Sampul Novel The Second Marriage

The Second Marriage

8.5 / 10.0
Kehadiran orang ketiga menghancurkan pernikahan Lara dan Ilham, menyisakan luka batin mendalam serta putri kecil mereka, Cherry. Pasca-perceraian, Ilham berusaha mendekat kembali demi memperbaiki hubungan masa lalu. Namun, sosok Banyu hadir menawarkan perlindungan dan impian masa depan baru bagi Lara. Di tengah bayang-bayang pengkhianatan lama dan peluang baru, Lara kini harus berjuang keras mengatasi trauma hebatnya demi meraih kebahagiaan sejati.

The Second Marriage Bab 1

Disebuah komplek perumahan elite hiduplah satu keluarga dalam sebuah rumah sederhana. Pagar hitam dengan warna campuran coklat mendominasi pagar pendek dirumah tersebut. Seorang wanita paruh baya tampak memegang selang sembari menyiram tanaman toga yang tampak layu dan kering. Sembari bersenandung wanita paruh baya tersebut tampak sesekali melirik rumah depannya. Sambil memegang selang matanya tajam melirik seperti ujung pisau. Tak sadar, air yang harusnya menyiram tanaman toga malah keliru membasahi satpam komplek yang tengah berjalan, "Masyallahhh.. Ibu!!!" serunya sembari mengusap wajahnya yang basah. Sontak wanita paruh baya tersebut melempar selang "Astaga bapak! Ngapain basah-basahaan kayak anak SD,".

"Bu kamu lihat ini saya basah sendiri apa apa disiram," bapak satpam tersebut menyeka wajahnya kesal. Wanita itu hanya tersenyum, "Asupan pagi pak, biar ganteng. Jarang lho saya bilang gini tapi dilihat-lihat bapak ini ganteng mana rajin, cocok sama Mia baby sitter Cherry," godanya. "Heleh, kamu ini ngelantur. Saya ini basah kuyup begini kalau masuk angin kamu mau gantiin saya ngeronda?" sang satpam tampak masih kesal.

Dari dalam rumah keluar wanita muda dengan seragam baby sitter yang dikenakannya. "Bu, kok malah diluar. Dari tadi mas Ilham nyariin katanya ditunggu sarapan di meja makan, lho pak kumis itu kenapa bajunya basah semua," ucapnya sembari menunjuk satpam didepannya. "Pagi mbak Mia eh, kamu pagi-pagi sudah cantik," ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"Tadi ngomel-ngomel," wanita paruh baya itu melirik satpam tersebut sembari membuang muka. Satpam yang dipanggil pak kumis itupun menaikkan alisnya heran.

"Eeee dasar nenek nenek," batinnya

Mia menuntun wanita itu memasuki rumahnya, "Mas Ilham sudah makan ta Mia," tanya wanita itu.

Mia menganggukkan kepalanya, "Sudah Bu," ucapnya.

"Rumah gak tau bersih, heran aku. Lha masak semua tanamanku mati," wanita itu mengomel sembari menatap seorang wanita yang tengah berjalan tertatih di depannya. Wanita itu hanya diam dan menundukkan Kepala.

"Bu, emang mbak Ju kemana? Kan ada Mbak Ju, Sayang kamu makan dulu," tanya seorang pria di meja makan sembari menatap sang istri.

"Iya mas sebentar lagi, aku mau ke belakang dulu," ucapnya sembari melenggang pergi meninggalkan meja makan. Ilham tahu bahwa sang istri pasti menuju dapur. Ilham menatap sang ibu dan berjalan mengikuti sang istri.

Ilham melihat istrinya tengah mencuci piring, dari belakang kaki mungil sang istri nampak bengkak, banyak Stretch Mark di lipatan kakinya.

"Ayo makan dulu, kan ada Mbak Ju. Ngapain kamu cuci piring," rayunya dari kejauhan.

"Ya mas sebentar," tolak sang istri.

"Kamu ini dibilangin ngeyel, heran aku. Dikasih yang enak malah gak mau," gerutu Ilham lalu pergi meninggalkan istrinya yang terdiam.

Lara mematikan kran yang menyala secara perlahan, meletakkan spons pencuci piring kemudian. "Kalau aku makan seperti katamu apa ibumu suka?" batinnya. Air matanya menetes, ia mengingat sindiran sindiran yang dilontarkan sang ibu mertua.

"Bunda!!" Suara mungil terdengar melengking.

Lara menyeka air matanya cepat dan menuju sumber suara dengan berjalan perlahan mengingat kedua kakinya yang bengkak.

"Ya nak!!" Sahutnya.

"Anak bunda sudah bangun, maaf ya. Nyari bunda ya tadi?" ucapnya sembari menggendong anaknya.

Gadis mungil itu menganggukkan kepalanya, "Bunda cantik," katanya sembari menggosok matanya.

"Tidurnya nyenyak tidak?" Tanya Lara lagi.

Gadis itu menganggukkan kepalanya lagi. "Bunda ngapain?"

"Bunda nyuci piring, trus bunda mau masak buat jualan," ucap lara.

"Aku mau di kamar sama bunda, ayo bunda," gadis itu menarik tangan Lara mengajaknya menuju kamar.

"Lho Cherry, sudah bangun." ucap Mia dari kejauhan.

"Sama mbak Mia yuk. Kita jalan-jalan sambil lihat kambing di ujung lapangan," rayu Mia yang baru saja datang.

"NGGAK! Aku mau sama bunda, ayo bunda," Cherry tetap menarik tangan Lara erat.

"Cherry, tuh liat bunda kamu, kasihan lho. Kakinya lagi bengkak, jalannya kayak robot pasti sakit," ucap Mia.

Cherry melirik sang ibu dan menatap kedua kaki ibunya yang bengkak. "Bunda sakit?" Tanyanya.

Lara menggelengkan kepalanya, "Bunda ngga sakit, kaki bunda cuman bengkak," ucapnya.

"Orang ngga sakit kok, Pergi sana!!" usir Cherry sambari menatap Mia.

Lara menatap Mia dan memberi syarat untuk pergi. Lara menggandeng tangan Cherry menuju kamarnya. Mereka tidur berdua dan bercanda gurau.

Tiba-tiba wanita paruh baya masuk begitu saja, "Cherry sayang, sudah bangun. Ikut Oma jalan-jalan yuk," ajaknya.

"Ngga mau," tolak Cherry.

"Bener ngga mau? Oma punya permen sama coklat lho," rayunya.

"Permen?" Tanya Cherry penasaran.

"Iya, yuk.. yuk.. Emang kamu ngga bosan? Dikamar kayak ayam ngga ngapa-ngapain? Maen princessnya udah selesai. Waktunya bangun, masa perempuan siang bangunnya," sembari melirik Lara.

Lara yang merasa tersindir segera bangkit. "Lho bunda mau kemana? Bunda kan sakit," tahan Cherry.

"Ehh.. Biarin aja cantik orang bundamu sehat, tuh masih nafas. Lupa ya kalau harus buka kedai? Yang masak kan bunda, kalau bundamu ngga masak kasian kedainya ngga buka," ucap Oma.

Cherry menganggukkan kepalanya, "Hati-hati ya bunda," ucapnya.

Lara menuju dapur dengan kedua kaki yang bengkak. Meski perlahan ia mencoba berjalan sekuat tenaga. Dari kejauhan ia mendengar kegaduhan. Sambil menggeret kakinya yang begitu sakit ia berjalan menuju sumber suara.

"Mas, emang kamu ngga bantuin istrimu?" ucap seorang wanita.

"Gunanya bayar Mbak Ju terus apa beb?" jawab seorang pria.

"Beb??" batin Lara.

"Mas, jangan disana agak naik dikit," Lara mendengarkan lagi.

"Ahh.." desahan terdengar jelas.

Lara menutup mulutnya dengan tangannya.

"Emang istrimu ngga bisa begini ya?" tanya wanita itu.

"Penyakitan kayak gitu kok ngarep enak-enak. Yang ada males gak bergairah beb. Enakan sama kamu kalau enak-enak," Lara terdiam, matanya merah menahan tangis.

"Makanya kamu sih nggak ketemu aku duluan waktu itu, coba kalau dulu kamu udah sama aku. Pasti kamu nggak akan ngerasa kesepian apalagi kecewa," jelas mia.

Lara memeras bajunya yang kering seakan menahan rasa sesak. Ia tak menyangka akan menerima rasa sakit yang begitu dalam. Ia berjalan menuju dapur, meninggalkan gudang dengan rasa sesak di dada.

Lara bergegas memasak tanpa suara, dengan cepat ia berusaha menyelesaikan tugasnya. Ia benar-benar ingin segera memasuki kamarnya. Waktu berlalu begitu cepat, dua jam sudah berlalu Lara tengah membereskan dapur. Sambil terdiam ia membersihkan peralatan dapur yang tadi ia gunakan.

Lara memejamkan matanya, rasa lelah rasanya terkalahkan oleh rasa sakit yang ia rasakan. Lara melepas celemek yang ia pakai, "Sudah?" tanya Ilham dari belakang.

Lara hanya menganggukkan kepalanya, tak mengeluarkan suara apapun. Lara berjalan meninggalkan Ilham di dapur. Ilham menyiapkan keperluan untuk dibawa ke kedai.

Sementara Lara bergelut dengan pikiran sendunya didalam kamarnya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi The Second Marriage

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
9.4
Nalula Diandra hancur setelah kesuciannya dirampas paksa akibat rencana jahat kakek pacarnya sendiri. Tragisnya, sang kekasih justru mencampakannya demi menikahi wanita lain. Di titik terendah, Lula diselamatkan oleh orang tua kandungnya yang ternyata konglomerat kaya raya. Didukung kekuatan keluarganya, ia pun menyusun rencana balas dendam demi menghancurkan mantan kekasih beserta keluarganya. Namun, akankah kehancuran mereka membawa kedamaian yang dicarinya?
Sampul Novel Gadis 100 juta (fatamorgana)
9.6
Demi menebus adiknya yang diculik, Daiva Gayatri Maheswari rela menjual kesuciannya pada Keyko Khayang Gumelar seharga 100 juta rupiah. Di tengah kemalangan itu, ia tanpa sengaja bertemu dengan duda tampan bernama Damian di supermarket. Kini, Daiva berada di persimpangan jalan ketika Keyko dan Damian sama-sama berjuang memenangkan hatinya. Siapa pria yang akan dipilih Daiva untuk menemani masa depannya dan melepaskannya dari bayang-bayang masa lalu?
Sampul Novel Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
9.3
Pasca dikhianati saudara angkat dan tunangannya sekembalinya dari desa, Sabrina memilih membalas dendam lewat Charles, paman sang mantan. Walau Charles sempat menolak perasaan setelah malam intim mereka, Sabrina berhasil memicu harga diri pria itu hingga terikat selamanya. Kini berstatus sebagai bibi mantannya, Sabrina yang kerap diremehkan ternyata menyimpan kekayaan miliaran dolar. Ia membuktikan diri bukan pemburu harta, melainkan pemilik takhta yang sesungguhnya.
Sampul Novel Jebakan Cinta SANG MANTAN
9.0
Menjebak Ivander dalam pernikahan paksa rupanya menjadi penyesalan terbesar bagi Nada. Meski begitu, cara ekstrem ini adalah satu-satunya jalan agar ia bisa mendampingi pria yang dahulu pernah ia hancurkan hidupnya. Terbelenggu rasa bersalah, Nada kini bertekad menebus dosa masa lalu lewat pengabdiannya sebagai istri. Namun, mampukah ketulusan Nada melunakkan dinginnya kebencian Ivander, ataukah perjuangannya meraih maaf justru berujung sia-sia?
Sampul Novel Membawa Kabur Benih Presdir
8.8
Kebahagiaan Aurora Winters sirna seketika saat mengetahui dirinya hamil. Sang suami, Julian Ryder, sejak awal sudah menegaskan enggan memiliki anak dalam pernikahan mereka. Berada di posisi sulit antara naluri keibuan dan sikap dingin suaminya, Aurora menolak keras untuk menggugurkan kandungannya. Demi melindungi sang buah hati, ia pun terpaksa menyusun rencana rahasia untuk melarikan diri dan menyembunyikan kehamilan ini dari suaminya.
Sampul Novel Menaklukkan Duda Dingin
8.7
Amber Lim, sosialita kontroversial yang kerap dicap perusak hubungan, bertekad mengubah hidupnya. Demi belajar dari desainer legendaris Adam Smith, ia nekat menerjang musim dingin utara yang ekstrem. Sialnya, Amber dirampok hingga tersesat di tengah hutan beku. Harapan hidupnya kini bergantung pada Tuan Dingin, duda misterius pembenci wanita yang dirumorkan sebagai kanibal. Bisakah Amber menaklukkan hati pria tersebut, atau ia justru akan menjadi korban dari kebenciannya?

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED