Sampul Novel Why Im Fall For You

Why Im Fall For You

9.8 / 10.0
Dendam masa lalu menyelimuti Aria setelah ayah Luna merebut sang ibu. Ketika bisnis Luna di ambang kehancuran, Aria melihat celah untuk membalas dendam. Ia menawarkan bantuan keuangan, tetapi dengan syarat Luna harus menyetujui pernikahan kontrak selama satu tahun dengannya. Akankah Luna terjebak dalam rencana licik ini demi menyelamatkan asetnya? Serta mampukah Aria menuntaskan misinya tanpa benar-benar jatuh cinta pada Luna?

Why Im Fall For You Bab 1

"Ya ampun, bisakah kau berhati-hati sedikit?"

Luna berusaha menahan amarahnya yang terasa meledak saat gaun putih yang ia kenakan, terkena tumpahan anggur dari bahu hingga ke bawah pinggang oleh seorang pria di depannya.

Kini gaun putih itu tak hanya basah, melainkan juga memperlihatkan bekas warna merah di titik tumpahan dan sekitarnya. Sementara pria yang menumpahkan anggur itu hanya memasang ekspresi santai. Bahkan rasa bersalah pun sepertinya tidak ada. Luna mengenali orang yang terkenal angkuh itu adalah CEO dari sebuah perusahaan Furnitur besar. Aria Pamungkas, ia beberapa kali mendengar namanya di kalangan sesama pengusaha.

Awalnya Luna mengira soal sifat angkuh pria itu hanya gosip dari orang-orang yang mungkin tidak menyukainya. Namun, malam itu ia merasa sudah bisa menilai sendiri bagaimana kebenaran soal gosip tersebut.

"Aku tidak sengaja. Jika kau mau, aku bisa membayar ganti rugi beberapa kali lipat dari harga gaunmu."

Pria dengan raut seperti serigala itu nyatanya memang tidak merasa bersalah sedikitpun. Meski orang-orang di sana menatap pada mereka.

"Aku tahu kau orang kaya. Tapi sayang sekali etikamu sangat kurang." Luna menatap lurus pada mata pria itu.

Aria mengangkat satu alisnya yang tebal, seraya balas menatap pada wanita itu. Perasaannya sedikit terusik dengan kata-kata barusan. Sorot manik hitam setara dengan warna rambutnya mulai menajam. Belum pernah ada wanita yang berani melawan atau mengatainya seperti demikian.

"Pak, kita sedang di tempat ramai-" Pria di samping Aria yang merupakan sekretarisnya, mencoba untuk melerai. Namun tangan Aria lebih dulu terangkat, mengisyaratkan agar diam dulu.

Tetapi tatapan Aria tak lepas satu detik pun dari Luna. Dan Luna sendiri tampak tidak takut sama sekali dengan pria di depannya. Tidak peduli siapa orang tersebut. Baginya semua orang itu sama saja. Sama-sama manusia dan setara.

Meski tidak kenal akrab, Luna tetap tidak suka dengan kelakuan orang yang angkuh seperti Aria.

Orang-orang yang melihat mereka mulai cemas dengan kemungkinan situasi lebih buruk.

"Kak, ini tempat umum. Ayolah kita pergi saja. Demi aku."

Remaja laki-laki berusia sembilan belas tahun berbisik pada Luna seraya mencoba menarik tangan sang kakak dengan hati-hati. Fero tahu bahwa sangat berbahaya jika kakaknya sedang marah. Tapi kali ini ia akan berusaha untuk membujuknya sebisa mungkin.

Dan untungnya berhasil. Luna mau mendengarkan adiknya dan perlahan meninggalkan pria yang bersitegang dengannya. Meski raut wajahnya masih menunjukan bahwa ia tetap menantang pria itu.

Orang-orang mulai merasa lebih lega saat itu. Karena acara peresmian hotel sudah menjadi menyebalkan bagi Aria, maka ia pun memutuskan untuk segera meninggalkan tempat tersebut.

"Hei, menurutmu siapa yang akan menang jika mereka berdua meneruskan yang tadi?" Seorang tamu mencolek temannya sambil masih memandang kepergian Aria dan sekretarisnya dari aula besar itu.

"Apa yang kau bicarakan? Tentu saja kita tidak tahu karena mereka gagal berdebat. Bu Luna juga tidak kalah hebat dalam berdebat. Kecuali ..." Temannya menimpali seraya memasang ekspresi menggoda.

"Kecuali apa?"

"Tidak jadi. Sudahlah, kita pulang juga."

.

"Dia tidak selevel denganku. Hanya seorang pemilik restoran," ujar Aria.

Dia masih agak kesal dengan wanita tadi yang ternyata berhasil mengusiknya walau sedikit.

"Abaikan saja Pak." Sekretarisnya yang mengemudi menimpali, "Tidak perlu diambil hati."

"Benar. Tapi dia berhasil memancingku," timpal Aria.

.

"Seharusnya Kakak tidak usah melayani pria sombong itu. Apa Kakak sedang ada masalah sekarang?"

Fero melirik sekilas pada Luna yang duduk di sampingnya. Sementara tangannya fokus pada kemudi. Ia sengaja menawarkan diri untuk menemani sang kakak pergi ke sebuah acara undangan peresmian hotel. Bukan kali ini saja ia melakukan itu, melainkan beberapa kali. Karena kakaknya adalah seorang pebisnis, maka acara undangan yang berkaitan dengan kewirausahaan adalah hal yang sering ia datangi.

Luna memang memiliki bisnis di bidang kuliner yaitu restoran seafood besar dengan lima cabang di beberapa kota. Ia merintis usaha tersebut ketika usianya menginjak dua puluh empat bersama mendiang sang ayah.

"Tidak ada. Sikap pria itu memang menyebalkan. Jika dibiarkan, ia akan semakin menjadi-jadi."

Meski begitu, jawaban tersebut tidak sepenuhnya benar. Ada hal yang sebenarnya membuat Luna pusing saat ini, dibandingkan sikap seorang CEO angkuh tadi. Dan hal tersebut cukup krusial.

.

"Apa yang sebenarnya terjadi sih? Kok bisa-bisanya pengeluaran bisa sebesar itu?"

Hari itu, hari sebelumnya, dan hari berikutnya, Luna dibuat pusing oleh kabar laporan keuangan restoran miliknya yang sudah mulai memasuki zona kolaps. Tetapi suatu hari, apa yang sebenarnya terjadi, terbongkar pula dengan cepat. Karena salah satu staff-nya memberikan informasi yang cukup membuat dirinya tak menyangka.

"Kita bisa melakukan penyelidikan pada manager anda, Bu. Maaf sekali saya harus mengatakan ini."

Lalu nantinya berita tersebut akan tetap menyebar pada banyak pihak, terutama di kalangan para pebisnis meski Luna dan timnya berusaha agar berita tersebut tersembunyi dari sorotan media dan orang-orang. Berita yang mengatakan bahwa bisnis restoran nona Luna hampir bangkrut dan hendak ditutup akibat kecurangan salah satu pegawai senior yang merupakan karyawwn kepercayaannya. Banyak orang yang akan mendengar kabar tersebut, dan di saat tersebut pula, ia akan mendapatkan masalah atas hidupnya.

.

Pria bertubuh tinggi dengan rambut sedikit terpotong rapi dan wajah campuran itu baru saja tiba di kantornya. Ia memasuki lift dan telah tiba di ruang kerja meski saat itu waktu baru menunjukan jam enam lewat dua puluh sembilan pagi. Begitulah Aria, ia kebanyakan datang lebih pagi daripada rata-rata karyawannya sendiri. Sebagai anak yang didapuk menjadi pimpinan perusahaan sejak usia dua puluh enam tahun menggantikan sang ayah yang meninggal karena kecelakaan, Aria sudah dibiasakan untuk disiplin dalam menjalani kewajiban dan tanggung jawab pekerjaan.

Itu dilakukannya karena ia sangat mencintai mendiang sang ayah. Karenanya ia bertekad melakukan yang terbaik demi aset yang diwariskan terhadapnya. Bagi Aria sendiri, perusahaan properti milik ayahnya bukan hanya sekadar gengsi dan kebanggaan atau simbol kekayaan dirinya meskipun orang-orang banyak yang melihat ia sebagai kalangan atas dengan sifat angkuh. Namun perusahaan itu, bagi Aria adalah sebuah kenangan besar yang dititipkan oleh orang yang paling ia cintai di dunia ini.

Karena sedari ia berusia balita, hingga menjelang tahun ayahnya meninggal, Aria selalu diajak ke perusahaan properti tersebut untuk sekadar berbincang atau makan bersama. Kebetulan sekali Aria dan sang ayah sangat dekat dikarenakan oleh beberapa faktor.

Pertama karena Aria adalah anak tunggal mendiang sang ayah. Ayah Aria adalah pria yang tidak pernah menikah dalam seumur hidupnya. Sementara Aria sendiri lahir bukan atas restu dan keinginan yang kuat dari kedua orang tuanya. Ibu Aria malah hampir melakukan aborsi saat anaknya berusia satu bulan di dalam kandungan jika sang ayah tidak mencegah dan memohon mati-matian agar anak mereka tidak dibunuh.

Setelah Aria lahir, sang ayah mengambilnya untuk merawat dan membesarkan, dan bersamaan dengan itu, ibu Aria berpisah dengan sang kekasih dikarenakan hubungan mereka yang memang sulit sedari awal.

Ibunda Aria tidak bisa menikah dengan ayah Aria dikarenakan orang tuanya tidak merestui. Mereka (orang tua ibu Aria) meminta wanita itu menikah dengan seorang pebisnis yang bisa menyelamatkan keluarga mereka dari ancaman kebangkrutan. Karena cintanya pada keluarga, wanita itu memilih untuk meninggalkan kekasihnya dan menikah dengan pria yang dipilihkan orang tua demi baktinya.

Semenjak perpisahan tersebut, ayah Aria tidak pernah mencari wanita lain meski hatinya terluka. Dia lebih ingin fokus mengurus usaha serta membesarkan sang anak semata wayang.Dan setelah sang ayah tiada dikarenakan insiden kecelakaan yang menimpanya, Aria merasa sangat kehilangan.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Why Im Fall For You

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Cinta matiku pada sang tunangan, Bima Wijoyo, berakhir tragis saat ia membiarkanku terpanggang api di studio seni demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Namun, takdir memberiku kesempatan kedua. Terbangun di masa lalu tepat sebelum rapat keluarga besar dimulai, aku membawa memori pahit tentang kobaran api itu. Kali ini, aku berdiri kokoh untuk membatalkan pertunangan kami di hadapan semua orang. Aku bersumpah tidak akan mati konyol untuk kedua kalinya.
Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan Bunga berbalik total setelah sebuah rahasia di kampusnya terungkap. Ezza, sosok suami yang dinikahinya melalui perjodohan orang tua, mendadak hadir sebagai dosen baru di tempatnya berkuliah. Kemunculan Ezza yang tiba-tiba di hadapannya memicu kecurigaan besar dalam benak Bunga. Ia pun mulai mempertanyakan tujuan sebenarnya dari sang suami. Apakah ada motif terselubung di balik keputusan Ezza, ataukah semua ini murni ketidaksengajaan?
Sampul Novel Jebakan Cinta SANG MANTAN
9.0
Menjebak Ivander dalam pernikahan paksa rupanya menjadi penyesalan terbesar bagi Nada. Meski begitu, cara ekstrem ini adalah satu-satunya jalan agar ia bisa mendampingi pria yang dahulu pernah ia hancurkan hidupnya. Terbelenggu rasa bersalah, Nada kini bertekad menebus dosa masa lalu lewat pengabdiannya sebagai istri. Namun, mampukah ketulusan Nada melunakkan dinginnya kebencian Ivander, ataukah perjuangannya meraih maaf justru berujung sia-sia?
Sampul Novel LEMBAYUNG CINTA
9.2
Dalam kisah romansa modern ini, Rangga begitu terpikat oleh sosok Davina hingga merasa sangat terobsesi. Demi memikat wanita impiannya tersebut, Rangga rela menyusun berbagai rencana dan menempuh segala metode untuk menarik perhatiannya. Ia tiada henti berupaya membangkitkan simpati Davina, berharap perasaannya yang mendalam akan berbalas. Perjuangan gigih sang pria demi memenangkan hati wanita pilihannya menjadi inti dari perjalanan cinta yang penuh ambisi ini.
Sampul Novel MY LOVELY LITTLE WIFE
8.9
Yuki sangat geram karena ditolak mentah-mentah oleh pria yang dijodohkan dengannya. Alasan klasik bahwa mereka tidak saling kenal membuat Yuki berang hingga mengatai calon suaminya itu sebagai lelaki tua yang menjengkelkan. Namun, kekesalan tersebut tidak bertahan lama. Sebuah senyum licik merekah di wajah Yuki saat sebuah ide brilian muncul di benaknya. Ia pun menyusun rencana cerdik untuk memberi pelajaran bagi pria yang telah menolaknya tersebut.
Sampul Novel PERNIKAHAN JEBAKAN: RAHASIA SUAMIKU
8.7
Elena mengira hidupnya sempurna bersama Samuel Adinata, CEO Royal Adinata yang menjadi suami sekaligus ayah idaman bagi Eliott. Namun, topeng kepedulian Samuel perlahan terkikis, menyingkap rahasia gelap yang selama ini tersembunyi rapat. Elena harus menghadapi kenyataan pahit bahwa pernikahan mereka bukanlah didasari cinta, melainkan sebuah rencana licik. Menyadari dirinya hanya diperalat demi ambisi terselubung sang suami, amarah Elena pun meledak.

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED