Sampul Novel Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang

Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang

9.2 / 10.0
Amira terus diremehkan oleh mertuanya sendiri yang selalu membandingkannya dengan Rista. Padahal, ia sebenarnya mandiri dan diam-diam sedang membangun kekayaan. Sementara itu, suaminya, Heri, berselingkuh dengan mantan pacarnya, Tania, karena lelah hidup miskin. Pengkhianatan ini sangat menyakiti Amira yang selama ini sudah berjuang berdagang demi keluarga. Di tengah rencana mengajukan gugatan cerai, Amira justru mendapati dirinya hamil. Akankah ia bertahan atau memilih pergi?
Ringkasan Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang
Amira terus diremehkan oleh mertuanya sendiri yang selalu membandingkannya dengan Rista. Padahal, ia sebenarnya mandiri dan diam-diam sedang membangun kekayaan. Sementara itu, suaminya, Heri, berselingkuh dengan mantan pacarnya, Tania, karena lelah hidup miskin. Pengkhianatan ini sangat menyakiti Amira yang selama ini sudah berjuang berdagang demi keluarga. Di tengah rencana mengajukan gugatan cerai, Amira justru mendapati dirinya hamil. Akankah ia bertahan atau memilih pergi?
Baca Selengkapnya

Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang Bab 1

"Lihat ini, Heri, enak banget hidup adikmu itu punya istri anak orang kaya, tinggal di rumah besar dan mewah, ga kaya kamu, apes! Malah nikah sama rakyat jelata, jadi hidupmu gini-gini aja ga ada kemajuan" celetuk ibu mertua sambil memandang layar ponsel.

Aku yang sedang menghidangkan teh dan camilan di atas meja hanya bisa bersikap biasa saja, dihina dan dibandingkan dengan Rista yang tak lain istrinya Ardan adik iparku sudah jadi makanan sehari-hari.

"Lihat tuh di rumahnya ada kolam renang, gede dan juga bersih, enak banget ya jadi Rista tiap hari bisa foya-foya ga kaya kita," celetuk ibu lagi masih memandang ponsel android-nya.

Mas Heri menggeser posisi duduknya dekat ibu lalu dua pasang mata itu melihat layar ponsel bersamaan, memandang takjub benda pipih itu.

"Iya ya, Bu, enak banget jadi Ardan padahal sebelum nikah sama Rista dia pengangguran, eh sekarang jadi orkay mendadak, lah aku dari dulu kerja keras malah dapet ...."

Mas Heri tak melanjutkan ucapannya ia malah melirikku dengan sinis.

"Dapet apa, Mas? kamu nyesel karena punya istri kaya aku yang hanya tukang pentol aja?" sahutku dengan santai, ngapain emosi bikin darah tinggi saja.

"Fikir aja sendiri," sahut Mas Heri sedikit ketus.

"Coba aja kalau kamu punya istri seperti Rista yang kaya raya, pasti hidupmu enak ga perlu kerja keras, Ri," celetuk ibu lagi.

Aku memilih masuk ke dapur dari pada mendengar keluhan dua manusia tak bisa bersyukur itu, mau hidup enak tapi enggan berusaha, mana ada yang seperti itu dimana-mana kalau mau kaya ya harus usaha.

Hari ini rumah sederhanaku akan kedatangan tamu yang katanya istimewa, siapa lagi jika bukan Ardan dan Rista--putri seorang pengusaha sukses yang terkenal di kota ini--

Yang kudengar dari ibu mertua, keluarga Rista memiliki supermarket paling besar di kota ini dan memiliki beberapa cabang, berbeda denganku yang hanya anak seorang penjual daging di pasar, tak heran baik ibu ataupun Mas Heri selalu membandingkan aku dengan istrinya Ardan itu.

"Ma, aku mau kue yang ada depan itu, tapi ga dibolehin sama nenek," rengek Nasya--putriku yang berumur delapan tahun--

Tiba-tiba saja hatiku merasa geram, kue itu aku yang beli masa Nasya tak boleh memakannya walau sepotong.

"Ya sudah biar Mama yang pintain."

Aku bergegas ke ruang tamu.

"E-eh, main comot-comot aja, ini tuh kue buat Rista sama Ardan," celetuk ibu sambil menepis tanganku yang hendak mengambil sepotong kue di atas meja.

"Nasya mau, Bu, kasih ajalah sedikit lagian dia ga minta semua kuenya kok," jawabku sedikit kesal.

"Kalau Nasya mau kue beli aja di warung sana, ini kue mahal dan spesial buat mantuku, mereka ke sini mau ngasih kejutan buat Ibu, jadi harus disambut sama makanan enak dan spesial" jawab ibu sinis.

"Lagian kue ini Heri yang beli tadi khusus buat menyambut adiknya, jadi kamu jangan ngambil seenaknya ya."

"Yang beli memang Mas Heri, tapi uangnya dari aku, Bu!" tegasku sambil mengambil sepotong kue brownis itu dan membungkusnya dengan tissu.

"Hahhhh, yang bener aja masa iya kamu punya uang buat beli kue semahal ini." Ibu memandangku remeh.

"Yaiyalah punya, Ibu lupa kalau aku juga bisa mandiri cari uang sendiri," balasku sambil menyeringai.

"Halaaah, cuma jualan seblak sama pentol aja bangga! Tuh lihat Rista dia anak pengusaha tapi ga sombong!" tegasnya dengan wajah memerah.

Mereka tak tahu saja berapa penghasilanku perharinya yang didapat dari jualan seblak, bahkan gaji Mas Heri sebulan saja ketinggalan jauh, setengah hasil jualan kutabung untuk masa depan dan setengahnya untuk menutupi kekurangan sehari-hari.

Mas Heri bekerja sebagai seorang security di sebuah pabrik industri, gajinya hanya 3juta itu pun penghasilannya dibagi dua dengan ibunya, belum uang bensin dan rokok, tak heran jika uang yang diberikan padaku diminta lagi olehnya.

Entah bagaimana jadinya jika aku tak jualan seblak dan pentol, gajinya hanya cukup untuk beli beras dan kebutuhan selama dua Minggu, sedangkan kebutuhan listrik, air dan yang lainnya memakai uangku dari hasil jualan.

"Nah, itu mereka sudah datang."

Kami serempak celingukan ke arah luar, benar ternyata Ardan dan Rista keluar dari mobil mewahnya itu, lalu di belakangnya ada mobil pick up datang membawa motor Honda PCX berwarna merah.

"Wah ada motor, jangan-jangan motor itu kejutan buat ibu," ujarnya begitu ceria.

Aku menyeringai sambil mengikutinya keluar.

"Ya ampuun motornya bagus banget warna merah lagi, harusnya kalian ga perlu repot-repot lah beli hadiah semahal ini," ujar ibu sambil menggandeng Rista.

"Nih lihat, Amira, menantu kesayangan Ibu beliin motor bagus, kamu mah mana sanggup." Ibu mengejekku.

"Hei ibu-ibu lihat nih menantu saya yang kaya raya itu beliin motor loh, duhh baik banget 'kan dia," teriak ibu pada tetangga yang sedang ngerumpi di rumah sebelah.

Sontak saja beberapa orang ibu-ibu itu menghampiri, menatap takjub motor yang hendak diturunkan oleh pegawai dealer.

"Dengan Bu Amira?" tanya salah seorang pegawai dealer itu, ia berjalan begitu saja melewati ibu.

"Iya betul Pak." Aku mengangguk.

"Loh kok malah nanya Amira, motor itu buat saya atas nama Bu Ninik, Anda salah orang, Pak," sahut ibu membuatku ingin terbahak.

"Maaf, Bu. Tapi motor ini yang beli atas nama Bu Amira bukan Bu Ninik," jawab lelaki itu lalu menyerahkan kunci.

"Apa?! Amira? ... engga! ga mungkin! Dia cuma jualan pentol ga mungkin bisa kebeli motor," ujar ibu dengan mata membelalak.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun membina rumah tangga, Jessica hanya mendapatkan kepedihan dari Aaron. Usai perceraian mereka, ia memilih mandiri dan sukses membangun karier sebagai desainer tersohor tanpa sokongan finansial keluarga. Namun, di tengah keberhasilan dan kebahagiaan barunya, Aaron muncul lagi dengan penyesalan mendalam. Sang mantan suami kini memohon dimaafkan dan meminta peluang kedua. Akankah Jessica luluh atau memilih menutup rapat pintu hatinya?
Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan Bunga berbalik total setelah sebuah rahasia di kampusnya terungkap. Ezza, sosok suami yang dinikahinya melalui perjodohan orang tua, mendadak hadir sebagai dosen baru di tempatnya berkuliah. Kemunculan Ezza yang tiba-tiba di hadapannya memicu kecurigaan besar dalam benak Bunga. Ia pun mulai mempertanyakan tujuan sebenarnya dari sang suami. Apakah ada motif terselubung di balik keputusan Ezza, ataukah semua ini murni ketidaksengajaan?
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Divonis kanker rahim stadium lanjut membuat Fatma harus mengubur mimpinya memiliki keturunan. Demi membahagiakan Satria, ia bahkan rela memohon sambil menangis agar sang suami bersedia menikah lagi. Satria sempat menolak rencana itu karena tidak ingin melukai perasaannya. Namun, di balik pengorbanan tulus Fatma sebagai bukti cinta terakhirnya, sebuah kenyataan pahit justru terungkap. Fatma harus menerima fakta menyakitkan bahwa suaminya ternyata tidak pernah mencintainya.
Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex
7.9
Demi melindungi kehormatan ibu angkatnya, seorang gadis rela menjadi pengantin pengganti. Sayangnya, kesalahpahaman fatal membuat Alex sangat membenci dan memperlakukannya dengan kasar. Meski mendapat perlakuan buruk, ia tidak tinggal diam dan terus berjuang keras menyembunyikan rahasia besar tentang identitas aslinya. Akankah Alex mampu membongkar misteri yang tersimpan rapat ini? Temukan kelanjutan kisah penuh ketegangan dan emosi mereka di Bakisah.
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Demi menghapus duka setelah kepergian Rizal, Sonia memboyong kedua buah hatinya, Alif dan Hana, ke sebuah apartemen sederhana. Tak disangka, di sana ia bertetangga dengan Yudha, duda menawan yang juga mengasuh putri tunggalnya, Mira, seorang diri akibat tragedi masa lalu. Pertemuan tak sengaja di lorong apartemen perlahan menumbuhkan getaran tak biasa di hati mereka. Kini, keduanya dihadapkan pada pilihan sulit: terus meratapi kesedihan lama atau berani membuka hati demi cinta yang baru.
Sampul Novel My Bad Boss
8.6
Xavier Narendra Maximilian selalu menganggap wanita sebatas teman tidur dan bertekad menghindari pernikahan. Namun, keyakinan sang miliarder goyah setelah bertemu Adeeva Adelia Albert, sekretaris baru yang acuh dan tak berniat memikatnya. Sempat dipandang Adeeva sebagai kesialan terbesar dalam hidupnya, sosok Xavier kini justru menjadi anugerah terindah. Hubungan yang semula dipenuhi kebencian itu kini telah bertransformasi menjadi hari-hari romantis yang indah bagi mereka berdua.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED