Sampul Novel Suamiku adalah menantuku

Suamiku adalah menantuku

8.0 / 10.0
Upaya Hana menyelamatkan pernikahan putrinya justru berujung petaka. Ia malah terlibat hubungan asmara terlarang dengan sang menantu, Romeo. Begitu perselingkuhan ini terbongkar, badai kecaman dan kebencian dari lingkungan sekitar langsung menghantam Hana. Kini, di tengah hancurnya reputasi dan kehidupan yang kian terpuruk, ia harus bertahan menghadapi konsekuensi pahit akibat cinta yang salah arah tersebut.
Ringkasan Suamiku adalah menantuku
Upaya Hana menyelamatkan pernikahan putrinya justru berujung petaka. Ia malah terlibat hubungan asmara terlarang dengan sang menantu, Romeo. Begitu perselingkuhan ini terbongkar, badai kecaman dan kebencian dari lingkungan sekitar langsung menghantam Hana. Kini, di tengah hancurnya reputasi dan kehidupan yang kian terpuruk, ia harus bertahan menghadapi konsekuensi pahit akibat cinta yang salah arah tersebut.
Baca Selengkapnya

Suamiku adalah menantuku Bab 1

Hana POV

***

Menyukai seseorang seharusnya berada pada konteks yang bisa dimengerti oleh manusia. Nyatanya cinta tidak punya logika. Cinta akan mendorong kita pada jalan yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Aku mengikuti alur cintaku. Tanpa kusadari, aku telah jatuh ke dalam jurang yang menghancurkan diriku sendiri. Tidak, bukan hanya diriku tetapi juga orang-orang di sekelilingku.

Aku memegang kuat gelas berisi teh di atas meja kami. Gelas kaca itu mampu menahan kekuatanku. Aku terlalu bingung memikirkan masalahku sampai mengira mencengkeram gelas mampu menyelesaikan persoalan pribadiku. Teh adalah minuman favoritku, tetapi sekarang rasanya tidak spesial lagi buatku.

"Jadi bagaimana Mas? Apa yang harus kita lakukan?"

Aku bertanya pada Romeo, menantuku yang kini duduk berhadapan dengan diriku. Pria itu terlihat sangat frustrasi akan hubungan rumit kami.

Lagu Chrisye berjudul Kisah Cintaku menggema di udara. Suaranya khas, menambah kesedihan yang tengah mendera diriku dan menantuku. Kami adalah sebuah kesalahan. Entah bagaimana cara menyadikkan jalan kami yang berbelok ini. Seandainya menabak di tempat karaoke mampu mengubah keadaan, mungkin sudah kulakukan sejak tadi.

"Aku tidak tahu, Hana," bisik Romeo.

Suaranya serak, begitu merdu di kupingku. Aku selalu ingin dengarkan dia berbicara. Kalau saja aku bisa memilikinya secara utuh. Tentu aku akan jadi wanita paling bahagia. Khayalanku yang terselindung teralihkan saat Romeo menggenggam tanganku begitu kencang. Dia menyingkirkan jemariku yang menyentuh gelas kaca. Sama seperti menantuku, aku pun tidak tahu mesti melakukan apa. Aku merasa egois telah menjalin hubungan gelap dengan suami putriku, Olivia.

Aku memandang ke arah luar kafe, hendak mengingat-ingat bagaimana hubungan gelap kami dimulai. Ada banyak mobil berseliweran. Di dalam kendaraan itu tentu terdapat manusia. Aku membayangkan apakah kisah cinta orang lain bisa se-rumit kisah diriku. Aku mulai memutar semua kejadian yang ada di kepalaku.

Dulu aku menikah muda, berusia 17 tahun ketika ibuku menjodohkan aku dengan pria berumur 40 tahun bernama Wahyu. Kemudian lahirlah putri tunggal kami, Olivia.

Olivia mau mengikuti jejak diriku menikah muda. Pacarnya Romeo meminangnya beberapa hari setelah putriku dinyatakan lulus SMA. Aku tidak mendukung pernikahan mereka. Aku tidak mau putriku memiliki nasib sama seperti diriku.

Aku punya pengalaman pahit menikah dengan pria dewasa. Dulu, aku dinikahi Mas Wahyu yang lebih tua. Alhasil aku menunjukkan sikap kekanakanku pada suamiku. Pada akhirnya, Mas Wahyu berpaling pada wanita lain. Aku bersabar sampai Olivia masuk SMA. Kejadian tersebut terus berulang-ulang. Aku lelah hidup bersamanya. Lalu, aku memutuskan untuk bercerai dari Mas Wahyu saat Olivia naik kelas dua SMA. Sekarang kami sudah tidak punya masalah, tetapi aku cukup trauma dengan pernikahan dini.

Tadinya aku tidak merestui pernikahan Olivia dan Romeo karena merasa menikah muda tidaklah menyenangkan. Aku mau putriku menikmati masa gadisnya dulu, melepaskan semua sikap kekanakan yang dia punya. Olivia memohon agar aku mewujudkan keinginannya saat itu. Kerja kerasku menyabot hubungan mereka telah gagal. Aku tidak punya pilihan selain memberikan dukungan atas hubungannya bersama pria dewasa, yang 5 tahun lebih muda dariku. Romeo berusia 30 tahun waktu itu.

Aku bilang pada putriku untuk tidak buru-buru memprogramkan anak. Namun, semua yang aku perintahkan bagaikan angin lalu. Olivia dan Romeo dikarunia anak laki-laki setahun setelah mereka menikah. Di awal pernikahan mereka baik-baik saja. Lambat laun Olivia mengulang kesalahan sama seperti yang kulakukan dulu. Akhirnya ketakutan-ku selama ini terjadi.

Setiap kali aku mampir ke rumah mereka. Aku sering mendapati Olivia mencomeli suaminya dengan masalah-masalah sepele, misalnya lampu yang tiba-tiba mati dan Romeo belum mengganti lampu itu, atau masalah seperti Romeo menegur istrinya agar lebih hemat. Perempuan memiliki ego yang lebih besar, selalu merasa benar. Olivia dan suaminya bertengkar seperti anak kecil nyaris setiap hari.

Mereka mengabaikan anak mereka, Aryan. Aku menyarankan agar cucuku tinggal denganku. Olivia bilang kalau sebaiknya aku tinggal di rumah mereka. Sekali lagi, aku tidak punya pilihan karena kebetulan aku tinggal sendiri. Aku sering diganggu bapak-bapak kompleks. Mereka kira aku janda gampangan.

Baru sebulan tinggal di rumah putriku, aku merasa keadaan semakin tidak kondusif. Romeo sibuk bekerja sampai lupa istrinya sedang ulang tahun. Olivia merajuk, mengamuk ke Romeo. Aku tidak tahan dengan situasi mereka. Jadi kusarankan agar mereka introspeksi diri selama beberapa hari. Jika ada waktu, aku nasihati mereka. Aku bicara empat mata di kedua belah pihak.

Aku dekati putriku persuasif, begitu pun dengan Romeo. Aku berniat baik. Tetapi ada pihak yang menyalah-artikan perhatianku. Romeo haus akan perhatian. Ketika aku berikan itu, dia berpikir aku menyukainya. Aku tegaskan pada menantuku kalau hubungan kami hanya sekadar menantu dan mertua. Kendati selisih umur kami hanya berjarak 5 tahun.

Romeo tidak kehabisan akal. Suatu malam dia menjebak aku dengan minuman, memasukkan Viagra ke dalam sana. Dia memaksaku bercinta di dapur, melecehkan diriku. Aku menangis pada saat itu. Aku menjauhi Romeo, tetapi dia selalu datang padaku. Pria itu tidak menyerah. Aku merasa luluh. Aku membuka hatiku padanya sebab aku tahu seperti apa kehidupan rumah tangganya dengan putriku. Aku merasa lelaki itu butuh mainan, dan aku pertaruhkan diriku sebagai mainan barunya.

Ini sudah dua bulan hubungan gelap kami. Aku merasa ini salah. Aku tidak mau menyakiti putriku. Aku ajak Romeo bertemu di kafe ini, membicarakan kelanjutan hubungan kami.

"Ini terakhir kalinya kita bertemu, Mas. Aku tidak mau Olivia patah hati. Dia putriku. Takkan kubiarkan dia terluka," gumamku.

Aku menoleh ke arah Romeo. Ini saatnya bagiku mengakhiri hubungan terlarang kami. Lagu Kisah Cintaku milik Chrisye berakhir, persis sekali dengan momen kami yang mau menghentikan jalan kami yang salah.

"Apa kita tidak bisa teruskan saja, Han? Toh, Olivia tidak akan tahu. Aku sangat sayang sama kamu, Hana." Romeo mencium jari-jemariku. Cepat-cepat aku melepaskan jariku yang dipegang olehnya.

"Tidak! Sadarlah, Mas. Kau punya Aryan. Kau punya Olivia. Mereka adalah tanggung jawabmu bukan aku," kataku.

"Aku dan Olivia tidak bisa bersatu lagi. Kami sudah tidak pernah menghabiskan malam bersama."

Romeo menatapku serius. Aku tersentak. Apa maksud Romeo? Dia bilang dia dan Olivia sudah tidak melakukan itu? Apa itu artinya selama ini akulah yang menggantikan posisi putriku? Ini tidak mungkin terjadi.

"Kamu bohong 'kan, Mas? Kalian tidak mungkin seperti itu?"

Aku pikir aku hanya permainan menantuku, hanya fantasi Romeo semata. Akan tetapi ini lebih dari yang aku duga. Romeo tidak pernah main-main dengan aku. Dia serius dengan semua yang dia ucapkan kepadaku, bahkan semua perbuatannya padaku.

"Aku serius, Hana. Kita seharusnya bersama. Kalau kau setuju, mungkin kita seharusnya--."

"Seharusnya apa?"

Aku tidak cukup paham maksud Romeo. Dia memejamkan matanya. Menantuku tampak berat mengatakan kalimat yang akan keluar dari bibirnya, aku amati pria itu menghela napas panjang. Tak lama dia berkata, "Kita seharusnya menikah segera. Aku akan urus perceraianku dengan Olivia."

Aku menggeleng keras. Apa kata orang bila mengetahui perbuatan kami? Seorang mertua telah merebut menantunya, suami putri kandungnya sendiri. Aku tidak bisa melakukan itu. Walaupun kami beberapa kali berbuat intim di suatu tempat, itu tidak berarti kami bisa menikah di hadapan semua orang.

"Tidak. Kau pasti bercanda 'kan, Mas? Itu tidak mungkin terjadi."

Sebutir air mata membasahi pipiku. Aku menginginkan Romeo, tetapi dia bukan milikku. Dia punya putriku, Olivia. Kenyataan itu akan selalu begitu. Apa yang harus aku lakukan? Aku sama sekali tidak mengerti harus berbuat apa.

"Mengapa kau menangis? Kumohon, jangan menangis, Hana," bisik Romeo.

Dia mengusap air mataku lembut. Aku takut atas apa yang sudah aku lakukan. Ini berat untukku. Kami bertatapan seperti yang selalu kami lakukan diam-diam.

"Jangan sakiti putriku, Mas. Kita putus malam ini, Oke?"

Meskipun aku tidak mau melepas Romeo, aku akan mencoba melakukan itu. Aku tidak bisa jadi penghalang kisah cinta putriku. Cerita tentang teman merebut suami tentu menyedihkan. Apalagi jika seorang mertua merebut menantunya.

"Hubungan kau dan Olivia akan baik-baik saja," tegasku.

Aku tidak bisa menerima kenyataan. Aku mengutuk diriku yang telah mengikuti kata hatiku dahulu. Di seberang meja kami, seseorang menyadap ucapan kami. Aku tidak peduli lagi ketika dia berbisik kepada temannya mengenai aku dan menantuku.

"Apa kau tidak mencintaiku, Hana? Mengapa kau mempermasalahkan masalah yang sebenarnya bukanlah masalah besar? Kita hanya akan berkencan sembunyi-sembunyi. Itu tidak akan menyakiti siapa-siapa." Romeo sedang menghibur dirinya sendiri, berusaha mengklaim bahwa hubungan kami bukanlah sebuah kesalahan.

"Aku mencintaimu, Mas. Tetapi bukan berarti aku mau kau menyakiti putriku. Aku tidak bisa melakukan itu. Kita harus putus hari ini." Aku tegas pada Romeo. Aku tinggalkan dia sendirian di kafe kendatipun dia masih ingin bicara padaku. Ini salah, dan aku harus mengakhiri semua ini.

Aku pergi dari kafe tanpa mencicipi teh yang aku pesan. Biasanya teh akan menghangatkan pikiranku, sepertinya kali ini berbeda. Tak ada yang bisa membantu diriku menyelesaikan masalah yang tengah aku hadapi.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Suamiku adalah menantuku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
9.6
Delapan tahun lalu, ibu tiriku menikah dengan ayah yang tampan namun tak bertanggung jawab. Ayah lebih sering menghilang daripada mengurus keluarga, membuatku hanya tinggal berdua dengan ibu tiriku yang kaya raya. Aku diperlakukan seperti anak sendiri, tapi kebiasaannya mengenakan pakaian seksi perlahan mengganggu pikiranku. Di saat yang sama, aku masih menyimpan perasaan untuk Rania, teman SMA yang ingin kudekati lagi. Namun, kehadiran ibu tiri yang terlalu perhatian itu membuat segalanya menjadi rumit. Antara cinta masa lalu dan godaan yang tak terduga, aku harus memilih jalan yang tepat sebelum semuanya berantakan.
Sampul Novel I Fall Endlessly
8.1
Kasih sayang mendalam sebagai ibu memaksa Neva Zetrix mengesampingkan harga dirinya demi melindungi sang anak yang tak berdosa. Setiap hari, ia harus tunduk dan bersikap rendah hati di hadapan Brian Anderson yang sangat dominan. Demi keselamatan buah hatinya, Neva rela bertahan melewati penderitaan batin dan tekanan konstan. Kisah perjuangan penuh pengorbanan ini memperlihatkan ketegaran seorang wanita dalam menghadapi peliknya dinamika hubungan yang menjerat hidupnya.
Sampul Novel Light Of Love
8.1
Kayla Pratama, seorang yatim piatu, terpaksa menjadi istri kedua miliarder Raga Dirgantara demi membalas utang budi masa lalu. Kehidupan pernikahan ini terasa sangat pahit bagi Kayla, sebab ia hanya dimanfaatkan sebagai alat untuk memberikan keturunan bagi sang pengusaha sukses tersebut. Tanpa memiliki posisi nyata di mata suaminya, Kayla kini harus berjuang keras menghadapi kenyataan pahit bahwa dirinya sama sekali tidak dihargai dalam rumah tangga itu.
Sampul Novel Menaklukkan Duda Dingin
8.7
Amber Lim, sosialita kontroversial yang kerap dicap perusak hubungan, bertekad mengubah hidupnya. Demi belajar dari desainer legendaris Adam Smith, ia nekat menerjang musim dingin utara yang ekstrem. Sialnya, Amber dirampok hingga tersesat di tengah hutan beku. Harapan hidupnya kini bergantung pada Tuan Dingin, duda misterius pembenci wanita yang dirumorkan sebagai kanibal. Bisakah Amber menaklukkan hati pria tersebut, atau ia justru akan menjadi korban dari kebenciannya?
Sampul Novel Perceraian Aku dan Kakak Kembarku
9.7
Aku dan kakak kembarku menikah dengan saudara kembar, Sam sang dokter bedah dan Leo sang hakim. Nasib buruk menimpaku saat diculik perampok ketika menjaga janinku di rumah sakit. Panggilan tebusan diabaikan Sam demi menemani Annie. Akibatnya, aku disiksa hingga keguguran dan dibuang ke kolam. Kakakku datang menyelamatkan, tetapi suaminya, Leo, juga mengabaikannya demi Annie. Terjebak badai salju saat melarikan diri, kami beruntung diselamatkan patroli hutan. Begitu sadar di rumah sakit, kami berdua sepakat untuk bercerai.
Sampul Novel Secret Wife
9.1
Sepuluh tahun menikah, Sinta dan Bram belum memiliki anak. Bram bersama ibunya langsung menuduh Sinta mandul tanpa bukti medis. Demi cucu, sang ibu mendesak Bram hingga ia nekat berpoligami secara rahasia. Padahal, ada kenyataan pahit yang disembunyikan: Bram yang sebenarnya tidak bisa menghasilkan keturunan. Saat kebohongan dan pengkhianatan ini akhirnya terbongkar, apakah Sinta akan tetap tinggal diam menerima perlakuan suaminya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED