikejutkan oleh tawaran gila dari bos mafia, El Zibrano Elemanus. El bersedia memberikan kekayaan melimpah asalkan Lea mau menyusui putranya. Tentu saja Lea menolak mentah-mentah karena merasa permintaan itu sangat tidak masuk akal. Namun, sang mafia tidak mengenal kata menyerah dan siap memakai caranya sendiri. Kini, Lea terjebak dalam situasi intim yang mengancam harga diri serta masa depannya akibat ambisi El.
Sampul Novel Nafsu Kakak Tiriku
9.6
Nando diam-diam terobsesi pada adik tirinya, Laily, yang dikenal anggun. Suatu malam, ia mencoba melecehkan Laily saat gadis itu bersiap ibadah. Beruntung, Abdi yang sedang mabuk datang menolong. Sialnya, keadaan justru berbalik hingga Abdi difitnah sebagai pelaku asusila. Akibat tuduhan keji tersebut, Abdi terpaksa menikahi Laily guna mempertanggungjawabkan kesalahpahaman yang merusak nama baiknya.
Sampul Novel Rahasia Keluarga dan Pengkhianatan
9.5
Nadia terpaksa menyetujui kesepakatan rahasia dengan Satria, ibu dari miliarder Reza Azhar, demi membiayai pengobatan sang adik. Ia bersedia menjadi ibu pengganti bagi pasangan kaya tersebut. Namun, kematian adiknya mengubah segalanya. Nadia memutuskan melarikan diri dalam keadaan mengandung anak Reza. Di bawah ancaman kejaran Satria, ia harus bertahan hidup melindungi bayinya dari pusaran intrik kekuasaan keluarga Azhar yang sangat berbahaya.

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED