Bab 1

Kisah cinta memang penuh misteri dan tidak ada yang pasti. Terkadang hal hebat datang menghampiri, baik itu rasa sakit yang hebat, memilukan ataupun bahagia dengan jalan yang dilaluinya. Namun kesemua itu tak luput dari yang namanya perjuangan dari kedua belah pasangan yang menjalaninya.

Nah, kali ini kita akan membagikan sebuah cerpen atau cerita cinta yang romantis dan mengharukan yang terjadi pada sebuah pasangan suami istri hasil pernikahan yang dijodohkan oleh pilihan orang tua nya. Tentu saja banyak cerita yang bisa saja terjadi, namun jika kalian penasaran seperti apa cerita cinta romantis karena perjodohan? Maka kalian bisa baca cerpen cinta berikut ini.

Hari itu zunaira yang merupakan mahasiswa di universitas terkenal di Jakarta sudah berhasil menyelesaikan kuliahnya dengan baik. Ia memutuskan untuk pulang dan bekerja di kota asalnya agar bisa tinggal bersama dengan umi dan abinya yaitu di bandung.

“assalamualaikum” zunaira masuk rumah dan mengucapkan salam

“waalaikum salam.. eh anak abi sudah pulang, umi zunaira sudah pulang mi” jawab abinya kegirangan melihat anak semata wayangnya pulang.

“eh apa kabar sayang.. kok kurusan sih, pasti kamu sibuk ngerjain skripsi ya makanya sampe gak sempet makan” tanya umi sambil mengepal ngepal tangannya.

“ah ngga kok umi.. yaudah zunaira masuk kamar dulu ya mi mau bersih bersih diri dulu” jawab zunaira

Setelah zunaira mandi dan beberes semuanya ia memutuskan untuk berkumpul dengan abi dan uminya untuk menghabiskan waktu bersama.

Di tengah percakapan yang hangat abi menyela pembicaraan.

“zun” panggil abi

“heeem…iya kenapa bi”

“besok sahabat abi mau kesini, rencananya kamu dan anak beliau akan kami jodohkan agar persahabatan ini bisa terus terjalin” lanjut abi.

Zunaira yang kaget hanya bisa tertegun dan kemudian menjawab “apa gak terlalu dini bi, zun kan masih muda bi”

“ahh ngga kok.. lagian abi sama umi sudah tua dan ingin segera momong cucu” jawab abi sambil bercanda.

“ih abi, yaudah kalau itu yang terbaik zun coba ya bi”

Keesokan harinya…

“assalamualaikum” raihan dan keluarganya datang

“waalaikum salam warahmatullahi wabarakatu” zun membuka pintu dan bersalaman dengan ayah serta ibu raihan” om, tante” sembari mencium tangan keduanya.

“mari silahkan duduk mas, mbak” abi zun mempersilahkan keluarga raihan untuk duduk.

Tidak lama berselang pembicaraan keluarga pun dilangsungkan dan di putuskan bahwa raihan dan zun akan menikah dalam waktu dekat ini.

Kehidupan baru dimulai….

Hari itu zun telah resmi menjadi nyonya raihan yang merupakan pengusaha terkenal. Akan tetapi keduanya belum memiliki rasa sama sekali dan memutuskan untuk tidur di ranjang yang terpisah. Raihan ternyata memiliki kekasih yang hingga saat ini masih belum di putuskannya.

Dan di pagi itu

“mas, aku sudah buatin sarapan untuk kamu. Ayo sarapan dulu” ujar zunaira

“ngga usah zun. Aku langsung berangkat ke kantor”

“yaudah kalau gitu aku bawain bekal ya buat kamu biar nanti bisa di makan di kantor” jawab zun

“yaudah deh terserah kamu”

Zun mulai menyiapkan bekal yang akan di bawa oleh raihan yang saat ini sudah menjadi suaminya. Hari demi hari di lewatinya dengan penuh keikhlasan dan berdoa yang terbaik untuk dirinya dan juga raihan. Hingga pada suatu ketika pacar raihan datang ke rumahnya.

“assalamualaikum” naira mengucapkan salam

“waalaikum salam” jawab naira sambil membuka pintu rumahnya “cari siapa yang mbak?”

“raihannya ada? Saya mau bertemu dengan raihan”

“kalau boleh tau ada perlu apa ya mbak?”tanya zun

“saya pacar raihan”

Zun hanya bisa tertegun dan kemudian raihan muncul. Sedangkan zun yang tahu akan hal itu langsung masuk kekamaranya. Melihat hal tersebut membuat hati zunaira begitu teriris dan membuatnya ingin menenangkan diri.

“zun kamu mau kemana?” tanya raihan

“aku ada urusan penting sama lesti mas” jawab zun dengan mata yang berkaca kaca

“zun, zun tolong dengerin dulu penjelasan aku”

“gak perlu mas.. Aku hanya nyesel kenapa aku harus melihat wanita itu datang kemari” jawab zun

“aku pergi mas, mungkin aku pergi selama seminggu. Kalau kamu ingin bersama dengan wanita itu tolong jangan disini. Assalamualaikum”

“waalaikum salam”

Hari itu aku menyadari bahwa zun adalah orang yang ku cintai

Hari pertama zun tidak ada dirumah membuatnya begitu merindukan istrinya itu setelah 4 bulan pernikahan di jalaninya. Hari demi hari berlalu dan membuat raihan semakin menyadari bahwa zun adalah cintanya.

Sedangkan di tempat lain zun yang sudah berfikir keras selama beberapa hari ini memutuskan untuk memperjuangkan cintanya.

Zun dan lesti pun memutuskan untuk pulang dan sesampainya dirumah ternyata naira sedang memeluk raihan tepat didepan mata zun.

“assalamuailakum warahmatullahi wabarakatu” zun masuk ke rumah dan kaget saat tau suaminya membawa wanita lain untuk kedua kalinya.

“zun, zun aku bisa jelasin semuanya” ujar raihan.

“kamu silahkan kamu angkat kaki dari rumah ini” tunjuk zunaira kepada naira dan kemudian ia pergi ke kamarnya mengambil sebuah surat.

“zun, zun aku bisa jelasin.. ini gak seperti yang kamu lihat zun” ujar raihan berusaha menjelaskan.

Zun yang sudah menandatangani sebuah dokumen lalu menyerahkannya pada raihan “ ini mas, selama ini kamu mau ini kan.. sekarang aku sudah menyetujuinya mas”

Raihan tak kuasa menahan air mata kesedihannya dan untuk pertama kalinya ia memeluk zun dengan eratnya “zun tolong.. aku baru sadar kalau aku bener bener cinta sama kamu”

Zun merasakan perasaan yang sedang di hadapi oleh raihan dan tidak bisa berkata apa apa kecuali menangis. Raihan berusaha menyeka air mata zunaira dan begitupun zunaira. Merekapun memutuskan untuk membuka lembaran baru dengan perasaan penuh cinta.

Bab 2

Hari itu zunaira yang merupakan mahasiswa di universitas terkenal di Jakarta sudah berhasil menyelesaikan kuliahnya dengan baik. Ia memutuskan untuk pulang dan bekerja di kota asalnya agar bisa tinggal bersama dengan umi dan abinya yaitu di bandung.

“assalamualaikum” zunaira masuk rumah dan mengucapkan salam

“waalaikum salam.. eh anak abi sudah pulang, umi zunaira sudah pulang mi” jawab abinya kegirangan melihat anak semata wayangnya pulang.

“eh apa kabar sayang.. kok kurusan sih, pasti kamu sibuk ngerjain skripsi ya makanya sampe gak sempet makan” tanya umi sambil mengepal ngepal tangannya.

“ah ngga kok umi.. yaudah zunaira masuk kamar dulu ya mi mau bersih bersih diri dulu” jawab zunaira

Setelah zunaira mandi dan beberes semuanya ia memutuskan untuk berkumpul dengan abi dan uminya untuk menghabiskan waktu bersama.

Di tengah percakapan yang hangat abi menyela pembicaraan.

“zun” panggil abi

“heeem…iya kenapa bi”

“besok sahabat abi mau kesini, rencananya kamu dan anak beliau akan kami jodohkan agar persahabatan ini bisa terus terjalin” lanjut abi.

Zunaira yang kaget hanya bisa tertegun dan kemudian menjawab “apa gak terlalu dini bi, zun kan masih muda bi”

“ahh ngga kok.. lagian abi sama umi sudah tua dan ingin segera momong cucu” jawab abi sambil bercanda.

“ih abi, yaudah kalau itu yang terbaik zun coba ya bi”

Keesokan harinya…

“assalamualaikum” raihan dan keluarganya datang

“waalaikum salam warahmatullahi wabarakatu” zun membuka pintu dan bersalaman dengan ayah serta ibu raihan” om, tante” sembari mencium tangan keduanya.

“mari silahkan duduk mas, mbak” abi zun mempersilahkan keluarga raihan untuk duduk.

Tidak lama berselang pembicaraan keluarga pun dilangsungkan dan di putuskan bahwa raihan dan zun akan menikah dalam waktu dekat ini.

Kehidupan baru dimulai….

Hari itu zun telah resmi menjadi nyonya raihan yang merupakan pengusaha terkenal. Akan tetapi keduanya belum memiliki rasa sama sekali dan memutuskan untuk tidur di ranjang yang terpisah. Raihan ternyata memiliki kekasih yang hingga saat ini masih belum di putuskannya.

Dan di pagi itu

“mas, aku sudah buatin sarapan untuk kamu. Ayo sarapan dulu” ujar zunaira

“ngga usah zun. Aku langsung berangkat ke kantor”

“yaudah kalau gitu aku bawain bekal ya buat kamu biar nanti bisa di makan di kantor” jawab zun

“yaudah deh terserah kamu”

Zun mulai menyiapkan bekal yang akan di bawa oleh raihan yang saat ini sudah menjadi suaminya. Hari demi hari di lewatinya dengan penuh keikhlasan dan berdoa yang terbaik untuk dirinya dan juga raihan. Hingga pada suatu ketika pacar raihan datang ke rumahnya.

“assalamualaikum” naira mengucapkan salam

“waalaikum salam” jawab naira sambil membuka pintu rumahnya “cari siapa yang mbak?”

“raihannya ada? Saya mau bertemu dengan raihan”

“kalau boleh tau ada perlu apa ya mbak?”tanya zun

“saya pacar raihan”

Zun hanya bisa tertegun dan kemudian raihan muncul. Sedangkan zun yang tahu akan hal itu langsung masuk kekamaranya. Melihat hal tersebut membuat hati zunaira begitu teriris dan membuatnya ingin menenangkan diri.

“zun kamu mau kemana?” tanya raihan

“aku ada urusan penting sama lesti mas” jawab zun dengan mata yang berkaca kaca

“zun, zun tolong dengerin dulu penjelasan aku”

“gak perlu mas.. Aku hanya nyesel kenapa aku harus melihat wanita itu datang kemari” jawab zun

“aku pergi mas, mungkin aku pergi selama seminggu. Kalau kamu ingin bersama dengan wanita itu tolong jangan disini. Assalamualaikum”

“waalaikum salam”

Hari itu aku menyadari bahwa zun adalah orang yang ku cintai

Hari pertama zun tidak ada dirumah membuatnya begitu merindukan istrinya itu setelah 4 bulan pernikahan di jalaninya. Hari demi hari berlalu dan membuat raihan semakin menyadari bahwa zun adalah cintanya.

Sedangkan di tempat lain zun yang sudah berfikir keras selama beberapa hari ini memutuskan untuk memperjuangkan cintanya.

Zun dan lesti pun memutuskan untuk pulang dan sesampainya dirumah ternyata naira sedang memeluk raihan tepat didepan mata zun.

“assalamuailakum warahmatullahi wabarakatu” zun masuk ke rumah dan kaget saat tau suaminya membawa wanita lain untuk kedua kalinya.

“zun, zun aku bisa jelasin semuanya” ujar raihan.

“kamu silahkan kamu angkat kaki dari rumah ini” tunjuk zunaira kepada naira dan kemudian ia pergi ke kamarnya mengambil sebuah surat.

“zun, zun aku bisa jelasin.. ini gak seperti yang kamu lihat zun” ujar raihan berusaha menjelaskan.

Zun yang sudah menandatangani sebuah dokumen lalu menyerahkannya pada raihan “ ini mas, selama ini kamu mau ini kan.. sekarang aku sudah menyetujuinya mas”

Raihan tak kuasa menahan air mata kesedihannya dan untuk pertama kalinya ia memeluk zun dengan eratnya “zun tolong.. aku baru sadar kalau aku bener bener cinta sama kamu”

Zun merasakan perasaan yang sedang di hadapi oleh raihan dan tidak bisa berkata apa apa kecuali menangis. Raihan berusaha menyeka air mata zunaira dan begitupun zunaira. Merekapun memutuskan untuk membuka lembaran baru dengan perasaan penuh cinta.

Bab 3

Semakin hari, Hari H itu akan segera tiba dimana perjodohan yang tak kuingini memaksaku untuk menjalani nya. hari-hari yang kulalui bersama seseorang yang aku cintai, yang ku kenal dari dulu dan yang ku tahu inilah jodohku. Tapi, keadaan berkata Lain, keinginan Orang tuayang memaksaku untuk mengorbankan seseorang yang aku cintai selama ini, untuk kepentingan bersama, tidak, ini untuk kepentingan mereka bukan bersama, nyata nya aku tak pernah ingin perjodohan i ni terjadi. Tapi hal ini lebih kepada merusak semua impianku.

Hari berganti hari pun aku lewati bersama seseorang yang aku sayang, tanpa memikirkan acara pernikahan itu.Hal ini sudah menjadi sebuah konflik yang cukup membeledak diantara aku dan dia. Secara Hari H itu semakin dekat menghampiri. Tak kuasa menahan rasa sedih atas segala masalah yang ada.

“gimana del tentang acara perjodohan itu?” - sebuah lontaran pertanyaan dari kekasihku.

“masih sama fan samawaktu aku ceritain kekamu di awal, aku udah nyoba berontak dan membela dengan segala upaya yang ada, nyata nya orang tua aku ngotot, gak ada pilihan lagi. Aku yang kena korbannya. aku bener-bener gamau dijodohin sama seseorang yang sama sekali tak kukenali itu, sungguh,aku gamau nikah dengan seseorang yang tak ku sayang” – ucapku senduh, bersender dipundaknya dan sering kali aku menjatuhkan air mata.

“aku Cuma sayang sama kamu fan, kalau pun nanti aku nikah, yang jadi pengantin pria nya adalah kamu fan, bukan yang lain, itu harapanku” – sambungku. tiba-tiba tangan ifan membangunkan badanku.

“aku juga dela, aku juga cinta sama kamu. Tapi perjodohan itu sudah tinggal seminggu lagi. Aku gak bisa ngelakuin hal bodoh untuk membatalkanperjodohan itu, kamu tahu sendiri akibatnya akan sangat fatal. Aku cinta sama kamu, tapi cinta itu gak harus memiliki. Cukup berada dalam hati kita masing-masing” – ucap ifan

“Kita kawin lari aja!” – ucapku frontal

“gak bisa segampang itu del, kamu harus pikirin resiko dan konsekuensi yang nanti nya bakal kamu hadapi, kalau kamu ngelakuin tindakan sebodoh itu. Cinta itu selalu milik kita, selalu berada dihati kita masing-masing, tanpa perlu ada ikatan pun cinta itu akan selalu ada dihati kita. Kalau kita jodoh, nanti nya kita akan bersama lagi” – ucap ifan dengan penuh semangatnya.

“terus gimana tentang perjodohan itu, aku sama sekali gak cinta sama orang itu. terus kalau aku nikah sama dia, apakah dia jodoh aku? Apakah dia yang terbaik buat aku? Sedangkan bertemu nya aku dan dia bukan berdasarkan cinta, tapi sebuah rencana!Sedangkan kalau sama kamu, aku udah yakin, jodoh aku itu kamu” – tegas aku.

“kamu harus percaya, Tuhan selalu memberi hal yang terbaik untuk hamba nya, termasuk urusan jodoh. Kamu gausah khawatir apa yang nanti nya akan terjadi sama kita dan terlebih sama kamu. Kita memang gak pernah tahu apa yang akan terjadi sama kita nantinya, yang pasti kita ikutin alurnya aja, tapi yang terpenting adalah Doa,dan aku selalu berdoa, jodoh aku itu kamu. Kalau pun tidak, aku akan selalu menyebut kamu sebagai wanita yang pernah ada dan mengukir kisah yang membahagiakan dihati aku. ” – ucap ifan dengan tatapan mata yang begitu sangat meyakinkan.

“sebaiknya kita sudahi saja hubungan status kita....” – ucap ifan mengagetkan.

“apa? Apa kamu bilang? Segampang itu?”- ucapku. Menggelengkan kepala saat mendengar kalimat yang menykitkan itu

“aku cuman gamau del, kamu terus terbayang-bayang sama masa lalu saat kamu nanti tlah bersama nya. aku cuman ingin yang terbaik untuk seseorang yang aku cintai. Aku juga gamau status kita berhubungan dengan status kamu yang sudah ditunangin. Kita butuh sebuah pengorbanan untuk bisa mendapatkan hasil yang kita ingini. Aku gak pernah bilang ini mudah, dibilang mudah pun rasa nya memang berat dijalanin ” – ucap ifan

“segampang itu fan? Segampang itu kamu merelakan seseorang yang kamu sayang?”

“kamu harus tahu, kita gak akan pernah tahu apa yang nantinya akan terjadi, mungkin saja kamu memang berjodoh dengan nya bukan dengan ku, mungkin saja waktu bisa membuat rasa sayang itu ada buat dia. Kita gak akan pernah tahu hal itu. aku gak perlu hubungan status kita, aku cuman butuh do’a untuk menentukan apakah kita memang lah terbaik untuk bersatu atau tidak. cuman itu dela.” – ucap ifan sembari menatapku dalam-dalam.

“yakinlah dengan tanpa aku atau tidak, aku akan selalu ada disini. dihati kamu” - ucap ifan sambil menunjukkan terlunjuknya kedadaku.

“aku janji sekuat tenagaku, aku akan menjaga cinta ini” – ucapku dalam dekap-pelukannya.

Aku sudah mulai mengerti tentang kalimat-kalimat yang dia lontarkan. Aku cukup ngerti dan paham apa yang akan aku lakukan selanjutnya. Berdo’a dan selalu menyebut nama nya dalam Do’a ku. ya sedari dulu aku selalu mendo’akannya. Tapi berakhir seperti ini, apakah aku dan dia memang bukan sepasang manusia yang tak berjodoh? Lantas siapa jodoh itu? seseorang yang baru dikenalkan oleh orang tua ku, aku tidak yakin, aku bisa menjalani hari tanpa seseorang yang aku cintai.

Seminggu sudah pertunangan itu terjadi. Aku melewatkan hari-hari ku yang hambar dengan lelaki yang tak kukenal itu. suasana memang sejuk dan nyaman, tapi perasaan dan hati campur aduk dan tak nentu memikirkan lelaki yang akhir-akhir ini tak bisa kuhubungi semenjak pertemuan terakhir itu. aku menghubungi semua teman-teman dan saudara nya alhasil sama saja, aku tidak mendapatkan informasi sama sekali. aku semakin hidup dalam do’a ku dalam mendo’akannya. Mencoba menjalani hari dengan semangat dan senyuman walau sosok itu sudah dua bulan tak kunjung muncul dihadapanku atau sekedar dapat kuhubungi, sosok itu benar-benar menghilang. Mungkin aku memang harus merelakannya pergi dalam hidupku dan mencoba ikhlas menerima semua nya.

Pada akhirnya 5 bulan kini aku sudahmenikah dengan Reno, lelaki yang tak kucintai. Aku hidup berdampingan dengan reno,keluarga besar ku dan tanpa seseorang yang selama ini aku harapkan hadir dalam hidupku. Meskipun sudah sekian lama ia menghilang tanpa sebab aku selalu saja memikirkannya. Dan aku masih saja belum bisa mencintaisosok reno yang selalu berbuat baik kepadaku tapi aku abaikan begitu saja. aku sudah mulai terbiasa dengan segala pengertian dan kebaikan yang suami ku berikan kepadaku dengan tulusnya namun aku acuh begitu saja. aku membiasakan diri untuk menerima suamiku dengan sosok imam untukku dan anak-anakku kelak. aku hanya perlu dukungan untuk belajar mencintai seseorang yang tak kucintai.

Dua terakhir ini aku sering mengalami kesakitan bekas operasi ginjal sebelum aku menikah. Ginjal aku mengalami kerusakan hingga membutuhkan pendonoran ginjal. Aku tak bertanya lebih lanjut tentang hal itu. karena waktu itu pikiranku hanya memikirkan pernikahan yang tak ku mau. Dan kali ini ginjal itu terasi sakit dan suami ku mengajakku check up ke dokter.Seperti biasa aku selalu tak banyak bicara dengannya.

“aku tahu, perjodohan itu dan pernikahan ini bukan karena kemauan kita masing-masing. Tapi karena persetujuan orang tua kita. Kita memang tak saling kenal, tapi keadaan yang mempertemukankita. Aku juga tahu, kita menikah bukan karena cinta tapi karena keadaan, karena tuhan yang merestukan.Selama ini aku selalu berusaha,untuk selalu membahagiakan seseorang yang sudah masuk dikehidupanku. Termasuk kamu. Aku bisa ngerti, jika perasaan kamu belum bisa merelakannya pergi bahkan aku juga paham dengan tindakan kamu ke aku yang tak pernah perduli denganku. Aku pun bisa ngerti kamu belum bisa untuk mengikhlaskannya karena selama ini kamu selalu terbayang-bayang oleh sosok ifan” – ucap reno dengan sentuhan tangan dipundakku dan dengan kagetnya aku saat reno menyebutkan sosok itu.

“apa? Ifan? Tahu dari mana kamu sama ifan?” -sebuah pertanyaan yang aku ucapkan kepada nya,

“untuk seseorang yang sudah hidup denganku, masa aku diam saja melihat tingkah laku istriku acuh tak acuh denganku. Aku memang bukan lelaki yang kamu cintai sejak dulu, tapi aku tahu hakikat seorang suami kepada istri nya yang harus aku jaga dengan sebaik-baiknya. Aku tahu kamu wanita yang baik, kamu juga tahu kamu hanya perlu waktu untuk semua nya.” – ucap nya tegas

“kamu tahu apa ren? Aku butuh penjelasan..” ucapku tegas

“waktu kamu lagi dirawat dirumah sakit, dan ifan mengetahui kamu membutuhkan donor ginjal. Dia mencalonkan diri untuk mendonorkan ginjalnya untuk kamu karena ginjal dia sehat dan cocok untuk kamu. Aku dan pihak keluarga gak bisa ngelarang apa-apa karena kemauan ifan yang keras kepala untuk tetap mendonorkan ginjalnya untuk kamu.Alhasil pendonoran ginjal ifan untuk kamu berhasil dengan selamat hinggatiga hari kemudiankondisi kesehatan ifan menurun dan kabar buruk nya dia tak bisa diselamatkan. Tapi dia mengirimkan surat untuk kamu..” – ucap reno. Aku pun tak habis pikir kenapa ifan begitu jahat kepadaku.Mengapa ifan pergi tanpa meminta izin kepadaku dan tanpa meninggalkan sepatah katapun untukku. Air mata ini berlinang dengan cukup deras nya.

“aku sakit fan, aku sakit karena kamu” – ucapku lirih dalam hati

Reno pun memberikan surat itu hingga tampak kusam warna. Aku kesal kepada nya. selama ini dia menyembunyikan surat ini.

“kamu kenapa baru ngasih surat ini sih?” – ucapku kesal

“aku hanya ngikutin perintah ifan aja, dia nyuruh ngasih surat ini kalau udah Lima Bulan Pernikahan kita.” – ucap reno. Dia masih saja selalu baik denganku

Aku pun tak banyak bicara dengannya dan langsung membuka surat itu. rasa sakit, sedih, kecewa, kesal semua bercampur aduk tak tertahan rasa nya aku ingin memeluk sosok itu. aku ingin bertemu sosok itulalu memarahinya. Mengapa ia sejahat itu meninggalkan aku, meninggalkan kenangan kita dan meninggalkan semua tentang kita. Sebuah pengorbanan yang besar harus bisa dijaga dengan sebaik mungkin. Aku janji itu ifan. Ucapku lirih dalam hati.

Dela Arsytira

Hai kamu.. apa kabar? Pasti baik-baik aja kan. apalagi sekarang sudah ditemani sama sosok lelaki yang amat baik dan menghargaikamu. Kamu gausah khawatir sama keadaan aku, aku disini sudah lebih baik kok, aku membawa cinta kita dan tak akan pernah melupakan sosok yang aku cintai. Kamu jaga kondisi baik-baik ya. Apalagi ginjal kamu. Kamu harus bisa ngebahagiain orang-orang yang sayang sama kamu karena mereka lah kamu bisa menjalani hari jauh lebih baik. Percayalah, lakukan dengan hati dan ikhlaskan segala sesuatu yang sudah tiada, cukup dikenang tapi jangan diratapi. Kalau kamu belum sanggup melakukan hal itu, lakukanlah buat aku. Seseorang yang sekarang berada disampingmu itulah yang terbaik untuk kamu, itulah jodoh yang tuhan kasih ke kamu. Tugas kamu, kamu harus bisa membahagiakannya. Pesan aku, jangan sia-sia-in mereka yang bisa menghargaimu apalagi yang sayang kepadamu..

Terimah kasih atas semua ukiran kisah dalam kehidupanku.

Ifan Deztavion

Air mata ku tak tertahan kubendung, aku menangis dengan derasnya, suasana hujan mewarnai dan sosok lelaki yang selama ini aku abaikan dia berdiri disampingku dengan setia nya. aku pun merasa berdosa kepadanya. Aku pun bediri dan memeluk tubuhnya dengan sangat erat dan aku menangis dipundaknya.

“maafin aku sayang”- aku membisikkannya ketelinganya.Aku tak ingin melepaskan pelukan ini.

“kalau nangis bikin hati kamu lega, kamu nangis aja sepuasnya, pundak aku selalu ada untuk kamu” – ucapnya lembut

“maafin atas segala tingkah laku ku ren, maafin selama ini selalu ngabaikan kamu, maafin juga selama ini aku selalu terlelap dalam masa laluku. Aku salah menilai kamu. Kamu gak seburuk yang aku kira, maafin aku reno” -ucapku tersenduh-senduh

“tanpa kamu meminta maafkanpun, aku selalu memaafkan kamu dela, bukan salah kamu sepenuhnya, ini hanya masalah waktu. Dan inilah hasilnya dari segala waktu yang aku lalui dengan kesabaran”

“kasih aku waktu untuk belajar mencintai kamu dengan tulus. Kasih aku kesempatan untuk memperbaiki segalakesenjangan yang ada” – hati ku kini sudah menjadi sangat lega.

“kamu gak harus ngelakuin apa-apa sayang. Kamu hanya perlu bersyukur karena hati kamu masih sempat mengetahui semua nya.aku selalu ada disamping kamu, sampai kapan pun karena kita saling melengkapi, karena kamu lah tulang rusuk itu, dan karena tuhanlah kita seperti ini” – ucap reno.

Aku pun semakin nyaman dengan pelukannya. Rencana tuhan tak akan pernah salah dan akan selalu berakibat baik dalam kebaikan dan kebagiaan. Pertemuan dan perpisahan akan selalu ada dalam kehidupan manusia,perpisahan yang amat menyakitkan dan pertemuan yang tak pernah kita kehendaki nyata nya kedua hal itu selalu hadir dalam mengukir sejarah kehidupan. Ada yang pergi dari kehidupan kita, ada yang masuk kedalam kehidupan kita. Saling melengkapi.

“ kini aku sudah lebih baik dari sebelumnya hidup bersama-sama dengan suami dan anak-anakku. Suami yang berhasil aku cintai. Aku tak akan pernah melupakan sosok itu. sosok yang mengajarkanku banyak hal. Dulu.” – pandanganku tertuju kehamparan langit yang gelap bertabur bintang yang sangat indah dan dekapan suami ku yang beradadidekatku saat ini.

Lanjut Membaca
Dukung penulis dan beri inspirasi untuk cerita luar biasa lainnya Moboreader
Buka Semua Bab
Bab
Kustomisasi
Bab Berikutnya
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED